Cast : Yesung, Kyuhyun, Donghae, Eunhyuk and Others
.
Rate : T+
.
Genre : fantasy, romance and maybe Fluff
.
Warn : YAOI, BOYS LOVE, Bad Plot, Miss Typo(s), Weird Fantasy, Totally Fail, No Feel, and..
UN-OFFICIAL PAIR!
( Kyuhyun X Yesung )
.
DON'T LIKE? BETTER JUST GO AWAY FROM HERE!
BECAUSE IT'S MY YEWONDERFUL WORLD WITH SPARKYU ON THE CLOUD..
::
Chapter 5
::
Aku seorang yang membenci hujan. Kau tau kenapa?
Karena Hujan merenggut kebebasanku. Hujan menjadikan awan-ku tiada. dan itu yang membuatku makin membencinya
Tapi, kau adalah lain...
Karena kau, Kini hujan yang selalu kubenci berubah menjadi suatu yang kurindukan kehadirannya
Karena setelah hujan pergi, pelangi akan datang menyambut. Menyemarakan dunia
Hujan, pelangi dan kau... sekarang adalah semua hal yang kutunggu dan kucintai..
—KyuSung
::
ROMANTIC RAINBOW
::
Ranjang itu berdecit pelan akibat gerakan random dari sang penghuninya. Cho Kyuhyun yang masih setia bergelung dibawah hangat selimut tebalnya. Masih terlelap. intinya, masih ingin berkelana didalam bunga tidurnya.
Alasannya cukup masuk akal untuk namja tampan itu masih setia mengukir ketenangan ditengah sinar mentari yang masih malu-malu menampakan batang hidungnya.
Hari Minggu
Sebuah hari 'kemerdekaan' bukan?
Ya.. tentu saja, kemerdekaan untuk orang-orang yang telah meluangkan waktu enam hari dalam seminggu untuk beraktifitas tertelan kesibukannya masing-masing.
Cho Kyuhyunpun sama. statusnya yang menjadi mahasiswa tak telak juga membuatnya sibuk. ya walaupun yang dilakukannya selama dikelas tak lain hanya berkencan dengan kekasih pspnya itu, paling tidak ia sudah absen muka didepan dosennya. Tapi percayalah, apapun yang ia lakukan, Cho Kyuhyun tetap manusia jenius.
Menggeliat lagi. Kini sepasang caramel itu mulai bergerak secara horizontal. Dan akhirnya terbuka secara sempurna.
masih mengais sisa-sisa arwahnya. Kyuhyun mulai menguap. lalu tersenyum tipis.
"Selamat pagi Dunia... dan Selamat pagi Cho Kyuhyun.."
Gumamnya serak. Aneh.. apa-apaan itu!
Bibir penuh itu kembali tertarik. Tersenyum lagi. Rasanya moodnya pagi ini tengah berada ditaraf yang sangat baik. tumben sekali.
Mulai membenahi posisinya menjadi terduduk diatas ranjang king sizenya itu. meregangkan otot-ototnya yang sedikit kaku sejenak.
Tunggu!
Sepertinya indera pendengarannya menangkap sebuah bunyi. Buru-buru ia pertajam telinganya.
Benar, tak salah lagi. Bunyi yang familiar untuk telinganya akhir-akhir ini.
Senyum indah yang tadi terukir dibibir sitampan itu, kini beralih bentuk menjadi err... seringai.
"tunggu aku..."
Dengan segera ia bangkit. Lalu kaki panjangnya melangkah menuju kamar mandi yang terletak tepat disamping ruang kamarnya.
Sedikit berbersih diri tak ada salahnya juga.
Tak lebih dari sepuluh menit kemudian pintu sewarna gading itu terbuka. Menampilkan sosok tampan itu dengan balutan sweater berbahan wol dengan kaos longgar dibaliknya ditambah celana training panjang yang menutupi kaki jenjangnya.
Santai tapi tetap terlihat tampan!
Mulai melangkah dengan penuh kesungguhan. Saat melewati dapurnya, ia menyambar sebuah payung lalu kemudian mulai kembali melangkah dengan seringai yang kembali terukir.
Kau tau apa alasannya?
Pagi ini, Hujan deras kembali menyapa Seoul!
dan kau tau bukan, mengapa Si tampan Cho itu senang?
Pintu depan sudah didepan mata. Tangannya mulai terulur pada handle. Diputarnya perlahan dan..
"Cho Kyuhyun.."
DEG!
Kyuhyun merasa jantungnya sudah lari kebagian ginjalnya. Ia terkejut. Sangat terkejut.
Sosok didepannya itu...benarkah sosok itu...
"Y-Yesung?"
Kyuhyun membeo. Kedua orbsnya masih setia melebar. Terfokus pada sosok lain yang ada didepannya kini.
Sosok lain itu kemudian tersenyum. Walaupun tipis tetap tak mengurangi kadar keindahannya.
"Ya, ini aku Yesung.."
Kyuhyun yakin hanya satu sosok yang mempunyai suara semerdu itu. tapi sungguh.. ia masih ingin mengumpulkan nafasnya yang tercekat efek dari keterkejutannya yang parah.
"b-benar kau Y-yesung?"
Sosok lain itu mengangguk kecil dan kembali menyunggingkan senyum manisnya.
"iya.. aku Yesung, Cho Kyuhyun."
Kyuhyun mulai bisa menenangkan detak jantungnya. Kemudian dilangkahkan kakinya lebih mendekat pada sosok indah itu, Yesung.
Grep
Kehangatan serta-merta menyelubungi Yesung manakala ada tubuh lain yang merengkuhnya. Cho Kyuhyun dengan lancangnya memeluk sosok manis itu tanpa basa-basi. Apa yang tengah ia pikirkan sekarang sebenarnya?
Yesung hanya menerjap imut. Bingung ingin memberi reaksi apa. Namun jika ia boleh jujur, tubuhnya rasanya hangat. Dan nyaman pula.
Kyuhyun makin mengeratkan dekapan itu. entahlah. Jikapun ada yang bertanya apa maksud ia berani memeluk Yesung seperti sekarang ini ia akan menjawab tak tau. Mungkin hanya gerakan refleks.
Menghirup dalam-dalam aroma tubuh Yesung yang manis. Bagai candu untuknya kini. Dan Kyuhyun ingin berlama-lama bisa menikmati aroma yang membuatnya ketagihan ini.
"Em... A-aku basah, Cho Kyuhyun." Lirih Yesung namun sanggup membuat Kyuhyun terkesiap.
Perlahan rengkuhan itu terlepas. Tak rela sebenarnya.
Kyuhyun mengamati Yesung dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Benar.. tubuh mungil itu basah. Kyuhyun baru menyadarinya.
"dingin, Cho Kyuhyun.."
Kyuhyun merasa bodoh kali ini. bagaimana tidak dingin jika mereka berdua kini berada didepan pintu yang diluarnya tengah hujan derah. Kau bodoh, Cho Kyuhyun! Innernya.
Set
Dengan gerakan cepat, diraihnya jemari mungil Yesung untuk kemudian membawanya masuk kedalam rumahnya.
Selamat Poseidon, Athena kini ada ditanganmu!
.
.
.
Kyuhyun duduk tak tenang diatas bednya. Caramelnya menatap antusias kepada pintu kamar mandinya yang sejak kurang lebih lima menit lalu menyembunyikan sosok Yesung didalamnya.
Cklek
Terbuka. Akhirnya!
Kedua maniknya terfokus penuh antusiasme pada sosok indah itu. terlebih pada tampilannya kini.
Untuk sesaat Kyuhyun lupa caranya bernafas. Astaga.. kenapa Sosok didepannya itu tak bosan membuatnya terpesona, eoh?
Piama bermotif kura-kura milik sepupunya itu melekat pas pada tubuh mungil itu. so Cutely!
Mulai merubah posisinya. Lalu kemudian melangkah mendekat pada Yesung yang kini menatap bingung padanya.
"bagaimana, pasti sangat aneh yaa?" tanyanya ragu. Dilihatnya lagi tubuhnya sendiri dari mulai dari ujung kaki hingga bagian atasnya.
Langkah Kyuhyun terhenti tepat didepan Yesung yang masih mengestimasi penampilan barunya itu.
Kyuhyun meraih dagu Yesung hingga Onyx dan Caramel itu bertemu.
"Kau sangat manis."
Benar, itu fakta. Kyuhyun bukan tengah menggombal ataupun sekedar pujian kosong belaka. Yesung dengan piama pemberiannya untuk menggangtikan jubah putih yang selalu ia kenakan itu memang tampak lebih-lebih-lebih manis. Sungguh.. ia berani bersumpah untuk itu.
Blush~!
Semburat merah ranum mulai muncul dikedua pipi Chubby itu. Kyuhyun memang selalu pintar membuatnya tersipu!
"benarkah?" tanya Yesung kemudian.
Kyuhyun mengangguk mantap. Tangannya kini terulur untuk membelai pipi chubby itu lembut.
"benar.. kau sangat manis sekarang." masih setia membelai pipi itu tanpa tau bahwa kini Yesung merasa wajahnya tambah memerah.
"t-tapi aku merasa aneh dengan pakaian ini. aku tak biasa menggunakannya." Alih-alih untuk menutupi kegugupannya, Yesung memilih untuk mengeluarkan ganjalan dihatinya itu.
Kyuhyun terkekeh, tangan yang semula berada dikedua pipi Yesung kini beralih kekedua bahu sosok manis itu.
"percayalah, kau pasti akan terbiasa. Kau terlihat sangat cocok dengan pakaian manusia." Jawab Kyuhyun seraya tersenyum. Tampan!
Yesung malah mulai mengerucutkan bibir Kissable nya itu.
"tapi aku—!"
"-stt.. kau tetap yang terindah!" sela Kyuhyun cepat yang berhasih membuat rengekan Yesung berhenti.
"Jja! Sekarang ceritakan apa yang sebenarnya terjadi." Kyuhyun menarik tangan Yesung. membawanya duduk diatas bednya.
Yesung mengerutkan dahinya imut.
"Huh?"
Kyuhyun menatapnya teduh, "mengapa kau bisa sampai disini? Bahkan sekarang hujan masih deras dan pelangi sama sekali belum muncul."
Yesung memasang pose berpikir yang terlihat amat polos. Bahkan jika Kyuhyun tak ingat dengan rasa penasarannya ini mungkin ia sudah... Ah—lupakan!
"Ung~ aku tak tau. Yang aku tau tiba-tiba sudah berada didepan pintu rumahmu." Jawab Yesung polos. Kali ini giliran dahi Kyuhyun yang mengerut.
"Kau tak tau?" Yesung mengangguk kecil.
"bahkan aku bingung kenapa aku bisa muncul saat masih hujan bukannya bersama pelangi." Yesung menjawab seraya memainkan jemari mungilnya. Terlihat.. err.. manis.
Kyuhyun mengangguk-ngangguk kecil, seakan tengah melakukan suatu riset untuk menemukan sesuatu yang menurutnya aneh itu.
"Ah!" serunya tiba-tiba yang membuat Yesung terlonjak.
"kau kenapa, Cho Kyuhyun?" tanya Yesung takut.
Kyuhyun membalasnya dengan gelengan singkat seraya kembali menyunggingkan senyum khasnya—baiklah, kita bisa menyebutnya seringai yang sedikit..em.. ganjil!
"kau tadi kedinginan bukan?" tanya Kyuhyun setelahnya.
Yesung mengangguk
"tadi kau juga kebasahan 'kan?"
Lagi, Yesung mengangguk
Seringai itu semakin melebar. Semakin misterius. Seakan mengandung seribu satu maksud didalamnya. Apa yang ada diotak jeniusmu itu, tuan tampan?
"sebentar lagi kau akan kembali menjadi manusia!"
.
.
.
Pekat menyelimuti cakrawala. Hitam. Mendung. Langit rasanya terlihat damai.
Malam
Satu hari terlewat.
Malam ini, bintang dan bulan nyatanya menjadi pemalu. Entah karena merasa tersaingi dengan gemuruh, atau memang mereka malas berdebat dengan kilat? Entahlah.. Hujan membuat mereka tak mau bersinar.
Terserah apa yang tengah penghuni langit ributkan. Yang Kyuhyun tau apapun yang terjadi tak lagi menjadi sebuah masalah besar untuknya.
Alasannya?
Tentu saja karena sang Athena sudah berada disisinya.
Mau apa lagi?
Tak ada. Semua sudah sangat cukup untuk saat ini.
Sangat cukup ketika melihat Athenanya, Yesung, terlelap disampingnya. Wajah tidurnya sangat damai, tenang. Kyuhyun rasanya tengah melihat sesosok malaikat yang tengah tertidur. Cantik. indah. Semuanya melebur jadi satu.
Ia terkekeh kecil
Memorinya melayang pada kejadian sepanjang hari ini. semuanya benar-benar membuatnya merasa bagai orang yang paling beruntung didunia.
Pertama, yang awalnya ia sudah berencana ingin ketaman tempat biasa ia bertemu dengan sosok indah didepannya ini, secara tiba-tiba dan tak terduga tentunya sosok itu malah datang menemuinya dengan basah kuyup.
Aneh, dan sedikit tak masuk akal memang.
Kedua, tadi saat waktunya makan siang.. tiba-tiba Yesung yang pada awalnya berkata bahwa ia tak bisa memakan apa yang Kyuhyun makan yang saat itu adalah Tteobokki tiba-tiba merasa perutnya lapar. Dan akhirnya Kyuhyun harus membeli satu porsi Tteobokki lagi karena porsi jatah Kyuhyun sudah beralih keperut sosok indah itu.
Kyuhyun tersenyum kecil, seraya kembali melanjutkan aktifitas yang sejak sejam terakhir ia lakukan.
Memandangi wajah cantik Yesung
Kembali.. Ketiga, terakhir. Hal yang membuat senyum Kyuhyun seharian ini tak luput ia sunggingkan.
Sore tadi, tepatnya saat Kyuhyun akan mandi, Yesung mengekor dibelakangnya. Saat ia ingin masuk kekamar mandi, tiba-tiba Yesung bergumam, "badanku gatal, boleh aku ikut mandi denganmu?"
Astaga! Bahkan Kyuhyun tak tau lagi harus menjawab apa. Sosok itu sangat polos, Sungguh!
Mandi bersama?
Oh Ayolah! Kyuhyun pria sejati dan Yesung.. em, entahlah. Tak tau.
Mau disebut pria, ia terlalu cantik untuk itu. dan jika dibilang wanita agaknya tak terlihat tonjolan apapun dibagian dadanya.
Astaga Cho Kyuhyun, kau benar-benar...!
Akhirnya.. dengan berat hati karena Yesung terus merengek dengan mata yang berkaca-kaca seperti mau menangis, Kyuhyunpun mengizinkannya untuk ikut mandi bersamanya.
Eitts! Jangan berpikiran bahwa Kyuhyun semesum itu yang membiarkan Yesung polos begitu saja. ya meskipun ingin, namun untuk saat ini ia tetap membiarkan Yesung mandi dengan pakaian lengkap sementara ia pun melakukan hal yang sama. tak enak memang. Tapi apa boleh buat, jika ia membiarkan Yesung polos didepannya bisa-bisa setan yang ada dalam tubuhnya akan menguar seketika.
Bahkan sampai sekarang Kyuhyun masih bingung, kenapa...
Yesung merasakan kantuk dan akhirnya tertidur seperti sekarang. dan anehnya ia tak menghilang seperti saat-saat sebelumnya. Karena memang hujan masih setia mengguyur dari pagi sampai malam ini.
CTAAARRR!
Kyuhyun lantas terlonjak dari lamunannya akibat suara gemuruh petir yang keras secara tiba-tiba itu. Dilihat tubuh Yesung yang bergerak tak tenang . dengan gerakan pelan, direngkuhnya tubuh mungil itu dan menyembunyikan wajah Yesung didadanya.
Kyuhyun membelai lembut Surai legam Yesung. entah sadar atau tidak Yesung malah makin menyamankan diri didalam dekapan Kyuhyun.
Kyuhyun tersenyum kecil, ia menunduk hingga dapat melihat wajah Yesung pada sela-sela dadanya.
"kau harus bertanggung jawab.." mulai Kyuhyun lirih. Satu tangannya masih setia membelai surai Yesung sementara tangan yang lain mengusap lembut pipi chubby itu.
"bagaimana bisa kau membuat seorang Cho Kyuhyun jatuh terlalu dalam pada pesonamu?"
Kyuhyun terus memandang lekat wajah tanpa cacat itu. manis. Memang sangat indah ciptaan Tuhan yang satu ini.
"kening ini yang membuatku terpesona.." wajah Kyuhyun mendekat pada Yesung.
Cup
Tepat saat jarak wajah keduanya sangat dekat, Kyuhyun mencium Kening Yesung lembut.
"terpesona pada sepasang Onyx mengangumkan ini.."
Cup
Lagi, dikecupnya kedua mata Yesung yang terlelap itu secara bergantian.
"pada kedua pipi yang akan memunculkan rona merah ketika kau tersipu.."
Cup
Kedua pipi chubby itu yang kini menjadi objek kecupan Kyuhyun selanjutnya.
Kyuhyun menjauh sejenak ketika Yesung sedikit bergerak dalam tidurnya. Lalu kembali tenang setelah Kyuhyun kembali membelai surainya.
"hidung mancung ini memanggilku untuk mengaguminya.."
Cup
Hidung bangir itu target selanjutnya.
Kembali, ditariknya wajahnya sendiri. Untuk sejenak melihat hasil karyanya pada wajah manis itu.
Kyuhyun lalu kembali mendekat, ingin meraih bagian wajah Yesung yang sejak awal sangat menggodanya.
Bibir plum nan kissable miliknya
Kyuhyun tau ini gila. Ia sudah melangkah sangat jauh. tapi, gemuruh dihatinya sudah memberontak.. tak bisa lagi ditahan.
"bolehkan aku merasakannya sedikit?"
Pelan, Kyuhyun semakin mendekat. Tujuannya tentu bibir menggoda itu.. dan..
CHU
Kedua benda kenyal itu akhirnya menempel dengan sempurna.
Manis!
Tepat! Dugaan Kyuhyun sama sekali tak meleset sedikitpun. Sedikit berbeda. Bibir ini rasanya lebih manis dari apa yang ia bayangkan selama ini.
Bibir Kyuhyun mulai bergerak diatas bibir Yesung. menyesapnya perlahan. Pelan dan sangat lembut. Tak mau terburu-buru. Karena rasa manis ini sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Niat Kyuhyun yang awalnya hanya ingin mengecup bibir kissable itu sedikit melenceng.
Kyuhyun mulai berani memagut bibir Yesung. mengulum bagian atas dan bawahnya secara bergantian. Sungguh, Kyuhyun tak ingin berhenti.
Lidah Kyuhyun mulai mencoba merangsek memasuki gua hangat milik Yesung, namun..
"Eunghh~~"
Deg!
Kyuhyun mematung. Onyx itu bergerak perlahan hingga kemudian terbuka sedikit demi sedikit.
"Eung...C-Cho Kyuhhn~~"
.
TBC
.
Masih kurang panjang?
Hmm.. takutnya kalau saya panjangin nanti pada migran n akhirnya pada kapok ga mau baca lagi. Tapi ini udah saya panjangin ko. Yang biasanya 1k+ chap ini jadi 2k+
Udah lebih panjang dong yaa..
.
Dan saya juga mau minta maaf karena udah update ngaret + lama. And terimakasih untuk orang-orang yang bersedia menghargai karya saya dengan cara mereview.. thank's a lot, dear :)
.
Okay.. At least, see you next chapt! * deep bow (^^ v)
.
