Chalice : Halloha~ chalice update~

Miku : Chalice, terlalu berisik

Kaito : Kenapa kelihatan kesal, Miku? *makan es krim dengan lahapnya*

Chalice : Mungkin lagi da- *kena timpuk negi*

Miku : langsung saja Feedbacknya :

To Harada Ayumi-chan :

Benar, kaito akhirnya sedikit Romantis *chalice kena timpuk es krim*

saya sudah update~

Terimakasih atas reviewnya, Harada-chan XD

.

To YandereHachan24 :

benar juga ya... Miku terlalu galak *chalice kena timpuk es krim* (Miku : Siapa yang ngebuat saya kaya gini?!) Kaito juga kelihatan berhati es *angguk-angguk kepala sambil bergaya berpikir lalu kena timpuk es krim*

hahahaha... saya kebiasaan bikin Dialog author di fic XD, soalnya saya pikir kaga apa soalnya kan Author POV hehehehe *garuk-garuk kepala*

Baiklah, kita saksikan apakah Kaito bakal jatuh kepada Miku? Mari saksikan berita berikut (memang berita apa?)

tenang saja, saya juga bawel kok XD mari kita lestarikan ke bawelan *chalice kena timpuk massa*

sudah Update~

Terimakasih atas reviewnya, Yandere-chan (bolehkan saya panggil demikian?)~

.

To Aprian. :

setuju! Kaito terlalu dere-dere gitu *di timpuk Es krim* ngomong-ngomong Kuudere apaan ya? saya cuman tahu yandere dan tsundere...

saya juga kasihan sih sama Miku yang jadi korban tuduhan ( Miku : Memang siapa yang ngebuat nih skrip yang membuatku tertuduh, Chalice no baka! *ngehajar chalice*)

Fre-french kiss?! *ngelirik Miku dan Kaito* kelihatannya kaga bisa...soalnya si Kaito dan Miku udah nge deathglare chalice..., kalau kissunya ya... saya masih mikir dulu kapan saya kasih kissu, soalnya saya kaga biasa ngebuat fic yang ada kissunya...

Sudah update~

terimakasih atas Reviewnya, Aprian-san~

.

to OrinariNesuchan :

Huwaaa! makasih atas pujiannya , Orinari-chan *nangis bahagia*

hmm... saya kaga berpikir sampai situ, nanti dah kalau sudah pas waktunya nanti (kelamaan woy!), intinya makasih atas sarannya , Orinari-chan XD

Sudah update~

terimakasih atas Reviewnya, Orinari-chan~

.

Kaito : Disclaimer : Vocaloid bukan milik chalice tapi Yamaha dan crypton.

Warning : GaJe, Sarap, kaga nyambung, Aneh, abal, TYPO, tidak memenuhi syarat ETD, OOC.

~happy Reading~


"Kageito?" ucap Kaito kaget melihat seseorang yang mirip dia cuman berambut hitam dan terdapat topeng di kepalanya.

"Hallo, Kaito" ucap lelaki yang dipanggil Kageito tersebut.

"Ke, Kenapa kau tahu aku disini?" tanya Kaito.

"Kaa-san yang ngasih tahu, sementara waktu aku disini karena ada pertukaran pelajar~ tenang saja cuman seminggu atau dua minggu~" ucap Kageito dengan muka smilling-smilling dan banyak bunga-bunga di sekitarnya (Kalau pernah nonton P4 animation yang charanya lagi bahagia pasti ada bunga-bunganya, nah kaya begitu bunga-bunganya #penjelasannya kaga jelas woy!) "Jadi boleh kan?" lanjutnya dengan puppy eyes.

Kaito hanya menampilkan waja bengong.

'Apa maunya Kaa-san?!' batinnya.

"Siapa, Maniac es krim?" tanya Miku datang tiba-tiba.

Miku melihat Kaito dan Kageito hanya kaget.

"Ka, Kaito ada dua!" teriak Miku kaget.

Kageito yang mellihat Miku hanya blushing, Kageito langsung memegang tangan Miku dengan mata berbinar-binar.

"Kau cantik banget, maukah kau menjadi pacarku?" tanya Kageito dengan muka blushing.

"Eh? Eh?" Miku hanya kebingungan dengan muka blushing.

Di pintu, Kaito yang ngelihat hanya ngeluarin aura api membara menandakan dia cemburu.

"Aku tahu kau di tunangkan kaa-san ke Kaito yang dingin itu, tapi tenang saja, Aku bisa meminta Kaa-san menggantikan Aku dengan Kaito, Aku lebih baik dibanding lelaki es itu" ucap Kageito panjang lebar sambil memegang tangan Miku.

Miku hanya kebingungan dengan muka blushing "Ma, Maaf anda si-siapa?" tanya Miku.

"Oh, aku lupa mengenalkan namaku" ucap Kageito sambil menepuk jidatnya "Namaku Kageito Shion, adik kembar Kaito" ucapnya.

Miku hanya menampilkan wajah kaget "Kau Punya Saudara kembar, Maniac es krim?!"

"Hn..." ucapnya kaito sambil menggangguk.

"Sebagai tanda salam kenal, bagaimana kalau kita kissing?" tanya Kageito yang mukanya sudah dekat dengan Miku.

Miku dan Kaito hanya kaget.

"Ap, Apa k,Kissu?!" ucap Miku dengan panik dan mukanya Kageito udah beberapa inci lagi.

CHUU!

Kageito kissu dengan boneka es krim Kaito, karena Kaito menggagalkan Kissunya Kageito dengan Miku dengan cara mengorbankan bonekanya.

"Apa! Kaito kau jangan mengganggu acara pengenalanku!" teriak Kageito.

"Heh" Kaito hanya menampilkan tawa kecil mengejek dengan seringai.

Kageito hanya tersentak kaget dengan seringai mengerikan Kaito.

Olalala~ ternyata Kaito cemburu~ *Author di jadikan es krim*

Miku hanya bengong dan masih panik, lalu pingsan

sebelum Miku jatuh ke lantai, dia sudah di tahan Kaito.

"Aku akan membawanya ke kamar, untuk beristrirahat karena mungkin dia shock melihat kebiasaan tanda pengenalan mu itu" ucap Kaito sambil menggendong Ala bridal style dan pergi kekamarnya.

Kageito yang diam sambil melihat Kaito yang berjalan hanya menampilkan wajah ehem... Seringai penuh maksud (?)


-dikamar Kaito & Miku (?)-

Kaito menaruh Miku perlahan-lahan di ranjang, lalu menutup tubuh Miku dengan selimut bergambar es krim dengan tulisan I Lope Ice Cream (?).

Kaito yang menutup mulutnya dengan muka blushing (What?! Kaito blushing?! *chalice di tendang ke kali ciliwung)

'Ke, Kenapa aku merasa kesal jika Miku mau di kissu dengan Kageito?! padahal dia cuman gadis bodoh dan tidak ada manis-manisnya!?' batinnya dengan bingung.

Kaito tetap diam dan memandang Miku.

Kaito perlahan-lahan mendekatkan mukanya dengan Miku dan mereka KISSING!

Acaranya Kissingnya hanya terjadi 3 detik (terlalu cepet bukan?)

Kaito menarik mukanya dan mengheadbang kepalanya ke tembok (o lala~ sakit tuh *chalice di masukkin ke kulkas*).

'Apa?! apa yang terjadi kepadaku?! ken-kenapa aku...' batinnya dengan blushing dan otaknya yang jernih (?) kini terlihat kacau, (hehehehe... itu akibatnya kalau cemburu~ *chalice dilempar ke samudra antlatic)

Karena otaknya sudah agak sedikit kacau, akhirnya Kaito memilih tidur di Ranjang alias di sebelah Miku dan tertidur.

Kageito yang mengintip lewat celah pintu hanya diam saja.

'Hm..hm... aku merasa ingin bermain-main sebentar~' batin Kageito dengan senyuman mengerikan tapi itu cuman sementara.

'Tu-tunggu bentar! aku tidur dimana?!' batinnya Kageito dengan bingung karena dua orang pemilik rumah ini sudah tidur dan dia tidak enak jika mengganggu.


-Morning at 05 : 03-

"Uhmm... berat... panas... silau..." gumam Miku sambil mengucek-ngucek matanya.

Miku langsung terperajat kaget ngelihat Kaito disebelahnya sambil memeluknya (jadi kaya merasa deja vu...)

"A, Apa?! kenapa aku diranjang Kaito" ucap Miku yang masih kebingungan.

wait a minute...

connect...

1 %

15 %

30 %

60 %

77 %

89 %

99 %

100 %

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAA!" teriak Miku memekik pagi hari yang damai, sampai-sampai suaranya dapat mengganggu burung-burung yang berteger diatas atap rumah yang membuat burung-burung tersebut kabur (lebay terdektesi)

Kaito segera bangun dengan kebingungan.

"Ada apa?" tanyanya sambil mengucek-ngucek matanya dan menatap Miku yang sedang memandangnya dengan muka sangar (?).

BRAK!

Pintu di buka Kageito sambil memegang Sapu dan kepalanya memakai Panci (buat apa?).

"Ada apa? Ada maling?" tanya Kageito.

PLAK!


"HAHAHAHAHA!" Kageito masih tetep tertawa.

"Jangan ketawa" ucap Kaito tenang walau dia sedikit kesal.

"Aku kaga nyangka , Kaito sang pangeran es mendapatkan cap tangan di pipinya dengan sukses!" ucap Kageito sambil tertawa.

"Aku bingung kenapa kau menamparku, Hatsune Miku" ucap Kaito dengan memandang Miku dengan death glare.

"Apa boleh buat! kau memelukku!" ucapnya Miku kesal sambil mengolesin Rotinya dengan selai Negi (?).

"Sejak kapan aku memeluk mu? aku memeluk boneka es krimku kok" ucap Kaito kesal.

"Apanya memeluk boneka es krim mu?! boneka es krimmu jatuh di lantai!" ucap Miku kesal.

"Salah sendiri kau diranjangku! makanya aku menganggapmu Boneka!" ucap Kaito kesal.

"Lho~ yang ngebawa Miku ke-" Sebelum menyelesaikan kata-katanya Kageito kena timpuk Sendok es krim (?).

Miku dan KAito melanjutkan acara marah-marahannya sambil lempar-lempar barang.

"Uwaaah! tolong ada KDRT! TOLONG ADA KDRT!" teriak Kageito make Toa dan lari kesana kemari lalu kena timpuk Negi sudah busuk dan sampah es krim.

dan KDRT Miku dan Kaito terus berlanjut sampai jam 07 : 00.


-di sekolah- -belum bell masuk-

"Tumben kau masuknya jam segini, Miku" ucap Rin.

"Berisik" ucap Miku bad mood.

Miku, Rin, Luka ngumpul di meja Miku dengan santai.

Sedangkan Kaito, Len dan Gakupo ada di meja Kaito.

TENG! TONG! TENG!

Terdengar suara bell berbunyi,

"Baiklah, kami pergi dulu ya, Kaito~ jangan kangen aku~" ucap Gakupo mendramatisir sambil melambai-lambaikan saputangannya dan air matanya turun dengan derasnya (?).

"Tenang saja aku tidak akan kangen padamu kok, Gakupo" ucap Kaito ketus.

"Huweee~~~ Lenny! Kaito jahat!" ucap Gakupo sambil nangis dan meluk Len.

"Uwaaah! aku bukan Yaoi! tolong!" teriak Len sambil berusaha tidak di peluk Gakupo.

"Gakupo! Kami para FG Len tidak akan menyerahkan keperawanan (?) Len ke kamu!"

"Gakupo, kami para FGmu mendukung PErcintaan Fujoshimu (?)~~"

"Lenny! lari! jangan sampai Keperawananmu diambil! dari si banci kaleng itu!"

"Bukannya Luka itu yang di sukai, Gakupo-sama?"

"Mungkin saja Luka yang straightnya sedangkan Len si Ukenya kali"

"mungkin"

"Kyaaa! Calon Fujoshi!"

"Siapa yang bilang Gakupo-sama Banci?!"

"Kami!"

"Awas kalian!"

seperti itulah tanggapan para gadis-gadis di kelas Miku yang salah paham, sampai-sampai ada yang berantem antar FG.

"Lihat apa yang kau lakukan, banci! mereka jadi salah paham kan!" ucap Len kesal dan sudah menyiapkan bola basketnya yang sudah tidak sabar menimpuk Gakupo.

"Lenny, marah~ padahal aku kan cuman bercanda" ucap Gakupo sambil memegang pipinya layaknya wanita.

Len hanya menampilkan wajah kesal lalu dia melihat Rin sebentar lalu menoleh kearah lain dengan muka memerah.

Gakupo yang melihatnya hanya menyeringai.

"Lenny~ kapan kau nembak Ke Rin Kagahime~?" tanyanya dengan suara menggoda (weeks?! kok jadi kaya gini si Gakupo 0_o *chalice di hajar para FC dan FG Gakupo)

Len hanya diam lalu pergi meninggalkan Gakupo, Gakupo menoleh ke arah Luka.

"Lukaaa-sama~~ Kapan kau menerima hatiku~~" ucap Gakupo sambil melambai-lambaikan tangannya.

Luka hanya menampilkan wajah memerah.

"Hell no! aku tidak akan pernah suka dengan mu!" ucap Luka dengan tsunderenya.

"Luka-sama, kejam~~ pasti kau sukakan dengan sang samurai ini" ucap Gakupo.

"Kaga pernah suka dengan samurai jadi-jadian seperti mu!" ucap Luka kesal

"Luka-sama~~" panggil Gakupo.

"Ayooo! gakupo-sama! berjuang!" sorak para FG Gakupo menyemangatin Gakupo.

"Arigatou, My FG~~" ucap GAkupo sambil bernarsis ria.

dan kelas menjadi heboh.

GREEK!

Spontan kelas menjadi tenang pas mendengar suara pintu di buka.

"wah, wah... kenapa kelas menjadi heboh, dan kau Kamui Gakupo, bukannya kelasmu bukan disini?" tanya Kiyoteru-sensei dengan bingung.

"WAaakh! aku lupa! permisi sensei!" teriak Gakupo sambil berlari kekelasnya.

"Baiklah, bapak akan memperkenalkan murid baru" ucap Kiyoteru-sensei yang membuat kelas kembali gaduh.

"Masuklah" perintah Kiyoteru-sensei.

Greek!

Pintu di buka, semua murid yang melihatnya langsung memerah mukanya (khusus cewe-cewe kecuali Rin, Luka dan Miku)

"Hallo, namaku Kageito Shion, adik kembar Kaito" ucapnya.

"KYAAAAAA! tampannya!"

"Mukanya mirip banget dengan Kaito!"

"ya iyalah! namanya juga kembaran!"

"oh iya"

"Aku mau jadi pacarnya nih~"

"Cakepnya~~"

"Kageito, kau di sebelah Kaito Shion" ucap Kiyoteru dan tidak di dengar Kageito.

Kageito berjalan di Meja Miku dan memegang tangannya.

"Miku, maukan kau menjadi pacarku?" tanyanya.

"Eh?"

"KYAAAAAAAA! KAGEITO-SAMA MENYATAKAN CINTA KE MIKU!"

"KENAPA GADIS ITU?!"

"AKU LAH YANG LEBIH COCOK DI BANDING MIKU!"

"TIDAAAK!"

Kaito yang ada di meja nya mengeluarkan aura api membara yang membuat sekitar mejanya merasa kepanasan.

"Apa kau merasa panas, Teto?" tanya lelaki berkacamata, Ted.

"Iya" ucap gadis berambut seperti bor dan berwarna magenta.

"Uwaah... aku merasa kebakar..." ucap Rin kaga kuat sambil mengipas-ngipasin dirinya.

"Ma, Maaf aku tidak bisa" tolak Miku.

Kaito yang medengarnya, segera aura apinya menghilang.

"Lho, kok tidak panas lagi ya?" tanya Ted.

"iya" ucap Teto.

"Aneh, apakah lagi global warning?" tanya Rin sambil menyimpan kipasnya.

"Tidak apa, suatu saat kau pasti menerima cintaku" ucap Kageito sambil mengedipkan sebelah matanya dan berjalan ke arah meja di sebelah kaito.

Miku yang melihatnya hanya bengong.

Semua gadis disana berteriak-teriak kaya orang kesurupan.

Kaito yang melihatnya mengeluarkan aura menyeramkan yang membuat bulu kuduk merinding.

"He, Hei... apa kau merasa dingin dan bulu kuduk mu berdiri, Teto?" tanya Ted bingung.

"I, iya..." ucap Teto ketakutan.

"aneh... kok bulu kuduk ku berdiri semua ya?" ucap Rin

Kageito duduk di sebelah Kaito.

"KAgeito, apa mau mu?" tanya Kaito dingin sampai-sampai KAito mengeluarkan aura dingin.

Kageito hanya tenang saja walau dia merasa kedinginan (?) karena aura Kaito.

"Hei, Teto. apakah ini lagi global warming ya? kok tadi panas, sekarang dingin?" tanya Ted.

"Entahlah" jawab Teto.

"Sudah kuduga, lagi global warming!" ucap Rin kesal sambil memeluk dirinya karena kedinginan.

Kageito hanya menyeringai yang membuat Kaito mempunyai firasat buruk.

"Aku hanya ingin bermain-main sebentar" ucap Kageito santai.

"Kageito, sampai kau melukai Miku, aku tidak nanggung kalau kau terpenggal kepala mu" ucap Kaito mengeluarkan aura gelap.

Kageito hanya santai saja tanpa merasa takut beda dengan orang-orang di sekitar Kaito yang sudah merasa ketakutan karena aura Kaito.

~TBC~


Chalice : sumpah, nih chap gaje banget, apalagi bagian mau bersambungnya dan bagian kissunya!

Miku : Sangat gaje!

Chalice : Miku, minta Reviewnya gih!

Miku : Kenapa, saya?!

Chalice : saya mau mikir ide kelanjutannya, ciao~ *pergi*

Miku : geez... Mind to...

Kaito : *main motong* MIND TO REVIEW XD.

Miku : *ngelempar Kaito ke lautan pasifik (?)*

MIND TO REVIEW?