Chalice : *tiup terompet* Happy new year 2013 *tiup Toa (woy, mana bisa!)* ( Reader : Telat woy! *gaplok chalice*/ Chalice : Kaga apa, saya kan mulai ngetiknya pas tanggal 31 jam 12 san =3= / Reader : dasar gadis suka bergadang main komputer =.='')

Miku : Baiklah, Feedback :

To Harada Ayumi-chan :

Setuju, saya sebagai authornya aja ngebuat sampai kepanasan (Lho?), satenya satu , Ayumi-chan XD.

Dingin? saya juga kedinginan apa karena Arwah kaito ada disini? *chalice di timpuk es krim*

Selamat tahun baru juga XD *ikutan tiup terompet*

Sudah update dan terimakasih atas reviewnya XD, Ayumi-chan XD~

.

To KagamineBella :

sudah lanjut XD

Terimakasih atas Review dan Favnya XD., Bella-chan~

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

To Oceana Queen :

saya juga setuju dengan anda , Oceana-chan~. saya yang mengetiknya ikutan ketawa lalu diomelin karena ketawa sendiri XD.

terimakasih atas Reviewnya, Oceana-chan.

Sudah update dan terimakasih atas penyemangatannya dan Favnya~ XD.

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

To VerliaCarlita1 :

Seru? uwaaah XD terimakasih banyak XD *menangis bahagia*

Sudah update dan terimakasih atas Reviewnya~, Verlia-chan~ XD

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

To Shiinonome :

Kaga apa XD, Modem saya juga kadang mati kadang kaga (chalice kaga nyambung)

masih ada TYPO? umm.. maaf... soalnya keyboard Chalice tidak bisa di diajak kompromi ( Keyboard : Sejak kapan saya rusak? / Chalice : Keyboardnya bicara! / Keyboard : biasa saja... bukannya yang masalahin karena jari chalice yang ngetiknya cepat tapi banyak kata-kata nya yang hilang?/ Chalice : Jangan lupa kalau beberapa huruf di keyboardnya rusak, mister keyboard) #oke, abaikan saja kalimat chalice yang bicara dengan keyboardnya sendiri.

kalau soal penulisannya saya masih belum biasa makanya kaya gitu tapi saya akan berjuang terus sampai titik darah penghabisan #lebay mode on.

diskrip? saya akan berjuang! *mengepalkan tangan dan mengakatnya tinggi-tinggi*

terimakasih atas Penyemangatan dan Reviewnya, Shiino-chan~ XD

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

To Hikari san :

Suka bagian cemburunya? huweee... saya senang ada yang berkata demikian *nangis bahagia* (Len : Chalice terlalu cengeng...)

Sudah update dan terimakasih atas reviewnya~, Hikari-chan~.

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

To Kiryuu-Chan77 :

benarkah? *mata bling-bling* Chaline my lopely OC~~ ada yang bilang demikian kita musti pesta nih (?) , Chaline~ *Meluk Ocnya lalu di timpuk buku*. setuju, para ibunya kejam banget (Rui & Lily : Siapa yang ngebuat kami begini hah!*nendang chalice*) untung saja saya kaga punya ibu yang egois kaya gitu XD.

Silent reader? kenapa jadi silent reader? kaga baik lho jadi silent reader *Chalice Ceramah ala tante-tante* (Len : Lho, bukannya chalice juga sering jadi silent reader*buka aib* ngereview pas ada waktu atau kalau ada niat?/ Chalice : Leenny! jangan buka aib! dosa! dosa! ingat kata pepatah (?) buka aib itu dosa (memang ada?)/ Len : *facepalm dan sweadropped*)

Sudah update~

terimakasih sudah mereview dan Favnya, Kiryuu-Chan77 (wih, angka kesukaan saya, 7! / Len : kaga ada yang nanya, author-san =.=''.)

Salam kenal juga XD.

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

To Hatsune Cherry :

Salam kenal juga, Hatsune cherry~

Cha-chan? Boleh kok, saya malah senang di panggil demikian XD.

Benar kah? saya juga kaga sengaja ngebuat jadi humor, soalnya idenya langsung muncul begitu saja makanya jadi kaya gini fic nya XD.

Chapnya pendek? hehehehe... gomen... soalnya kaga ada ide *garuk-garuk kepala*, kebanyakan A/N? hmm... padahal sudah saya kurangin deh... oke dah saya akan berjuang ngurangin (Rin : *makan jeruk* janjinya doank si chalice mah/ Chalice : Urusai!)

beberapa tanda baca tersebut masih saya usahakan biasakan, soalnya saya kaga biasa makanya saya lagi berusaha membiasakannya.

Oke, saya akan berjuang keep writing sampai ide habis #plak.

Discontinued? tenang kaga bakal discontinued asal ide mengalir layaknya air, semoga saja ideku mengalir terus sampai nih fic tamat, soalnya semua fic saya yang multiple kaga tamat-tamat (kecuali Trick and Treat yang kebetulan sudah tamat)

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

terimakasih sudah mereview, Hatsune-chan.

.

To Aprian. :

Waah, setuju deh si Kaito kuudere *sudah mengerti* dia terlalu kuudere XD.

Kaito? dia mesin Penghangat dan digabung AC terbaru makanya kaya begitu, nyahahahaha! *chalice di sumpelin Balok Es*

Sudah Update~

Penasaran dengan Kageito? saya juga bingung dia rencananya apa ( Reader : lho? bukannya pembuatnya kamu?) Soalnya saya ngebuatnya spontan hahahahaha *di tendang*

terimakasih sudah mereview, Aprian-kun~

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

To OrinariNesuchan :

Kaito cemburu? saya juga sampai cengo ngelihat dia cemburu (Kaito : *suda nyiapin parutan es super besar* siapa yang ngebuat nih Fic, Chalice! kok elu sendiri kaga tahu! *nendang chalice*/ Chalice : Gomenansaiii, Kaitooooo-sama *nangis sambil lari*)

banyakin? oke saya kalau ada ide pasti saya masukin juga Kaito cemburunya XD, lucu si Kaito cemburu? saya juga sampai ketawa-ketawa (lho?).

Sudah update~

Yosh! saya akan berjuang sampai titik ide penghabisan (?) (chalice lebay nya kambuh).

Terimakasih sudah mereview, Orinari-chan~ XD

Happy New Year 2013 *tiup terompet*

.

Kaito : Disclaimer *tiup terompet* : Vocaloid bukan punya chalice, tetapi Yamaha dan Crypton. dan Doraemon juga bukan milik chalice tapi fujiko fujio.

Warning : GaJe, kaga jelas apa maksud nya author, Author maksa, OOC, Kaga nyambung, Sarap, TYPO masih banyak, tidak memenuhi syarat EYD.

Chalice : Happy Reading *tiup terompet*

~happy Reading~


TENG! TONG! TENG!

Bell istrirahat sudah berbunyi, berati sudah waktunya istrirahat. Seperti yang kalian duga, jika ada cowo/cewe cakep/ganteng pasti di kerubungin layaknya semut mengelilingin gula.

"Kageito-sama, kau sekolah dimana awalnya?" tanya Salah satu gadis dengan muka blushing.

"Di amerika" ucap Kageito dengan smilling.

"Amerika? kok Kaito tidak di amerika sekolahnya?" tanya Gadis bernama Gumi Megapoid dengan penasaran.

"Soalnya aku di paksa Otou-san ku sekolah disana, yah sebenarnya aku juga yang mau, kalau Kaito dia lebih memilih disini karena dia tidak suka orang asing (?)" ucap Kageito dengan senyuman khasnya.

"Berapa umurmu?" tanya salah satu gadis yang pasti bernama Akita Neru.

"Sama dengan Kaito-nii~" ucap Kageito.

"Apakah kau punya saudara selain Kaito?" tanya Miki (Catatan : Walau Miki maidnya Miku, dia tetep anak murid SMA yang menjadi Maid Miku agar hasil kerjanya bisa di tabung untuk masa depan)

"Ada, namanya Akaito, dia murid pindahan di sekolah ini, kelas 3 dan kakak yang paling tua, Kaiko. dia sudah kuliah" ucap Kageito dengan senyuman mataharinya (?).

"Sebenarnya, kau ada beberapa suaudara, Kageito?" tanya Luka tiba-tiba muncul.

"Umm... ada 6 bersaudara" ucap Kageito santai.

JDERRR!

Bagaikan ada petir di siang bolong.

Semua Murid yang mendengarnya pada kaget mirip muka kaget di komik cewe (bayangin saja gimana mukanya XDD).

'En-Enam?! sebenenarnya Kaa-sannya Kageito itu mahluk apa sampai-sampai enam bersaudara? atau karena bapaknya terlalu napsu?! (Reader : hei jangan di lanjutin, ntar lama-lama jadi Rate M!)' batin semuanya yang mendengarnya.

"Tunggu, tadi kau baru nyebutin 2, coba kau sebutin semuanya," ucap Rin tiba-tiba.

"Dimulai dari terkecil atau yang paling tua?" tanya Kageito.

"Tua" jawab Rin.

"Kaiko, Umur 19 tahun, anak kuliahan. Akaito, umur 17 tahun, anak kelas 3 SMA. Kaito saudara kembarku pasti kalian tahu lah soalnya kan dia terkenal disini. Aku, pasti kalian tahulah soalnya kan kita sekarang berbincang-bincang 20 mata (?). Kikaito, anak SMP kelas 2, umur 13 tahun. yang paling kecil Nigaito, Umur 8 tahun, masih SD kelas 3," ucap Kageito panjang lebar. "Bisa di simpulkan kalau Kaiko-nee anak perempuan satu-satunya" lanjutnya.

Dan pembicaraan 20 mata (?) (atau bisa lebih) Berlanjut terus.

Len, Gakupo, lelaki berambut putih salju, lelaki berambut abu-abu dan kepalanya kelihatan ada antena (?), lelaki berambut hijau. menatap Kageito dengan sinis dengan aura gelap.

"Riiinnny! Ayo kita makan Bersama, bukannya kita janjian makan bersama?!" ucap Len sambil lari ke Rin dan menariknya menjauh.

"LUUUUKKAAAA! kau jangan selingkuh dengan lelaki yang kepalanya pakai topeng kaya mau festival aja! bukannya kau ada Gakupo ini!" teriak Gakupo sambil narik Luka dan membawanya kabur (?) dari Kageito.

"Haku..." panggil lelaki berambut putih, Honne Dell. ke gadis berambut putih , Haku Yowane. yang sedang berbicara dengan Kageito.

"Ada apa, Dell-kun?" tanya Haku.

"Jangan pakai embel-embel kun!" ucap Dell dengan kesal.

"Ma, Maaf... ,Dell" ucap Haku dengan ketakutan.

"Ayo kita makan, bukannya kita janji makan bersama!" ucap Dell dan langsung menarik Haku dari Kageito.

"Eh? Ta,Tapi..." protes Haku.

"Tidak ada tapi-tapian" ucap Dell dan menarik Haku keluar kelas.

"MIIIKIII~~~ KATANYA MAU DI TRAKTIR~~~~ AYO CEPETAN KE KANTIN ATAU AKU TIDAK AKAN MENTRAKTIRMU!" teriak Lelaki antena itu, Piko ututane. layaknya Toa mesjid.

"Oke~" ucap Miki dan pergi keluar.

"Gumi, Kau tidak mau makan jus wortel di kantin? kalau gak cepet borong semuanya yang berhubungan dengan worte lho" ucap lelaki berambut hijau dan memakai kacamata (saya buat berkacamata soalnya keren), Gumiya Megopoid. sambil pergi keluar

"Jangan!" teriak gadis bernama Gumi segera mengejar lelaki berambut hijau berkacamata itu.

Olalala~~ ternyata bukan Kaito saja yang cemburu kalau cewe disukainya nempel sama laki-laki lain, ternyata ada 5 orang yang sama ( LenGakuGumiyaPikoDell : Ya iyalah! namanya juga cemburu! *ngehajar rame-rame si Chalice)


-Pulang Sekolah-

Kaito , Len dan Gakupo pulang bersama, Miku dan rin plus Luka juga sama-sama pulang bersama juga.

"Eh, Eh lihat, Itu kan Kaiko. Penyanyi terkenal itu" ucap Rin kaget ngelihat gadis berambut biru yang di kerubungin wartawan.

"Kami dengar kau punya tunangan"

"Siapa nama tunangan anda?"

"Ku dengar beberapa bulan lagi kau akan menikah"

Kaiko hanya kewalahan di tanya banyak wartawan.

'Kenapa mereka tahu aku punya tunangan dan kenapa mereka tahu aku ada disini?! padahal aku kesini cuman mau mengantar surat dari Kaa-san ke Kaito dan Kageito!' batin Kaiko bingung (Olalala~ Kaiko jadi pengantar surat~ *chalice di bekukan*)

Kaiko melihat Kaito berjalan cuek sambil memakai kacamata agar tidak di ketahui wartawan tersebut, walau sudah ngelihat kakaknya kewalahan dia tidak ada rasa iba sama sekali..

'Dasar adik yang cuek, kakaknya kesusahan adiknya malah nyantai' batin Kaiko kesal 'Nanti ku kerumah dia terus ku hancurkan semua es krimnya atau kucolong es krim-es krimnya' batinnya dendam.

TRING!

Tiba-Tiba di atas kepala Kaiko terdapat bohlam lampu 10 watt (?).

"KAIIIITOOO~~~ TOLONGIN KAKAKMU DARI WARTAWAN INI~~~" Panggil Kaiko dengan lantang.

Kaito yang mendengarnya kaga sengaja kacamatanya jatuh.

"Apa? Kaito? Model yang sedang naik daun itu?!" teriak wartawan itu dan menoleh ke belakang dan Olalala~ Kaito ada disana~~~

Semua wartawan menoleh ke arah Kaito dan dalam sekejap giliran Kaito yang di kerubungin. (Catatan : Pasti pada ingat kan kalau Kaito itu idola, Artis dan model (Kalau kaga salah soalnya authornya juga lupa/ Kaito : Lho? memang siapa yang ngebuatnya? kok pembuatnya lupa sendiri?)

"Yes!" ucap Kaiko karena rencanannya berhasil.

"Kaito Shion, Kami dengar dari seseorang kalau kau sudah bertunangan, apakah itu benar?"

"Siapa tunangan mu?

"Katanya kau akan menikah setelah saudaramu menikah, apakah itu benar?"

poor Kaito, kali ini gilirannya yang kena.

'Siapa yang memberi tahu ke publik?! aku cuman kasih tahunya ke Len dan Gakupo!' batin Kaito kaget dan bingung.

Akhirnya Kaito dengan perjuangan keras memperjelaskan kalau dia belum bertunangan, alias dia masih single parents (?) eh... salah... maksud chalice masih single alias masih Jomblo, catet JOMBLOOOO! (Reader : Iya! kami sudah tahuuuuu! *ngehajar chalice rame-rame*)

Dengan Kekecewaan, para wartawan yang lupa soal Kaiko soalnya Kaikonya udah kabur, pada akhirnya mereka pulang dengan aura MADESUUUUU!.

Setelah aura (?) para wartawan menghilang, Kaiko segera keluar dari Tempat persembunyiannya.

"Syukurlah mereka sudah pergi~~~" ucap Kaiko santai.

"Kaiko-nee" panggil Kaito dengan aura gelap.

Kaiko langsung tersentak kaget.

"O, Oh! i,iya! Aku kesini mau memberikan surat ini ke Kaito, dari kaa-san"' ucap Kaiko sambil menyerahkan sebuah surat ke Kaito.

"Apa isinya?" tanya Kaito.

"Kaga tahu" ucap Kaiko cuek "Kalau pengen tahu buka saja" lanjutnya.

"Dan Kageito juga" ucap Kaiko sambil menyerahkan ke Kageito yang entah kapan dan sejak kapan ada disana.

"Arigatou, Nee-san" ucap Kageito sambil tersenyum.

kaiko hanya mengangguk lalu di membalikkan badannya.

'Oh, Kami-sama! kenapa Kageito dan Kaito bertolak belakang! padahal mereka kembar tetapi Kaito bersifat dingin sedangkan Kageito bersifat riang, kami-sama , tolong ubah sifat KAito yang dingin karena kaga enak kalau ngomong sama orang yang dingin seperti dia!' batin Kaiko.

Kageito hanya bingung ngelihat kakaknya diam saja "Ka, Kaiko-nee?" ucapnya pelan.

Sedangkan Kaito dia hanya membiarkan Kakaknya yang tumben diam, dan Kaito membuka Surat tersebut dan membacakannya.

To : My Dear son Kaito (?).

From : Your Kaa-san [Rui Shion]

Subject : I know you tired because the repoter (?) (chalice sok inggris)

KAIIITOOOO~~~~ Sebenarnya yang ngasih tahu kau dan kakakmu sudah bertunangan itu adalah Kaa-san lho~~~ Fufufufufu~ jangan marah ya~~ soalnya Kaa-san pengen pertunanganan kau dan Miku dan Kakakmu dengan Mikuo tersebar sejepang~~~~ jadi... jangan bilang kalau kau masih single~~ okay~~~?

P.S : Jangan marah, jangan membunuh, jangan bersiap mengassasin (?) dan mengutuk Kaa-san mu ini ya~~ Peace~ (^ .^)y

Kaito yang membaca nya segera meremukkan Surat tersebut dengan aura menyeramkan.

"Kaiko-nee" panggil Kaito.

"Ya?" jawab Kaiko.

"Boleh ku bunuh Kaa-san kita?" ucapan Kaito membuat Kaiko kaget.

"Ka, Kaga boleh! bagaimana pun Kaa-san adalah orang tua kita! kau tidak boleh membunuhnya!" ucap Kaiko dengan panik.

Kaito menyerahkan kertas yang ia baca ke Kaiko, dengan kebingungan Kaiko mengambilnya dan membacanya.

sedangkan Kageito membaca surat nya dengan seringai menyeramkan lalu pulang dengan senandung (?)

Kageito gugur (?).

Tinggal Kaito dan Kaiko.

"..." Kaiko membacanya dengan santai

"..." Terdapat petir menyabar-nyabar disiang bolong dan Kaiko membeku.

"..." Aura gelap keluar dari tubuh Kaiko.

"..." Kaiko merobek-robek Kertas tersebut dengan aura yang semakin gelap.

KREK! KREK! KREK

Kaiko mempretekkan tangannya dengan suara yang kencang, lalu menepuk pundak Kaito.

"Kaito, Aku bergabung bersamamu, membrantas Kaa-san (?)!" ucapnya dengan aura gelap.

"Baiklah, ayo kita assasin dia nanti malam" ucap Kaito santai disambut anggukan Kaiko.


-dilain tempat-

"LIILYY!" teriak Rui sambil memeluk Lily.

Lily yang sedang asyik duduk tiba-tiba di peluk Rui, Alhasil membuat Lily terjatuh.

Lily di bawah, Rui diatas. (Reader : kok jadi Yuri sih?!/ Chalice : tenang, ini bukan yuri tapi kejadian).

"Ada apa, Rui?" tanya Lily dengan santai.

"Aku mempunyai firasat Kaito dan Kaiko akan membunuhku nanti malam!" ucap Rui sambil nangis.

Lily hanya menghela nafas dan menampilkan wajah mengatakan seperti ini : Salah-sendiri-Iseng-rasakan-karma-mu-itu.

"HUEEEEEEEEEE! Lily! kau jahat! teman dalam kesusahan kau malah asyik-asyikkan mengejekkuu!" tangis Rui sambil memeluk Lily.

Lily semakin menghela nafas dan sweadropped.

BLAM!

Pintu dibuka seseorang.

Muncul seseorang lelaki berambut hitam.

"RUII~~~ Aku tahu kau disitu~~~ Kau tidak menyalamin aku pulang dari amerika?" ucap pria tersebut atau bernama Zeito Shion (Kaga cocok ya? maklum =.='' saya bingung dengan bapaknya Shion bersaudara itu nanti).

Zeito membeku melihat posisi istrinya dan sahabat istrinya.

Latar belakang Zeito : Retak (seperti kaca retak ituloh atau kaya di anime-anime).

'Is, Istriku ternyata seorang yuri!' batinnya sambil teriak.

"Maaf kalau mengganggu" ucap Zeito dan berbalik pergi.

"HEI! BAKAZEITO! INI BUKAN YANG KAU PIKIRKAN!" teriak (Baca : memarahin suaminya dengan tidak sopan) Rui.

Zeito membalik badannya dan mengandah tangannya mirip mau dipeluk.

"Jadi kau masih sayang aku kan?" tanyanya Zeito back groundnya adalah cahaya bertaburan dan bunga-bunga.

Rui segera bangun dan berlari kearah Zeito dengan gaya Slow motion.

"Tentu saja, Zeito sayang~~~" ucapnya sambil lari ala slow motion.

"Ruiiiii~~" ucap Zeito ikutan berlari ala slow motion.

PUK!

Mereka berpelukan dan latarnya banyak Bunga-bunga.

"Romantisnya~~" ucap Lily sambil melempar-lemparin bunga-bunga (ternyata Lily toh yang ngebuat latarnya banyak bunga)


-back to mansion Miku-

Dimansion terdapat Kageito dan Miku, soalnya Kaito belum balik-balik.

Miku dan Kageito sudah selesai makan (Kageito yang masak tentunya), dan mereka segera nonton TV yang kebetulan filmnya sama yang ia sukai.

"DORAEMOOON!" terdengar suara di tv tersebut seperti suara nobita di film Doraemon , olala~ ternyata mereka nonton Doraemon, kekanakan banget~ (*chalice di hajar*)

"Umm... kau mau minum teh tidak, Kageito-kun?" tanya Miku.

"Boleh" jawab Kageito.

Miku segera bangun dan segera berjalan.

Tanpa sengaja Miku terpleset Sampah es krim yang di buang Kageito.

"Uwaaah!" teriaknya.

"Miku-chan, awas!" teriak Kageito bejuang menahan Miku.

Tapi sayangnya Kageito juga ikutan jatuh.

DUAK!

CKLEK!

Secara bersamaan, Kaito masuk ke ruang tamu karena mendengar suara benda jatuh.

Kaito membeku apa yang ia lihat.

baiklah, Chalice akan menjelaskan apa yang Kaito lihat.

Miku ada di bawah dan Kageito ada di atas Miku, CATAT ADA DI ATAS MIKU! (Reader : berisik lu, thor! *ngelempar palu ke chalice*)

Kaito hanya diam dengan keadaan membeku membalikkan badannya.

"Maaf kalau mengganggu" ucapnya dan pergi.

'Eh? Kaito minta maaf?! IMPOSIBBLE!" batin Kageito dan Miku kaget.

"Umm... Kageito-kun..." panggil Miku.

"Ya?" jawab Kageito.

"Bi, Bisakah kau berdiri?" tanya Miku dengan malu-malu kucing (?).

JEGLAAAAAR!

Background Kageito adalah petir menyambar dengan muka kaget ala di komik cewe.

'MUUUKAAANYAAAAAAAAAAAA MANIIIIIS BANGEEEEEEET!' batinnya.

"Te, Tentu" Kageito segera berdiri dengan muka blushing.

"Aku akan ke Kaito untuk menjelaskan semuanya," ucap Miku dan pergi ke luar ruangan menyusul Kaito.

Kageito di ruang tamu sendirian dengan jantung Dag-Dig-Dug-Blar (?).


Kaito berada di balkon (ceritanya ada balkon di rumahnya) dengan tatapan sangaaaat kosong (?).

GRRREEEK!

Miku menggeser pintu (ceritanya Pintunya itu digeser dan bentuk Pintunya kaya di komik-komik, terbuat dari Kaca alias mirip jendela besar yang bisa di geser (?)) Kaito membalikkan kepalannya dan melihat ada Miku.

"Ada apa, kesini? bukannya kau sedang bermesraan dengan Kageito?" tanya Kaito dingin.

OMG! Kaito cemburu! cemburu! CE- *chalice di sumpelin buku skenario*

Seketika Tempat itu menjadi salju dan entah kenapa tiba-tiba ada badai salju (?), WTH?! Kaito itu keturunan Yuki-onna? sehingga bisa mengeluarkan badai salju saking dinginnya?!

"Hei, aku mau bilang kalau..." belum saja Miku menyelesaikan kata-katanya dia sudah di potong Kaito.

"Oh... yayaya... aku sudah mengerti jadi pergi lah" ucap Kaito masa bodo dengan aura supeeeer dingin.

Tiba-tiba muncul Glacier versi mini di balkon tersebut. Miku hanya sweadropped melihat ada badai salju mendadak (?) dan Glacier yang entah kapan muncul, pasti kerjaan author yang iseng (Chalice : TENTUUUU XD, BIAR ADA EFFECT SIFAT DINGINNYA KAITO XD)

#oke abaikan saja yang diatas.

"DENGER KATA-KATA KU DULU, BAKAITO!" teriak Miku kesal sampai-sampai nimpuk Kaito pakai Negi busuk.

"..." no respon dari Kaito yang mukanya masih datar (Datar? habis di lindes Kagamine twins pakai mesin giles atau roadroller mereka? *di hajar Kaito dan Kagamine twins*)

"Umm... Tadi aku lagi jalan terpleset dan untungnya di selamatkan Kageito, tapi dia ikutan jatuh juga... jadinya kaya begitu..." jelas Miku karena dia kaga mau ada kesalah pahaman, bukan karena ia suka Kaito tapi dia kaga mau aja ada kesalah pahaman.

Seketika glacier dan badai salju mendadak muncul di balkon seketika hilang (Reader : Jah, Authornya masih munculin itu dua benda... di kira udah hilang =.='') dan suhu kembali normal.

"Ya, Ya,Ya... ngerti... sudah masuk dan jangan ganggu aku bersantai" ucap Kaito ketus sambil makan es krim nya yang entah kapan ada di situ.

"HEI! KAU SERIUS KAGA DENGER PEKATAAN KU!" teriak Miku kesal sambil menggoyang-goyangkan pundak Kaito. Seketika Miku diam, dia melihat Kaito sedikit bersemu merah sambil tersenyum, Spontan saja Miku langsung blushing.

DEG!

Miku terus menatap Kaito dengan muka blushing.

'I...Ini pertama kalinya aku melihat dia tersenyum dan di tambah rona di mukanya semakin membuatnya manis dan ke- UWAAAAAAH! APA YANG KUPIKIRKAN!' batin Miku sambil kebingungan.

Kaito yang melihat Miku seperti itu hanya diam saja, lalu ia segera berjalan masuk.

"Kau mau kemana?" tanya Miku.

"Ke dapur, aku mau memasak makan malam" ucapnya santai sambil menutup pintu tersebut.

CKLEK!

terdengar suara terkunci.

PLEASE WAIT A MINUTE...

.

.

.

.

.

.

.

.

"HEEIIII! BAKAITO! ELU KOK KUNCI NIH PINTU! BUKAAAA!" teriak Miku sambil jedor-jedor tuh Pintu.

CKLEK!

Pintu sudah tidak di kunci lagi.

BUAK!

Miku melempar negi busuk yang entah kapan ada ke Kaito.

"TEGAAAAAAAANYAAAAA! MENGUNCI SEORANG WANITA DI BALKON!" teriak Miku.

"Lupa kalau ada orang di balkon" ucap Kaito santai sambil berjalan.

"SANTAI BANGET NGOMONGNYAAAA!" teriak Miku kesal.

Suara Miku alhasil membuat Semua warga kaget sampai-sampai ada yang nyukur rambut jadi botak di bagian atas (?), ada perempuan yang lagi ketawa-ketawa hihihi diatas pohon jadi jatuh, dll.


-di tempat Kaiko-

Mikuo sweadropped apa yang ia lihat.

Kaiko sudah memakai baju ala ninja dan membawa katana dan alat-alat ninja yang entah kapan dia punya.

"Um... Ka, Kaiko... kau... buat apa... kau memakai baju itu?" tanya Mikuo sambil sweadropped.

"Buat apa? tentu saja mau meng-assasin Kaa-san di rumahnya" ucap Kaiko dengan aura gelap.

Dan terjadilah malam panjang di kediaman tempat Mikuo dan Kaiko, Mikuo berjuang keras (Baca : Berjuang menahan) Kaiko agar Kaiko tidak membunuh Kaa-sannya sendiri.

~TBC~


Chalice : Wow! 3000 Word! buset, saya nguras semua Ide saya ke chap ini sampai-sampai 3K+!

Miku : Gitu doank bangga =.=''

Kaito : Baca cerita mu sendiri sana *nunjuk di atas*

Chalice :*baca lalu pundung* Semakin GaJe nih fic *sweadropped*

Kaito : Aku bukan yuki-onna! yuki-onna kan cewe! aku cowo! cowo tulen!

Miku : Ceritanya gaje banget apalagi yang mau bersambungnya.

Chalice : *pundung* Minta review gih!

Miku dan Kaito : REVIEW YAAAA XD.

Mind To Review?