Chalice : Alooohaaa~~ Chalice update XD.
Reader : Berisik lu, thor *nendang chalice*
Chalice : Miikku! chalice sediiih DX *meluk-meluk Miku lalu di seret KAito ke belakang panggung (?)*
Miku : *sigh* Feedback :
Harada Ayumi-chan :
Kissu? kita lihat saja, cuman saya takutnya jelek acara Kissunya DX,
benarkah bikin ketawa? saya bahagia ada Reader tertawa XD.
saya sudah update XD karena saya takut slenderman (?) XD.
terimakasih atas reviewnya, Hara-chan~
.
Yatogami Kuroh Hana :
tenang saja, saya kaga masalahin para review mencurhat XD di ficku kok XD.
Saya juga lebay XD (Len : Gitu aja bangga sih, bakauthor!/ Chalice : Jangan lindes saya, lenny *sujud-sujud di depan Len*) benarkah? saya senang ada yang komentar demikian XD.
pasangan bebas? berati kau suka pairing apa saja ya? kalau saya sih bukan pairing bebas jadi saya mungkin sama kaya temanmu cuman bedanya saya kaga suka LukaxKaito, LenxLuka dan MeikoxKaito (maaf jika penyuka pairing ini merasa kesal apa yang kukatakan) #oke chalice sudah mulai mencurhat.
Uwaaah~~ saya senang anda setia membaca fic saya yang ini XD Chalice nama yang misteri? Huweee XD arigatou atas pujiannya saya senang ada yang berkata demikian XD sangat-sanga-sangat-sangat senang XD.
boleh, boleh XD.
terimakasih atas reviewnya, hana-chan~
.
KagamineBella :
GaJe? hehehehe... maklum saya waktu itu lagi sarap dan gilanya kambuh lagi, alhasil jadi kaya gini ceritanya XD.
Sudah lanjut~
terimakasih atas reviewnya, Bella-chan~
kaito : Disclaimer : Vocaloid bukan milik Chalice07 tapi Yamaha dan crypton Future media.
Warning : Makin GaJe di karenakan penyakit SARAP author meningkat, Sarap, Aneh, kaga nyambung, kaga jelas, authornya maksa, Lebay, OOC, TYPO, tidak memenuhi syarat EYD, dll.
Kageito : Happy Reading XD.
~HAPPY READING~
-05.05-
Miku bangun dari tidurnya yang kebetulan dia bangun pagi, dia sih tidak heran lagi di sebelahnya ada Kaito, walau dia agak malu dan kesal sih.
Kageito tidur di sebuah ruangan yang entah kapan tiba-tiba muncul sebuah kamar untuk Kageito, Sebenarnya Miku mau nyuruh Kageito Tidur sama Kaito dan dia tidur di kamar itu, cuman sayangnya Kageito tidak suka tidur sama Kaito, mau kaga mau ya seperti itulah...
Miku mendapat giliran hari ini dia yang masak makan pagi dan malam, walau masakannya itu di kartegorikan 'beracun' (?)
Miku segera berjalan kearah dapur untuk mempersiapkan sarapan pagi.
'Hari ini masak apa ya?' batinnya dan membongkar isi kulkasnya.
"Oke! ku putuskan hari ini masak Sup!" ucap Miku sambil mengepalkan tangannya.
Miku segera memasak, memotong wortel dan kentang, memasukkan daging ke dalam panci yang berisi air, sesudah beberapa menit dia memasukan wortel, kentang dan kacang panjang yang sudah di potong, di beri garam, micin dan lada secukupnya ( Reader : Thor, ngejelasin gak usah sedetail gitu! memang ini acara memasak? / Chalice : Gomeeen DX)
"Sudah jadi~" teriak Miku senang dan mencoba sedikit masakannya.
"HEEEEM~~~ Enak!" ucap Miku bangga karena baru kali ini dia berhasil karena dia memasak dengan bantuan buku resep.
Miku segera menata meja dan menyiapkan sarapan pagi yang entah kenapa sup jadi sarapan pagi.
-06 : 20-
"ohayou... hoam" sapa Kageito saat melihat Miku, kelihatannya dia baru bangun dan sudah memakai seragam sekolah.
"Ohayou, Kageito-kun~" sapa Miku yang sedang duduk di meja makan.
"Hari ini giliran mu yang memasak ya?" tanya Kageito sambil duduk.
"Iya," jawab Miku
Kageito melihat sekeliling ruang makan merasa ada yang hilang (?)
"Kaito belum bangun ya?" tanya Kageito sadar.
"Iya, ya... tumben dia belum bangun, biasanya dia bangun yang pertama kecuali hari libur" ucap Miku baru sadar.
"Ohayou..." sapa Kaito dengan biasa datar tapi ada sedikit perbedaan, suaranya kelihatan lesu
"Ohayou, Kaito-nii~" ucap kageito dengan senandung.
"Ohayou, BaKaito" ucap Miku.
Tumben-tumbenan Kaito tidak membalas perkataan (Baca : Mengejek) Miku, alhasil membuat Kageito dan Miku saling berpandang dengan heran.
Dan mereka mulai makan pagi.
"Terima...kasih atas maka...nannya" ucap Kaito dengan lesu.
Miku yang di depannya hanya bingung, muka Kaito memerah dan nafasnya tersenggal-senggal.
BLUK!
Kaito pingsan dan jatuh di pundak Miku alhasil membuat Miku kaget.
"Oi! BaKaito bisakah kamu pergi dari pundakku ini?" tanya Miku kesal.
"..." tidak ada jawaban dari Kaito, yang terdengar suara nafas nya yang semakin tersenggal-senggal.
"Kaito?" Miku memanggil sekali lagi si Kaito.
Kageito yang sedang habis mencuci piring (?) segera menghampirin mereka.
"Ada apa dengan Kaito-nii, Miku?" tanya Kageito.
"Kaga tahu, dia tiba-tiba jatuh di pundakku dan mukanya merah dan kelihatan pucat" ucap Miku khawatir.
Kageito memegang kening Kaito dan dia segera menarik tangannya dengan cepat.
"Kaito sakit panas dan badannya panas sekali, ayo kita bawa kekamarnya!" ucap Kageito panik dan meggendong Kaito.
Yah, walau mereka yang sedikit di cap tidak akur tetapi mereka tetap sayang dengan saudara mereka sendiri. ( penjelasan chalice kaga jelas)
-di kamar Kaito/ Miku-
Kageito menutup tubuh Kaito dengan selimut, sedangkan Miku mengopres Kaito dengan kain basah.
"Hmm... 40 derajat celcius, cukup panas" ucap Kageito memeriksa Termometer "Aku ambil es batu dulu" ucap Kageito lagi dan hendak pergi.
"Kamu ke sekolah saja, biar aku yang mengurus Kaito dan biar aku saja yang ambil es batunya" ucap Miku dan hendak keluar kamar.
"Ta, Tapi..." ucap Kageito mau membantah.
Miku menghadap Kageito dengan tatapan khawatir.
"...Aku mengerti..." ucap Kageito dan mengambil tasnya "Tolong jagain Kaito-nii" lanjutnya dan pergi keluar rumah.
Blam (suara pintu di tutup)
Miku segera ke dapur untuk mengambil es batu dan menaruh es batu itu di dalam kain dan kain itu diikat, sesudah itu Miku membawa kain berisi es batu ke kamar Kaito.
-Kamar Kaito/Miku-
Miku melihat Kaito sedang duduk di ranjangnya.
"Kaito, kau harus tidur, Kau sakit panas" nasehat Miku mirip emak-emak *chalice di timpuk negi*
"Berisik... kau kaya ibu-ibu yang menasehatin anak kecil" ucap Kaito ketus.
"Aku begini khawatir, walaupun kau menyebalkan kau tetep teman sekelasku (Baca : Tunangan *chalice di timpuk negi busuk*)" ucap Miku dan mendorong Kaito agar tidur.
"..." Kaito hanya diam saja.
"Makanya jangan makan es krim banyak-banyak, itu akibatnya... Kau sakit jadinya" nasehat Miku sambil menaruh kain berisi es batu di kepala Kaito.
"..." Kaito hanya diam saja cuman eksperesinya mengatakan seperti : Walaupu-begitu-saya-tetep-suka-aisu!
Miku hanya menghela nafas melihat ekspresi Kaito itu.
"Aku beli bubur dulu, tunggu disini ya" ucap Miku kaya memerintah anak kecil menjaga rumah.
"..." Kaito hanya diam saja tapi tetep melihat Miku.
Miku berbalik pergi dan berjalan tapi...
THUD!
Miku kaga sengaja Tersandung kakinya sendiri.
"WAAA!" teriak Miku dan hampir jatuh.
Kaito yang melihatnya terkejut.
DUAK!
Miku sebenarnya berhasil di tolong Kaito cuman karena Kaito lagi sakit akhirnya mereka jadi jatuh dan hasilnya adalah...
Miku dan Kaito kaga sengaja KISSU! Para Reader yang budiman! KAITO DAN MIKU KISSU, PERMISA! (Reader *nimpuk chalice* kami sudah tahu! cepat lah lanjutin nih fic!/ chalice : Gomeeen DX) Mata mereka terbelalak kaget.
Sayangnya itu cuman terjadi dalam 5 detik saja.
Miku saking kagetnya segera berdiri dan berjalan mundur sampai pojokkan sambil memegang bibirnya dengan dua tangan dan mukanya blushing berat.
Kaito segera bangun cuman dalam posisi duduk sambil memegang bibirnya dengan 1 tangannya, entah dia blushing atau apa karena ia sakit dan otomatis wajahnya merah donk? jadi kita kaga tahu, hanya Kaito, author dan tuhan yang tahu.
"UWAAAAAAAAH! First kiss ku! teganya kau mencuri first kissku! aku tidak rela kau yang memegangnya!" teriak Miku histeris.
Miku... First kiss mu dari awal sudah di ambil Kaito saat kau tidur... *geleng-geleng kepala*
Kaito hanya diam saja dengan pandangan malas.
Miku akhirnya segera tenang karena tahu di depannya ini ada orang sakit.
"Kau segera tidur dan aku akan membelikan obat dan bubur untuk mu" ucapnya dan pergi keluar kamar.
Kaito hanya diam saja dan segera bangun dan berjalan ke ranjangnya dengan lemas.
Miku sampai dirumah sambil memegang kantong yang berisi Bubur dan Obat-obatan.
"Tadaima" ucap Miku.
SIIING... hening...
Miku berjalan ke dapur dan menaruh bubur tersebut ke piring dan ia juga tidak lupa membawa obat yang ia beli dan segelas air putih.
Miku berjalan ke arah kamar Kaito sambil membawa 3barang tersebut.
CKLEK!
Miku membuka pintu dan melihat Kaito sedang duduk di ranjangnya sambil membaca buku.
"Geez... Kau musti istrirahat atau kau akan semakin parah sakitnya" ucap Miku sambil memberikan piring bubur itu.
"Ayo makan Bubur ini" perintah Miku.
"Aku tidak mood makan" ucap Kaito ketus dan dingin.
"Harus! nanti minum obatnya bagaimana!" ucap Miku sambil mendekatkan piring atau bisa di bilang mangkok berisi bubur tersebut.
"Karena itu aku tidak mau makan dan aku juga tidak ada mood makan" ucap Kaito kesal.
"Kalau begitu Semua es krim mu akan kulempar ke pembakaran massal (?)" ucap Miku sambil berkacak pinggang (Dan tentu saja mangkok nya di taruh di meja)
"Cih! Fine!" ucap Kaito kesal dan menerima mangkok bubur tersebut.
Sayangnya... Sendok nya jatuh.
"Geez... kenapa bisa jatuh sih!" ucap Miku kesal melihat kasur tersebut kotor.
"Namanya juga sakit, pasti badan lemas, Hatsune Miku" ucap Kaito ketus.
Miku kesal sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, lalu dia mengambil mangkok dan sendok tersebut.
"sini, ku suapinin" ucap Miku kesal dan menyodorkan sendok tersebut ke Kaito.
"..." Kaito menatap Miku "Tidak mau" ucap Kaito ketus.
"Harus!" teriak Miku dan terjadilah perang ke sepuluh yang terjadi di rumah tangga Miku dan Kaito (Miku : KAMI BELUM MENIKAH, BAKAUTHOR! *nimpuk chalice pakai negi*)
Setelah Miku selesai menyuapin secara lembut (Baca : Paksa) dia segera menyodorkan Gelas dan obat ke Kaito.
"Apa?" tanya Kaito dengan kepala yang ada 4 segi-segi.
"Minum obatnya" ucap Miku kesal.
"Nanti ku minum" ucap Kaito.
"Ya sudah, ku taruh di meja" ucap Miku "Aku mau nonton TV" lanjutnya dan pergi keruang tamu.
"..." Kaito hanya diam saja dan terus menatap Pintu yang perlahan-lahan di tutup.
"TADAIMAAAA~~" terdengar suara Kageito sambil memegang banyak bungkusan yang berupa : 1 keranjang buah pisang raja, 1 keranjang buah jeruk, keranjang wortel, satu keranjang terong, satu keranjang ikan tuna, satu keranjang es krim, satu keranjang cabe, Satu keranjang Roti, dan banyak lagi, sampai-sampai Kageito kewalahan.
"Okaeri, Kageito-kun" ucap Miku melihat Kageito.
Miku langsung cengo ngelihat Kageito membawa banyak keranjang.
"It, Itu buat apa?" tanya Miku ke Kageito.
"Ini, dari teman-teman kaito yang mendengarnya, yang pisang dari Len Kagamine, Jeruk dari Rin Kagahime, Wortel dari Gumi Megapoid da Gumiya Megopoid, Tuna dari Luka dan Luki megurine, Terong dari Gakuko dan Gakupo Kamui, Es krim dari ku, cabe dari Akaito, Roti dari Ted Kasane dan Teto Kasami, dan sisanya dari fans clubnya" ucap Kageito sambil menaruh barang-barang tersebut ke meja.
Kageito si Deliver man mendadak merasa cape! *chalice di cekek mati*
'Tumben Len, Rin, Luka, Luki, Gakuko, Gakupo, Ted, Teto, Gumi, Gumiya, membagi-bagikan Makanan kesukaan mereka satu keranjang... biasanya satu buah' batin Miku.
"Oh ya, bagimana keadaan Kaito-nii?" tanya Kageito sambil berjalan ke ruang tamu.
"Entah lah, saya periksa dulu" ucap Miku dan pergi kekamar kaito.
-Kamar Kaito/ Miku-
CKLEK!
"Kaito, apa kau sudah minum obatnya?" tanya Miku.
Miku melihat Kaito sedang tidur di ranjangnya dengan muka yang...UUUUH IMUUUT XD.
'Kaito kalau tidur mukanya imut dan kelihatan innosen, tapi kalau sudah bangun jadi monster es (?)' batin Miku sambil tersenyum.
Miku melihat di meja, Gelas dan Obat tersebut kelihatan belum di pegang sedikit pun oleh si Kaito.
Miku yang entah kapan ia memegang sendok mungkin dia mau beresin mangkok bekas bubur itu kali ya...
KREK!
Terdengar suara sendok di hancurin Miku karena kesal.
'Lelaki ini... dia sedikitpun belum memegang obat nya!' batin Miku kesal.
"Oi! BaKaito! minum obatnya! bagaimana kalau panasmu makin parah!?" omel Miku sambil menggoyang-goyangkan badan Kaito.
"..." No respon dari Kaito.
"Gr... Lelaki ini!" ucap Miku kesal...
"...Miku..." terdengar suara igauan Kaito.
Miku yang mendengarnya segera blush.
'Dia mimpi apa sampai-sampai mengigau memanggilku?" batin Miku dengan muka blushing.
"...Jadi cewe jangan kasar..." lanjut igau Kaito.
BRUK!
Miku yang udah ke-geeran langsung jatuh ala anime.
"Lelaki ini..." ucap Miku kesal sambil memegang palu besar yang entah kapan ada buat memukul Kaito.
Miku menghela nafas, dia segera mengambil obat tersebut dan memasukannya ke mulutnya dan meminum sedikit air lalu dia menghadap Kaito dan mendekatkan muka dia dan Kaito.
Ehem... mau tahu apa yang terjadi?
Mau tahu?
Kaito dan Miku kissu, Miku mentransfer (?) obat di mulutnya ke mulut Kaito yang sedang tidur dengan cara Kissu.
Miku segera melepaskan Kissu nya dengan muka merah padam.
"Huh! jangan berpikir apa-apa, aku cuman mentransfer Obat itu kemulutmu!" omel Miku ke Kaito yang masih tidur
"..." kemudian Miku diam saja dan duduk di sofa terdekat dan tertidur.
Miku tidak menyadari bahwa dari tadi Kageito mengintip dari celah pintu.
-Malamnya-
"Kau sudah sembuh, Kaito-nii?" tanya Kageito melihat Kaito sehat walfiat yang berjalan ke meja makan.
Kaito hanya mengangguk saja.
"Mana Miku?" tanya Kageito yang sedang duduk di meja makan menunggu Miku yang memang hari ini kan dia yang masak.
"Maaf... kalau...la..ma..." ucap Miku dengan muka memerah dan pucat.
BRUK!
Miku pingsan.
"UWaaah! kali ini giliran Miku yang sakit!" teriak Kageito sambil memegang Kening Miku.
"Akan ku bawa ia ke kamar" ucap Kaito dan menggendongnya ala birdal style.
Kageito yang melihat Kaito berjalan ke kamarnya hanya komat-kamit berdoa.
"Semoga selanjutnya bukan aku yang sakit!" doa Kageito sambil komat-kamit setelah melihat 2 orang yang seatap dengannya sudah kena sakit panas, ia takut Miku sembuh giliran ia yang sakit.
~TBC~
Chalice : *muka blushing* Huahahahaha... saya kaga biasa ngebuat adegan kissu begitu...
Miku : Huweee! aku sudah di kissu 3 kali DX.
Chalice : Tau dari mana kau? yang pertama kaukan tidur?
Miku : Aku ngebaca ficmu!
Chalice : Oh... *berjalan mundur*
Miku : DAn saatnya membejek Chalice! *mengambil roadroller twins kagamine dan mengejar chalice*
Chalice : *ngacir* Untuk Reader maaf jika Kissunya kurang DX.
Miku : Tunggu! *ngejer chalice pakai roadroller*
Len & Rin : RoadRoller kami! *ngejer miku*
Kaito : Review ya XD.
MIND TO REVIEW?
