Chalice : Gomeeeen! kalau Updatenya lama DX tapi mungkin chap selanjutnya very slow Update karena ide dan mood Chalice lagi tidak mendukung DX tapi tenang saja kaga bakal Discontinued karena Chalice sudah menetapkan hati untuk tidak mendiscontinued nih fic!
Miku : Sudah selesai curcolnya dan mulai Feedbacknya! :
-Reviewer di chap 6 yang belum di bales-
OrinariNesu-chan :
Iya, anda benar. dia tersenyum karena Miku tidak macam-macam dengan Kageito XD.
Benar, saking keselnya mereka ingin 'memberantas' kaa-sannya sendiri... anak durhaka (?) tersebut jangan di tiru oke *chalice di timpuk 2 es krim versi jumbo*
benarkah? bagus lah slow motionnya bikin tertawa XD.
Sudah update malah sudah update ke chap ke 8.
terimakasih atas Reviewnya~
Aprian .K .Len :
Chalice : Setuju! mustinya kau mengeluarkan bongkahan es atau longsor salju, Kai-Kai!
Len : Yuki-onna versi cowo, Si Kaito-nii?
Kaito : Aku bukan Yuki-onna! aku cowo! yuki-onna itu perempuan! dan jangan panggil aku Kai-Kai
Chalice : benar! Zeito terlalu nafsu sampai-sampai punya anak 6 sebenarnya si Zeito pengen buat lagi cuman- *chalice kena ketok es krim berwarna hitam (?)*
Mikuo : Ap, apa?! Kenapa kau nosebleed melihat pakaian seksi Kaiko ini! *nyiapin Negi*
Kaiko : *memakai baju ala ninja, lewat di depan Mikuo*
Mikuo : *pingsan sambil nosebleed*
Chalice : Benar juga ya...
Sudah update~
Terimakasih atas reviewnya~
- balasan review di Chap 7-
Yatogami Kuroh Hana :
silahkan saya kaga melarang kok *smilling*
Bikin blush? saya juga pas ngebuatnya tiba-tiba muka saya ikutan blushing, guling-guling? saya pikir bagian ini gak bikin ketawa ternyata bikin para reader ketawa~~ *bahagia*, Ke-Keren? akhirnya ada yang bilang saya keren *nangis bahagia*
Saya juga suka dengan KaiMiku.
TYPO? *pundung* ternyata masih ada toh... yosh! saya akan terus berjuang mengurangi hama-hama (?) yang bernama TYPO tersebut!
anda kaga cerewet kok, malah saya senang ada review yang kaya gitu, dan saya juga cerewet lho #bangga. (Len : Gitu saja bangga =.='' / Chalice : Kaga apa donk!)
sudah update~
terimakasih atas reviewnya~
Harada Ayumi-chan :
ciuman pertama Miku diambil waktu di chap 4 atau 5 ya? chalice lupa #plak.
Chalice : *ngelihat Kaito sambil sweadropped*
Kaito : *pundung sambil cakar-cakar tembok*
Chalice : BAKAITO! Ngilu tau! *nimpuk kaito pakai buku skenario*
Kaito : *tepar*
benarkah? saya senang ada yang bilang saya baik padahal saya ini pencinta buku berisi Psikopat (mulai lagi dah, sifat kaga nyambung chalice)
Ne-Nenek gayung? Ka-kakek ember? *sujud-sujud* Chalice belum mau matiiii! Maafkan chalice kalau membuat dosa mpok, mbah! *sujud-sujud di depan nenek gayung dan kakek gayung (?)* Karena pernah umpetin Gayung dan ember anda! (?) #abaikan saja si chalice yang gila.
terimakasih atas reviewnya~
Hatsune Cherry :
Kaga apa kok XD.
bagian Miku menghancurkan Sendok kedengaran aneh? *membaca ulang* Iya deh DX, ini sebenarnya Miku megang tuh sendok cuman karena mendengar igauan Kaito akhirnya saking keselnya tanpa sadar tuh sendok penyok karena tenaga super Miku.
Benarkah? saya akhirnya banyak peningkatan *tangisan bahagia*
Le, Lebih dari itu? *Pikiran aneh-aneh dimulai* *melirik KaiMiku lalu membisikin sesuatu* Maksudnya french kiss? Nanti saja kalau mereka sudah nikah, atau kalau perlu rated M nya saya buatin *mesum mode : ON* (Len & Rin : Ingat umur woy! *ngelindes Chalice*)
hehehehe... abaikan saja perkataan saya yang membahas kissu itu XD.
oke! saya akan keep writing! terimakasih atas penyemangatnya!
Terimakasih atas Reviewnya~
OrinariNesu-chan :
Benarkah? saya senang jika ada yang bilang cerita saya makin menarik *nangis bahagia*
Benar~ Miku sakit karena 'kissu' dengan Kaito, karena penyakit Kaito menular ke Miku~
Saya akan berjuang sampai tamat (semoga #plak.) terimakasih atas penyemangatnya~
sudah udpate~
Aprian .K .Len :
Suka aneh? kalau saya bilang sistemnya FFN-nya, soalnya saya pernah mereview di cerita orang lain cuman hasilnya kok gak muncul-muncul atau gak punya saya gak ke login padahal sudah login atau gak saya kaga login (saya main di rumah) karena saking males login saya mereview cerita orang cuman hasilnya... antara kaga berhasil-berhasil atau gak punya saya masih ke login cuman kaga kelihatan #chalice sudah dalam mode mencurhat.
benarkah? kaga kebanyakan note dan romancenya terasa? *mata bersinar-sinar*
wow, ... *melihat aprian dengan pandangan aneh lalu menjauh sedikit* #oke abaikan saja.
Kalau kau apa-apain Miku bisa-bisa si Kaito menghunus Gergaji esnya lho, hati-hati soalnya saya pernah kena gergaji esnya (?).
*ngelihat dada Miku dan Rin* kalau di lihat-lihat dada kalian kecil ya... (Rin dan miku : *sudah nyiapin negi dan roadroller*) *ngelirik ke arah Len* Len malah lebih flat (?) (Len : Ya iyalah! gua cowo bodoh! / Chalice : Kok muka lu lebih mendekati ke perempuan? *innocent face* / LenRinMiku : *ngebunuh chalice*)
*hidup lagi* sudah update~
terimakasih atas reviewnya~
Kagamine Bella :
3 kali? hehehehe... nanti saya di gampar mereka, sekarang saja saya sedang bersembunyi dari serangan 'maut' mereka *bersembunyi di balik tong sampah (?)*
terimakasih atas reviewnya~
Hikari-chan :
Ta-Tambahkan *blushing* hehehe... kelihatannya belum bisa deh XD, soalnya... Saya kaga kuat ngebuat kissu banyak-banyak, kaga tahu kenapa... tapi tenang saja Chap ini ada kok cuman agak GaJe saja XD.
sudah update.
romance? saya kaga tahu romance kaya apa #plak. tapi saya akan berusaha menambahkannya.
terimakasih atas reviewnya~
Shiinonome :
konnichiwa, shiino-chan~, Alurnya masih tempat yang sama? Yap betul XD soalnya saya bingung mau taruh dimana alurnya XD.
Benar juga! Saya kaga berpikir demikian! *menepuk tangan* soalnya adegan kissu si Miku mentransfer obat itu terinspriasi dari komik Junjou romantica bagian egoist (jujur saya suka banget baca komik itu cuman kalau bagian ada rate Mnya langsung saya skip soalnya saya masih di bawah umur)
TYPO masih ada? *pundung* saya sudah mencoba cuman tangan saya kaga bisa di ajak kompromi.
Jaa ne~ (?).
terimakasih atas reviewnya~
Hikari San :
Hai juga XD.
Ngelihat Miku sakit o_0 gomen... kelihatannya saya kaga bisa nampilin soalnya udah saya skip XD.
Romance? doakan saya semoga di chap ini romancenya terasa soalnya saya kaga begitu bisa membuat romance XD.
Membuat Kaito cinta ke Miku? heheheh *evil grin* Saya juga kaga tahu kapan #plak.
Chalice : Oi, Kaito! jangan terlalu dingin! ntar nih ruangan jadi kutub utara (?) lho!
Kaito : Memang begitukan di skenarionya?! dan lagi bagus donk mencuekkan gadis-pencinta-negi-yang-kasar-itu!
Miku : What do you say, BAKAITO! *ngehajar KAito pakai negi*
Err... abaikan saja dialog diatas...
Miku get kidnappednya? Bakalan saya update kalau ada niat dan ide ya XD *chalice di tendang sama reader yang menunggu Miku get kidnapped* Gomen... saya kaga bisa update soalnya ide dan mood sedang tidak mendukung DX.
Sudah update~
terimakasih atas Reviewnya~
Oke! terimakasih atas penyemangatnya! saya akan terus berjuang untuk bisa mengupdate fic-ficku!
Disclaimer : Vocaloid bukan milik Chalice, tapi yamaha dan crypton future media. tapi cerita ini milik Chalice07.
Warning : Makin GaJe, Romance hilang disini, Abal, OOC, TYPO, tidak memenuhi syarat EYD, Lebay, Bahasa gaul terdektesi disini, Alur kecepatan, Kaga nyambung karena Chalice lupa dengan alur cerita karyanya sendiri #plak.
Kaito : Happy Reading~ *makan es krim*.
~Happy Reading~
-Di suatu tempat-
Terlihat gadis berambut hitam memandang sebuah surat dengan gemeteran.
Lily yang baru saja datang di kediaman Shion melihat sahabatnya sedang gemeteran entah kenapa.
PUK!
"HYAAAA!" teriak Rui kaget ketika merasa sebuah tangan menepuk pundaknya.
"Oh, Lily. Kau menganggetkan ku," ucap Rui sadar kalau yang menepuk pundaknya adalah Lily.
"Kau membaca apa? sampai-sampai gemeteran badanmu," ucap Lily.
Rui menghela nafas dengan pasrah.
"Ngomong-ngomong mana 3 anak dan suami mu itu?" tanya Lily sambil menengok kanan dan kiri.
"Mereka pergi belanja, soalnya persediaan makanan habis," ucap Rui sambil santai.
Lily hanya sweadropped ria melihat Rui.
'Dimana-mana istri yang belanja makan malam, ini suaminya... hadeh...hadeh...,' batin Lily sambil geleng-geleng.
"Oh ya, Lily. apa kau ingat sepupu Kaito yang bernama Teito itu?" tanya Rui ke Lily.
"Ah, Anaknya si... siapa saya lupa, Anaknya yang psikopat itu kan," ucap Lily kebingungan.
"Anaknya Tei sukone dengan Mokaito (?)," ucap Rui mengingatkan.
"Tu, Tunggu jangan bilang ka, kalau...," ucap Lily dengan ketakutan.
"Ka, Katanya Teito itu mau ke sekolah yang sama dengan Kaito...," ucap Rui.
Please wait a minute.
.
.
.
.
.
"KYAAAAAAA! Aku harus meng-evakuasi Kaito, Akaito, Kaiko, Kageito, Kikaito, Nigaito! Sebelum mereka di otopsi Teito!" teriak Rui secara tiba-tiba sambil lari-lari kesana kemari.
Lily yang melihat Rui yang agak Telmi dan heboh sendiri hanya sweadropped-ria.
Lily melihat kertas surat tersebut ada di lantai karena penasaran ia ambil dan membacanya.
"To : Rui, My bestfriend after Lily.
From : Tei Shion (?).
Rui~~~ Si Teito akan ke sekolah yang sama dengan Kaito dan Kageito lho~katanya dia penasaran dengan calon istri si Kaito the prince ice itu lho~~ mungkin 3 hari lagi dia akan datang dengan segera alias dengan pesawat jet (?)~~ ah~ pasti ada Lily di situ kan~? pasti kau komen kalau saya terlalu melebih-lebihkan sampai-sampai memakai pesawat jet~? tenang saya kaga jadi soalnya sayang bensinnya namanya juga jaman krisis BBM (?).
Kecup cinta untuk dua sahabatku~
by : Tei Shion (?) *hati*"
Lily yang melihat ke SARAP-an sahabatnya yang sudah tingkat akut hanya cengo.
"Ke, Kecup cinta? dia masih belum berubah juga ya," ucap Lily sambil melipat kertas itu dan menaruhnya di meja.
Lily segera menghadap ke Rui yang masih saja lari kesana-kemari.
"Hei, Rui. Kau tahu kapan Teito kesekolah Kaito?" tanya Lily.
Rui yang mendengarnya segera menghetikan aktivitas lari-larinya dan berpikir ala dektetive.
"Umm... seminggu lagi!" ucap Rui dengan tidak yakin.
Lily yang mendengarnya segera menepuk jidatnya.
"Katanya dia akan datang 3 hari lagi, apakah kau tidak baca seluruh isi surat ini?" tanya Lily dengan tatapan tidak percaya.
Rui hanya menggaruk-garuk kepalanya sambil cengengesan lalu menggeleng-geleng kepalanya.
"Astaga...," ucap Lily sambil geleng-geleng plus sweadropped.
-Miku and Kaito place- -At 06 : 00 PM-
"Hei, Kaito-nii, Miku-chan~" Panggil Kageito sambil memegang baki yang berisi makan malam.
"Ada apa?" tanya Miku yang sedang duduk di meja makan bersama Kaito.
Kaito hanya menatap Kageito.
"Bagaimana kalau kita besok pergi ke Pantai~ Besokkan Libur 3 hari~ dan sudah lama kaga ke pantai juga saya, Miku mau kaga ke pantai?" ucap Kageito dengan mata berseri-seri.
"Boleh! Boleh! Aku ikut!" teriak Miku antusias.
Kageito menatap Kaito.
"Tidak...," ucap Kaito singkat sambil membaca buku.
"Ayolah, kamu harus ikut! kan kau tahu sendiri aku tidak bisa menyetir kendaraan, kau tahukan terakhir ku memakai kendaraan yang ujung-ujungnya berakhir dengan keadaan meledak (?), aku juga kaga mau naik kendaraan umum, takut ada apa-apa!" Teriak Kageito (Pantesan ngajak Kaito, buat jadi supirnya toh *manggut-manggut lalu kena timpuk es krim*)
"Kaga," ucap Kaito singkat lagi.
Kageito yang Kesel akhirnya hanya menghela nafas.
"Ya sudah, Miku-chan~ Kita pergi kepantai berdua saja yuk~~~ Tanpa Kaito~ tenang saja aku akan mengendarain kendaraan dengan aman kok!" ucap Kageito santai.
"Oke! yang penting kepantai!" teriak Miku happy.
Kaito yang mendengar kata 'berdua saja' Kaget dan terdiam.
PLUK!
Kaito menutup halaman buku tersebut dan menoleh ke arah Kageito.
"Aku ikut...," ucap Kaito sambil memutarkan bola matanya walau dia malas pergi.
"Baiklah! Besok kita pergi kepantai!" teriak Kageito antusias.
"Oh ya, ngomong-ngomong kenapa sekolah libur 3 hari?" tanya Miku.
Kageito menepuk jidatnya.
'Oh iya! dia kan sakit demam hari ini! pantasan tidak tahu!' batin Kageito.
"Begini, penyebabnya adalah tadikan ada pelajaran memasak yang disuruh membuat kue... Rin Kagahime tanpa sengaja membuat tuh ruangan meledak, hebatnya kaga ada yang terluka... entah kenapa bisa meledak kaya gitu, terus Gakupo Kamui dan Len Kagamine yang juga ada pelajaran memasak dan dikarenakan ruangan memasak gosong (?) akhirnya mereka memasak di ruang kelas (?), tapi entah kenapa tuh kelas tiba-tiba meledak sampai kena kelas kita dan kelas 2-3! akhirnya kelas kita, kelas 2-2 dan kelas 2-3 di liburkan untuk di renovasi, dan ruangan memasak juga di renovasi. hebatnya tidak ada yang terluka akibat 'meledak' di pelajaran memasak," terang Kageito panjang lebar.
Miku manggut-manggut mengerti.
"Pantas saja ruang memasak meledak karena Rin, pasti dia memakai bubuk mesiu (?) bukan tepung... Diakan tidak bisa memasak," ucap Miku sambil sweadropped.
"Bu-Bubuk mesiu! kenapa kau bisa berpikir demikian, Miku-chan?" tanya Kageito dengan kaget.
"Dia menggunakan bubuk mesiu buat menjahilin Len dengan cara memakai bubuk itu untuk membuat petasan dan melemparkannya ke Len." ucap Miku sambil sweadropped.
Kageito hanya manggut-manggut mengerti sambil sweadropped.
'Aku pikir si Rin Kagahime memakai tuh mesiu buat nge-bom sekolah...,' batin Kageito dengan pikiran sarapnya.
Kaito hanya diam saja sambil membaca bukunya lagi.
-Besoknya- (cepet amat?!)
Terlihat pantai yang indah, matahari bersinar terang, Laut yang berwarna biru yang cantik, gelombang air (?) yang berderu-deru di laut, terlihat beberapa orang surfing alias menaikin papan luncur dan gelombang laut tersebut (?), beberapa orang bermain pasir dan berjemur [ Baca : Berjemur mirip ikan asin yang di jemur *chalice di bunuh massa*], Kedai-kedai makanan bertengger (?) di pantai tersebut, Pasir berwarna putih yang sangat cantik dan bersih (Baca : Banyak sampah / Reader : Jangan ngehancurin image lah!, BakaChalice!), dll.
Disana tepat di tangga (kaya harvest moon back to nature itu lho) terdapat Kaito, Miku dan Kageito yang udah mengganti baju mereka menjadi Bikini (khusus Miku) dan celana renang (khusus Kaito dan Kageito)
Miku memakai bikini berwarna senada dengan rambutnya, di bagian branya terdapat pita (?) di bagian talinya itu (?) author susah jelasinnya DX.
Kaito memakai celana biru laut.
Kageito memakai celana berwarna coklat (?) kehitaman.
"KYAAAAAA! Kita sudah sampai di pantai!" teriak Miku antusias lalu menoleh kebelakang.
Pas dia menoleh kebelakang dia melihat Kaito dan Kageito di kerubungin gadis-gadis seksi (?).
"KYAAAA! KALIAN COWO YANG MANIS~"
"SIAPA NAMA KALIAN?"
"KALIAN TAMPAN SEKALI, MAU BERKENCAN DENGAN KU?"
"MAUKAH KAU MENJADI KEKASIH KU?"
"APAKAH KALIAN MASIH SINGLE?"
"GANTENG SEKALI KALIAN~"
seperti itulah tanggapan para gadis-gadis seksi itu.
"Nama? maaf kami tidak bisa memberikan nama kami kekalian~" ucap Kageito sambil menaruh jari telunjuknya didepan bibirnya, dia tersenyum sambil mengkedipkan matanya.
Jurus memikat wanita ala Kageito -Aktive- (?).
"KYAAAAAA!" teriak gadis-gadis itu histeris dan muka mereka blushing.
"Ne, Ne~ apakah kalian belum mempunyai pasangan?" tanya salah satu gadis seksi itu
"Apa kah lelaki berambut biru itu masih single?" tanya beberapa gadis itu sambil menunjuk Kaito yang sedang membaca buku dengan muka santai walau di mata para gadis itu adalah keren.
"Oh, dia sudah punya tunangan" ucap Kageito sambil berjalan mendekati Miku dan menariknya.
"KYAAAAA!" teriak Miku.
Chu!
Kageito Mendorong Miku alhasil Membuat Miku dan Kaito tanpa sengaja KISSU! Karena Kageito yang rencanannya mereka cuman menempel menjadi KISSU!
"A...," Kageito hanya kehabisan kata-kata.
Kaito dan Miku hanya terbelalak kaget.
Para gadis disana kaget dan berteriak.
"KYAAAAAAAAAA!"
Kaito hanya mengeluarkan pipi bersemu merah.
Miku memegang kedua pipinya dengan muka blushing.
Kageito kepalanya kena 3 benjol.
"Umm... A, Aku mau membeli minuman dulu, Ka, Kalian mau minum apa?" tanya Miku dengan muka masih blushing.
"Kopi (Saya buat dia mesan Kopi karena minuman bukan es krim)," ucap Kaito santai walau masih ada 'bumbu' berwarna merah di pipinya.
Miku hanya blushing melihat sedikit rona merah Kaito yang masih bertengger karena kejadian tadi.
"Aku mau yang juice!" teriak Kageito.
Miku mengangguk mengerti lalu pergi ke vending machine yang jaraknya lumayan jauh.
Setelah Miku bener-bener kaga kelihatan Kaito menoleh kearah Kageito.
SRESH! SRESH (?)!
Terdengar suara asahan yang entah kapan ada cuman itu membuat Kageito kaget.
"Kageito... kau beraninya...," ucap Kaito yang entah kenapa punya jiwa psikopat (?) sambil memegang sebuah katana yang ia asah entah kapan ia punya tuh katana.
Kageito hanya diam saja dengan keringat dingin.
"Umm... Kopi, Kopi dan Juice," ucap Miku sambil memasukin beberapa uang receh ke dalam mesin itu dan mengambil 2 minuman.
Miku melihat-lihat.
"Negi... minuman negi kaga ada... Ah! ada! beruntungnya diriku~" ucap Miku senang dan memasukan 500 yen ke dalam mesin itu dan mengambil minuman rasa negi.
Miku memegang 3 kaleng minuman itu dan berlari ke tempat Kageito dan Kaito yang masih jauh.
"hey gadis yang disana!" terdengar sebuah suara.
Miku menoleh kearah suara itu dan melihat 3 lelaki berbadan tegap dan tampangnya memandang Miku err...mesum.
"A, Ada apa" ucap Miku dengan ketakutan dan mempunyai firasat buruk.
"Kau sendiri? bagaimana kalau kami menemaninmu?" tanya salah satu dari 3 lelaki itu.
"Ma, Maaf... teman-temanku sedang menungguku," ucap Miku sambil semakin mendekap kaleng-kaleng minuman itu.
"Kaga apa ditinggal sebentar, kau hanya bermain sebentar dengan kami di hotel kami," ucap salah satu lelaki itu atau dipanggil lelaki #2 (Reader : Authornya kaga kreatif =.='')
"Maaf, sa-saya menolak," ucap Miku takut dan tetap berjalan menerobos 3 lelaki itu tapi...
Apa daya seorang wanita berusaha menerobos lelaki berbadan tegap.
SRET! KLONTANG!
Tangan Miku ditarik lelaki berbadan tegap ke 3 (?), Alhasil kaleng-kaleng tersebut jatuh.
"UKH!" Miku kesakitan karena tangannya ditarik lelaki itu dengan kasar.
"Kau kaga bisa kemana-mana , nona manis," ucap Lelaki berbadan tegap ke tiga itu.
Salah satu lelaki itu alias lelaki berbadan tegap ke 1 memegang tangan Miku yang satunya lagi.
Miku mukanya semakin pucat akan nasibnya plus lagi nih tempat sepi banget padahal masih siang.
"Let's Begin," ucap Lelaki berbadan tegap ke dua.
3 lelaki itu menampilkan wajah mesum mereka.
Miku mukanya makin memucat.
'Tolooong... Kaito! TOLONG AKU!' batin Miku sambil menutup matanya.
Entah kenapa Miku bisa berpikir minta di tolong sama Kaito, padahal dia membencinya... yah... hati kecilnya lah yang meminta walau itu mustahil karena Kaito kaga akan datang...
SMACK!
Kelihatannya tuhan berkehendak lain...
~TBC~
Chalice : Makin GaJe =.='' apa boleh buat, otak ku langsung blank karena kepala ku sering di geplak temanku... akhirnya lama-lama saya sering mengalami lupa ingatan sampai-sampai nyaris saya melupakan nama temanku dan namaku sendiri...
Kaito : Kasihan sekali... *makan es krim*
Miku : Chalice kebanyakan Curhat!
Yanti . Lauren : *kebetulan ada di sebelah komputer Chalice* Jadi ini salahku gitu? Kamunya aja yang telmi makanya ku geplak agar otaknya jalan dan kaga TeLmi lagi! *mendengus kesal*
Chalice : *mata bersinar-sinar* Bernakah? tapi kok makin lama kecepata koneksi otakku lambat ya? *memegang kepala*
Y.L : Who knows *kembali ke komputernya*
Chalice : Yan-Yan (nama julukan yang saya buat ke dia walau ujung-ujungnya membuatnya marah =3=) jahat terlalu Cuek, Dingin!
Y.L : Bising lu, BakaChalice! *lempar buku komputer ke Chalice cuman kaga kena*
Chalice : *pundung*
Kaito & Miku : *makan snack sambil melihat acara berantem chalice dengan teman -sahabat- Chalice*
Kaiko : Oh ya... mungkin kalau dia ada ide mungkin dia akan memupdate cerita Fruit Love story tanpa menunggu LONL tamat, cuman dikarenakan dia lagi kaga ada mood ngebuatnya jadi kaga dia update dulu =3=
Kageito : Akhir kata... REVIEW XD.
Mind To REview.
Maaf jika nih bagian author note jadi curhatan, soalnya saya tidak punya teman curhat jadi kalianlah yang jadi 'korban' curhatan saya, soalnya semua yang di sekitar saya mulutnya suka bocorin rahasia dan kaga mau dengar pasti jawabnya seperti ini "Iya,yah begitu toh" Kejaaam #chalice di lempar ke laut berisi banyak hiu sama Reader dan teman-teman chalice yang kebetulan ada di dekat situ.
#oke abaikan saja kata-kata curhatan chalice yang gak mutu ini... dan abaikan saja chalice yang lebay ini...
P.S : Saya ingin bilang sesuatu yang penting yaitu :
- mungkin Miku get kidnapped dan Fruit Love Story (saya singkat : FLS) belum bisa saya update, karena saya akan menamatkan LONL (Love Or Not Love) dikarenakan Chalice sementara mengfokuskan ke LONL dulu, tapi kalau mungkin ada ide buat FLS pasti saya ketik terus saya Update.
- Mungkin (mungkin ya) kalau FLS tamat saya akan membuat Fic yang di side GakupoxLuka dengan judul Tuna and Eggplant Love story.
- terus setelah tamat tuh Fic tentang GakuLuka saya membuat lagi bagian MeiAkai judulnya Red Love Story.
- Lalu membuat Khusus DellHaku dengan judul Pure Whiet Love Story.
- Terakhir baru Miku get Kidnapped *Chalice di gampar orang-orang yang menunggu Miku get kidnapped*
tapi doa-doakan saya memenuhi target saya yang diatas itu oke XD?
