REPOST DARI AKUN WATTPAD SAYA DENGAN USER YANG SAMA @BELSHAJOY

.

.

Bagian 4 - Fever

Cast : Kyuhyun (N), Sungmin (N)

Genre : Romance, Family, M-preg

Rating : M (RATING 19)

WARNING : MENGANDUNG UNSUR SEX , BOXBOY (JIKA TIDAK SUKA SILAHKAN SEGERA MENUTUP LAMAN INI), sorry for typos

Happy Reading All

.

.

.

"Kyuu~~" panggil sungmin mendayu manja dari atas tangga ketika dirinya melihat sosok suaminya yang sedang asik meminum air mineral di samping lemari pendingin.

Seketika yang merasa terpanggil itu menoleh, ia mengusap kasar keringatnya yang mengucur deras dengan handuk kecil sebelum tersenyum lebar ke arah 'istrinya' yang sekarang tengah tergesa menuruni anak tangga.

"Kyuuuuu!" tubruknya langsung pada dada kyuhyun tanpa memedulikan bau asem yang menyeruak karena suaminya itu baru saja selesai berolahraga pagi.

"Kapan kau datang? uhh kenapa tak membangunkanku!" sungmin memukul dada kyuhyun gemas, sebal luar biasa karena ia merasa kyuhyun tak merindukannya.

"Aku baru saja datang tengah malam kemarin sayang, aku tak tega membangunkanmu ketika melihat kau tidur dengan sangat pulas baby, kau tampak sangat lelah bekerja dan mengurus baby bear sekaligus, aku benar bukan?" kyuhyun berusaha memegang dagu sungmin dan mengarahkan wajah sungmin untuk mendongak ke atas.

Ia mengelus ngelus mata panda sungmin dengan iba, ah sudah berapa lama ia tak pulang, dua minggu? satu bulan?

Dalam batinnya kyuhyun meringis ngilu melihat istrinya yang kewalahan mengurus segalanya ketika ia masih sibuk bekerja, ia bersyukur mendapatkan pasangan hidup seperti sungmin yang sangat pengertian dengan pekerjaannya, memang terkadang istrinya tak segan protes jika ia sudah kelewatan bekerja dalam jangka waktu yang lama, tentu hal yang wajar lagipula ia juga sangat suka saat melihat wajah imut sungmin yang merajuk lantas setelah itu bermanja kepadanya seharian.

"Mianhae, saranghae"

Kyuhyun mengecup mesra bibir ranum istrinya setelah sebelumnya mengusap lelehan air mata yang sempat menyeruak di pipi sungmin, ia tahu benar perasaan dan emosi apa yang tengah disampaikan sungmin lewat air matanya, ia hanya sangat merindukan suami tampannya.

"Eumhh" sungmin mengepalkan satu tangannya ke dada kyuhyun ketika lidah namja yang sudah berstatus ayah itu mengeksplor gua hangatnya dengan mesra dan basah.

Kyuhyun entah sudah berapa lama masih bertahan dengan posisinya yang merunduk, ia pelan pelan menggiring sungmin yang terbuai ke dalam meja pantry agar lehernya tak merasa pegal karena mendongak.

Sungmin masih rakus mencecap bibir tebal kyuhyun sampai tak merasa dirinya sudah terangkat dan didudukkan oleh suaminya.

"Ahhh..." kyuhyun tersenyum puas ketika melihat sungmin masih menikmati sesi cumbuan ini, ia bergerak membelit lidah sungmin dan saling bertukar saliva, kyuhyun terus menjilati langit langit mulut sungmin hingga namja manis itu meremas rambut suaminya frustasi akan nikmat yang tercecap.

Kyuhyun yang merasa diberi lampu hijau lantas menggerakkan tangan kekarnya untuk menangkup nipple sungmin dari dalam baju rajutnya, ia lantas melepas pagutannya sebentar sebelum bersuara.

"Ini- " kyuhyun terperangah ketika sungmin menggigit bibirnya sensual saat ia bergerak memelintir nipple kesukaannya.

"K-kyu ahh" sungmin menghentikan tangan kyuhyun yang masih setia memainkan nipplenya yang membengkak.

"Hehhh aku bisa gila" racau kyuhyun ketika menyibak sweater yang dikenakan sungmin dengan cepat.

Big cho dalam celananya seketika bangun melihat pemandangan yang indah dan erotis tepat di depan matanya.

'Gluk'

Sungmin lantas menyilangkan kedua tangannya di dada, merasa malu dipandangi suaminya dengan begitu menggairahkan.

"Jangan ditutupi sayang, aku suka melihatmu terbuka di hadapanku" kyuhyun mengerling genit ke arah sungmin yang sudah memerah bak kepiting rebus, ia menoyor kepala mesum suaminya gemas.

"C-cepat kyuhhhh" rengek sungmin yang sekarang mulai tak sabaran.

"Yes baby..." kyuhyun tak segan segan melahap nipple kiri sungmin yang masih saja membesar dan mengeluarkan sarinya, ahh sudah berapa lama ia tak mendapat asupan utamanya begini, selama sungmin berada jauh darinya ia hanya bisa berpuas diri dengan bersolo karir dan tentu itu sangat menyiksa big cho nya.

"Euhhhh" sungmin berpegangan pada meja dapurnya, ia merasa tersulut gairah ketika kyuhyun terus mengoral nipplenya keluar masuk dengan rakus.

Pipi kyuhyun sampai mencekung seperti menyedot habis nipple istrinya ketika sungmin meneriakkan namanya tanpa henti.

"Ahhh ouhh" namja manis ini megap megap sampai terantuk ke belakang ketika dengan tak sabarnya kyuhyun membuka kakinya semakin lebar menghadap wajah lapar suaminya.

Kyuhyun lantas dengan sensualnya membuka penutup terakhir yang melekat di tubuh sungmin sampai sebatas paha, ia menyeringai lebar ketika mendapati little min sudah setengah terangsang meski belum ia jamah.

.

.

.

'Tringggg'

Kom sema-ri-ga

Han chi-be-yi-so

Appa gom

Omma gom

Ae-gi gom

Bel telefon rumah mereka berdering nyaring saat kyuhyun sedang asyik asyiknya menggenjot tubuh sungmin yang sudah penuh peluh keringat di tubuhnya.

"A-ahh tunggu kyuhh" kyuhyun tak peduli bel telepon itu bisa merusak gendang telinganya toh baby bearnya saat ini sedang dibawa oleh kedua halmeoni dan harabeojinya jalan jalan.

Tiba tiba ringtone telepon rumah mereka menjadi keras di nada terakhirnya.

Appa gommun tung-tung-hae~

Omma gommun nal-shin-hae~

Ae-gi gommun na bul-gwi-yo-wo~

Hishuk hishuk cha-rhan-da~

"Aigoo aigohh..ahhh" sungmin mendesah frustasi akan kelakuan suaminya, bukannya menyudahi malah ia semakin mempercepat tempo permainannya.

'Puk'

"Arghhh appo" kyuhyun seketika memegangi kepalanya dan langsung melihat pelaku pemukulan itu yang telah memelototi dirinya duluan.

Sungmin terengah engah sembari masih memegang erat spatulanya.

"Lepaskan kyuuu" sungmin memaksa kyuhyun yang masih dalam masa tanggung nya untuk melepaskan big cho dari sarangnya.

Kyuhyun cemberut seketika, mukanya tertekuk lusuh bak pakaian yang masih belum disetrika.

"Mianhae" sungmin mengecup bibir kyuhyun sebagai tanda penyesalannya saat kyuhyun mau menuruti keinginannya.

Sementara itu bel telepon rumah masih berdering sangat nyaring saat sungmin akhirnya bisa mengangkat gagang teleponnya.

"Hallo"

"Aigoo umma~"

"Mwo? Sebentar lagi umma, appa, baby bear pulang?"

"Ah aniyo, kyuhyun juga sedang mendapat liburnya"

"Nde hati hati"

Pip

"Kyu?" sungmin menyapa suaminya saat melihat kyuhyun yang terlihat sudah segar sehabis mandi kilatnya.

Namja manis itu menggigiti bibirnya ketika kyuhyun hanya berjalan melewati dirinya seperti angin lalu lantas duduk dengan tenang di kursi meja makan

Dan yang membuat ia terperanjat lagi adalah kyuhyun benar benar tak menghiraukan keberadaannya dan malah asyik mengolesi roti tawarnya dengan selai coklat.

"Kyu~~~"

"Jebal jangan marah~" u-uh ini senjata terakhirnya untuk meluluhkan ego kyuhyun ketika tengah ngambek seperti ini.

"Uhuk uhuk" kyuhyun seakan tersedak rotinya kala tangan sungmin bergerak mengalung erat di lehernya dengan posisi istrinya yang masih membelakangi tempatnya duduk.

Cup

Sungmin menahan tawanya ketika mengecup pipi kanan kyuhyun yang masih ditumbuhi banyak jerawat itu, bisa gawat kalau suaminya ini tambah merajuk karena ia tertawakan gara gara acara tersedaknya barusan.

"Duduk min" kyuhyun bersuara datar setelah beberapa menit sungmin tidak juga berhenti menghembuskan nafas hangatnya ke sekitaran leher dan tengkuknya.

"Shirreo~"

"Kau marah kan denganku?" sungmin mengerjap ngerjapkan matanya imut ketika kyuhyun balas menatapnya.

"Ya aku marah" kyuhyun menjawab jujur dan masih acuh tak acuh terhadap sungmin.

Sungmin mempoutkan bibirnya imut, memasang pose aegyo yang ia yakini akan berhasil meruntuhkan pertahanan kyuhyun.

"Appa poppo juseyo~" sungmin menutup matanya sembari bergerak mengerucutkan bibirnya ke depan, sungguh habis habisan membujuk suaminya.

Kyuhyun meneguk ludahnya cepat, mana bisa ia bertahan kalau sungminnya seribu kali lipat menjadi manis begini?

Asdfghjkl Asdfghjkl

Batinnya bergejolak menyumpah serapahi hati dan otaknya yang tak sinkron lagi.

Dan saat kedua insan itu akan melanjutkan acara lovey dovey nya, klakson mobil sudah terlebih dahulu menggema nyaring hingga terdengar sampai ruang makan mereka.

"Shit!" kyuhyun mendesis saat sungmin membuka matanya lebar tak jadi mencium bibir seksinya, bahkan kelinci nakal itu masih sempat sempatnya mengedip tanda menggoda karena kegiatan mesra mereka yang dipastikan kembali gagal lagi itu.

.

.

"Aigoo baby~ bogosippo eum" sungmin langsung mengambil alih anaknya dari gendongan mertua cantiknya, Nyonya Cho Heechul.

Ia mendekatkan hidungnya lantas menggesek gesekkan dengan sayang, uh ia rindu tidak bertemu dua hari karena eommadeul centil ini memaksa membawa cucu mereka untuk ikut jalan jalan ke pulau jeju sementara waktu.

"Aigoo Mimi gom senang eoh bertemu eomma gom?" ibunda dari sungmin masih gemas dengan pipi bakpao yang diturunkan sungmin ke anaknya, ia seperti tak rela memulangkan Cho MiKyu baby secepat ini.

Tapi apa hendak dikata pekerjaan para suamilah yang harus eommadeul pahami, jadi mau tak mau ia membawa cucu tersayangnya pulang lebih cepat dari rencana awal.

Penasaran kenapa akhirnya kyuhyun dan sungmin memberi nama baby bear dengan sebutan MiKyu? Itu karena nyonya heechul bersikukuh harus ada nama mendiang anak sulungnya yang terselip untuk ia kenang selamanya saat ia memandangi cucunya.

Dahulu sebelum Cho Kyuhyun lahir, ia sempat melahirkan juga membesarkan seorang anak laki laki bernama Cho Zhoumi saat ia dan Hangeng menetap di China, tapi takdir berkata lain anaknya Zhoumi di vonis dokter menderita kanker tulang stadium akhir saat usianya menginjak 7 tahun, tak tahu bagaimana sebabnya hingga anaknya mengidap penyakit yang mematikan itu, selama mengikuti proses pemulihan zhoumi, heechul dilanda stress berkepanjangan hingga suatu hari ia pingsan dan dokter yang memeriksanya menyatakan ia hampir keguguran karena bayi yang ia kandung ikut ikutan mengalami guncangan emosi yang diakibatkan oleh ibunya.

Heechul akhirnya sadar, jika satu roh akan menghilang akan digantikan roh atau kehidupan baru yakni anak keduanya ini si cho kyuhyun, yang lahir setelah dua hari kematian kakaknya, cho zhoumi.

Dari kedua belah pihak keluarga setelah dirundingkan matang matang, akhirnya sungmin menyetujui usulan mertuanya perihal nama belakangnya yang hampir sama dengan kakak kandung kyuhyun terdahulu, hanya beda huruf 'n' diakhir tak menjadi masalah untuknya, ia juga merasa sangat sedih kala heechul menceritakan masa sulitnya pada waktu itu, hingga tak terasa bulir bulir panas meleleh melalui matanya seakan merasakan kepedihan ditinggal anaknya pergi untuk selama lamanya.

Maka dari itu nyonya heechul sangat menyayangi kyuhyun lebih lebih ketika anaknya itu lahir, meski terkadang cara yang ia perlihatkan untuk menunjukkan kasih sayangnya terhadap kyuhyun terbilang 'konyol'.

"Hik hik" mimi gom meringik ketika gendongannya beralih ke pelukan appa gomnya.

Tampaknya baby gembul itu mencari sang induk yang masih sibuk membuatkan susu formula sebagai penunjang nutrisinya.

"Sshh anak appa sayang" kyuhyun menimang nimang dengan ekspresi sangat lucu hingga menimbulkan kikikan tawa dari para orang tua yang masih mengerubungi uri baby bear.

"Sini sini biar aku yang gendong kyu kkkk"

"Lihat keringatmu sangat banyak begitu, gugup eoh?" sungmin ikut menertawakan suaminya yang nampak sangat kaku saat melihat anaknya meringik menginginkan sesuatu.

Kyuhyun meringis sembari menyerahkan babynya ke dalam pelukan sungmin.

"Aigoo lihat kalian yang seperti ini aku jadi mengingat waktu sungmin kecil dulu" celetuk kangin aboji dengan jenakanya, mengakibatkan sungmin langsung mengerucutkan bibirnya, tanda sebal jikalau abojinya ini mau membuka kebiasaan masa kecilnya yang seringnya memang selalu bermanja pada sang ayah.

"Ah sepertinya aku tak bisa berlama lama besan" cho hangeng menepuk bahu lee kangin lantas mengerutkan kening tanda penyesalan.

"Ada masalah di kantor?" kangin menyeduh kopinya yang tersisa lantas mengelap bibirnya dengan tisu yang tersedia di meja.

"Ya begitulah, mereka semua memang tak bisa diandalkan selain kyuhyun" hangeng melirik ke arah kyuhyun yang sudah memasang wajah pura pura tak mendengar.

"Yeobo hentikan sst" heechul mencubiti lengan suaminya, ah ia pusing jika bapak dan anak ini adu argumen lagi soal pewaris tahta perusahaan, aigoo sama sama tak mau mengalah.

"Baiklah ayo kita pulang! Sungmin, Kyuhyun, eommadeul dan appadeul pulang nde" leeteuk bergerak mendahului dengan mengecupi kening sungmin dan menepuk bahu kyuhyun pelan, tak lupa ia membisiki cucunya dengan kalimat sayang khas nenek nenek yang tak rela akan berpisah lama dengan cucu tersayangnya.

.

.

.

Sepeninggalan kedua orang tua mereka, pasangan suami istri yang tengah berbahagia dengan kehadiran anaknya ini seharian hanya menggelung tubuh mereka di dalam kasur besar dan saling berbagi kehangatan di tengah musim dingin yang terasa membekukan tulang ini.

"Kyu waeyo?" sungmin berucap polos sambil masih asik memberi asupan ke baby bearnya yang makin hari makin embul seperti appanya hihi.

"Aishhhh" kyuhyun membalikkan badannya membelakangi ibu dan anak beruang itu, frustasi ia mengacak rambutnya hingga berantakan.

Grep

"Kau mau juga hmm?" nafas sungmin berhembus pendek pendek mengenai tengkuk kyuhyun.

"Baby?" kyuhyun panik mencari baby bearnya yang takut ditindih sungmin, lantas ia berhembus lega kala melihat box bayi yang berisi bayinya yang tengah tertidur lelap sembari mengemut jempolnya, kebiasaan mikyu yang sudah kenyang.

"Bolehkah?" kyuhyun mengelus pipi sungmin, berharap mendapat anggukan.

"Sekali saja?" sungmin memberi telunjuknya ke depan lantas berbisik.

"A-aku mau sungmin on top" sungmin menggigiti bibirnya yang basah dengan seduktif.

"As you wish baby" kyuhyun langsung melahap bibir cherry sungmin yang minta sekali untuk dicumbu bibir tebalnya.

Pikir kyuhyun, itu sangat menguntungkannya, jarang jarang sungminnya menjadi agresif sekali hingga meminta yang bergerak di atas.

Lantas saat jarum jam menunjukkan angka setengah delapan malam dan salju di luar jendela semakin deras, sungmin bergerak tak sabar untuk melucuti pakaian tebal kyuhyun yang berlapis lapis juga pakaian one piecenya sendiri hingga naked sempurna dihadapan wajah kyuhyun yang terlihat ingin menerkamnya.

"U-uh my favo!" sungmin bergetar saat tangannya memegang 'lolipop' kesukaannya, ia menggelengkan kepalanya sebelum melahap habis big cho di hadapannya.

Kyuhyun berusaha biasa saja kala sungmin memberikan service di areal kejantanannya, ia hanya mendesis nikmat sembari menikmati wajah nakal bercampur polos isteri di hadapannya itu.

"E-ergh cukup min" kyuhyun menahan kepala sungmin saat dirasa ia akan mencapai batasnya.

"A-ani akuh ingint cairantmuh kyuhh" sungmin berucap aneh karena mulutnya penuh dengan milik kyuhyun.

Ia tak memedulikan ucapan kyuhyun dan terus mengulum big cho dalam mulut kecilnya dengan nikmat seakan memancing sesuatu yang tersimpan di dalamnya.

"A-ahhh sayang" kyuhyun mendesah lega saat cairan spermanya meledak sempurna dalam mulut hangat sungmin.

Sungmin langsung menempatkan bokongnya di tengah tengah junior kyuhyun yang lemas pasca orgasme, hampir saja ia langsung memasukkan big cho dalam lubangnya saat mendengar baby bearnya meringik seakan memanggil ummanya dalam box bayi yang tak jauh dari kasurnya.

"Ahh baby-" sungmin langsung tergopoh-gopoh menghampiri box bayi meski sekujur tubuhnya terasa bergetar karena menahan gairah yang meluap.

"Hiks hiks hiks" cho mikyu bergerak risau kala sungmin berhasil menggendongnya, sungmin bergumam menenangkan sembari menepuk bokong bulat anaknya pelan.

"Demam min, kau sudah memberinya obat penurun panas kan tadi?" kyuhyun tiba tiba saja sudah berbalut baju bathrobe saat menyusul sungmin dan bayinya.

Ia menyelubungi tubuh sungmin yang memakai one piece asal asalannya dengam selimut tebal yang ia bawa lantas menggiring keduanya untuk bergelung lagi dalam kasur besar mereka yang terletak di tengah ruangan.

"Sudah aku beri kyu setelah eomma pulang tadi untuk berjaga jaga, apa memang baby kecapaian ya?" sungmin membuka kancing baju mikyu agar tak kegerahan karena panas dan keringat dingin yang terus mengucur.

"Coba kau ambil thermometer di kotak p3k ku, kyu" sungmin menggumam lucu kala tangan mikyu bergerak mengusap ke arah dadanya, u-uh mirip sekali dengan appanya kalau sudah begini.

"Ini" kyuhyun menyodorkan alat untuk mengecek suhu tubuh kepada sungmin.

"Astagaa" sungmin memekik sesaat setelah menempelkan alat itu pada ketiak mikyu.

Hasilnya adalah 39c, ia lantas menyuruh kyuhyun untuk mengambil alkohol 70%, berjaga jaga mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan seperti terjadinya kejang.

Lalu dengan cepat ia menidurkan anaknya dalam posisi yang nyaman di kasur, melucuti pakaiannya agar lebih leluasa jika ia akan bertindak memberi pertolongan pertama.

Tak lupa tangannya bergerak meraba ke dalam nakas penyimpanan untuk mengambil plester kompres sekedar menenangkan bayinya yang mulai bergerak risau khas orang terjangkit demam, ia tak mungkin memberi mikyu obat lagi, ini masih empat jam dari waktu ia meminumkan sirupnya tadi.

Kyuhyun yang paham dengan sekali melihat kondisi bayinya segera mengambil handphonenya untuk menelefon rumah sakit terdekat dengan rumahnya dan bisa dilewati oleh kendaraan mobil di tengah tumpukan salju begini.

"Hmm hhhh" mikyu terus mendesis dan meracau pelan sembari mengepalkan kedua tangannya erat.

Sungmin semakin was was terhadap perubahan perilaku dan suhu badan MiKyu yang cepat di setiap ia mengecek menggunakan alat ini, sepersekian detik bayi mungilnya itu menggigil dan mengejang walau terlihat samar.

Karena instingnya sebagai seorang dokter sekaligus merangkap menjadi ibu, ia langsung saja melucuti kain yang tersisa di tubuh bayinya dan langsung membalurkan alkohol begitu saja di sekujur tubuh bayi mungil itu dibantu kyuhyun yang entah darimana sudah mendapatkan buku tipis milik sungmin untuk dikipaskannya ke arah anaknya.

Tak sampai semenit MiKyu sudah berangsur angsur pulih, biar sungmin seorang dokter ia juga merasakan gugup saat anaknya sendiri terkena kejang lantas setelah mengganti pakaian mereka masing masing, sungmin lekas menggendong baby bearnya dan segera menuju rumah sakit terdekat untuk menghindari terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan lagi. Ia tak mau ambil resiko karena Mikyu masih terlalu kecil dan rapuh untuk dirawat seorang diri, paling tidak anaknya harus mendapatkan check up di laboratorium.

=

"Ah sungmin-ssi, bayimu sudah tak apa apa dan hasil di lab menunjukkan Mikyu negatif typus dan DBD, kau memang ayah ehm maaf maksudku ibu yang cekatan menangani masalah ini, besok pagi silahkan membawa MiKyu pulang" dokter bername tag Jaejoong tersebut tersenyum menenangkan, dalam hatinya ia kagum karena baru pertama kalinya melihat pasangan gay yang berani menikah dan sampai punya anak seperti kyuhyun dan sungmin ini.

Sungmin membalas senyuman pria cantik di hadapannya ini sebelum menyerahkan kartu namanya.

"Senang bertemu lagi denganmu.."

"Senior" sungmin membungkuk sekilas lantas berlalu begitu saja disaat jaejoong masih terbengong kebingungan.

"Hah?"

"A-ah pantas saja aku tak merasa asing lagi, dia sepertinya adik tingkatku dulu" Jaejoong menggumam sendiri tak memedulikan asistennya yang masih mengikuti langkah kakinya yang bergerak kemana saja untuk mencari pasien anak perempuan yang tadi kabur karena takut ia suntik, padahal kan tadi niatnya hanya mau memberi bocah perempuan itu permen coklat karena sudah diperbolehkan pulang malam ini.

"wow suatu kebetulan yang menyenangkan" Jaejoong menyelipkan kartu nama sungmin di saku jas lab miliknya sembari masih menguarkan cekikikan tertahannya, mengakibatkan asisten dibelakangnya hanya bisa menghembuskan nafasnya berulang kali melihat tingkah seniornya yang terus berbicara dan tertawa sendiri itu.

.

.

.

Fin

.

.

.

Thank you for vote and comment yeorobun :)

See you,

Sign,

BELSHAJOY

131217