Title : Pet Sitter
Author : Raichi Lee SangJin ELF
Rated : M
Pairing : EXO COUPLE (official couple, not crack pair)
Genre : Romance, Drama and Humor
DISC : para cast hanyalah milik tuhan YME, orang tua, dan SM Ent. Saya hanya pinjam mereka untuk membuat fantasy saya menjadi terwujud di FF ini.
Summary : Apa jadinya kalau kau yang bekerja sebagai penitipan peliharaan 'bermain' bersama peliharaan? Let's check it out! IT'S YAOI! KRISTAO, KAISOO, HUNHAN, SULAY, CHENMIN AND BAEKYEOL IS HERE!
Let's check it out, Chingudeul and Yeorebeun~!
Warning : BL/ BoysLove/Shonen Ai. Miss typo(s), alur terlalu dipaksakan, gaje, bikin mual, EYD yang ngasal. I told you before, if you hate YAOI or IF You HATE me, better if you don't read my fanfic, okay?
Nah, mari kita langsung saja mulai FFnya ^^
tolong tetap beri saya review anda *bow*
.
.
Oke, tanpa banyak bacot, mari kita langsung saja.
.
.
.
.
DON'T LIKE, DON'T READ!
.
.
I TOLD YOU BEFORE!
.
.
IF YOU HATE YAOI, BETTER IF U NOT READ MY FIC!
.
.
RAICHI
.
.
.
Namja itu tersenyum manis sambil berjalan di lorong menuju tempat tujuannya. Yeoja-yeoja itu menggila menatap senyumnya yang tampan.
Kim Joon Myeon. Kalian bisa panggil dia Suho. Namja tampan dengan wajah yang menaungi. Senyumnya layaknya melindungimu.
Su Ho (Guardian). Nama yang indah bukan?
Sebenarnya, dia adalah seorang mahasiswa di Inha University. Keluarganya bukanlah yang keluarga dengan ekonomi buruk. Malah termasuk berkecukupan.
Dia begini, karena dia ingin mandiri.
Sampai saat ini, Suho tidak terlalu melirik untuk mencari pacarnya. Well, dia tidak mempermasalahkan gender.
Bisa dibilang, Suho adalah Gay. Ketertarikannya pada yeoja mulai berkurang perlahan.
Suho menatap ruangan. Sebuah ruangan dengan nomor 1456. Suho mengambil kunci yang diselipkan dengan pemiliknya yang ada pot bunga yang ada didekat pintu itu.
Setelah selesai, Suho segera masuk dan mengunci kembali pintu itu.
Suho menatap sebuah Appartemen yang terbilang..cukup..high class.
Desainnya modern, namun terlihat sekali kalau pemiliknya ini menyukai Nature.
Banyak sekali lukisan potret tumbuh-tumbuhan, alam dan air terjun. Suho menatap sebuah foto yeoja.
Seorang yeoja yang terlihat begitu anggun. Mengenakan Hanbok, namun tempat pemotretannya adalah di China.
Wait..yeoja Victoria?
Model dan penyanyi itu?
Siapa yang tak mengenalnya?
Kalau kalian tak mengenalnya, berarti kalian jarang mencari informasi, menonton tv, membaca majalah atau apapun itu.
"Hebat, aku akan mengasuh peliharaan yeoja ini?" bisik Suho. Suho membuka ponsel flip on miliknya dan membaca pesan lagi.
"Oke..kamarnya ada di lantai dua, kamar dengan pintu berwarna biru. Nama peliharaannya adalah..Lay…uhm..Kucing Anggora putih? oke oke.." Ucap Suho. Suho segera naik ke lantai atas dan mencari pintunya.
"Dasar. Aku kira dia artis yang perduli. Tapi dia malah pergi ke China dan lupa membawa peliharaannya. Dan aku disuruh tinggal 4 hari disini? gila..dia percaya sekali" Bisik Suho.
Suho menarik napas dan membuangnya perlahan.
"Lay~ ini Pet Sitt-"
Suho membelakkan matanya. Menatap sebuah ruangan berwarna pink dan merah dengan cahaya yang sedikit.
Ruangan ini berkesan dengan aura sensual.
Ada sebuah ranjang king size, dengan bed cover berantakan berwarna merah dan putih.
Kamar itu beraroma..manis..aroma ini..uhm…mirip pheromone. Tapi..bukankah pheromone entahlah. Suho bingung menjelaskannya.
Disana, ada seorang namja yang..astaga…
"Ah~ please~ aah~" desahnya erotis menggeliat. Kepalanya menggeleng liar karena merasakan nikmat tiada tara yang memeluknya kuat sekali.
Matanya menatap Suho dan menjilat sedikit bibirnya. Matanya yang setengah memejam menatap Suho sensual.
Bibirnya terlihat berwarna merah sedikit mengkilap, dan sesekali dia menjilatinya juga mengigitinya. Menantangmu untuk menghabiskan bibirnya sekarang sebelum bibir itu milik orang lain.
Tubuhnya kurus dengan balutan kulit berwarna putih.
Rambutnya yang berwarna coklat menjadi berantakan.
Kedua tangannya diborgol di sandaran tempat tidur hingga membuatnya tak bisa berkutik..
Begitu pasrah…
Dan begitu siap untuk disantap..oleh siapapun..termasuk Suho sekarang.
Tubuhnya mengkilap karena keringat. Dan..astaga..LIHAT ITU~!
Juniornya yang mungil, bersih, dan berwarna pink terlihat berdiri untuk memohon.
Bukan, sepertinya bukan memohon.
Lebih tepatnya untuk menantangmu beradu kekuatan di ranjang. Menguji kehebatanmu untuk membuat sang tiang kenikmatan namja itu hancur dan takluk padamu dan menjadi milikmu.
Di hole milik namja cantik itu, tertancap sesuatu. Sex Toys dengan remote control. Tapi ukurannya sangat kecil. Sepertinya itu yang membuatnya meminta tolong.
"Oh Gosh~ Sitter~ AAAH~ help me~ aaahh~ aaahhh~~" desahnya erotis sambil menggeliat.
Suho?
Dia menelan air liurnya sendiri menatap namja cantik nan seksi itu. desahannnya begitu..seksi dan menggoda libidomu.
Ya Tuhan, celananya sempit sekali.
Suho menutup pintu kamar itu.
"Oh Yes Sitter~ come here~ help me~ AAAAHH~ oohh~ aaaahh~ FUCK me~ cum for me~ aaahh~" desahan namja cantik itu mengalun deras.
Suho mendekati namja itu dan menatap namja itu.
"Kau..-AH~" desahan Suho meluncur ketika kaki namja cantik itu menyentuh celananya yang menyembul. Menggesekkannya sedikit dan menekannya.
"Sial! Kau yang memancingku." Ucap Suho. Suho melepaskan jaket dan T-Shirt miliknya dan membuangnya ke sembarang tempat.
Namja itu menantang Suho dan membuka kakinya lebar-lebar hingga junior mungil nan sexy itu terlihat begitu menantang junior Suho.
Suho segera melepas celananya dan sekarang, keduanya sama sama telanjang total.
Suho dengan beringas mencabut sex toys itu dari hole namja itu.
"Ah~ sekarang, gantikan dengan penismu yang menggodaku itu. aku ingin merasakannya." Ucap namja sexy itu. Suho menyeringai.
"Nanti sayang, aku akan mencicipimu terlebih dahulu." Ucap Suho. Namja itu menggeliat pasrah, lelah, dan sensual.
Suho melumat bibir namja itu dengan erotis. Kedua tangan Suho menahan kedua pada namja itu agar terus mengangkang dengan lebar.
Junior keduanya bergesekkan penuh nikmat. Suho hampir saja ambruk karena terlalu merasakan kenikmatan.
Sial..bergesekkan saja sudah membuat Suho menggelinjang nikmat. Ini belum inti.
Suho menggigiti leher namja itu hingga menghasilkan banyak sekali bercak kemerahan tidak sempurna yang mulai berwarna ungu eksotis. Tanda ini, ada tanda kepemilikan.
Bibir Suho bergerak menuju telinga namja memesone ini.
"Panggil namaku..namaku Suho..panggil namaku..namamu..siapa..ugh.." Suho sedikit mendesah karena gesekan yang begitu nikmat ini. Cairan bening terlihat mulai keluar dari junior Suho dan Lay.
"Ah~ aaaahh~ aaaahhh~ Suhoooo~~ aaahh~~~ na..aaah~ naneun~ aahh~ Layhhh~ aaaahhh~" Suho begitu merasa sempit sekarang, bagaimana bisa seorang dirinya bisa merasakan libidonya menjadi dipuncak dunia hanya dengan mendengar suara desahan namja sexy yang ada dibawahnya ini?
Suho akui, borgol tangan namja itu membuat Suho tidak nyaman. mata Suho menemukan kunci borgol itu. Suho mengambilnya dan segera melepaskan borgol namja itu.
Tangan namja itu langsung memeluk Suho erat sekali. Mengacak rambut Suho, meremasnya, membuatnya semakin berantakan. Tnda dia begitu menikmati permainannya ini.
Suho menjilati leher dan telinga Lay. Lay bisa merasakan gerakan lidah Suho yang lihai menjilati telinganya, hingga dia akan menggelinjang gila.
Kenikmatan ini berlebihan.
Kedua tangan Suho menarik, mencubit, dan menekan serta memelintir nipple pink itu. Lay menggeliat gelisah.
Lay menarik kepala Suho, dan meletakkan bibirnya disamping telinga Lay.
"Kita 69…uke on top honey…" bisik Lay. Suho menyeringai dan mengangguk.
Suho langsung mengambil posisi tiduran. Sementara Lay ada di atas Suho.
Bedanya adalah…
Junior Lay berhadapan dengan milik Suho, sementara milik Suho ada diwajah Lay.
Lay segera melahap junior Suho.
Suho juga sama.
Keduanya langsung memaju mundurkan kesejatian masing-masing pasangan. Suho bahkan juga memijat bola kembar milik Lay, dan bahkan 2 jari Suho sudah bersarang pada holenya.
Lay merasakan dirinya akan klimaks.. karenanya, Lay dengan berani menggerakkan sedikit pinggulnya dan semakin kuat melakukan blowjob untuk sitternya ini.
Tapi..
Sial.. Sepertinya Suho sudah tahu kalau dia akan klimaks sebentar lagi.
Dan Suho menyumbatnya dengan tali yang ada di kamar itu. Suho menyeringai.
"Kau tidak akan aku suruh klimaks sebelum kita bisa klimaks bersama" ucap Suho
Lay menatap memelas, namun Suho tak perduli.
Suho kembali melakukan blowjobnya untuk Lay.
Lay juga harus melakukan pekerjaannya. Kembali melakukan blowjob untuk Suho.
Makin lama, Lay semakin tersiksa. Dan dengan segera, Suho langsung melepaskan tali itu, dan dengan bersamaannya dengan hal tersebut, keduanya klimaks.
Suho menelan semuanya dengan lahap, sementara Lay harus pasrah wajahnya penuh dengan sperma milik Suho setelah mulutnya penuh.
Suho mengangkat tubuh Lay dan membaringkannya.
Suho menaikan kaki Lay dan mengatur kejantanannya tepat berada di hole itu.
"Ahss~ pelan-pelan ~ ooh~" Suho tahu sekarang. Mengapa hanya dengan Suho menyentuh sedikit saja kulit Lay, Lay mendesah.
Pengaruh dari obat perangsang dengan taburan ekstasi.
Cukup pintar.
Suho memasukkan perlahan miliknya agak tertanam disana.
"OH SHIT! Ssshhhh~" desahan Suho menggema diruangan itu. Juniornya dipeluk dengan sangat erat oleh hole milik Lay.
"Ah~~ ooh~ aaaahh~ aaaaahh~ nnngghh~ aaahhh~" Lay mendesah erotis. Rambutnya semakin berantakan, tubuhnya semakin mengkilap, jangan lupakan lukisan sperma Suho pada wajah cantik itu.
Lukisan bercak kissmark pada leher dan dada yang cukup indah bagi Suho.
Ah~ ciptaan Tuhan yang benar-benar sempurna.
Dan Suho menyukainya.
Kini, junior Suho yang lebih besar daripada milik Lay sudah tertanam sempurna. Suho mendiamkannya sebentar agar Lay terbiasa, dan Suho juga bisa menikmati remasan pada juniornya.
Setelah agak lama, Suho muai menggerakannya.
Awalnya, Lay sedikit kesakitan, tapi lama-kelamaan Lay menikmatinya sekali.
"Oh~! Gosh~ aaahh! Ngghhh~! Aaahh~" desahan Lay semakin erotis. Kaki Lay mendorong bokong Suho agar semakin dalam.
Suho semakin gencar menghujani hole Lay. Bosan dengan hanya satu gaya ini saja, Suho mengangkat tubuh Lay dan membuat keduanya menjadi doggy style.
"Ah~! Hati-hati~! Ngghh!" desahan nikmat Lay bercampur dengan kenikmatannya yang menjadi satu.
Suho meremas dan menampar bokong itu, sementara tangan Lay hanya menggenggam bedcover yang semakin tidak berbentuk.
"Kau benar-benar luar biasa! Sexy! MENDESAH LEBIH KUAT!" pekik Suho yang bagaikan kerasakan nafsu yang membuatnya liar.
PLAKK!
Suho menampar bokong Lay hingga membuatnya memerah. Lay pasrah kalau besok dia sudah mendapatkan bokongnya memiliki tato merah akibat Suho.
"AAAAHHH~! NGGHH~! LEBIH KUAT~! AAAHHH~! YEAH~! AAAAHAHHH~!" Lay memekik sambil mendesah ketika Suho memijat, meremas dengan kuat bokongnya, menggenggam juga memijat juniornya, dan menghentakan juniornya agar Lay merasakan kenikamatan surga dunia.
CROOOOTTT!
CRROOOTTT!
Keduanya ambruk. Suho melepaskan juniornya perlahan, dan membuat posisi yang nyaman untuk keduanya.
Lay terengah-engah dan siap memejamkan matanya. Suho menatapnya lembut dan mulai tertidur. Berbeda sekali seperti wajahnya ketika melakukan hubungan intim dengan Lay.
Suho mulai tertidur.
.
.
.
.
.
Di lain tempat, 15 yeoja terlihat sedang meminum obat penambah darah setelah menonton banyak sekali adegan ranjang yang sangat panas.
"Eonnie, kau yakin akan mengajak mereka bertemu kalau mereka semua sudah puas?" tanya seorang yeoja tomboy. Seorang yeoja dengan sebutan Kid Leader tersenyum.
"Tentu, setelah itu, aku akan memaksa mereka menikah~!" ucapnya dengan tampang mesum.
YEAAAHH!
.
.
.
.
TBC
.
.
Next chap is ChenMin ^^
Please review ^^
Please no flame, no bash, no siders and please don't judge me ^^
G kuat bayangin adegan NC SuLay~ syalalala XD
