Title : Pet Sitter
Author : Raichi Lee SangJin ELF
Rated : M
Pairing : EXO COUPLE (official couple, not crack pair)
Genre : Romance, Drama and Humor
DISC : para cast hanyalah milik tuhan YME, orang tua, dan SM Ent. Saya hanya pinjam mereka untuk membuat fantasy saya menjadi terwujud di FF ini.
Summary : Apa jadinya kalau kau yang bekerja sebagai penitipan peliharaan 'bermain' bersama peliharaan? Let's check it out! IT'S YAOI! KRISTAO, KAISOO, HUNHAN, SULAY, CHENMIN AND BAEKYEOL IS HERE!
Let's check it out, Chingudeul and Yeorebeun~!
Warning : BL/ BoysLove/Shonen Ai. Miss typo(s), alur terlalu dipaksakan, gaje, bikin mual, EYD yang ngasal. I told you before, if you hate YAOI or IF You HATE me, better if you don't read my fanfic, okay?
Author's note : annyeong ^^. Kembali lagi dengan saya, Rai.
GYAAA~!
Annyeong annyeong~ saya disini dengan iringan lagu History XD *pletak*.
Oke, jadi untuk bagian ini dan seterusnya akan menceritakan alasan para sitter, dan semuanya akan dijelaskan ^^
Mungkin cuma itu aja ^^
Nah, mari kita langsung saja mulai FFnya ^^
tolong tetap beri saya review anda *bow*
.
.
Oke, tanpa banyak bacot, mari kita langsung saja.
.
.
.
.
DON'T LIKE, DON'T READ!
.
.
I TOLD YOU BEFORE!
.
.
IF YOU HATE YAOI, BETTER IF U NOT READ MY FIC!
.
.
RAICHI
.
.
.
Kris terlihat sedang menikmati acara tv yang sedang diputar diruang tengah. Kris masih menonton dengan tenang, sampai akhinya sesuatu memeluk lehernya dengan lembut dan mengecup pipinya dari belakang.
"Gege…" panggilnya lembut. Kris tersenyum. Namja itu duduk disampingnya dan bersandar pada dadanya. Kris memeluk bahunya dan mengistirahatkan kepalanya pada rambutnya.
Kris menghirup arom rambut namja itu. Seketika mata Kris memejam. Seolah berusaha mengingat sesuatu.
"Kris-ge…" panggilnya. Mata Kris semakin terpejam.
"Kris-gege~"
"Taozi, maafkan gege.."
Mata Kris terbuka. Kaget! Ya! Kris sangat kaget.
"Kau..Tao..? Huang Zi Tao?" tanya Kris. Kris melepaskan pelukannya dan menatap lekat lekat namja didepannya.
Keduanya terdiam.
"Kau..sudah ingat denganku, Kris-ge?" tanya Tao. Senyumnya terukir dan matanya nyaris membentuk eyesmile sempurna yang semakin mengingatkan Kris pada sosoknya.
Sosok namja yang dia tinggalkan saat dia di China. Kris saat itu baru saja berumur 12 tahun saat itu. Dia meninggalkan sosok namja manis bernama Huang Zi Tao. seorang namja yang periang, manis, menggemaskan, polos, juga sangat bersahabat.
Saat itu, Kris terpaksa harus melanjutkan sekolahnya ke Kanada, dan dia tidak bisa memberitahukannya dengan Tao.
"Jawab saja, apa benar kau..?" tanya Kris. Namja itu mengangguk lembut.
"Ya..aku adalah Huang Zi Tao.." jawabnya.
Huang Zi Tao..adalah kenangan yang selalu dirindukan Kris..
FLASHBACK
Terlihat sosok anak laki-laki berumur 12 tahun dengan rambut blonde gelapnya saat itu. namja itu berjalan pelan dengan wajah stoicnya.
Kaos lengan pendek berwarna putih miliknya, dan celana oranye selutut miliknya terlihat nyaman dipakai di musim panas ini. Sepatu kets putih miliknya juga melengkapi penampilan anak lelaki berumur 12 tahun itu.
Tubuhnya yang cukup tinggi berjalan menuju kesebuah tempat yang cukup sepi. Sebenarnya, namja bernama Wu Yi Fan atau bisa juga dipanggil Kris Wu ini cukup hangat, namun dia hanya akan hangat pada orang yang dia sayangi.
Namja ini sudah sampai pada tujuannya. Sebuah tempat dibalik bukit kecil. Ada sebuah pohon oak besar nan teduh yang dikelilingi dengan taman bunga kecil. Udaranya masih bersih meskipun ini adalah musim panas.
Kris lebih memilih menghabiskan waktunya disini daripada dirumahnya.
Yang dipenuhi dengan perang mulut, lemparan piring terbang yang menyerupai UFO itu, dan segalanya.
Ibunya memutuskan untuk pindah ke Kanada. Dan akan bercerai dengan ayahnya yang sekarang.
Kris duduk sambil bersandar pada pohon oak itu. Matanya menatap langit yang cerah sekali. Disini begitu sejuk, teduh, dan hanya dirinya yang akan menghabiskan waktunya disini. ditempat sepi ini.
Matanya terpejam beberapa saat, sampai dia merasakan ada yang datang.
Kris menoleh dan mendapati sesosok namja manis dengan rambut hitam legam, mata panda yang menggemaskan, dengan pakaian tipis berwarna putih dengan gambar panda, dan celana lembut berwarna biru muda. Dia hanya mengenakan sepatu putih yang menyempurnakan penampilannya. Anak itu membawa ransel kecil berwarna putih.
Kris tetap pada wajah stoicnya. Matanya kembali terpejam.
"Hallo..?" panggilnya. Namja itu duduk disampingnya. Kris membuka matanya dan menoleh. Wajah anak-anak polos yang menggemaskan.
Kris bisa membaca anak ini. Dia pasti manja, polos, penyayang, dan sangat menggemaskan.
Apa yang kau pikirkan, Kris?
"Hn?"
"Tidak bermain di pantai? Siapa nama gege?" tanya namja manis itu. Kris diam sejenak.
"Malas..panggil saja Kris." Jawabnya cepat. Namja itu terus tersenyum manis. Membuat Kris bertanya sejenak, apakah dia tak lelah untuk tersenyum.
"Gege, namaku Huang Zi Tao. Panggil saja Tao." ucap namja itu. Matanya membentuk eyesmile yang hangat, namun sejuk. Nyamannya mengalahkan apapun, bagi Kris.
Keduanya diam sejenak.
"Ge, Tao bawa cemilan. Ayo makan cemilan." Ajak Tao lalu mengeluarkan beberapa cemilan dari tas miliknya. Kris bisa melihat dia juga mengeluarkan sebuah boneka panda ukuran sedang dengan tulisan namanya. Kris tersenyum kecil. Anak ini penggila panda?
Keduanya menikmati cemilan dari Tao. Tao tersenyum melihat Kris terlihat menikmati cemilan rumput laut.
"Gege, apakah gege ini blasteran? Wajah gege terlihat campuran?" tanya Tao. Kris mengangguk perlahan.
"Aku Kanada-Chinese." Jawabnya pelan. Mata Tao berbinar. Reaksi yang agak berlebihan, sebenarnya. Apa yang special? Kenapa Tao sampai berbinar seperti ini? Aneh.
"Wah! Keren!" ucap Tao. Kris tersenyum. Anak didepannya ini membuat moodnya merasa nyaman dan kembali seperti semula.
Auranya hangat dan lembut. Tangan Kris tanpa sadar mengusap kepala anak itu. anak itu tertawa pelan.
Keduanya menghabiskan waktu dengan mengobrol sejenak. Rasanya sungguh menyenangkan. Hingga tanpa sadar, waktu sudah menunjukkan 17:00 PM. Tao harus segera pulang, sama halnya dengan Kris.
"Gege~! besok, ayo kita bertemu lagi disini! aku tunggu gege! bye….~!" ucapnya semangat lalu berlari meninggalkan Kris. Kris tersenyum dan berlari perlahan. Berharap, ketika berlari, bumi akan berputar semakin cepat hingga besok mereka akan bertemu lagi.
.
.
.
Sudah 2 minggu dalam musim panas, keduanya terus menghabiskan waktu bersama disini. Bermain bersama, menceritakan pengalaman, dan lain sebagainya. Kris yang dihadiahkan sebuah kamera Polaroid selalu memotret wajah tidur Tao yang saat itu berumur 10 tahun.
Keduanya suka berfoto bersama, dan lain sebagainya.
Disini, Kris dan Tao juga bekerja sama membuat sebuah ayunan dengan bangku yang panjang dan kokoh agar mereka berdua bisa bermain bersama.
Lama kelamaan, Kris mulai merasakan kalau dia menyukai Tao. Ya, sepertinya dia tahu siapa yang mengambil hatinya dan menjadi manusia pertama yang membuatnya jatuh cinta terlalu dini.
Huang Zi Tao.
Namun, Tuhan memang sudah menakdirkan segalanya di bumi ini.
Adanya pertemuan, pasti ada perpisahan.
Kedua orang tua Kris memang tidak bercerai bahkan keduanya berdamai dan mengulang lagi dari awal dan memulai saling menyayangi lagi, namun ada sesuatu yang membuatnya semakin mengerikan.
Mereka memutuskan untuk pindah ke Kanada, dan artinya Kris juga harus ikut. Ke Kanada, tinggal disana, dan tidak akan kembali kesini.
Kris mengusap wajahnya gusar.
Besok, dia harus pergi. Tapi, dia tidak bisa mengatakannya dengan Tao. Tao terlalu cengeng.
"Mungkin…kalau aku tidak mengatakannya, dia tidak akan apa-apa.." bisik Kris. Tak lama, Kris mendengar suara derap kaki seseorang. Kris menoleh dan mendapati sosok anak manis yang membawa bonekanya.
"Gege…~!" panggilnya. Kris tersenyum. Namja itu duduk disamping Kris.
"Kenapa Taozi?" tanya Kris lembut. Tao tersenyum hangat.
"Ge~! Ayo kita main lagi?!" tanya Tao senang. Kris tersenyum dan berdiri.
Keduanya bermain dengan sangat senang. Kris berusaha melupakan fakta kalau dia akan pindah besok, dan buruknya dia tidak bisa mengataknnya.
Karena, kalau dia mengataknnya, dia bisa tidak mau pergi.
Jujur, meski Kris menyukai Tao, tapi dia juga ingin melindungi ibunya.
Keduanya sedang beristirahat kali ini. Tao menyandarkan kepalanya pada bahu Kris. Kris juga menyandarkan kepalanya pada kepala Tao. keduanya masih tertawa kecil sehabis bermain tadi.
"Menyenangkan.." bisik Tao. Tao mulai terpejam sebentar dan mulai tidur. Kris melirik dan tersenyum. Kris menghirup aroma rambut Tao dan tersenyum perih.
"Aku akan merindukanmu..Taozi.."
END OF FLASHBACK
Tao menangis sehabis tahu alasan Kris meninggalkannya dulu.
Suasananya tidak menyenangkan.
"Sekarang, katakan denganku, kenapa kau bisa ada di Korea, dan kenapa kau..bisa seperti ini?" tanya Kris. Tao menghapus airmatanya lalu tersenyum.
Tao menarik nafas perlahan dan mulai menguatkan ingatannya dan perasaannya untuk menceritakan hal yang diminta.
FLASHBACK
Bertahun-tahun sudah berlalu, Tao berubah menjadi remaja berumur 20 tahun yang tetap seperti dulu. Ramah, menggemaskan, polos, dan sangat baik hati juga tampan dan cantik disaat bersamaan.
Tao pindah ke Korea karena pekerjaan ayahnya setahun yang lalu.
Tao memutuskan untuk mencari kerja sambilan, dan juga, ia ingin mandiri karena sudah kuliah saat ini.
Orangtuanya tak kuasa melakukan apapun karena sudah diberi jurus ampuhnya, aegyo bbuing bbuing.
Akhirnya, orangtuanya hanya akan memberi Tao uang untuk membayar keperluan kuliah, sementara untuk makan, dan segalanya, Tao yang bayar. Untuk Apartemen, orangtuanya yang beriniatif untuk membelikannya.
Tao bekerja sebagai seorang asisten seorang maneger artis di Korea. Artis terkenal dan sangat cantik.
Namanya adalah Amber Josephine Liu. Seorang wanita yang terkenal dengan style tomboy yang membuatnya terlihat manly, dan sangat tampan.
Tao yang sedang meembantu maneger itu menulis jadwalnya, terlihat didatangi Amber.
"Hey." Sapanya. Tao menoleh dan tersenyum.
"Yo~" sapanya juga. Keduanya diam sejenak. Hingga..
"Hey, apa kau mau mencoba bersetubuh dengan namja yang tampan?"
Tao langsung membulatkan matanya.
"Kau…kau bercanda? Apa sih?!" tanya Tao lalu dengan secepat-cepatnya menulis yang ada di kertas itu.
"Kau yakin? Aku kemarin membongkar tasmu dan…kau..merindukan seorang namja bernama Kris Wu, kan?" tanya Amber. Tao tercekat.
"Kau…"
"Apa Kris yang ini?" tanya Amber yang menunjukkan sesosok foto namja dewasa yang tampan dan elegan.
Wajahnya mirip sekali dengan wajahnya ketika masih kecil.
"Namanya adalah Wu Yi Fan, namun juga dikenal dengan Kris Wu. Dia adalah seorang blasteran Kana-Chinese. Dia bekerja sambilan di toko hewan..sebagai Pet Sitter.." ucap Amber. Tao menatapnya.
"Kau..apa maumu?"
"Aku hanya fujoshi yang ingin koleksi video yadong~ KYAAAAAA~!"
END OF FLASHBACK
Kris tertawa terpingkal-pingkal mendengar alasan dari Amber yang diceritakan dengan Tao yang polos.
Keduanya terdiam sejenak. Kris menggenggam tangan Tao dan menatapnya lembut.
"Aku bersyukur bertemu lagi denganmu.."
"Aku juga…"
Keduanya terdiam lagi.
"Jadilah milikku.."
"Tentu.."
.
.
.
TBC
Next : KaiSoo ^^
Please review ^^
Please no flame, bash, or please no silent readers~ ^^
