Scene 9 father n son

title : perfect love

genre : romance, hurt

rate : t aja

pair : naruhina

disclaimer masashi kishimoto

previw
naruto yang dijodohkan oleh sang ayah kemudian menolak apa yang akan dilakukannya

-perfect love-

"maafkan aku ayah aku tak bisa aku mencintai seseorang", ujar naruto

akhirnya mereka berdebat dan menghasilkan kesepakatan, kalau naruto harus melakukan sesuatu syarat ya ia harus mempertemukan hinata dan sang ayahnya dan semua harus sesuai dengan ekspetasi ayahnya

lalu malam itu naruto membuka laptopnya
lalu menulis sebuah status

apakah aku terlalu mencintainya aku masih berharap padanya

lalu ada yang berkomentar

purple princess

ada apa lagi bocah kuning sepertinya kau tersesat pada jalan yang bernama percintaan

yelow hokage

eh iya, aku sedang ada masalah tousanku mau dia bertemu dengan mantanku

purple princess

sepertinya sulit,

bautiful pink

kenapa kau ajak purple saja untuk berpura pura menjadi pacarmu untuk sementara kan ayahmu itu kan tidak tau

handsome face man

ia, bener juga kalian kan tidak saling mencintai jadi tak ada masalah jika kalian berpura2

purple princess

baiklah tapi kau harus datang ke acara festival d sekolahku ya,,

yelow hokage

baiklah, okeh

lalu mereka berkoment ria dan mulai merencanakan hal tersebut
naruto hanya okeh saja ua terlihat pasrah

keesokan harinya

nampak 2 orang berambut kuning sedang duduk di suatu tempat sedang menunggu seseorang

"hai, naruto , lama sekali, masa kesan pertama sepeti ini, kau tau ekspetasi ayah sperti apa", ujar sang ayah

naruto hanya menegak ludah ia tak membayang kan kalao s purple yang ia kenal ngeselin bisa 2 naruto benar2 dijodohkan orang lain, naruto hanya berharap tidak demikian

akhirnya setelah menunggu sekian lama akhirnya yang dtunggu datang juga

"sumimasen, ano aku terlambat, maaf kan aku", ucap sang gadis sembari menunduk

"baiklah, apa alsanmu terlambat", ucap sang ayah terlambat

"aku terlambat karena ini, aku hanya memberikan kesan kalau aku sperti apel ini, manis jika kau rindu pada saya tinggal kau ambila apel ini,", ucap sang gadis yang memakai topengnya

"baiklah jika ini tak mais dan kau juga , maka aku tak bisa melanjutkannya", ucap sang ayag

sang ayah kemudian memakan apel tersebut dan benar apel itu manis kemudian sang gadis membuka topengnya dan nampak wajahnya yang ayu berkulit purih bening indah mata nya yang penuh kelembutan, rambutnya yang indah panjang terurai, bibirnya yang seksi, sang ayah sampai2 menjatuhkan apelnya, sedangkan naruto hanya menutup mata dan telinhanya ia takut melihat reaksi ayahnya

"kau, manis, kau akan cocok jadi calon istriku", ujar sang ayah

naruto yang penasaran kemudian membuka matanya perlahan dan menengok dan ia terkejut kalau cewe yang ada dsampingnya adalah orang yang dikenalnya

"hinata", ujar naruto

"naruto kun", ujar hinata juga

"hmhm, baiklah aku pergi dulu ada urusan kalian mengobrolah dahulu, dan jaga calon istriku naruto", ujar sang ayah kembali pergi

"jadi kau s purple stress itu", ujar naruto

"jadi kau s bocah kuning itu",ujar hinata

"huh, syukur dah ternyata aku telah selingkuh pada pacarku sendiri , hahah", ujar naruto

"eh jadi kau maiu selingkuhiku naruto kun, kau jahat", ucap hinata yang terlihat menangis

"enak saja kau tuh yang pegang2 sama s sasuke", ujar naruto

"eh, itu cuman insiden tauk aku hanya terkena lem, dan kau juga berdua2 sama sakura di kamar", ujar hinata

"eh itu, hanya kebetulan aku yang lemas bertemu dengannya dan ia membawaku kerumah ", ujar naruto

naruto dan hinata saling bertatapan lalu tiba2 ada yang datang

"haha, kalian ini, itu namanya ce,bureu tau, masih aja, kalian baru cemburu gtu ajah sudah langsung putus", ucap sakura

kemudian sakura dan sasuke yang datang dan menceritakan semua nya, dan terlihat naruto uang geram terhadap sasuke kemudian berkelahui kecil, mereka berdua berkelahi seperti anak kecil yang sedang memperebutkan mainan,hinata dan sakura hanya tertawa melihat tingkah mereka berdua, lalu tertawa mereka d hentikan oleh sesorang

"jadi kau sudah menjaga dengan baik calon itriku, naruto", ucap sang ayah

"apa maksud ayah, dia akan pacarku", ujar naruto

"tapi ayah menyukainya dan ayah akan menjadikannya calon istri dan sebagai calon istri untukmu naruto", ujar sang ayah

"apa?, tousan bercanda kan?", ucap naruto

"tidak ayah serius, ayah menyukai gadis ini pertama kali, ayah akan datang untik melamarnya, oh iya sudah dulu ya, saya mau pergi dulu, titp ya", ujar sang ayah lalu pergi

naruto hanya diam membatu ia terlihat sedih, sasuke dan sakura hanya berpandangan bingung dengan kejadian hari iniq sedangkan hinata syok melihat dirinya di perebutkan ayah dan anak

apakah naruto bisa memperjuangkan cintanya, apakah malah malah jadi ibunya?

Tbc