Chapter 2 Menyelamatkan
Title : Perjalanan
genre : fantasy, adventure
rate : T aja dah masih bingung
Pairing : Naruhina and other pairing
disclaimer : Masashi Kishimoto
selamat datang di chapter 2 , terima kasih dah yang mau baca, fik gaje neh yang alur nya gakjelas dan tak menentu, terimakasih dah yang mau ngeriviw dan mau baca, heheh thanks, sekarang ane lanjutin lagi yak, tanpa basaba basi lagi, enjoy it
Happy Reading minna,,
previw
Sesampainya di bawah, hal yang tak teduga telah menanti dia. Sang perampok bertopeng mulai mengepung Naruto, ia pun tak tau mengapa ia di kepung demikian. akhirnya terjadilah suatu pertarungan, namun Naruto dengan mudahnya melibas mereka. Lalu ia pun mencopot salah satu topeng diantara mereka.
"Hai siapa yang menyuruhmu", tanya Naruto
"Aku tidak tau, kami hanya dikirimi uang dan surat saja kami tidak tau siapa pengirimnya", jawab perampok itu agak ketakutan
-perjalanan-
Ternyata orang tersebut adalah orang yang memberitahukan tanaman obat tersebut, Naruto pun mulai merasa kebingungan ia pun merasa ada yang janggal dalam hal ini, akhirnya Naruto memutuskan untuk tidak memikirkan lagi dan buru-buru untuk kembali pulang.
Sesampainya di rumah ternyata keadaan rumah sudah sangat kacau semuanya berantakan dan hancur tidak karuan Naruto pun kaget dan merasa khawatir. Ia pun mencari apa yang sebenarnya terjadi, sesaat kemudian ia pun dikejutan oleh sesuatu ternyata kakek sedang terbaring sekarat dan berlumuran darah.
"Kek apa yang sebenarnya terjadi", tanya Naruto dengat sangat khawatir
"kakek diserang orang yang sangat brutal dan berbahaya. Mereka sangat kuat kakek tidak sanggup melawannya, mereka mempunyai tato ditangan kanannya dan ia menculik Shion, nak tolong selamatkan Shion, mereka berada di puri tidak jauh dari sini. Tolong jaga Shion ya," sahut kakek dengan tertatih-tatih
Setelah kejadian itu Naruto meraskan hal seperti mengalami de javu. Ternyata hal tersebut sama halnya dengan kakeknya yang meninggal tahun lalu, Ia pun meras hal ini terulang kembali akhirnya pun ia memantapkan hatinya untuk tidak bersedih kembali. Akhirnya ia pun bergegas untuk menyelamatkan Shion.
Ia pun berlari dengan sekuat tenaga dengan sangat terburu-buru. Sesampainya di sana terlihat bangunan tua yang sangat luas sekali di sana terdapat gerbang yang sangat besar dan sangat tinggi. Dan disana banyak sekali pengawalnya. Dengan sangat hati- hati ia pun menyelinap. Ia mulai beraksi dengan kecepatan yang ia peroleh dari latihan waktu itu. dengan cepat ia mulai bisa melewati gerbang.
Sesampainya di pintu ia berpapasan dengan para penjaga tanpa berfikir panjang ia langsung melibas para penjaga tersebut dan ia pun berhasil memasuki puri tersebut. Disana sangat luas sekali banyak sekali barang-barang antik namun kuno tetapi sangat indah menghiasi disetiap dinding maupun ruangan. Ia pun terus mencari dengan mengendap-endap. Disana banyak sekali ruangan dari yang terkecil hingga yang terluas. Dahulu ada saudagar kaya yang membuat tempat ini untuk tempat pesta. Setelah ia meninggal entah kenapa puri ini tidak ada yang meninggali hal tersebut di karenakan adanya isu-isu yang menyebar kalau katanya di daerah tersebut sangatlah anker dan sangat berbahaya. sehingga masyarakat tidak ada yang berani mendekatinya.
Naruto yang merasa kebingungan yang mencari di setiap puri tersebut mulai merasa capek, ternyata puri tersebut kosong hanya ada para pengawalnya saja. Ia pun beristirahat sejenak. Tiba-tiba ia mendengar obrolan para pengawal
"Hei, bosan juga ya, menunggu menjaga puri ini', Sahut pengawal satu
"Ya, namanya juga tugas wajarlah, lagipula bos lama banget ya keluarnya, sahut pengawal
"Ya mereka sedang berburu, biasalah, dasar si bos si maniak perempuan. hahahahaha." jawab pengawal pertama
"Tapi ngomong-ngomong kenapa hampir semua rekan kita keluar semua, jangan-jangan tidak ada yang beres", Tanya pengawal 2 kepada rekannya
"Tak tahulah saya tidak mengerti apa yang di inginkan bos", jawab pengawal 1
Setelah mencuri dengar dari para pengawal tersebut Naruto pun berfikir untuk menunggu sejenak, dan ia pun bersembunyi di salah satu kamar, dan ia tak tau apa yang terjadi bila ia bersembunyi di dalam kamar tersebut, ia pun rebahann sejenak dan tiba-tiba merasa ngantuk dan ia pun tertidur dengan lelapnya.
Sudah berjam-jam berlalu, akhirnya para anggota dan ketua geng tersebut akhirnya pulang, mereka membawa banyak makanan dan beberapa gadis-gadis yang masih belia. Namun Naruto masih tertidur lelap di kamar tersebut dan ia sama sekali tidak menyadari kepulangan geng tersebut. Sesaat ia sedang tertidur tiba-tiba saja ada yang masuk ke kamar yang Naruto singgahi, ia yang tertidur di kolong kamar pun belum menyadari kehadiran seseorang tersebut.
Beberapa saat kemudian Naruto pun terbangun dari tidurnya. Ia pun merasa kaget ketika ia menyadari bahwa ada orang selain dia yang berada dalam kamar tersebut, ia pun siap siaga untuk kemungkinan yang terburuk, apabila ketahuan akan menyulitkan baginya untuk menyelinap dalam puri tersebut.
Lalu ia pun keluar dari kolong meja secara perlahan- lahan, ia siap memulai memukul, namun ia sangat kaget bahwasanya seseorang itu seorang gadis muda belia yang sedang mengganti baju.
Akhirnya Naruto pun mengurungkan niatnya dan sesaat gadis mulai menyadari kehadiran si Naruto ia pun mulai berteriak, tetapi dengan sigap ia langsung menerjang gadis itu dan membungkam mulutnya.
"ssst, jangan berisik , aku disini tak bermaksud jahat,", sahut aNaruto dengan perlahan
"mmmpmmp nmmp", jawab gadis itu yang masih di dekap oleh Naruto
"Aku akan melepaskan tanganku dari mulutmu, tetapi kamu jangan teriak ya, okeh", sahut Naruto kembali
Naruto pun melepaskan cengkramannya, namun si gadis itu tetap berteriak sehingga orang- orang sekitar mulai berdatangan, Naruto pun tanpa berfikir panjang langsung pergi dari kamar tersebut, ia pun segera menuju dapur, tanpa disengaja ia pun menabrak seorang koki dikerajaan tersebut dan Naruto buru membangunkannya dan segera meminta maaf, setelah beberapa saat kemudian para pengawal mulai berdatangan
Naruto pun dengan segera pergi dari tempat itu, namun sang koki tersebut memanggilnya dan tanpa berfikir panjang lagi Naruto pun mau di ajak sang koki tersebut ternyata ia mempunyai ruang rahasia dan yang ia sendiri yang mengetahuinya. Koki tersebut sudah tak terlihat muda kembali, badannya yang mulai agak tua namun masih segar dan masih bersemangat tak seperti orang yang sudah lanjut usia.
Naruto pun masih bingung mengapa koki tersebut yang tahu jalan rahasia yang ada di dalam puri tersebut tidak berkeinginan untuk pergi dari tempat tersebut. Ia terlihat sangat menikmati kehidupan disini.
"Pak, saya mau bertanya, mengapa betah tinggal di tempat yang seperti ini', tanya Naruto yang terlihat bingung
"Saya sudah sangat terbiasa disini meskipun orang-orang di sini brutal tapi tak sebrutal yang kau kira, disini sudah saya anggap rumah sendiri'', jawab sang koki
"Apakah anda tidak mempunyai sanak saudara?", tanya Naruto kembali
"Ya saya mempunyai seorang anak, tetapi saya tidak bertemu kembali pada saat itu, namun saya sangat menyayangi keluarga saya, istri saya meninggal karena ia tidak mau melayani bos disini'', jawab koki itu
" Maaf, saya sangat berduka, saya kesini untuk menolong seseorang gadis yang di tangkap oleh orang tersebut, tapi saya bingung telah berputar –putar disini tak pernah saya temukan", sahut Naruto yang merasa kebingungan
"kamu mencari tawanan yang disekap, saya tau tempatnya, namun tempatnya sangat berbahaya dan banyak pengawal yang ada di sana, apakah kamu masih berminat?," tanya sang koki tersebut.
"Sip, saya siap menghadapi rintangan terebut'', jawab Naruto dengan tegas
Namun, hal tersebut membuat Naruto tambah bingung, kenapa orang seperti paman itu mau membantu menemukan tempat tersebut yang katanya jauh beresiko dan penjagaan yang sangat ketat, tetapi ia meyakinkan diri bahwasanya orang tersebut tidaklah berbohong.
Jalan demi jalan telah dilalui jalan rahasia tersebut hanya terdiri dari anak tangga yang sangat banyak tak tau dimana ujungnya , sang koki tersebut yang menemukannya pertama kali ketika ia mau membuat makanan untuk para perampok wanita tersebut, akhirnya perjalanan terhenti di sebuah ruangan yang diman terdapat pintu kayu yang sudah usang, namun masih kokoh.
Mereka pun masuk, disana merupakan tempat layaknya kamar dan banyak sekali barang-barang serta ada pula lagi pintu lain di dalam kamar tersebut dan juga terdapat kamar kecil yang mungil tetapi masih bisa dipakai, mereka beristirahat sejenak hingga datangnya malam agar mereka dapat leluasa untuk menyelinap.
Naruto kembali terkejut akan foto yang berada di atas kamar koki tersebut disana ada seorang anak kecil yang masih balita dan seorang ibu yang sangat cantik serta koki tersebut ada di sana. Iapun setelah meliahat foto wanita itu langsung teringat akan Shion
"Paman, ini foto paman sama siapa?", tanya Naruto bersemangat sekali
"Oh itu foto pada saat paman masih muda, itu putriku dan wanita cantik itu adalah istriku", jawab sang koki tersebut
'Inikan Shion, berarti paman ayahanda dari Shion yang diculik tahun lalu ya", sahut Naruto yang mulai riang
"Benarkah?, kata orang-orang disini , putriku telah mati, aku pun berfikir untuk apa lagi keluar dari sini", sahut sang koki yang mulai ceria
Naruto pun mulai menceritakan pengalamannya ketika ia sampai di kota seri dan perjumpaannya pertama kali dengan Shion kemudian menceritakan Shion yang diculik dan di bawa ke puri ini, dan ia juga menceritakan terbunuhnya kakek Shion yang dengan kata lain ayahanda dari paman tersebut, setelah mendengar berita tersebut paman tersebut menjadi agak sedih, usai bercerita mereka pun beristirahat untuk aksi penyelamatan putrinya. Tempat tersebut sangat terlihat anker ketika suasana menjadi sepi barang-barang yang ditaruh sembarang menambah kengeSasuke tempat tersebut, namun tempat tersebut nyaman dan hangat.
Tengah malam pun tiba. Suasana di kamar rahasia tersebut semakin menyeramkan, tak ada satu pun sinar matahari yang masuk, suara angin pun tidak dapat terdengar, setelah beberapa saat kemudian Naruto pun terbangun dan ia baru sadar bahwasanya ia sedang berada di dalam ruang rahasia milik paman tersebut, paman tersebut telah bangun terlebih dahulu, ia pun telah mandi dan dan telah siap berkemas dalam aksi penyelamatan.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka bersiap untuk beraksi. mereka mulai memasuki ruangan yang ada didalam kamar tersebut, ternyata, didalam kamar tersebut ada anak tangga yang menunjukan jaln turun kebawah, ternyata kamar tersebut sebagai jalan pebghubung dengan satu tempat ketempat yang lain di bawah puri tersebut. Setelah menuruni beberapa anak tangga, kemudian mereka tiba di satu tempat yang mempunyai banyak pintu. Pintu tersebut mengarah ke arah yang berbeda.
"paman, pintunya banyak sekali, yang mana yang harus kita pilih", tanya Naruto seSasukea menggaruk kepalanya
"tidak usah khawatir paman telah menelusuri seluk beluk daerah dan pintu tersebut dan semua aman-aman saja, dan salah satu pintu itu ada pintu keluar", jawab sang paman
Tak pikir panjang lagi Naruto pun menurut dan mengikuti paman tersebut, sesampainya di ujung pintu paman tidak pernah menduka akan peristiwa seperti ini. Pintu untuk keluar dari ruangan tersebut telah ditutup tanpa sengaja oleh para pengawal. Kini mereka terhalan untuk menyelematkan Shion
Naruto pun tidak diam saja. Pintu tersebut pintu tembok yang bisa di geser namun di tutupi oleh para penjaga namun hal tersebut tak membuat Naruto menjadi gentar. Ia pun berusaha utuk mencoba membuka pintu tersebut, dengan sedikit tekhnik yang diajarkan sang kakek ia pun dengan mudah menghancurkan pintu tersebut, namun dengan kejadian tersebut mengakibatkan para pengawal sadar akan kehadiran mereka.
Para penjaga tersebut dengan cepat telah mengepung Naruto dan paman tersebut, namun hal tersebut tak membuat ia kembali mundur dengan memasang kuda-kuda ia siap bertarung, tiba-tiba terdengar bunyi sirine dan mengakibatkan seisi puri tersebut menjadi terbangun, hal tersebut membuat keadaan semakin menjadi kacau. Naruto pun tidak memperdulikan hal tersebut dengan cepat ia meringkus para penjaga tersebut merebut kunci dan berlari menuju tempat penyekapan.
Disana ternyata banyak sekali wanita-wanita yang disekap, Naruto pun melepaskan mereka semua. Namun Shion tidak ada di antara mereka. Naruto pun kaget, kemudian ada seorang wanita bersanggul dengan baju yang agak lusuh namun masih terlhat manis memberitahukan dimana Shion berada.
Shion sangat terkenal di antara para wanita tersebut hal tersbut dikarenakan ia tahanan yang paling muda di tenpat tersebut. Alhasil Shion berada dikediaman ketua geng tersebut. Dengan segera Naruto pun menuju tempat Shion di sekap. Ia tidak tau bahwa petinggi-petinggi dari geng tersebut mempunyai keahlihan khusus.
"Nak tolong selamatkan anakku, aku akan tetap di sini untuk menyelamatkan para gadis ini keluar dari tempat ini", sahut paman
"Siap paman aku akan membawa kembali Shion dengan selamat", jawab Naruto
Mereka terpisah di tempat tersebut Naruto dengan sangat cepat sampai lantai bawah setelah naik dari bawah tanah, selagi ia ingin naik keatas ia di hadang oleh seseorang dengan tubuh yang sangat kekar dengan wajah yang sangat buruk ia membawa sebilah buah palu yang sangat besar.
Orang itu ingin sekali mengahancurkan Naruto dengan libasan palu yang sangat besar itu. Pertempuran tak dapat di hindari lagi, dengan kecepatan dengan kelincahannya ia dapat menghindar dengan baik, namun Naruto sama sekali tidak mau melawan ia ingin cepat sampai sana. Sang orang bertubuh besar itu mulai jengkel ia pun berkata
"Hai bocah kau sampai kapan menghindari ku terus apakah kau takut denganku?", Sahut orang itu, ku beri satu hal kau tidak akan sampai ke atas bila kau tak mengalahkanku di sana terdapat pintu untuk naik keatas dan untuk membuka pintu tersebut membutuhkan kunci"
"Jadi bila ku mengalahkan mu aku akan bisa mendapatkan kunci itu ya kan?" jawab Naruto
" Tentu saja, tetapi kau memang benar bisa mengalahkanku", sahut kembali orang itu
Akhirnya Naruto mau meladeni orang tersebut dan ia tidak segan-segan lagi karena orang tersebut sangatlah kuat dan mempunyai kekuatan aura yang misterius.
Pertarungan mereka tak dapat di hindarkan lagi, mereka pun akhinya bertarung, pertarungan mereka sangatlah sengit sehingga sampai-sampai ruangan tersebut hancur lebur mereka tidak ada yang mau saling mengalah. mereka bertarung hingga salah satu di antara mereka tidak dapat bergerak lagi.
Pada saat sengitnya pertarungan. Tiba-tiba dari atas munculah seseorang yang tiada diduga, orang tersebut ialah sang ketua tersebut. Ia dengan santainya turun diikuti oleh Shion, Naruto pun tak mengerti apa maksud semua ini. Pertarungan mereka akhirnya pun selesai. Ketua tersebut mengembalikan Shion secara Cuma-Cuma.
"Ketua mengapa kau biarkan ia mengambil Shion kita", tanya lelaki itu.
"Sudahlah, ini perintah bos atasan, saya juga tidak mengerti apa yang di pikirkan olehnya. sekarang ayo kita tinggalkan tempat ini", jawab ketua tersebut
Tanpa berfikir panjang lagi akhirnya Naruto langsung pergi meninggalkan kedua orang tersebut, tapi ia masih berkeinginan untuk bertarung dengan kedua orang tersebut yang telah merbut Shion tapi ia juga harus mementingkan keselamatan Shion juga yang kondisinya masih syok
Akhirnya mereka berdua pulang dengan selamat tanpa ada yang kurang sedikit pun, sesampainya dirumah ia baru ingat bahwa ia bertemu dengan ayah Shion, ia pun segera memberitahukan kepada Shion, setelah menceritakan hal ter sebut Naruto pun dengan segera kembali ke puri tersebut untuk menyelamatkan sang paman,
Sesampainya disana ternyata disana telah sepi dan tak ada orang dimana pun di puri itu, ia pun mencoba untuk mencari-cari di semua tempat namun tidak ketemu juga. Sesaat sedang mencari tiba-tiba saja ia melihat tulisan
"AKU TAHU KAU AKAN KEMBALI UNTUK MENYELAMATKAN SESEORANG, KAMI TELAH MENCULIKNYA DAN MENYEKAPNYA, KALAU KAU INGIN MENYELAMATKANYA MAKA DATANGLAH SEGERA KE GUNUNG 7 MATAHARI"
Setelah melihat tulisan itu ia pun berfikir sejenak, akhirnya ia memutuskan untuk berangkat besok karna hari sudah mulai malam, dan ia pun tak ingin kembali kerumah Shion, dan ia menginap di puri tersebut.
TBC
dah segitu dulu yak chapter 2nya untuk naruhinanya belum ditampilin dulu, ikutin aja ya, ceritanya harus mengikuti alurnya, yak, thank dah mw baca fic gaje ane , gomen kalo adakata2 yang kurang dimengerti ,,heheheh, arigatou
