Chapter 5 pertarungan

Title : Perjalanan

genre : fantasy, adventure

rate : T aja dah masih bingung

Pairing : Naruhina and other pairing

disclaimer : Masashi Kishimoto

Hallo, minna aku kembali update cepat neh dalam chapter ini ane lakukan ada adegan pertarungan, hehe, terimakasih sebelumnya yang Udah mau baca dan ngeriview,hehehe langsung aja ya, tanpa basa basi

Preview chapter sebelumnya

Naruto yang tidak tau apa itu keluarga akhirnya merasakan apa itu kehangatan yang ada dalam sebuah keluarga, ia menjadi rindu dengan sosok kakek yang selama ini menjadi panutan dirinya, ia belajar semua dari kakeknya, dan ia tak tau menahu soal keluarga sesungguhnya, setelah melihat keluarga Shion ia menjadi tau apa itu keluarga.

-perjalanan-

Naruto kini melanjutkan latihan kembali yang tertunda, hari sudah semakin pagi dan ia masih melakukan latihan ringan guna mempersiapkan diri menghadapi Gaara, ia merasa ini bukan suatu yang aneh, ia harus serius dan fokus agar bisa menang apabila ia lengah sedikit saja mungkin akan menjadi suatu yang sangat membahayakan. Setelah itu ia istirahat sejenak dan akan menuju ke gunung tujuh matahari pada waktu siang hari.

Matahari telah menampilkan sinarnya, seolah-olah menandakan semua aktivitas kembali dijalankan, burung-burung pun benyanyi bersiulan menyambut datangnya pagi yang nampak cerah langit yang terlihat jernih, awan yang tiada menutupi langit sebuah pemandangan langit yang indah dan tenang, serta udara yang merasuk menyejukan hati

Naruto yang telah bangun dan mengamati indahnya dunia mulai tersenyum dan mulai untuk bersiap untuk ke gunung tujuh matahari, ia telah mandi dan telah sarapan dengan berburu ikan, semua ia jalani dengan senyuman.

Waktu telah menandakan Naruto harus segera berangkat, ia pun mulai berjalan tiba-tiba sesaat setelah keluar dari hutan ia tak menyangka apa yang ada di hadapannya, ternyata keluarga telah berada di hadapan Naruto,

''Mengapa kalian disini'', tanya Naruto

''Kakak, kami tau kau akan menuju ke gunung tujuh matahari, jawab Shion

''Hahaha, santai saja nak, kami disini tidak atau bukan ingin menghalangimu, kami disini semua mendukung apa yang akan kau perbuat, kau telah menyelamatkan keluarga kami, terima kasih'', sahut paman menimpali

''Ingat jangan kau lupa tulis ya pengalamanmu ke dalam buku itu, hehehe'', sahut kakek sambil tertawa

''Aku harap kau bisa keluar kembali dengan keadaan sehat, jaga kesehatanmu'', sahut Hinata yang agak malu-malu

Setelah semua memberikan semangat, Naruto pun menjadi lega, ia tak menyangka keluarga Shion akan datang hal ini sangat memberikan motivasi yang lebih kepadanya, ia menjadi sangat senang bahwa ada yang menunggunya ketika ia pulang hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat membahagiakan bagi dirinya, setelah berpamitan dengan keluarga Shion, Naruto pun segera berangkat ketempat tersebut.

Hari sudah semakin siang semua tampak terlihat sunyi dan senyap, tiada sesuatu yang terlihat ramai seperti biasa seolah-olah suasana menjadi terasa mencekam, setelah berjalan beberapa saat kemudian Naruto pun telah sampai di gunung tujuh matahari tersebut, terlihat ada kedua pengawal yang telah menunggu kedatangan Naruto.

Naruto pun diantar oleh kedua pengawal penjaga pintu gerbang tersebut ternyata di tempat itu terdapat ruang rahasia yang yang dapt menuju ketempat paling atas dengan sangat cepat, bukan yang hal aneh bila mereka dapat lebih cepat naik keatas dari pada menaiki tangga yang normal.

Akhirnya ia telah sampai di tempat paling atas yaitu lantai tujuh, ia pun membuka pintu perlahan, bunyi mendecit pintu membuat suasana menjadi tambah mencekam, ia pun perlahan masuk

''Kau telah sampai Naruto'', sahut seseorang

''ia aku telah datang kesini dan siap untuk bertarung denganmu,'' jawab Naruto

''kau tau resiko apa yang kau hadapi saat ini?, kau mungkin tidak akan bisa keluar dengan biasa atau keluar dengan hidup-hidup apa kau siap?'', tanya seseorang itu

''oke, aku siap, mengapa kau menyakan hal itu kau terlalu baik bila mengkhawatirkan lawanmu'', jawab Naruto

''bukan aku yang akan jadi lawanmu kau harus mengalahkan kanan tangan ku terlebih dahulu'', jawab seseorang itu

Setelah berbicara dengan seseorang itu tiba-tiba datanglah orang tersebut yang akan menjadi lawan Naruto, ternyata seseorang itu adalah orang yang waktu itu pernah bertarung dengan Naruto waktu di puri, tanpa berbicara sepatah kata pun orang itu langsung menyerang Naruto dengan menggunakan palunya. Pertarungan dengan orang itu pun dimulai, dengan cepat orang tersebut melakukan serangan bertubi tubi ia melangsungkan serangan dengan tenang Naruto pun menghindarinya.

Sesekali juga Naruto melangsungkan Serangan dengan segenap kekuatan ia mencoba melawan namun apa daya Naruto kesulitan dengan musuh yang sangat besar tubuhnya itu dan ia membawa senjata sedangkan ia hanya bertangan kosong, sambil melakukan pertarungan ia melihat sekeliling dan ia pun melihat ada sebilah pedang berada disana, lalu dengan cepat Naruto mengambil pedang tersebut dan pertarungan menjadi lebih seimbang, namun ini pertama kalinya ia menggunakan senjata saat bertarung yang terbisa dengan tangan kosong.

''Akhirnya kau menggunakan senjata juga, kau lihat tiada akan ada yang berubah sekalipun dalam pertarungan ini'', sahut orang itu

''Hmm, kita lihat saja nanti apakah kau sanggup mengimbangi kecepatanku, oh iya, siapa nama mu?'', jawab Naruto

''Kau ingin tau namaku? kalahkan kau terlebih dahulu baru ku akan memberi tahukan siapa namaku,, hahahaha", sahut orang tersebut

Pertarungan pun dilanjutkan kembali, Naruto yang belum terbiasa bertarung dengan senjata mulai terbiasa, ia pun semakin cekatan dalam melakukan serangan maupun bertahan, seranagan yang membabi buta di lancarkan oleh orang itu seolah-olah pertarungan yang sangat keras ini menjadi sangat brutal.

Pertarungan semakin sangat seru mereka langsung menyerang baku hantam dengan secara cepat dan powerful mereka perlihatkan, sehingga ruangan lantai tujuh ini menjadi berantakan tidak karuan, Naruto yang menyerang dengan pedangnya terlihat lebih fleksibel sehingga ia terlihat sangat luwes dan gesit sedangkan orang berpalu tersebut lebih meningkatkan volume serangannya, sangat berbeda karakter dari kedua pertarung ini.

Naruto meluncurkan jurus yang diterimanya dari kakek yaitu jurus tendangan memutar 180 derajat, tendangan ini merupakan tendangan yang agak sulit yang membutuhkan konsentrasi tinggi ditambah lagi ia yang sedang memegang pedang ia berencana menggabungkan kedua jurus tersebut, ia pun mulai melakukan serangan orang yang bertubuh besar itu melakukan gerakan kesamping secara cepat dengan melangsungkan serangan secara vertikal ia mencoba menyerang sisi kiri Naruto. Mengetahui hal tersebut Naruto dengan kecepatannya menggeser kaki kirinya hingga menyamping dan menaruh pedang di depan sehingga bentokan tak dapt lagi dihindarkan, setelah mendekati jarak 30 cm sangat dekat ia dengan cepat mengangkat tangan kanannya sehingga menepis palu hingga jatuh dengan cepat beberapa detik saja Naruto melakukan serangan tendangan 180 derajat sehingga mengenai dagu orang tersebut dan ia terpental jatuh kelantai.

Jurus yang dilancarkan oleh Naruto berhasil sentak membuat orang bertubuh besar tersebut geram, ia pun melepaskan jubah yang ia kenakan, Naruto yang bersiap siaga berfikir ada yang aneh dengan jurus ini, aura ruangan menjadi aneh selepas orang tersebut melepas jubah

''Kau tau mengapa aku terus memakai jubah ini walaupun dalam keadaan panas sekalipun?, ini bukan mantel sembarangan ini adalah mantel yang menyegel kekuatan ku yang sebenarnya'', sahut orang itu mengeluarkan aura yang misterius

''Mengapa kau tidak melepasnya dari tadi apakah kau terlalu meremehkan aku?'', tanya Naruto

''Aku tidak menganggap remeh musuh-musuhku terlebih lagi kau, aku tak akan segan-segan sebenarnya aku hanya tidak ingin memperlihatkan wujud ini kepadamu'', jawab orang tersebut

Ada keanehan yang terpancarkan dari orang tersebut tubuhnya mulai menghitam dan terlihat wajahnya menjadi bercak-bercak hitam dan tubuhnya menjadi mengecil hingga seukuran dengan Naruto.

Terlintas terlihat ada tato ditubuhnya orang itu mengingatkan ia pada waktu ia dengan Sasuke bertarung dengan orang yang memiliki satu tato, tapi ini lain, tato orang tersebut memiliki empat buah dan memiliki tato yang sangat besar, ia berfikir bahwa ia ada kaitannya dengan orang yang ia temui waktu itu atau mungkin ia adalah satu organisasi.

Orang tersebut menjadi berubah sangat drastis tubuhnya diselimuti kegelapan. Tiba-tiba saja ia sudah di hadapan Naruto sentak ia sangat kaget dari jarak yang sangat jauh dan ia seperti melakukan teleport orang itu langsung menyentil Naruto dan efeknya Naruto terpental jauh terasa seperti di pukul beberapa kali, kekuatannya menjadi luar biasa kecepatan, kekuatannya bertambah, Naruto yang belum sempat bangun tiba-tiba saja ia sudah ada didekatnya ia pun ditarik dengan segera dengan dilemparkan, Naruto yang terkapar merasakan sangat sakit, inilah kekuatan yang sangat hebat ditunjukkan oleh orang tersebut.

''Hahaha, kau lihat seberapa hebatnya diriku seberapa kuatnya diriku?, kau tidak akan bisa melawan diriku'', sahut orang tersebut

"Mengapa kau bisa menjadi demikian?, apa yang terjadi dengan dirimu, wujud dan kekuatanmu juga sangat berubah", tanya Naruto

"Hahaha, kau ingin tau ?, akan ku beri tau setelah kau bisa mengalahkanku, itu juga kalau pun bisa ", jawab orang tersebut

Kekuatan itu benar-benar sangat hebat dan auranya sangat tajam dikeluarkan dari diri orang.

Susah payah Naruto pun bangkit ia berusaha untuk tenang dan menghadapi orang tersebut, tiba-tiba saja ia menjatuhkan buku yang dari kakek, kemudian buku itu terbuka, tertulis tulisan kakek

DALAM PERJALANANKU AKU MENEMUI ORANG-ORANG YANG SANGAT HEBAT, MEREKA MEMPUNYAI KEKUATAN YANG LUAR BIASA, AKU SEMPAT BERTARUNG DENGAN SESEORANG YANG SANGAT KUAT DAN AKU KALAH, KEMUDIAN AKU BERTANYA, "MENGAPA KAU BISA MENJADI KUAT APAKAH ADA CARA YANG INSTANT? KEMUDIAN ORANG KUAT ITU MENJAWAB KEKUATAN YANG SEBENARNYA DI DAPAT DENGAN APA YANG KAU USAHAKAN DAN PANDAI-PANDAILAH MELIHAT TITIK KELEMAHAN, KARENA SETIAP KEKUATAN AKAN MEMPUNYAI SUATU TITIK KELEMAHAN YANG SADAR ATAU TIDAK SADAR AKAN DIMILIKI SETIAP ORANG DAN SEBISA MUNGKIN JADIKAN ITU MENJADI KESEMPATANMU

Setelah melihat tulisan kakek hyuuga ia menjadi lebih semangat dan ia mulai memejamkan mata kembali dan fokus dan konsentrasi ia mulai membayangkan gerak gerik orang tersebut, ternyata ada yang aneh dari gerakan orang tersebut, orang tersebut hanya menggunakan tangan kanannya dan juga tatonya tersebut berada ditangan kanan, mungkin tato itu sumber dari kekuatannya atau yang bermasalah dengan tangan kirinya atau mungkin kekuatan orang tersebut mempunyai efek samping.

Selesai menganalisa akhirnya ia untuk memutuskan untuk menyerang bagian kiri orang itu, dengan menggunakan jurus pedang tangan level 1, pertarungan pun dimulai kembali dengan sekuat tenaga ia bangkit kembali dan memulai dengan semangat. Naruto mempercayai kecepatan yang ia latih sejak kecil tidak akan kalah dengan kekuatan yang di capai dengan instant, ia pun memulai serangan dengan kuda-kuda bertahan, seperti yang sebelumnya orang tersebut menggunakan kecepatannya dan sudah berada didepan Naruto, dengan menggunakan secara cepat Naruto pun menggunakan pedang tangan kiri mencoba menebas tangan kiri orang tersebut sentak orang tersebut menangkisnya dengan tangan kanan lalu dengan cepat Naruto menebas leher orang tersebut dengan tangan kanannya dengan kecepatan serta kekuatan power penuh Naruto akhirnya berhasil menjatuhkan orang itu dengan sekali tebasan dengan pedang tangan level 1.

Tbc

Gimana minna seru gak ,, pertarungannya seru gak,,heheh. Sori kalau gak seru, ane bikin supaya semenarik mungkin, thanks yang dah mau baca yak,heheh, sori kalo pendek yaw..hehehe

Jangan lupa d review yak,,heheheh... arigatouo