Hunter x Hunter © Yoshihiro Togashi

WARNING : Kan sudah tahu ! Ah, gayanya diganti ! Typo(s) included.


Kisah Jahil Di Sekolah (Jurus Super Ngakalin Guru Killer)

Chapter 3 : Kerja Kelompok di Rumah Kurapika


"Hmm… Menurut peta ini kita akan sampai sebentar lagi ! " Killua berkata sambil masih melihat peta ke rumah Kurapika .

" Gimana rumah Kurapika ya ? " Gon berangan-angan akan bagaimana rumah Kurapika .

" Mungkin sama dengan pemiliknya !" Leorio tertawa memikirkan .

"Sampai !" Killua mengumumkan kepada kedua temannya .

" Eh ini rumahnya ! " kata Leorio sweatdrop sekali dan ngeri melihat pemandangan di depannya .

" Pulang aja yuk ! " kata Gon dan Killua takut untuk memasuki 'rumah' Kurapika .

" Woi itu bukan rumahku ! " tiba-tiba kata Kurapika di belakang mereka bertiga dan sukses membuat mereka mau mati dan hampir ditelpon ambulans .

"Eh ! Bukan ?" mereka bertiga berbalik dan menanya secara bersamaan .

"Kalian pikir aku hantu gitu ! Tinggal di kuburan !" Kurapika marah-marah dan dengan itu membuat pikiran ketiga lelaki di hadapannya hilang pemikiran bahwa dia cantik kalau memakai pakaian biasa. "Aku lagi sendirian di rumah, jadi silahkan seribut apapun tetapi tidak terlalu ribut!" Kurapika memberitahu.

" Tiga vs satu..."

"Jangan apa-apain kami!" Ketiganya berkata sambil menjauhi Kurapika.

"Harusnya itu perkataanku!" Kurapika hanya dapat sweat-drop ria.

Setelah sampai ke ruang tamu rumah Kurapika, Kurapika langsung memberi tugas "Gon kumpulkan referensi, Killua meringkas laporan Gon dan Leorio menyusun hasilnya! Mengerti ?" .

"Mengerti ! " jawab ketiganya dengan bersemangat .

"Ada pertanyaan ?" Tanya Kurapika .

"Boleh dimakan sekarang ?" ketiganya bertanya sambil hampir berliuran dan mata berbinar-binar .

"Paham atau ngak mereka ini ?" Kurapika bertanya dalam hatinya sambil sweatdrop ria tambah kesal (?) .

"Baiklah sekarang mulai !" kata Kurapika setengah berteriak .

Setelah beberapa waktu, Kurapika yang sedang serius di depan komputer, tiba-tiba terganggu dengan suara ketiga orang lain di situ sedang berantem dan setelah itu terdengar… CKLEK… "Ampuni hamba!" Gon, Killua dan Leorio bersujud ala hamba yang sedang dihadapan rajanya dan itu dikarenakan Kurapika memegang pistol yang siap untuk menembak kapan pun .


"Hey! Lihat ini ada crop circle barusan ditemukan yang berada di kota ini!" Kurapika menunjuk artikel di komputer-nya.

"Itu buatan manusia lah!" Killua berseru.

"Kok tau!?" Leorio bertanya.

"Karena aku yang membuatnya!" Killua menunjuk dirinya sendiri sambil nyengir.

"Astaga!" sisanya hanya dapat sweat-drop.

"Bisakah kalian lebih berguna?" Kurapika hampir hilang harapan pada mereka.

" Bisa kok!" Ketiganya kemudian menjawab.

" Kalau gitu, biar ngak nyusahin aku, cuci piring situ!" Kurapika menunjuk ke arah dapur rumahnya.

"EH!?" Tak pernah disangka ini yang di dapat mereka...

" Kalau gak mau, kerja betul-betul!" Kurapika marah-marah ala nenek-nenek.


"Apa yang mereka lakukan sekarang?" Kurapika melirik ke trio pencontek itu, dan mendapati...

Nenek nenek si bongkok tiga~

Siang mengantuk, malam berjaga~

Mencari cucu dimana ada~

Nenekku kahwin dengan anak raja~

Cucu-cucu tak dapat lari~

Nenek tua banyak sakti~

Sekarang juga nenek mencari~

Siapa yang kena dia yang menjadi~

"Siang atau malam!?" [G]

"Malam!"[L]

"Lari dari si kakek!" [K]

"Bukankah mereka sudah terlalu tua untuk bermain Nenek-nenek Si Bongkok Tiga?" Kurapika kembali berpikir bahwa lelaki adalah makhluk misterius...

" Dapat Killua!"

" Che!"

"Yeay! Killua yang jadi!"

"KALIAN INGAT UMUR GAK!?" teriak Kurapika yang sudah tidak tahan dengan kekanak-kanakan mereka.

"Ingat dong~" Gon menjawab.

" Terus kenapa main ini!?"

"Karena 'kan namanya nenek bukan anak!"

"Killua! Kau- GUWAHHH MEREKA MEMBUATKU GILA!" Kurapika hanya dapat marah-marah dalam pikirannya sendiri.

" Selesai!" Leorio berteriak.

" Eh!? O-oh begitu ya? Baiklah mari istirahat." Kurapika berkata. "Sebentar! Kami sudah selesai... Waktunya balas dendam!". "Hey! Aku ada teka teki! Ada sesuatu yang mengerikan yang akan terjadi di masa depan di dalam tangan kananku ini! Apa itu?" Kurapika menutup tangan kanannya erat-erat.

" Hmmm... Ah aku tahu!" Gon mengangkat tangannya ke atas.

" Apa itu Gon?"

" Kita kalau besar 'kan akan menikah, kalau setelah meninggal seperti apa? Jadi kita menikah lagi lah! Sebagai hantu..." Gon menyipitkan matanya dan tangannya bergerak-gerak menakutkan.

" Kau pikir aku takut gitu?" Kurapika bertanya dengan nada menantang.

Tiba-tiba Killua mengangkat tangan, semuanya memasang muka horor... " WC-nya dimana?"

Kurapika sweat-drop dan menunjuk ke arah WC dengan tangan kanannya, oops! Kesalahan besar tu!

" Itu gak ada apa-apa!" Killua nyengir penuh kemenangan sambil menunjuk tangan kanan Kurapika.

" Jadi tak!?" Kurapika bertanya geram.

" J-jadi!" Killua langsung cabut lari ke arah WC.

~Beberapa menit kemudian~

" Nah! Apa jawabannya? Bikin kesal!" trio memandang Kurapika dengan mata bosan.

" T-tunggu!" Kurapika berbalik badan dan kemudian menghadap ke si trio lagi, " Benda menakutkan itu adalah... Tanggal ujian matematika!" Kurapika menunjukkan telapak tangan kanannya.

Sfx: *horor piano sound effect*

Trio kita pingsan hanya dengan melihat itu, sedangkan Kurapika ketawa puas dengan balas dendamnya.


~ Afterword~

" Kemarin aku shock berat..." Gon menghela napas berat atas kejadian kemarin.

" Ada yang lebih mengerikan!" Kurapika tiba-tiba muncul.

" A-apa!?" Killua bertanya tak sabar.

"Ini!" Kurapika menaruh sebuah kertas ke atas meja mereka berkumpul.

Sfx: *horror piano sound effect*

" Tanggal dan prediksi kapan dan dimana guru Kuroro dan Hisoka akan menjadi-jadi lagi." Kurapika memasang muka datar tak berekspresi.

Sang trio lagi-lagi pingsan melihat daftar yang tertulis di kertas itu...


Makasih pada para reviewer ya! Saya belakangan ini menonton Boboiboy! Nggak ketuaan kali ya! XDD