Hunter x Hunter © Yoshihiro Togashi

Tanggalnya pada ngawur semua! Pilihnya sembarangan! .


Kisah Jahil Di Sekolah (Jurus Super Ngakalin Guru Killer)

Hari ke-4 : Hasil Prediksi Tak Terduga

Senin, tanggal 24 0X 20XX, jam 07:00 pagi

" Sedia perang…." Killua mengeluarkan kotak pensilnya dari dalam tas dan mengeluarkan gunting, jangkar, pisau, pemotong kuku (?), katana (?), dan juga pensil-pensil yang sudah di raut hingga tajam setajam jarum.

Di sebelah Killua, temannya mengeluarkan benda yang lebih gak waras. "Ok siap!" Gon berseru dengan bersemangat, yang sudah berada di atas mejanya, jarum, tongkat pancingnya, benang wol, buku menjahit, kacamata hitam, boneka kecil, sedangkan di dalam tasnya masih ada kain, daun, bulu domba yang belum jadi benang, perisai dan boneka yang lebih besar. Itu tas sebesar apa emangnya!? Entahlah saya juga tak tahu…

Di depan Gon ada Leorio yang membawa barang yang membuat Kurapika jengkel, dia membawa komik, majalah, majalah laki-laki dan majalah perempuan, buku khusus untuk pedobear, boneka pedobear(?), kostum pedobear(?), buku teka-teki teraneh di dunia dan segala macam lagi barang yang berhubungan dengan pedobear.

Sfx: *horror piano sound effect*

" Apa!? Apa!?" [Ki]

"Nooooo! Aku benci horror piano sound effect!" [G]

" Brain freeze~" [L]

"Diam semuanya!" [Ku]

"Hi kids~" [?]

Mata Gon dan Killua kembali membulat dan memandang pintu masuk kelas mereka dengan teliti, tiba-tiba sebuah siluman beruang masuk mengejar mereka berdua, Gon dan Killua langsung mencoba mengelak dan berhasi keluar dari kelas. Killua dengan takut-takut melihat ke belakang, dan di situ beruang itu, tepat di belakang samping kanan mereka, masih mengejar mereka bagai tak akan ada terbit matahari untuk besok hari.

"HYAAAAAAAAAAA!" keduanya berteriak masih berlari.


Selasa, tanggal 25 0X 20XX, jam 09:00 pagi (Warrning: Smal but heavy Kuropika XD)

" Assalamu'alaikum murid-murid!" Kuroro memasuki ruangan dengan mengucapkan salam dan itu sama sekali aneh! (?)

'Sejak kapan ini pembunuh plus pencuri jadi ginian!? Ustadz gitu!?' Kurapika bertanya-tanya di dalam pikirannya dan tampa di ketahuinya, ternyata mukanya tampak melamun dan yang membuatnya semakin parah, matanya tepat memandang Kuroro! Kelas sedang kosong kecuali Kurapika, Leorio, yang tidak di kejar beruang kemarin dan Killua dan Gon yang terlihat trauma kecil karena kejadian kemarin yang membuat bangunan belakang sebelah kiri sekolah rusak parah karena elakan kuat dan tinjuan kuat Gon dan Killua, semuanya karena beruang itu.

Kuroro nyengir licik ke arah Kurapika, Kuroro berjalan dengan diam ke arah Kurapika yang bagai ikan yang sedang tertidur, Kuroro sedikit demi sedikit mendekatkan tangannya ke pipi Kurapika yang dari tadi tidak sadar-sadar juga. Tiba-tiba author ngitip dari jendela dengan mata detector yang seharusnya detektor yaoi tapi malah berganti jadi detektor Kuropika. Kurapika sedikit demi sedikit menutup matanya karena merasa mengantuk, sedangkan Kuroro mendekatkan wajahnya perlahan-lahan ke Kurapika dan tiba-tiba…

'Apaan ini!? Aku tertidur ya jadi rasanya ada sesuatu di depan mukaku? Hmph! Ada sesuatu masuk ke mulutku!' Kurapika membuka matanya terbelalak melihat Kuroro menciumnya!? Leorio jaw-drop melihat kejadian yang tepat berada di depannya, Killua menutup mata Gon sambil nyengir.

: Tolong nikmati iklan ini sebentar :

"EH! Kita akan ke Bali!?"

" Iya, jangan buat ulah yang tak senonoh!"

" Wah aku harus membawa pancinganku!"

" Kacamata hitam!"

" Chocolate~"

"Kataku tidak untuk main!"

Kisah Jahil di Sekolah (Jurus Super Ngakalin Guru Killer)

Hari ke-5: Darmawisata

Segera di fandom Hunter x Hunter!

: Terima Kasih akan Kesabaran anda Sekalian :

Kuroro terkipai keluar, tepat mengenai author yang mengintip dan membuat keduanya pingsan tak bernyawa, yang akhirnya di angkat oleh Pakunoda dan Machi, sang anggota OSIS.

" An*rit! Ban*sat! Beraninya mencium aku! Nasib Pairo sudah duluan!" Kurapika mengutuk-ngutuk, tangan kanannya masih terkepal dan merah bekas meninju Kuroro hingga ada lubang di dinding kelas itu.

"Ohh~" Killua, Gon dan Leorio ber-oh ria sambil bertepuk tangan, sungguh sebuah kejadian yang tak akan terlupakan di hidup mereka ini. (Kecuali saat sudah tua! XDD)


Tiga Hari Setelah Kejadian PedoBear

Kamis, 27 0X 20XX, jam 07:00 pagi

Pintu masuk kelas dibuka kuat, menunjukkan seorang laki-laki berambut hitam panjang yang lembut, sampai-sampai para perempuan iri dibuatnya. "Hi-so-ka!" desis orang itu berbahaya.

"Ara~ Illu-tan! Ada apa?" Hisoka dengan ala banci kejedot menjawab.

" Apa yang telah kau lakukan dengan kostum pedobear itu!? Kau membuat adikku trauma pertama! Kedua, ekskul drama terpaksa menunda latihan karena kostum itu tidak ada!" Illumi membentak Hisoka tiada hentinya.

" Ara~ Kenapa menuduh aku?" Hisoka ber-puppy eyes palsu.

" Siapa lagi yang cukup pedo untuk berpura-pura menjadi pedobear!?" Illumi menunjuk-nunjuk Hisoka yang tersenyum manis nan misterius.

" Oh~ Hmmm? Zeno-jiji!" Hisoka berkata dan kemudian di pukul oleh Illumi hingga terbang sampai Arab Saudi.

" Sekarang, kalau masa Hisoka masuk, silahkan belajar sendiri untuk sebulanan." Illumi berkata setelah itu menghilang.


Jum'at, 28 0X 20XX, setelah pulangan.

"Kesesesesesesesese~"

"Apa itu!?" Killua melonjak kaget.

" Veeeeeeesesesesesese~"

" N-ngeri!" Gon merinding.

" Daaaasesesesesese!"

" Tawaannya ganti terus!" Leorio melirik ke samping kanan dan kiri.

" Like, I'm FABULOUS! KESESESESESES VESESESESESE DASESESESESESE DAZESESESESE!"

" Ayo kesini! Di labotarium!" Killua berlari ke arah labotarium

"Okay!" dua temannya yang lain mengikuti Killua ke labotarium, dan mendapati!

"H-hisoka!" bisik Gon.

" Apa-apaannya!? Dia ngapain ketawa-ketawa kaya orang gila gitu!" Leorio bertanya sambil berbisik.

" F-Frankenstein!" mereka berlari menjauh!


Sabtu, 29 0X 20XX, dimulai dari jam 6 pagi.

" Killua, aku memiliki rahasia yang akan hanya kau ketahui!" Hisoka mulai dari atas kepala, membuka semacam zip.

" A-apa!?" Killua menjauh.

" Aku adalah ALIEN!"

"HYAAAA!"

Sfx: Tiit! Tiit! Tiit! Tiit! Tiit!

Killua bangun dari tidurnya dengan napas yang berat, "H-hahaha! Hisoka mana mungkin alien!"

Di sekolah Killua berjalan dengan hati-hati sekali. Sampai teman baiknya, Gon memanggil " Killua! Sini! Sini!". "Emm! Tunggu!"

" Hey! Gon! Percaya tidak? Tadi aku mimpi bahwa Hisoka adalah alien!" Killua bercerita tentang mimpinya.

" Oh itu dia!"

Killua pingsan dengan buih-buih putih di mulutnya! Hisoka ternyata hanya memakai kostum alien! XDDD


-Afterword-

"T-tadi itu menakutkan sekali!" Killua mengelus-elus dada-nya yang masih berdebar-debar.

" Killua!"

"GYAAA!"

"Eh kenapa? Padahal aku ingin memberi tahu bahwa aku mendapat peran menjadi alien!" Gon mencoba untuk membangunkan Killua yang sekali lagi pingsan, tetapi kali ini karena Gon memakai kostum alien.


Nahahaha! Itulah prediksi yang tak terduga!