Nih lanjutan dari ~Pure Love~ CH 1 :D

Sissy, gomawo udah mau nge-review fanfic pertamaku :*

Cho Na Na : Gomawo, chingu atas masukannya! Semoga chap ini gak mengecewakan ya :) Thanks juga udah RnR :*

Cul Ah : Gomawo masukannya... Di chap ini Rii udah manjangin narasinya. Semoga lebih menarik ya :)

AnieJOYERS : Bukan chingu... Coba baca lagi, ahjussi itu pembeli sebelum Kyu. Maaf kalau penjelasan kalimat narasinya gak jelas..

abilhikmah : ...Dan mesum XD

Enjoy ne!

.

.

.

.

.

~Pure Love~

.

.

Rate : M

.

.

Warning! : Yaoi (male x male) ; cerita pasaran ; Younger!Min ; Lime!

.

.

Don't like, Don't read!

.

.

.

.

.

#Sungmin benar-benar tulus mencintai seorang Cho Kyuhyun, dia rela melakukan apa saja untuk orang yang dicintainya itu. Tapi sepertinya Kyuhyun hanya mempermainkan cinta Sungmin. Akankah Kyuhyun sadar seberapa tulus dan murni cinta Sungmin?#

.

.

.

.

.

Chapter 2

.

.

"N-ngh!" Sungmin tersentak saat tangan Kyuhyun meremas pahanya. "Kyu, apa yang kau lakukan?!" Sungmin berusaha menepis tangan Kyuhyun dari pahanya. "Ssh.. Diam. Nikmati saja,"

Kyuhyun meremas-remas paha Sungmin. "A-ah.. Hentikan. Aku tidak mau." Sungmin menahan tangan Kyuhyun. "Aku tahu kau menyukaiku, Sungmin-ah. Jadi tidak perlu pura-pura menolakku. Kau menginginkanku kan?" bisik Kyuhyun. Tangannya semakin liar bergerak di tubuh bagian bawah Sungmin. "A-ah.. Kyu... Nanti kalau ketahuan.. Uuh..."

.

.

.

WARNING! LIME! LIME! LIIIIIMMEEE!

.

.

.

.

Tangan Kyuhyun bergerak ke selangkangan Sungmin, meremas juniornya. "A-akh! Andwae, Kyu-ah!" Sungmin membenamkan wajahnya di tasnya, berusaha meredam desahannya.

Kyuhyun menyeringai. Dia mulai menurunkan risleting Sungmin dan meremas juniornya dari dalam. "Kau suka, eoh?" bisik Kyuhyun. Sungmin menggeleng. "M-mhh... Ah.. Hah.."

Kyuhyun merasakan junior Sungmin yang semakin mengeras di tangannya. Dia mulai mengocok junior Sungmin pelan. "Ah.. Ahngh..." Sungmin menggigit bibirnya keras. Dia takut yang lain mendengar desahannya.

Kyuhyun mempercepat kocokannya. Junior Sungmin berkedut-kedut, cairan pre-cum mengalir deras dari kepala penisnya. "Uhh.. Kyu... Wanna cum.. Hh..." Sungmin meremas lengan Kyuhyun. Bukannya mempercepat gerakan tangannya, Kyuhyun malah melepas genggamannya dan mulai sibuk dengan buku-buku pelajarannya. "Kyu... Sakit..." Sungmin meringis. Cairannya tertahan karena Kyuhyun berhenti di saat dia mau cum.

Sungmin tidak tahan lagi. Juniornya serasa mau meledak kalau dia menahannya lebih lama lagi. "S-seonsaengnim! A-aku permisi ke toilet!" Sungmin mendorong Kyuhyun dan langsung berlari ke luar kelas. Dia akan 'menuntaskannya' di toilet.

.

.

.

.

.

Lime : off XD

.

.

.

.

.

-Pulang sekolah-

.

.

.

"Kau masih marah padaku? Aku sudah minta maaf..." Kyuhyun terus mengekor di belakang Sungmin yang tidak mau bicara dengannya semenjak insiden tadi pagi. Sungmin tidak menjawab, dia mempercepat langkahnya.

Krrukk..

Sungmin memegang perutnya. Shit. Dia baru ingat kalau dari pagi dia belum makan apapun. Ini semua gara-gara si pervert Cho Kyuhyun.

"Bagaimana kalau kutraktir makan siang?"

Langkah Sungmin berhenti. Makan?

Krruk...

Perutnya berbunyi lagi, kali ini lebih keras sampai-sampai Kyuhyun mendengarnya. Wajah Sungmin memerah, malu sekali rasanya saat perutmu berbunyi dan di dengar namja setampan Kyu. "Ti-tidak bisa. Aku mau kerja."

"Nanti aku akan bilang pada Amber kalau hari ini kau tidak masuk kerja. Sekarang ikut aku." Kyuhyun menarik tangan Sungmin dan mendorongnya ke dalam mobil hitam miliknya. "Kyu-!"

Belum sempat Sungmin protes, mobil hitam itu sudah melaju kencang. "Hh..." Sungmin menghela nafasnya. "Bisa tidak, jangan melakukan segala sesuatu seenakmu saja?"

Kyuhyun tertawa kecil. "Mianhae,.."

Sebenarnya dalam hati Sungmin merasa sangat senang saat Kyu menyentuhnya, atau membuatnya bolos kerja untuk makan siang bersama. 'Saranghae, Kyu...' Sungmin tersenyum kecil. Dia senang bisa duduk bersebelahan-berdua-di dalam mobil dengan orang yang disukainya.

"Um.. Sungmin-ah, kau punya yeoja-chingu?" tanya Kyuhyun tiba-tiba. Sungmin menggeleng. 'Aku hanya tertarik pada namja, Kyu.' jawab Sungmin dalam hati.

"Oh..."

"Waeyo?"

"Aku bingung. Beberapa hari lagi Seohyun ulang tahun, aku tidak tahu harus memberinya apa."

"..." Sungmin melihat keluar jendela mobil. Dia merasa sesak.

"Min...?"

"Eh? Um... Molla. Aku juga tidak tahu." Sungmin tersenyum kecut

"Ne.. Kita sudah sampai. Ini cafe favoritku, aku sering datang kesini dengan Seohyun." ujar Kyuhyun. Dia lalu turun dan masuk ke dalam cafe. Sungmin mengikutinya dari belakang.

"Kita duduk disini saja ya."

"Ne..."

"Kau mau makan apa?"

"Terserah.."

"Bagaimana kalau kimchi?"

"Boleh..."

"Kau kenapa sih? Masih marah ya?"

Sungmin menggeleng. "Cepatlah. Aku tidak enak badan."

"Ne... Aku pesan kimchi. Dan dua wine." ujar Kyuhyun pada pelayan di cafe itu.

.

.

.

.

"Ini pesanannya."

"Gomawo. Min, berhenti lah melamun. Makanannya sudah datang."

"N-ne."

.

.

.

.

.

"Uhh... Kyu.. Kepalaku pusing." Sungmin meremas rambutnya sendiri. Kepalanya sakit dan wajahnya merah. "Eh, kau tidak bisa minum wine ya?" Kyuhyun membopong Sungmin dengan susah payah dan menidurkannya di jok belakang mobilnya.

Sungmin mem-pout-kan bibirnya. "Bisa kok! Aku cuma pusing..." Pandangan Sungmin mengabur. "Uhh.." dia nengucek-ngucek matanya.

"Sekarang kau ku antar pulang ya. Rumahmu dimana?"

"Aku tidak mau pulang! Aku mau ke luar angkasa... Heheh.. Kyu, kau tahu? Cita-citaku dulu ingin jadi astronot... Tapi Donghae Appa tidak mengijinkanku jadi astronot." Sungmin mengoceh terus tanpa henti.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya. "Anak inu benar-benar mabuk."

.

.

.

"Rumahmu dimana?"

"..."

"Cepat katakan... Aku akan mengantarmu pulang."

"..."

"Min... Kau pingsan atau tidur?" Kyuhyun melirik Sungmin yang tertidur (atau pingsan) di jok belakang mobilnya.

Kyuhyun tidak tahu alamat rumah Sungmin, dan dia tidak mau mengantarnya ke Pinky Bakery. Bisa-bisa dia mati dihajar Amber.

Kyuhyun menghela nafas. Salahnya juga sudah membuat Sungmin mabuk. 'Sudahlah. Ke rumahku saja. Nanti kalau sudah bangun, baru kuantar pulang."

.

.

.

.

"Aish... Kau berat sekali, Min!" Kyuhyun menghempaskan tubuh Sungmin ke kasurnya. "A-ang... Panas sekali..." rengek Sungmin sambil menarik-narik sersgsmnya sendiri.

"Iya,iya. Sebentar," Kyuhyun mengambil remote AC.

Pip!

"Sudah dingin kan?"

"U-unng..! Beluuum!" Sungmin terus merengek dan menarik-narik kemejanya. Matanya masih tertutup.

"Heh, kau mengigau ya?" Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Sungmin.

"Kyuhyun-ah..."Sungmin membuka matanya sedikit.

"Ne?"

"Jangan bahas Seohyun lagi ya..."

"Eh?"

"...Saranghae."

Cup!

.

.

.

.

.

TBC

Huwaa T_T

Fic apa ini..

Jalan cerita nggak jelas banget...

RnR please!