TETTETETETETETETETETETET-

Ah anjing, ingatkan minhyun biar dia ngeganti alarm nya yang berpontensi bikin dia punya penyakit jantung.

Dengan mata masih terpejam minhyun ngegrepe-grepe nakas disebelahnya nyari hp, setelah dapet dia ambil lalu segera mematikan alarm laknat tersebut.

seperti semua anak anak jaman now, hal pertama yang minhyun lakukan setelah bangun tidur adalah melihat hp nya.

Minhyun pun menatap lockscreen hp nya. kali ini agak lama.

Dan untuk hari ini ia agak terkejut.

Hari ini Tanggal 9 september.

Anniversary 3 tahun kematian kakaknya kembarnya, hwang miyeon.

Minhyun's ten last wishes.

WISH 3 : i wish to live longer and happier than you, sister.

minhyun x everyone (wanna one, nuest)

ONGHWANG, NIELHWANG.

warning : some character are ooc, bahasa kasar, bahasa tidak baku

Akhirnya minhyun memutuskan untuk tidak mengikuti kelas hari ini.

Bukan, bukan karena absen nya masih banyak.

Tapi karena dia udah nyerah sama matkulnya.

Alesannya? Manusia itu tidak ada yang sempurna. Pinter belum tentu pantang menyerah Apalagi dosen nya udah ngancem yang enggak-enggak.

udahlah, ulang aja. Minhyun rela.

setelah minhyun minum obat sebelum makan nya ia mandi lalu memakai pakaian-pakaian yang dibelikan miyeon dulu untuknya. kemeja putih biru bergaris dan celana putih.

sebelum ia berangkat kemanapun, ia terbiasa membuat makanan terlebih dahulu untuk dirinya minum obat dan untuk jinyoung makan.

pas minhyun sudah selesai dengan makannan nya dan obat obat nya jinyoung keluar kamarnya dari kamarnya. kalau dilihat pakaian nya yang masih pake kaos gembel sama celana boxer gambar pizza dan rambutnya yang acak acak an kayaknya ia baru bangun.

ketika mendapati minhyun sedang membereskan obat-obatan nya jinyoung menyerenyit bingung, ia menatap minhyun lalu lihat hp nya lalu menatap minhyun lagi.

"loh hyung ini bukan nya udah lewat jam 8? lo ga berangkat kelas?" tanya nya.

"hari ini tanggal 9 september jinyoung-ah."
muka jinyoung tampak terkejut. "ah! hyung mau ke miyeon noona? aku ikut!"

kali ini minhyun yang menyerenyit. "bukan kemaren kata lo hari ini lo sibuk banget karena quiz lo numpuk semua?"
"fak. lupa gue." jinyoung menghela napas. "yaudah nanti gue yang kesana sendiri. titip salam buat noona ya hyung!"

"okay. hyung pergi ya!"
"jangan lupa pake coat hyung! udaranya lumayan berangin!"


"Hai miyeon noona. Apa kabar? Sori adek lo yang sering lo hina dulu ini baru dateng lagi. Adek lu yang satu lagi ga bisa dateng karena ada quiz gatau di kelas apa, katanya dia minta maaf. Sori gue jarang dateng Karena sebenernya jujur... gue ga mau inget kalo lo udah ga ada. Bagi gue lo itu masih tinggal sama eomma. Atau lo lagi liburan. Bukan nya udah kalah sama penyakit lo." Kata minhyun sembari menatap nisan kakaknya. "Oiya gue mau cerita, jadi kemaren gue dirawat. Tapi dirawatnya gara gara main bola. Ini contoh adek lo yang sok jago ikutan main bola tapi ujungnya modyar.

Untung lo ga ada disini noona. Kalo engga gue udah di cela abis abisan sama lo. Gue agak sedikit bersyukur di situ." minhyun terkekeh. "ini gue bawain bunga buat noona. warna nya pink, kesukaan noona." kata minhyun sembari menaruh buket bunga yang dari tadi ia pegang.

"tadi pas gue beli mbak mbak toko bunga nya nanya buat siapa, gue jawab buat cewek tapi udah meninggal. Eh senyum mbak nya malah luntur. Salah gue ya? Apa gen kurang peka nya jinyoung menular ke gue? Dikira gue udah punya pacar terus mati kali yak kayak di drakor?" Tanya minhyun lalu tersenyum kecil. " akhirnya gue bilang gue mau yang warna pink aja. eh mbak nya kekeuh mau bunga apa dan detail detailnya. akhirnya gue bilang yang artinya 'i will not forget u' ada gak? karena gue tau lo suka hadiah yang ada artinya kan. akhirnya dipilihin pink carnation. Gue juga minta tambahin warna ungu dikit yang kecil kecil itu. bunga yang kecil itu bunga verbena, artinya–"

"Eh minhyun?"

Minhyun kek kenal itu suara. Dan akhirnya dia menoleh ke sumber suara.

Dan dia kaget melihat orang yang memanggilnya.

Bukan, itu bukan miyeon yang tiba tiba bangkit dari kubur kayak ibu di pengabdi setan. Bukan.

Tapi seongwoo. Yang rapi banget pake baju kemeja item dan celana bahan item, bertolak belakang dengan tampilan nya ke kampus yang tiap hari pake kaos dan celana jeans bolong bolong dengan sepatu converse butut (dan sering dia ga ganti berhari hari) dengan tambahan rokok yang nyelip indah di telinga layaknya bunga.

Dan jujur, seongwoo pake item item tuh.. ganteng.

Kuping minhyun pasti merah sekarang.

"Ini..kakak kembar lo hyun? Mi..miyeon ya?.."

Minhyun mengangguk. Seongwoo satu sma dengan nya, yang berarti sama miyeon juga. Tapi miyeon keluar pas kelas 2 karena udah ga kuat. Jadi miyeon ga terlalu dikenal. Tapi minhyun ga kaget sih seongwoo kenal sama miyeon. Seongwoo itu kek kupu kupu pas sma dulu, keliling maen nya. Temen di setiap pojok ada.

(Seongwoo : "tapi cuma minhyun yang gue suka"

Minhyun : "cuih" )

"Iya, ini miyeon kakak kembar gue yang meninggal tiga tahun lalu . Mungkin lo sempet kenal?"

Seongwoo mengguk.

"Mau kasih salam ke miyeon?" Tawar minhyun, seongwoo pun mendekat.

tetapi sebelum berbicara ia menundukan kepala dan bersedekap terlebih dahulu.

ah, seongwoo berdoa.

minhyun tersenyum tipis. ia sangat sangat sangat menghargai gestur teman nya tersebut.
setelah selesai berdoa, seongwoo pasang senyum nya lagi. kali ini ke arah nisan miyeon "Halo noona nya minhyun, mungkin kita udah pernah saling kenal pas sma karena saya ga bakal lupa sama muka yang mirip mirip minhyun"

Minhyun memutar matanya bosan, gombalan maut seongwoo keluar, bahkan dikuburan.

"tapi salam kenal lagi.. saya ong seongwoo. Calon adik ipar." Ucap seongwoo dengan perkataan yang seongwoo banget. "Maaf ya miyeon noona nya minhyun saya ga bawa bunga. Mungkin lain kali kalau ada kesempatan saya bawakan bunga paling cantik. Kalo untuk sekarang liatin muka saya aja ya yang indah seperti bunga."

Duh, bener seongwoo banget kata katanya. Rada rada oon.

"Iyadah serah lu ong."

Tapi minhyun tersenyum kecil, mungkin jika miyeon disini dia udah di cengcengin garis keras. Sesuatu yang dia ngangenin banget dari kakaknya

"lo abis ngelayat siapa?" tanya minhyun tiba tiba.

"hah?"

minhyun menghela napasnya, apalagi ngeliat muka seongwoo yang tablo. tampang bloon "abis nya baju lo item item."

"oh itu, adek sepupu gue meninggal, dari keluarga gue cuma gue yang bisa dateng ya udah gue ngewakiln mereka." jawab seongwoo, yang dibales ucapan turut berduka cita dari minhyun.

"Lo ga langsung pulang ong?" Tanya minhyun lagi, lebih ke ngusir.

Tapi keknya ajakan ngusir minhyun ga mempan

"ini gue tadinya mau balik arah ke parkiran eh ngeliat ada yang ganteng ganteng. ternyata elu hyun."

lagi, minhyun memutar matanya bosan. kebanyakan gombal ni anak.

"Hyun, ngedate yuk mumpung ga ada pelakor." ajak seongwoo tiba tiba.

Minhyun pasang muka datar. "gak."

Dan... seongwoo pasang muka melas yang ga terlalu enak dipandang.

"Hyunnnn ayolaaaaaaa."

Minhyun menghela napas, lagi. "Iye. Tapi lo yang bayarin sama lo yang anterin gue pulang ya. Bawa mobil kan lo?"

muka seongwoo langsung seneng seneng sumingrah gitu "YES YES YEEEZZZ siap bos siap!" teriak dia sambil loncat loncat

Minhyun pasang muka panik "Lu jangan teriak teriak anjir! Itu nanti orang mati pada bangun gimana jir!"

"Ehe sori gue seketika lupa ini kuburan. Soalnya pas lo terima ajakan gue berubah jadi kebun bunga~"

dari muka panik ekspresi Minhyun migrasi ke muka datar.

dikasih reaksi kek gitu Seongwoo malah terkekeh "Gue ambil mobil dulu yak, sekalian keluar. Lo tunggu disini dulu aja apa gimana?"

"Gue tunggu disini aja. Lagi pula gue belom selesai tadi bicaranya sama kakak gue."

"Oke. Jangan kabur ya hyun!"

"Iyee."

"Noona, udahan ya. Gue mau jalan dulu sama seongwoo. Kapan kapan gue kesini lagi. Makasih ya noona, adek lo yang suka pasrah aja jadi punya semangat lagi. Semangat lanjutin hidup. Yah walaupun dikit tapi ada lah" minhyun tersenyum sedikit karena perkataan nya sendiri. "Oya gue boleh nitip permintaan ga? Ya kalo engga ini buat motivasi gue aja sih." Dari menunduk minhyun mendongak. Lalu tersenyum kearah nisan kakaknya.

"gue mau hidup lebih lama dan lebih bahagia dari hidup lo kak"

Verbena ;

Pray for me.

Happiness

Healing


"dua caramel macchiato satu blueberry cake dan satu tirammisu cake. silahkan dinikmati!" kata salah satu crew restaurant ketika sedang menaruh pesanan seongwoo dan minhyun ke meja.

minhyun tersenyum ke crew sementara seongwoo fokus ke kue. "terimakasih."

crew tersebut sempat membatu sedikit lalu membalas senyum minhyun. "sama-sama! oh and i just i want to say you look so cute together with your boyfriend" ucapnya yang membuat minhyun nganga dan seongwoo mendongak keatas dengan cepat.

"tapi kita bukan pa–" telat, crew nya sudah pergi.

sementara seongwoo menyeringai. "tuh, orang luar aja ngeliat kita cocok banget satu sama lain hyun. masa lo engga?"
minhyun cemberut "serah lu dah." lalu menyeruput minum nya.

setelah itu keheningan menyelimuti mereka. lebih tepatnya mereka fokus ke kue masing masing.

hingga seongwoo menanyakan pertanyaan yang sering miyeon tanyakan dulu

"Seandainya kalau tidak punya penyakit bagaimana hyun?"

minhyun membeku. ia menaruh sendok kue nya kembali lalu menatap lurus ke seongwoo, yang juga menatap balik minhyun.

"Tidak ada 'seandainya' di dunia ini seongwoo-ya, adanya hanya kenyataan." Jawab minhyun sambil menatap langsung ke mata seongwoo. "Ya kalau kenytaan gue emang pahit kayak gini mau ga mau gue harus telen."

"tapi paling engga lu masih bertahan kan hyun. berarti lo masih ada harapan kan?"

bertahan gimana, udah nyerah gini. ini mah ngikut sama idup aja.

harapan? apa gunanya berharap kalo misalnya udah ga ada jalan keluar gini? percuma berharap ada mukjizat turun dari langit kalo emang kenyataannya udah sepahit ini

"sebenernya gue–"

" lo bisa ngelewatin seluruh hidup lo dengan beban seberat itu. lo bisa ngelewatin SMA yang percayalah gue tau susah banget apalagi dengan penyakit yang ada di badan lo sekarang. berarti lo bisa , lo hebat." potong seongwoo yang membuat minhyun speechless. "kalo lo bisa ngelewatin itu berarti lo bisa bertahan seterusnya kan?"

minhyun mengangguk. minhyun cuma bisa mengangguk.

minhyun ga berani jujur (lagi, seperti yang terjadi di rumah sakit waktu itu) ke seongwoo kalo dia udah menyerah dari dulu

sementara ong seongwoo tersenyum melihat anggukan minhyun.

senyumnya... bukan senyum kasihan bukan senyum prihatin.

senyum tulus.

jangan hwang. jangan. jangan jatuh cinta. lu udah sakit tambah sakit.


"hyun mau bikin rame suasana ga?" tanya seongwoo tiba tiba. minhyun yang lagi menikmati cake blueberry kedua nya (mumpung dibayarin seongwoo, dia tanpa tau malu nambah) mendongak menatap seongwoo.
"mau ngapain lu?" tanya minhyun heran. apa lagi tingkah seongwoo "ngebakar ini cafe?"
seongwoo ketawa "engga lah anjir. foto yuk?"

asli minhyun bingung "haah?"

Ongstragam posted a picture, tagged optimushwang

Ongstagram cafe date dengan yang mulia optimushwang akhirnya bisa ngelanjutin kebiasaan kita pas sma tanpa di ganggu pelakor.

101 coments...

Realdefdanik ANJ$&^*€%#

Realdefdanik BANGSAT ASDFGHJKL

Realdefdanik GAMUNGKIN MINHYUN MAU SAMA KERAK PANCI KEK LU NYING GA MUNGKIN

ji_ddong beuh serem amat realdefdanik kalem aja kalem mas

Roh_taehyun BAHAHAHAHAH DANIEL KEDULUAN YES YES MENANG TARUHAN GUAAAA

jihoon_park PERTANYAAN NYA KOK BISA

official_yooseonho PERTANYAAN NYA KOK MINHYUN HYUNG MAO

Komurola BANG ONG LU NYANTET BANG MINHYUN YAK KASIH TAU GUA DI DUKUN MANA NAPA

Jaehwan0527 ASLI KALO PAKE DUKUN JAGO BENER TU DUKUN BISA NGARUHIN MINHYUN

sewoon_j wih gila bang minhyun ganteng amat.

Roh_taehyun GUE JUGA MAO TAU BIAR BEBEB HASUNG TAMBAH CINTA SAMA GUA

glorypath JINGGGGGG optimushwang MELEPAS MASA LAJANG AKHIRNYA

bravpunxh JADIAN BENERAN?! CONGRATS! ongstagram optimushwang

baebaeJY HAH SUMPAH HYUNG optimushwang KOK LU GA BILANG!?

catgoesmeow_ hah.
rkm0855 AKHIRNYA AKHIRNYAAAAAA

8eomatom JING SAKIT HATE AING MAH KALO JADI MANEH realdefdanik

Realdefdanik HAH ANJING SERIUSAN BENERAN JADIAN?! ANJING GUA GA TERIMA ENGGA ENGGA GUA MENOLAK

Optimushwang pertama, gue sama ong ga jadian. kita cuma 'ngedate' itu ong yang suruh bilang bukan gue yang mau. kedua, kita ga pernah cafe date pas sma paling di kantin kalo engga warung depan sekola, seongwoo. Ketiga, ini kenapa caps nya pada jebol semua?

eun_doitz YHAAAA

PockyJR astagfirullahalazim bertanda akhir zaman

ongstagram ^dari semua komen, yang hampir semuanya pake kata kata kebun binatang komen nya komen pockyjr yang paling sakit.

minhyun geleng geleng ketika menerima rentetan notifikasi di handphone nya. semuanya soal hubungan dia sama seongwoo, entah di instagram atau personal chat dan direct message.

Tapi yang paling serem sekaligus ngakak pc nya daniel sih. Dari ngancem, melas minta maaf gatau maaf apaan sampe meme gajelas ada semua.

sementara seongwoo ketawa geli di depan nya minhyun Dengan hp yang ga berhenti bersuara, Berbagai suara notif ada. bisa ditebak gara gara reaksi teman teman mereka.

"puas lu ong?"
sambil tertawa geli seongwoo mengangguk. "puas banget."


HAI HAI HAI, makasih ya yang udah comment! :"") tetep terus komen ya! biar ada semangat hehe.

oya mau sekedar info itu kalo bold berarti user name ya! bisa username line atau ig si tokoh tersebut. gue update gatentu si tapi diusahin sebulan sekali hehe. kalo ada masukan bilang ya!

btw untuk pairing ONGHWANG APA NIELHWANG NIH HUEHUEHUE

much love

ich.