SIXTEEN
Chapter 2
Author: ByunniePark
Genre: Romance/Hurt/Comfort
Rate: T
Cast: Zhang Yixing, Kim Suho
Other Cast: Byun Baekhyun, Park Chanyeol
Pair: Sulay and others
Disclaimer: ff ini milik saya, member EXO milik kita semua #plaaaak
Warning: OOC, GS, typo (dimana-mana)/ gaje berkali-kali lipat/drama benjeeet/ ngebosenin/ don't like, don't read.
Summary: Yixing yang merasa takut jika masa lalunya terulang kembali pada anaknya (halaah maksa bikin summary)
Let's Start
Happy Reading
AUTHOR POV
"hiks Yixing... "
"...dia hamil" mendengar itu mata Chanyeol semakin membulat, begitu juga dengan Suho yang tidak kalah kaget mendengarnya.
"dan pasti dia mengandung benih namja brengsek itu" ucap Baekhyun kembali sambil tangannya menunjuk Suho yang sekarang tengah mematung di tempat dan Chanyeol pun beralih menatap Suho tak percaya. Bagaimana bisa namja yang sudah ia anggap sebagai hyungnya sendiri itu telah menghamili seseorang, bahkan usianya sekarang belum genap 18 tahun.
"kau yakin Baekkie?"
"ne, kata dokter usia kandungannya sudah sekitar 2 minggu"
"lalu dimana Yixing sekarang?" tanya Chanyeol lagi.
"hiks masih di dalam, setelah sadar dan mengetahui kehamilannya, dia shock dan pingsan lagi, hiks eottokkae oppa?" ucap Baekhyun sambil menunjuk ruangan yang ada disampingnya.
"sssttt kau tenang dulu ne" tenang Chanyeol pada Baekhyun lalu matanya beralih menatap Suho yang sedari tadi masih mematung,"hyung, sebaiknya kau temui Yixing di dalam"
Suho pun tersadar dari shocknya dan secepat kilat ia berlari ke ruangan yang ditunjuk Baekhyun tadi.
Sedangkan Chanyeol membawa pergi yeojachingunya yang masih terisak menuju sebuah taman rumah sakit guna menenangkan pikirannya.
Mereka pun mendudukkan tubuh mereka di bangku taman dengan Baekhyun yang masih setia terisak dipelukan Chanyeol.
"hiks eottokkae oppa, bagaimana jika ahjussi dan ahjumma sampai tau? Kau tau kan Yixing anak mereka satu-satunya, pasti mereka akan marah sekali hiks, eottokkae?"
Chanyeol pun semakin mengeratkan pelukannya, sambil masih membelai surai Baekhyun lembut,"tapi cepat atau lambat mereka pasti tau Baekkie, dan biarkan Suho hyung bertanggung jawab atas semua ini, aku yakin Yixing yeoja yang kuat, dan tentunya kita juga harus membantunya melewati semua ini, kau mau kan?"
Perlahan Baekhyun menganggukkan kepalanya,"ne, pasti, apapun akan ku lakukan demi Yixing, bagaimana pun juga dia adalah sahabat ku satu-satunya oppa, dan sudah ku anggap saudara sendiri, kalau sampai namja brengsek itu tidak mau bertanggung jawab akan ku seret dia ke kantor polisi"
"aku sangat mengenal Suho hyung Baekkie, dia pasti bertanggung jawab, aku tau dia sangat mencintai Yixing, jadi percayalah ne?" ucap Chanyeol mencoba menenangkan Baekhyun sambil mencium pucuk kepala yeojachingunya.
"ne oppa, semoga"
16~16
Yixing yang saat itu sudah tersadar dari pingsannya, perlahan bangkit dari tidurnya dan mendudukkan dirinya di pinggiran ranjang. Air mata nya sedari tadi tak henti-henti nya mengalir. Ketakutannya selama ini benar-benar terjadi, akibat kebodohannya menyerahkan kesuciannya pada Suho namja yang sangat dicintainya selama ini sehingga mengakibatkan tumbuhnya benih di dalam rahimnya. Entah setan apa yang merasuki pikiran mereka saat itu, sampai Suho melakukannya dan bodohnya lagi dengan mudah ia menyerahkan semuannya pada Suho.
FLASHBACK ON
Terlihat yeoja manis itu tengah mondar-mandir di dalam rumah, sesekali matanya melirik ke arah jam dinding di ruang tamunya. Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi orang yang sedari tadi ia tunggu-tunggu tidak kunjung datang. Ia sudah merasa takut di rumah sendirian seperti ini karena orang tuanya pergi ke China untuk mengurus pekerjaan mereka dan seperti biasa mereka meninggalkan anak semata wayangnya yang bernama Zhang Yixing itu sendirian di rumah.
"kemana Suho oppa, kenapa belum datang juga...aish" gumamnya.
Gadis itu memang sedang menunggu Kim Suho, namjachingunya. Sudah menjadi kebiasaan, jika orang tua Yixing pergi ke luar negeri, Suho akan menemani Yixing di rumah saat malam karena ia tau kalau yeoja nya itu sebenarnya takut jika harus tinggal sendirian di rumah apalagi saat malam hari dan tentunya mereka menempati kamar yang berbeda.
TING TONG
Tidak lama terdengar bunyi bell rumahnya. Cepat-cepat yeoja itu berjalan ke arah pintu dan langsung membuka pintu rumahnya. Betapa terkejutnya ia saat mendapati Suho hampir ambruk jika saja tidak ditahan olehnya.
"omoo...oppa kau kenapa?" tanya Yixing khawatir. Hidungnya berkerut, ia seperti mencium bau aneh pada namjachingunya itu.
"aku sedikit pusing chagi, tadi temanku memaksaku meminum segelas soju, padahal kau tau sendirikan aku tidak tahan dengan minuman itu" ucap Suho lemah.
"aish lalu kenapa kau tetap meminumnya?"
"temanku terus memaksa, lagi pula itu acara ulang tahunnya jadi aku tidak enak kalau menolaknya..."
"...aku pikir satu gelas tidak masalah, tapi ternyata aku salah, kepala ku mendadak pusing" lanjut Suho
Yixing menghela nafasnya,"ya sudah kalau begitu kau langsung istirahat saja"
"ne"
Suho pun menaiki tangga dengan dipapah Yixing menuju kamar tamu yang sering Suho tempati. Yeoja itu pun segera membaringkan Suho ditempat tidur, setelah itu ia mengambil handuk kecil yang sudah ia rendam dengan air dingin untuk mengompres kening Suho, karena badan namja itu juga panas.
Walaupun merasa kepala nya sangat pusing, mata Suho susah sekali untuk terpejam. Ia amati terus gerak-gerik yeojachingunya itu yang saat ini sedang mengompres keningnya. Ia tau yeojachingunya itu sangat cantik, tapi entah kenapa malam ini kecantikan Yixing bertambah berkali-kali lipat dari biasanya. Perlahan Suho menggelengkan kepalanya guna mengusir setan yang saat ini berhasil memasuki pikirannya.
Yixing yang mengetahui gerak-gerik aneh Suho hanya mengerutkan keningnya.
"oppa kau kenapa?" tanya Yixing sambil tangannya menyentuh pipi Suho guna memastikan suhu tubuh namjachingunya.
GREP
Suho menggenggam erat tangan Yixing yang ada dipipinya lalu beralih menciumi tangan Yixing berkali-kali.
Yixing pun semakin mengerutkan keningnya melihat tingkah aneh Suho.
"sarnghae Yixing-ah...saranghae...saranghae..." ucap Suho sambil terus menciumi tangan Yixing.
"op-oppa...apa yahhmmmppph"
Yixing tidak sempat melanjutkan kata-katanya, karena sekarang Suho menarik tubuh yeoja itu ke dalam pelukannya dan mengunci bibir Yixing dengan bibirnya. ia lumat secara kasar bibir yeoja itu dan bahkan sekarang Suho membalikkan badan mereka dengan posisi tubuhnya yang menindih Yixing.
"saranghae...jeongmal saranghae..." ucap Suho disela ciumannya.
Dengan sekut tenaga Yixing meronta tapi percumah tenaga Suho lebih kuat darinya.
"oppaaa...hentikahhhmmpphhh"
Tenaga Yixing melemah karena Suho terus menciumnya lebih dalam bahkan sekarang lidah namja itu tengah menjelajahi rongga mulut Yixing dan seakan tak memberi kesempatan bernafas untuk yeoja itu. Tapi entah apa yang merasuki Yixing sehingga yeoja itu lama-kelamaan juga menikmati setiap perlakuan Suho terhadapnya. Ia sudah tidak peduli pada apapun, yang ia tau ia sangat mencintai Suho dan begitu juga sebaliknya. Tanpa bepikir jika yang mereka lakukan bisa saja merusak masa depan mereka.
Tidak...mereka tidak memikirkannya, yang mereka pikirkan hanya bagaimana menikamati cinta mereka malam ini.
FLASHBACK OFF
Dan sekarang Yixing baru menyadari kalau dirinya bodoh...sangat bodoh. Menyesal...kata itu yang sekarang hinggap dipikirannya.
Kalau tadi Baekhyun tidak menyangka akan manjadi kakak di usia 16tahun, berbeda dengan Yixing, ia tak menyangka akan menjadi eomma di usianya yang baru beranjak 16tahun.
Tidak lama kemudian telinganya mendengar, pintu ruang rawatnya terbuka. Ia pun menoleh ke arah pintu dan terkejut saat mengetahui kehadiran Suho. Dengan kasar ia hapus air matanya dan ingin beranjak pergi guna menghindari Suho. Tapi belum sempat melangkah, tubuhnya sudah didekap namja itu erat.
"mianhae Yixing-ah, mianhae, ini semua salahku, sehingga membuat masa depan mu hancur, mianhae"
Dan Yixing merasakan kemeja nya basah yang menandakan bahwa Suho saat ini juga sedang menangis.
Tangis Yixing pun kembali pecah
"aku takut oppa, eomma dan appa pasti kecewa sekali mendengarnya hiks"
"kau tidak usah takut ne, ada aku, aku akan bertanggung jawab atas semuanya, secepat mungkin aku akan menemui orang tuamu dan melamarmu"
Mendengarnya Yixing pun merenggangkan pelukannya dan menatap Suho,"k-kau yakin oppa?"
"ne, mana mungkin aku membiarkanmu menanggung semuanya sendiri, aku sangat mencintaimu Zhang Yixing, jujur aku juga sangat takut tapi aku juga senang karena sebentar lagi aku akan menjadi appa" ucap Suho berusaha menenangkan Yixing.
Sedangkan Yixing menatap Suho tak percaya,"kau menginginkan anak ini oppa?"
"tentu saja, ini adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan padaku" ucap Suho mantap. Langsung saja Yixing memeluk kembali appa dari calon bayinya itu.
"gomawo oppa, ku kira kau akan menyuruhku menggugurkan kandungan ini, gomawo oppa kau sudah mau menerimanya hiks"
"ssstt mana mungkin aku melakukan itu, aku sangat mencintai mu dan calon bayi kita, aku ingin menebus dosa ku dengan membahagiakan kalian selamanya, aku janji tidak akan meninggalkan kalian" kata Suho sambil mencium pucuk kepala Yixing.
Perlahan Suho melepaskan pelukannya dan berjongkok mensejajarkan kepalanya dengan perut Yixing yang masih rata.
"annyeong baby, ini appa, selamat datang, tumbuh yang sehat dan jangan merepotkan eomma ne" sapa Suho pada calon bayinya sambil mencium perut Yixing.
Setelah itu Suho menegakkan tubuhnya kembali, manatap Yixing yang masih menangis, "saranghae, kau mau kan menjalani semua bersama ku?"
Tanpa ragu Yixing pun menganggukkan kepalanya," nado saranghae"
Air mata yeoja itu masih mengalir dengan perasaan takut, sedih, senang, semua bercampur menjadi satu.
Mendengarnya Suho pun tersenyum dan perlahan menyatukan bibir mereka dengan lembut.
16~16
Selama beberapa hari Yixing masih merahasiakan kehamilannya pada orang tuanya. Sebenarnya Suho sudah ingin cepat-cepat melamar Yixing, tapi yeoja itu justru melarangnya, alasannya karena saat ini ia belum siap. Dan beruntung orang tuanya tidak mencurigai keadaannya karena seperti biasa mereka sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga mengabaikan perkembangan anak semata wayangnya.
Yixing juga mengalami morning sickness seperti ibu hamil lainnya tapi lagi-lagi ia beruntung karena morning sicknessnya tidak terlalu parah. Sepertinya calon bayinya itu mengerti akan keadaan eomma nya. Dan tentang ngidam, yeoja itu juga merasakan. Tiap malam ia menyuruh Suho untuk datang menemuinya dengan membawa pesanan aneh-aneh dari Yixing, tentunya secara diam-diam. Setiap malam namja itu harus memanjat tangga dari tali tambang yang sudah dipersiapkan oleh Yixing sebelumnya.
Hari ini adalah tepat sebulan usia kandungan Yixing, pulang sekolah ini ia dan Suho harus ke dokter kandungan untuk memeriksakan kandungannya. Sejauh ini perkembangan janinnya sangat baik dan sepertinya tumbuh dengan sehat. Sebenarnya agak aneh juga melihat dua sejoli yang masih berseragam SMA tengah memeriksakan kandungan, tapi mau bagaimana lagi, mereka seolah sudah tidak peduli akan cibiran orang lain.
Setelah memeriksakan kandungan Yixing, Suho memutuskan untuk langsung mengantar Yixing pulang karena sepertinya yeoja itu sangat kelelahan. Motor Suho tepat berhenti di depan rumah Yixing dan yeoja itu pun segera turun dari jok motor namjachingunya. Tangan Suho beralih melepas helm di kepala Yixing lalu merapikan rambut Yixing yang agak berantakan.
"kamu istirahat ne?" ucap Suho.
Yixing pun hanya mengangguk sambil tersenyum manis.
"o iya nanti malam ingin aku bawakan apa?" tanya Suho.
"tergantung nanti saja aku ingin apa"
Suho pun terkekeh,"arraseo" kemudian tangan kiri Suho tergerak membelai perut Yixing,"appa pulang dulu ne, annyeong baby"
"annyeong appa, hati-hati" jawab Yixing mewakili bayinya.
Suho lagi-lagi terkekeh,"saranghae eomma"
"nado appa"
Setelah itu Suho melajukan motornya meninggalkan rumah Yixing. Yixing pun langsung melangkahkan kakinya kedalam rumah, ia ingin cepat beristirahat karena memang ia sangat kelelahan. Tapi saat melewati ruang tamu ia terlonjak kaget saat mendapati dua makhluk yang terus menempel padanya saat mengetahui tentang kehamilannya. Sebenarnya hanya satu yang terus menempel, tapi saat sepulang sekolah makhluk satunya lagi juga akan menempel mengingat mereka beda sekolah. Dua makhluk yang tidak lain adalah Baekhyun dan Chanyeol itu terlihat tengah bermesra-mesraan di ruang tamu rumahnya sampai tidak mengetahui kehadiran Yixing. Yixing pun memutar bola matanya sambil melipat tangannya di dada.
"ekheem" deheman Yixing akhirnya mampu menyadarkan mereka bahwa masih ada makhluk lain selain mereka di ruang tamu.
Baekhyun pun terlonjak kaget, segera saja ia lepaskan tautan tangannya dengan Chanyeol dan tersenyum canggung pada Yixing.
"kau dari mana saja Xing kami menunggu mu dari tadi" tanya Baekhyun.
"memulai kegiatan rutin tiap bulan" jawab Yixing.
Untung otak Baekhyun mampu menangkap cepat apa maksud dari perkataan Yixing, ia pun hanya mengangguk. Berbeda dengan namjachingunya itu yang sepertinya lamban mencerna perkataan Yixing, terlihat ia sedang mengerutkan keningnya. Baekhyun yang melihat Chanyeol sedang memasang tampang berpikir pun akhirnya membisikkan sesuatu ke telinga Chanyeol dan membuat namja itu mengangguk paham.
Yixing yang merasa sudah sangat lelah, melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamarnya dengan di ikuti dua makhluk happy viruz itu. Setelah berada di dalam kamar Yixing, Baekhyun langsung menutup rapat pintu kamar. Gadis imut itu berjalan ke arah Yixing dan ikut merebahkan dirinya di samping yeoja berdimple itu. Sedangkan Chanyeol lebih memilih untuk bermain dengan gitar tua milik Yixing di balkon kamar.
"bagaimana tadi?" tanya Baekhyun sambil matanya menatap langit-langit kamar Yixing.
"sejauh ini baik-baik saja, tapi kata dokter aku tidak boleh terlalu lelah karena kandunganku masih sangat lemah" jawab Yixing sambil memejamkan matanya.
Baekhyun beralih memiringkan tubuhnya menghadap Yixing dan menopang kepalanya dengan tangan.
"lalu calon keponakanku yeoja atau namja?"
Pletaaak
Satu jitakan dari Yixing mendarat di kepala Baekhyun.
"babo...usia kandunganku baru 1 bulan, mana bisa langsung terlihat, bentuknya saja masih berupa embrio dan belum terbentuk sempurna"
"aish...arraseo" dengus Baekhyun sambil mengusap kepalanya.
Kemudian suasana hening sejenak.
"Xing!" panggil Baekhyun lirih
Yixing yang masih setia memejamkan matanya tapi sampai saat ini ia belum bisa tidur hanya bergumam lirih,"hmm"
"kapan kau memberi tau ahjumma dan ahjussi?"
Pertanyaan Baekhyun langsung membuat mata Yixing terbuka lebar.
"maaf, aku menanyakannya, tapi aku rasa kau harus cepat-cepat memberitau mereka, karena semakin lama perutmu akan membesar dan pasti ahjumma dan ahjussi akan tau"
Yixing menghela nafasnya,"aku pasti memberitau mereka, tapi untuk saat ini aku belum siap , biarlah semuanya berjalan dengan sendirinya"
"satu yang harus kau tau, apapun yang akan terjadi,aku selalu ada untukmu" ucap Baekhyun ikut memejamkan matanya sambil tangannya menggenggam erat jemari Yixing.
"gomawo Baek" gumam lirih Yixing dengan tersenyum tipis.
16~16
"oppa palli" ucap Yixing lirih tapi dengan nada memaksa pada seseorang di seberang telfon.
"sebentar ne, aku belum menemukan pesananmu"
"huuufh setengah jam lagi kau harus sudah sampai dan membawakan pesananku, atau calon anak mu ini kelaparan sampai besok" paksa Yixing
"aish chagi mana bisa begitu... memangnya kau pikir mencari kimchi rasa cokelat itu mudah, aku sudah berkeliling selama 3 jam tapi belum ada satu pun penjual kimchi rasa cokelat"
"pokoknya aku tidak mau tau, setengah jam lagi kau harus sampai"
Klik
Yixing memutus sambungan telfon sambil mengerucutkan bibirnya. ia kesal dengan Suho yang belum juga datang membawa pesanannya dan membuatnya harus menunggu selama kurang lebih 3 jam. Bagaimana tidak menunggu selama itu jika yang ia pesan kimchi rasa cokelat...hey ayolaaah Xing kau pikir kimchi itu es krim yang punya beberapa rasa pilihan? Mana ada penjual kimchi seperti itu, kecuali jika penjual kimchi itu sedang ngidam sepertimu.
Yeoja itu terus saja mondar-mandir di dalam kamar sambil tangannya mengusap-usap perutnya.
"sabar ya sayang, sebentar lagi appa pasti membawakan pesananmu" ucapnya pada calon bayi yang ada diperutnya.
20 menit kemudian terdengar ketukan dari pintu balkon kamarnya. Cepat-cepat Yixing membuka pintu itu, dan benar saja Suho datang dengan tampang kusut. Berbeda dengan Yixing, yeoja itu malah tersenyum lebar dan langsung merampas bungkusan yang dibawa Suho. Namja itu kemudian mengikuti Yixing duduk di tempat tidurnya sambil menghela nafas melihat Yixing yang terlihat senang sekali mendapat kimchi cokelatnya. Tanpa rasa mual atau jijik yeoja itu terus melahap kimchi bercampur lelehan krim cokelat. Namun ternyata rasa mual itu berpindah pada Suho, namja itu langsung berlari ke kamar mandi yang ada di dalam kamar Yixing dan memuntahkan semua isi perutnya, mengingat kimchi rasa cokelat itu adalah hasil karyanya sendiri. Namja itu mencampurkan kimchi dengan lelehan cokelat yang ia beli bersamaan dengan kimchi. Yixing yang melihatnya hanya mengangkat bahunya tak peduli dan melanjutkan acara makannya.
Suho merasa tubuhnya melemas karena isi perutnya terkuras habis. Dengan langkah gontai namja itu berjalan ke arah tempat tidur dan mendapati Yixing yang sudah selesai memakan kimchi cokelatnya dengan menyisakan bekas cokelat di sekitar mulut yeoja itu. Suho pun mengambil tissue dan membersihkan mulut Yixing yang belepotan cokelat.
"hehe gomawo oppa" ucap Yixing beserta cengirannya.
"lain kali jangan minta yang aneh-aneh lagi arraseo?"
"Ya! ini bukan keinginanku, tapi ini keinginan anakmu iiiissh" dengus Yixing kesal sambil melipat tangannya.
Suho pun hanya bisa menghela nafasnya, perlahan ia dekatkan kepalanya di perut Yixing dan mengecupnya sekilas
"baby, jangan minta yang aneh-aneh lagi! kasian appa ne" ucap Suho pada calon bayinya.
Yixing yang melihatnya pun terkekeh sambil tangannya membelai kepala Suho yang masih menempel di perutnya.
"sekarang eomma tidur ne, tidak baik tidur terlalu malam, kau harus banyak-banyak istirahat"
Yixing hanya mengangguk dengan senyum manis yang memperlihatkan dimplenya lalu berbaring di tempat tidurnya dengan diselimuti Suho.
"hati-hati di jalan" ucap Yixing sebelum memejamkan matanya.
"ne, jaljayo...saranghae"
Sebelum pergi Suho mencium bibir dan kening Yixing, mengantar yeoja itu ke alam mimpinya.
16~16
Yeoja berdimple itu terus saja mengamati tubuhnya di cermin dengan menyingkap kaos biru lautnya sehingga memperlihatkan perutnya yang sudah mulai membuncit, mengingat usia kandungannya kini sudah memasuki 3 bulan. Dadanya juga terlihat semakin membesar karena efek dari kehamilannya.
CKLEK
Aktivitasnya terhenti saat mendengar pintu kamarnya dibuka oleh seseorang yang ia ketahui sebagai eommanya. Cepat-cepat ia menutupi perutnya kembali dan beralih menyisir rambut pajangnya.
Sang eomma tersenyum mengamati putrinya yang sudah beranjak dewasa. Nyonya Zhang pun akhirnya memeluk Yixing dari samping sehingga menghentikan aktivitas anaknya menyisir rambut.
"ternyata anak eomma sudah sebesar ini..." ucap nyonya Zhang lirih sambil mendaratkan dagunya di pundak Yixing.
'ne, anakmu memang sudah besar eomma, bahkan akan memberimu seorang cucu' jawab Yixing dalam hati.
"...maafkan eomma yang tidak memperhatikanmu selama ini, banyak pekerjaan membuat eomma dan appa sibuk sampai-sampai mengacuhkan malaikat kecil eomma..."
"...tapi kau harus tau, appa dan eomma sangat menyayangimu" lanjut nyonya Zhang.
"gwenchanna eomma, aku mengerti, eomma dan appa sibuk bekerja pasti juga demi Yixing, seharusnya Yixing berterima kasih karena eomma dan appa sudah merawatku dengan baik, gomawo" ucap Yixing sambil membalas pelukan eommanya.
Nyonya Zhang mengecup singkat pucuk kepala Yixing.
"ne dan jadilah anak yang bisa membuat kami bangga"
DEG
TBC
Kyaaaa SuLay ship mana SuLay ship...sini sini kita sukuran, bentar lagi kita punya dedek baru...karena si babe udah berhasil ngebuntingin enyak #dduuuuaaarrrr #di bom masa
Saya gak nyangka, ada juga yang minta lanjut ni ff nista bin pasaran #hiks terharu #srooot #lap ingus.
Maap banget kalo alurnya terkesan kecepetan ato malah sebaliknya dan lagi-lagi maap juga flashbacknya saya skip, karena mo puasa en lagipula saya gak bisa bikin adegan rated M #bow pakek nyengir
Oke makasih banyak buat reviewers, balasan udah saya kirim lewat PM, yang gak ada akun saya balas disini:
Githa: iyaaah kita mo punya dedek baru #plaaak...saya lagi poling in lope ma sulay ini duuuh...iya githa ni udah dilanjut...makasih reviewnya #bow bareng bang naga
Guest: tau tuh suho lagi kesurupan kali #plaaak...hehe makasih reviewnya #bow bareng bang naga
Junxings: hyaaah sukur deh kalo junxings suka #bow...tenang yixing bunting anaknya babe suho kog kkkkk... iiih junxings kog bisa baca pikiran saya siih #tuuh kan bocor #sumpel mouth...hehe ia ni udah dilanjut... makasih reviewnya #bow bareng bang naga
Lolipop: ne ini udah dilanjut... makasih reviewnya #bow bareng bang naga
Minprayudi: itu emang anak suho kog Min hehe...makasih rivewnya #bow bareng bang naga
Love sehun: huwaaah makasih love sehun hehe... ne ini udah dilanjut, makasih rivewnya #bow bareng bang naga
Big thanks to: PrincePink, Baby Panda Zi TaoRis EXOst, han ah byeol, Madelene Lexie, ExileZee, Hhyunaa, zhehoons, , Kim Jong DaeBak, Caffeine NL, Manchungi98, AbigailWoo, AlpacaAce, Fanxingege, jungsssi, githa, Guest, junxings, lolipop, Deer Panda, minprayudi, Love sehun
oh iya sekalian mo ngucapin selamat puasa bagi yang menjalankannya, semoga Ramadhan kali ini penuh dengan berkah ...Amiiin.
Annyeong epribadeehh... XOXO #gossip girl
