Goodbye Dadda
Ep. 6
Persalinan Baekhyun berjalan lancar, walaupun sempat terjadi kepanikan pada satu rumah itu tapi setidaknya Chanyeol sebagai seorang suami yang siaga mampu berpikir jernih saat situasi kemarin. Meskipun memakan waktu sedikit lebih lama, tapi Baekhyun menjalaninya dengan sangat baik, Chanyeol terharu melihatnya. Bahkan tanpa Chanyeol sadari ternyata diriya mengangis sewaktu mendengar suara tangisan anak-anak nya.
Anak-anak?
Yap, Chanyeol dan Baekhyun tidak menyangka Beebo yang mereka kira satu buah janin ternyata adalah sepasang janin kembar. Sepasang. Laki-laki dan perempuan. Sungguh tiada hadiah yang lebih membahagiakan dibandingkan dengan sepasang anak kembar dalam persalinan pertamanya. Intinya, keluarga ini sangaaaat bahagia.
Baekhyun juga sudah sadar dari pingsannya pasca operasi, dokter bilang Baekhyun kehilangan cukup banyak darah sehingga dia menjadi sangat lemas, jadi membutuhkan istirahat yang cukup untuk mmbuatnya kembali pulih. Dirinya juga sangat tidak menyangka bahwa gumpalan yang sering dibawanya adalah dua buah janin. Dia sangat senang hingga membuatnya cepat merasa lebih baik.
Kedua bayinya juga sangat sehat dan gemuk, Chanyeol bilang sudah melihatnya kemarin malam, tapi Baekhyun belum. Dia merengek sepanjang pagi agar segera dipertemukan dengan anak-anaknya. Chanyeol berjanji jika Baekhyun menghabiskan sarapannya maka Baekhyun bisa melihat anak-anaknya.
Setelah sarapannya habis, kemudian Chanyeol meminta perawat untuk membawa anak-anaknya kekamar inap. Dan perawat itu menyanggupinya. Baekhyun sangat senang begitu melihat box bayi-bayinya datang, dirinya juga tidak dapat membendung air matanya saat melihat mereka. Karena ini adalah pertama kalinya ia melihat anak-anaknya.
Salah satu perawat-perawat nya ada dua-mengambil salah satu bayi yang ada di salah satu box, bayinya dibungkus dengan kain berwarna biru bermotif, dan memberikannya pada Baekhyun. "Ini bayi anda yang berjenis kelamin laki-laki,"ucap perawat tersebut. "Terima kasih." Baekhyun tidak lupa memberi ucapan terima kasih. Lalu bayi yang satunya lagi di berikan kepada Chanyeol, Baekhyun tebak yang itu pasti bayi perempuannya, bayi kecil itu dipakaikan kain berwarna merah muda, lucu sekali dan terlihat sangat hangat, hingga membuat kedua orang tuanya terus tersenyum bahagia.
"Cantik sekali,"Baekhyun memuji bayi perempuannya. Lalu bayi yang dipelukannya sedikit bergerak dan merengek, sepertinya iri mendengar saudarinya diberikan pujian. "Uh...cup, cup, cup, kau juga tampan sayang." Baekhyun juga tak lupa memujinya yang mungkin bisa meredakan rengekkannya. "Tipe pencemburu. Khas sekali." Chanyeol terkekeh dibuatnya.
"Umm, Chanyeol?" Baekhyun memanggil suaminya saat suaminya sedang sibuk menciumi bayi perempuannya.
"Ya?" balas Chanyeol tanpa mengalihkan pandangannya.
"Kau sudah menyiapkan nama untuk si kembar? Aku tahu kau sudah menyiapkan nama untuk Beebo, tapi kita tidak tahu bahwa Beebo adalah dua janin kembar," Baekhyun bertanya tentang nama untuk anak-anak nya. Memang mereka sudah sepakat jika urusan nama adalah bagian Chanyeol. Baekhyun hanya sedikit memastikan jika Chanyeol tidak melupakannya. "Sudah," Chanyeol menjawab tanpa ragu. Baekhyun tersenyum menanggapinya.
"Sebenarnya aku sudah menyiapkan banyak nama, nama untuk perempuan, nama untuk laki-laki, nama laki-laki kembar, nama kembar perempuan, dan juga nama kembar untuk sepasang." Chanyeol menjelaskan dengan secara rinci dan dengan dada yang dinaikkan dengan penuh kebanggaan.
"Ya, ya, ya terserah mu saja," bahu Chanyeol lemas lagi mendengarnya perkataan Baekhyun tapi wajahnya kembali cerah saat Baekhyun mengelus wajahnya dengan sayang, Baekhyun mengelus pipinya dengan sayang dan tatapan kelembutan yang membuat Chanyeol tidak bisa menahan rasa bahagianya karena hey, Baekhyun jarang sekali seperti ini. Chanyeol akhirnya memegang tangan Baekhyun dengan tangan kanannya, sedang tangan kirinya dengan seperti terbiasa menggendong bayi perempuannya.
Orang tua baru itu saling bertatapan dengan sangat dalam. Baekhyun menatap Chanyeol dengan penuh kelembutan, sedangkan Chanyeol menatapnya dengan penuh cinta dan ketulusan. "Suami tampan ku pasti sangat kelelahan menungguiku bersalin, kau juga pasti sangat cemas. Terima kasih."Chanyeol sekuat tenaga menahan diri agar tidak kelepasan berteriak ditempat, bagaimana tidak? sangat jarang Baekhyun yang bersikap sangat hangat seperti ini, biasanya hanya tatapan judes nan galak yang didapatinya, meski begitu tidak satupun mengurangi rasa cintanya kepada Baekhyun, malah semakin bertambah setiap hari karena yang Chanyeol tahu hanya Baekhyun, dan memang hanya Baekhyun yang bisa mengahadirkan perasaan bahagia disetiap harinya. Duh, jadi makin sayang.
"Seharusnya aku yang berterima kasih Baek, terima kasih karena sudah mau menikah denganku. Terima kasih karena sudah mengandung si kembar. Dan untuk yang sekarang, terima kasih karena sudah melahirkan si kembar," Chanyeol mengelus dengan sayang rambut hitam milik Baekhyun, dan Baekhyun tersenyum amat lebar hingga matanya membentuk bulan sabit. Cantik sekali.
"Kau sudah banyak mengalami kesulitan, mungkin sehabis ini kau juga akan mengalami kesulitan karena mengurus si kembar. Hidupmu juga akan berubah dari sebelumnya. Aku sangat berterima kasih karena kau sudah bertahan."Untuk kesekian kalinya Baekhyun melihat kesungguhan dari suaminya. Pertama ketika melamar nya dulu di depan orang tua nya, lalu ketika mengucapkan janji suci pernikahan, dan yang sekarang. Baekhyun tidak dapat membayangkan jika dia menikahi pria lain, apakah pria lain itu mampu memperlakukan dia seperti Chanyeol memperlakukannya, lembut dan tulus. Sikap bodoh dan cerobohnya yang selalu membuat pusing kepala hanya bonus untuknya, karena bagaimana pun tidak ada manusia yang sempurna.
"Itu kan memang sudah menjadi kewajibanku Chanyeol, omong-omong siapa anak-anak kita?" Baekhyun sengaja mancairkan suasana karena bermesraan terlalu lama itu bukan gayanya sama sekali dan dia malu sekali omong-omong, sekaligus ingin tahu siapa nama si kembar yang sudah disiapkan Chanyeol.
"Oh, aku sudah menyiapkan dua nama, Saebyul dan Saeryul. Aku pikir itu cocok untuk si kembar, bagaimana?" Chanyeol dengan semangat mengutarakan hasil pekerjaannya mencari nama untuk anak-anaknya.
"Saebyul dan Saeryul? Terdengar bagus. Aku suka," Tanpa diduga Baekhyun menyukai kedua nama itu.
"Sudah kuduga. Baiklah nama anak-anak kita adalah Park Saeryul untuk laki-laki dan Park Saebyul untuk yang perempuan." Chanyeol memeluk gemas anak perempuannya sesaat setelah diberi nama.
"Welcome to the world babies."Kedua bayi lucu itupun tersenyum seakan mengiyakan perkataan ibu mereka.
'I love you Mom and Dad'
SUDAHLAH
Gimana? Suka gk sama chap ini? entah kenapa bikin chap ini tuh aku rada males gitu, mood nya jelek dari kemaren-kemaren. Harusnya juga ini udah di up dari minggu kemaren, tapi aku nya sibuk persiapan lomba paskibra, jadinya tervengkalai, deh.
Sebenernya aku juga udah komitmen sama diri aku sendiri kalu fict ini akan aku publish seminggu sekali, tapi ya itu banyak banget halangannya. Jadi aku gk akan janji fict ini akan update kapan, tapi sebisa mungkin aku akan up secepatnya biar cepat selesai.
