MIDNIGHT SECRETARY
Part 2 : Sweet Pain
Main Cast :
Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Lee Donghae
And Other Cast
Genre : Romance , Drama & Supernatural
Rate : M (Mature Content and Sex Activity)
Warning : Genderswitch, Typo dan Bahasa tidak sesuai EYD
a/n : Fic ini adalah hasil remake dari manga jepang yang berjudul "Midnight Secretary" karya Ohmi Tomu, 99% cerita ini sama dengan komiknya saya hanya menambahkan kata-kata untuk menyesuaikan cerita dan karakter pemainnya.
Summary : Sungmin mengira ia telah menemukan pekerjaan yang sempurna ketika ia menjadi sekretaris Cho Kyuhyun direktur sebuah cabang perusahaan ternama di SEOUL, namun suatu malam ia menemukan sebuah rahasia mengenai direkturnya yang ternyata adalah seorang Vampire. KYUMIN FANFICTION !
DON'T READ IF YOU DON'T LIKE AND NO PLAGIAT!
HAPPY READING ^^
.
.
=== MIDNIGHT SECRETARY===
.
.
Setelah merasa cukup Kyuhyun menghentikan aktivitasnya, ia mengarahkan pandangannya kepada Sungmin yang sedari tadi hanya diam tanpa suara dan menundukan kepalanya kebawah. Kyuhyun tahu bahwa sekretaris barunya itu sangat terkejut mengetahui fakta yang sebenarnya bahwa ia adalah seorang vampire.
Kyuhyun merapikan bajunya yang tadi dibuka oleh wanita tersebut, ia berjalan dan duduk tepat disamping Sungmin, Kyuhyun dapat merasakan tubuh Sungmin begitu gemetar, apakah ia sangat takut pada Kyuhyun? Entahlah yang pasti Kyuhyun tidak ingin membuang waktunya untuk memikirkan sesuatu yang dianggapnya tidaklah penting, selama Sungmin tidak menceritakan hal ini kepada siapapun itu bukanlah masalah yang serius.
Sungmin melirik singkat kearah gadis yang terkulai lemas diatas meja kerja Kyuhyun,tidak ada sedikitpun luka bekas dari gigitan seorang vampire, dileher wanita tersebut hanya ada beberapa tetesan darah, ini sungguh aneh, pikir Sungmin.
"Untuk tetap bertahan hidup, kami hanya membutuhkan sedikit gigitan darah manusia."Jelas Kyuhyun "Kami tidak seperti ras Vampire yang lain mencari mangsa dan membunuhnya ketika mereka merasa puas."
Sungmin masih bertahan dalam diamnya sambil mencerna perkataan yang atasannya itu ucapkan, Kyuhyun menarik Sungmin dan memposisikannya tepat berada diatas pangkuannya, bibir Kyuhyun mendekat kehadapan bibir shape M milik Sungmin, sedikit menjilatnya sontak hal itu membuat sensasi yang luar biasa bagi Sungmin, ini adalah pertama kalinya ia dicium oleh seorang namja.
"Kau dengar dengan jelaskan apa yang aku katakan tadi? Aku bukanlah orang yang suka bermain-main dengan ucapanku sendiri, selama kau dapat bekerja dengan baik aku akan menjamin bahwa ibumu baik-baik saja."
"Aku mengerti direktur, aku berjanji tidak akan membocorkah masalah ini kepada siapapun."Ucap Sungmin gemetar.
"Kau tahu Nona Lee, darah manusia adalah darah yang sangat lezat, aku tahu kau pasti ketakutan mendengar ucapanku tadi yang akan meminum darahmu, kau tenang saja aku hanya meminum darah yang memiliki kualitas terbaik dari seorang wanita yang terbaik juga." Merasa telah selesai Kyuhyun mengambil jasnya dan keluar meninggalkan Sungmin di ruangannya.
"He's a Vampire." Gumam Sungmin.
.
.
=== MIDNIGHT SECRETARY===
.
.
Keesokan harinya Sungmin memutuskan untuk pergi ke perpustakaan, semalam ia tak bisa berpikir dengan jernih, melihat kejadian yang dilakukan oleh atasannya itu membuat Sungmin semakin penasaran dengan dunia Vampire, ia memutuskan untuk melakukan penelitian Vampire, setelah mendapatkan buku yang ia cari Sungmin duduk di sebuah kursi dan membacanya perlahan.
Jam sudah menunjukan pukul Sembilan, ia harus kembali ke perusahaan untuk mengecek jadwal yang akan dikerjakan oleh atasannya. Sesampainya di kantor Sungmin dikejutkan dengan teriakan seorang namja yang tidak terlalu dikenalnya, Kyuhyun sang direktur juga berada di depannya sambil melipat kedua tangannya.
"Penampilanmu seperti manusia."teriak namja tersebut "Tetapi sebenarnya kau seorang Devil, cukup Direktur Victoria yang menjadi mangsamu."
Kyuhyun menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman sinis. "Tentu saja bukan, bagaimana bisa ia menempatkanku sebagai golongan manusia!"
.Sungmin menatapnya bingung, mengapa bisa Kyuhyun sesantai itu dalam menanggapinya, apakah Klan Vampire mempunyai sifat yang berubah-ubah dan tidak dapat ditebak?.
.
.
Sudah satu bulan lamanya Sungmin menjadi sekretaris Kyuhyun, disaat itu juga semua penelitiannya berbuahkan hasil, Sungmin mengetahui semua rahasia seorang Vampire terutama rahasia tentang Kyuhyun secara kebetulan.
Kyuhyun menggunakan pakaian Eomma Sungmin sebagai bahan untuk mengancamnya agar ia tidak membuka suara, Eomma Sungmin bekerja disalah satu toko milik Sapphire Corporation dan hal itu mempermudah rencana Kyuhyun, Sungmin tidak dapat berbuat apapun selain menjadi sekretaris Vampire.
Awalnya sungguh tidak dapat diterima oleh nalar,namun Sungmin yakin bahwa Klan Vampire mempunyai banyak kelemahan diatas kelebihan yang mereka miliki, sepertinya aku harus mencoba untuk membuktikannya.! Gumam Sungmin penuh semangat.
Ketika Sungmin kembali keruangannya ia dikejutkan oleh sesosok namja Tampan dengan senyuman yang tidak dapat diartikan tengah duduk dimeja kerjanya, dengan langkah takut Sungmin berjalan kearahnya.
"Maaf direktur apakah ada masalah?" tanpa menjawab Kyuhyun mengeluarkan beberapa buah buku yang sudah tak asing lagi dimata Sungmin, buku yang bertuliskan 'The Vampire' yang ia pinjam dari perpustakaan kota.
"Sepertinya kau ingin mencari semua kelemahanku? Apa kau membuat rencana untuk melarikan diri?"
Dengan gugup Sungmin menjawab. "Tidak! aku tidak seperti itu, aku melakukan itu agar aku dapat memberikan pelayanan yang terbaik sebagai sekretarismu, aku berpikir aku harus mengetahui apa yang dibutuhkan olehmu bukan untuk melarikan diri."
Kyuhyun terdiam beberapa saat,kemudian ia melemparkan kembali buku-buku tersebut ke meja seraya mengangkat bahunya, tentu saja itu bukanlah alasan yang logis untuk diterima.
"Well, tidak peduli apa yang kau pikirkan, mereka hanya membuat sebuah cerita tentang kami, menggambarkankan dengan jelas bahwa kehidupan Vampire itu abadi selamanya, itu tidak masuk akal, apalagi tentang cara Vampire berubah menjadi serigala atau kelelawar."
Sungmin tersenyum manis menanggapinya,tanpa banyak bicara Kyuhyun berbalik dan memasuki ruangannya, setelah Kyuhyun tidak terlihat, Sungmin menghempaskan tubuhnya ke kursi ia mengambil buku tersebut dan membukanya secara acak, disana terlihat gambar seorang Vampire tengah menghisap darah mangsanya.
"Tapi semua yang ada dibuku ini terasa benar,apa maksudnya ia bicara seperti itu."
.
.
Sejauh ini Sungmin mengetahui bahwa Kyuhyun dapat beraktivitas seperti layaknya manusia asalkan ia tidak bersentuhan langsung dengan sinar matahari, Kyuhyun juga dapat memakan makanan manusia meskipun itu tidak dibutuhkannya karena makanan utama untuknya hanyalah darah.
Hanya saja ada banyak hal yang begitu membingungkan bagi Sungmin, bukankah kelemahan Vampire adalah bawang putih? Tetapi saat ia dan Kyuhyun makan malam bersama salah satu relasi terbesar Kyuhyun, ia tampak biasa saja malah memakan makanan yang berbumbu bawang putih dengan santai.
Sungmin melompat dari kursinya ketika pintu dari dalam kantor terbuka, Kyuhyun muncul dengan seorang wanita yang tertawa senang dalam pelukannya. Sesekali Sungmin menangkap dengan jelas wanita itu menciumi leher sang direktur. Sungmin mengela nafas singkat.
"Apa kau sudah menyiapkan bingkisan yang aku inginkan,Min?"
"Tentu, Pak." Jawabnya, Sungmin mengeluarkan sebuah bingkisan berwarna hitam dibalut dengan pita merah diatasnya. Sungmin segera menyerahkan bingkisan itu kepada wanita tersebut.
"Apa ini hadiah untukku Kyu?" Pekiknya riang seraya membukanya.
"Tentu saja,itu hadiah Khusus yang aku siapkan untukmu."Kyuhyun menjawab dengan nada yang tersirat tulus, Sungmin membuang matanya kesal namun sedetik kemudian ia tersenyum misterius, ia ingin mengetahui bagaimana reaksi Kyuhyun ketika melihat isi dari bingkisan hitam tersebut.
"Ini sangat Indah, Gomawo Kyu." Wanita itu mengangkat sebuah kalung emas dengan berliontinkan sebuah salib, Sungmin menatap kearah Kyuhyun yang terdiam memandangi kalung emas, apa kali ini ia berhasil menemukan titik kelemahan Kyuhyun dari kalung tersebut..
Kyuhyun mengembangkan sudut bibirnya. "Biarku bantu untuk memakaikannya." Kyuhyun mengambil Kalung tersebut dan memakaikannya dileher sang wanita,kemudian ia beralih menatap Sungmin dengan tatapan penuh kemenangan.
Sungmin mempoutkan bibirnya,dengan sigap ia mengeluarkan sebuah cermin kecil dari sakunya.
"Terima kasih kau memang sekretaris yang begitu pengertian."Wanita itu tersenyum kepada Sungmin, Sungmin mengabaikannya hal yang terpenting adalah ia melihat bayangan Kyuhyun yang terpantul dari cermin,namun ekspresi Kyuhyun tak berubah sama sekali, apakah hal yang ada dibuku itu hanya sebuah mitos belaka?.
Tiba-tiba Kyuhyun tertawa terbahak-bahak sontak membuat Sungmin dan wanita tadi memandangnya heran.
"Apa ini tidak cocok untukku?"Tanya sang Wanita, Kyuhyun melingkarkan tangannya "Tidak, justru ini sangat sempurna untuk kau kenakan,Jangan pedulikan aku, baiklah sepertinya kita harus pergi aku akan mengantarkanmu ke apartemen."
Setelah mereka tidak terlihat, Sungmin membanting semua file folder dimejanya, ia sangat kesal bagaimana bisa ia mendapatkan seorang atasan yang egois,sombong dan playboy seperti Kyuhyun.
"Tidak baik menumpahkan kekesalan diwaktu kerja."Sungmin mendongkakkan kepalanya ketika sebuah suara menginterupsi kegiatannya.
"Manajer Hae." Donghae menghampiri Sungmin dan mengelus lembut surai hitam yang tampak indah dimatanya.
"Adikku memang seperti itu, aku harap kau dapat mengerti akan kebiasaannya, bagaimana apa kau betah bekerja disini?" Tanya Donghae.
"Tentu manajer, aku senang dapat bergabung dengan Sapphire Corporation, dan aku juga merasa nyaman dengan semua karyawan disini."Jawabnya dengan tulus.
Sungmin berpikir bagaimana bisa Donghae dan Kyuhyun bersaudara, kepribadian mereka bertolak belaka, Donghae sangat baik, ramah dan juga bijaksana. Penampilannya juga terkesan sederhana tidak seperti manajer pada umumnya.
"Apa ada yang bisa saya bantu Manajer Hae?"
Donghae menggelengkan kepalanya "Aku hanya ingin bertemu dengan Kyuhyun,namun karena ia keluar bagaimana kalau kita bersantai sejenak sambil menunggu ia kembali."
Sungmin mengangguk, ia berjalan memasuki ruangan Kyuhyun dan menutup tirainya, hari sudah semakin sore namun Sungmin tidak bisa pulang jika kyuhyun belum kembali dan mengijinkannya.
"Kau tahu Sungmin~ah, aku benar-benar senang kau menjadi sekretaris adikku, selama ini tidak ada satupun yang bertahan lama tanpa pengawasan secara langsung, saat pertama kali melihatmu aku yakin kau memiliki karakter yang cocok untuknya, dia keras kepala dan bertindak sesuka hatinya, sedikit demi sedikit aku yakin kau mampu merubah perilakunya, jujur saja aku sangat khawatir padanya."
Donghae menatap Sungmin dalam seolah menyiratkan sesuatu yang tak bisa ditebak, pipi Sungmin merona dibuatnya, baru kali ini Sungmin melihat seorang kakak yang peduli kepada adiknya.
"Singkirkan rasa pedulimu itu,aku tidak membutuhkannya!"Suara Kyuhyun terdengar tajam.
"Kyuhyun~ah" panggil Donghae lirih.
"Katakan padaku apa yang kau lakukan disini."
"Kau tidak akan percaya jika aku mengatakan aku ingin melihat keadaan adik kesayanganku."Donghae mendesah pelan "Aku kesini ingin menyampaikan maukah kau datang ke pesta akhir pecan ini, Eomma dan Appa mengharapkan kehadiranmu."
"Hentikan itu."Bentak Kyuhyun, ia mencekram kerah kemeja yang digunakan Donghae "Haruskan aku mengatakan untuk yang keseribu kalinya, aku membencimu dan juga mereka, kalian semua hanya penghalang bagiku."
"Sampai kapan kau akan selalu seperti ini, sadarlah Kyu bagaimanapun juga kami adalah keluargamu."
"Tidak peduli kalian siapa, aku adalah diriku, sampai kapanpun akan terus seperti itu, jika kau tidak ada kepentingan yang lain segera keluar." Usir Kyuhyun.
Donghae berjalan menuju pintu, ia menyesal ketika melihat ekspresi Sungmin yang begitu kebingungan dengan apa yang dilihatnya. "Maafkan aku kau harus melihatnya, ini hanya pertengkaran biasa saja, jangan terlalu dipikirkan, mengerti!" setelahnya Donghae berlalu meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin.
"Apa?" Kyuhyun bertanya ketika merasakan tatapan Sungmin yang terlihat penasaran.
"Tidak Pak, malam ini anda ada janji makan malam dengan Direktur Shin dari CLV Corporation, karena saya pikir anda akan membutuhkan saya, jadi saya akan ikut bergabung dalam acara makan malam tersebut."
"Baiklah dan satu lagi Donghae adalah manajer yang banyak dikagumi oleh karyawan wanita disini jadi kau jangan terlalu banyak berharap."
Sungmin menggeram dalam hati. "Apa maksudnya ia bicara seperti itu, aish~ dasar direktur babo!"
.
.
=== MIDNIGHT SECRETARY===
.
.
Mereka duduk bersama di sebuah mobil mewah keluaran terbaru, Sungmin mencoba untuk menjaga jarak dengan atasannya tersebut, namun Kyuhyun sama sekali tidak menyadarinya ia Nampak tenang melihat pemandangan luar dari dalam mobil.
Sungmin memandangnya kagum, Kyuhyun terlihat semakin tampan dalam keadaan seperti itu, namun ketika melihat kejadian tadi mengapa Kyuhyun terlihat marah pada Donghae,apa memang hubungan mereka tidak pernah baik sebelumnya.
Sungmin melirik Minwoo yang merupakan driver pribadinya Kyuhyun, Mungkin ia mengatahui dengan jelas rahasia direktur,tetapi mengapa ia memilih untuk tetap bekerja pada Kyuhyun yang jelas-jelas seorang Vampire.
"Kita sudah sampai,Pak."Ujar Minwoo, Sungmin terkejut melihatnya ini bukan sebuah restaurant tapi ini adalah Gereja.
Sungmin melemparkan pandangannya kepada Kyuhyun, wajahnya tampak biasa saja seolah olah tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tidak ada raut ketakutan sama sekali yang tergambar pada dirinya.
ketika mereka memasuki pintu enourmous gereja, mereka segera diantar oleh seorang pria berbadan tegak menuju sebuah meja makan yang sudah disiapkan.
"Kyuhyun~ah, selamat datang."Ujar seorang pria paruh baya sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman.
Kyuhyun menjabat tangannya dengan sopan "Senang bertemu denganmu lagi Mr. Shin."
Sungmin menatapnya untuk yang terakhir kali, ia masih tampak baik-baik saja dan Moodnya juga sedang bagus. Sungmin melirik sekelilingnya, Gereja ini memiliki arsitektur yang indah dengan pilar hiasan yang terdapat dilangit-langit atap.
"Anda memiliki selera Wine yang terbaik Mr. Shin." Kyuhyun memutarkan gelas krystal ditangannya.
"Kebetulan itu adalah koleksi Wine milik istriku" menjawab dengan anggun.
Satu jam kemudian, pertemuan makan pun usai, kedua belah pihak sangat puas dengan yang mereka bicarakan mengenai bisnis yang akan mereka jalani.
Sungmin membungkuk. "Terima kasih atas keramahan Anda."
"Saya harap kalian akan berkunjungan lagi." Mr Shin membungkuk juga.
Mereka naik ke dalam mobil. Sungmin mendesah lega, bahwa hal-hal berjalan dengan sangat baik. Sekarang dia bisa pulang dan bisa beristirahat, tanpa memikirkan hal lain.
Saat itulah Sungmin menyadari bahwa Kyuhyun terlihat gelisah ditempat duduknya, Kyuhyun melonggarkan kerah kemejanya dan terengah-engah. Sebuah bulir mengalir dari dahinya.
"Direktur, apa anda kebanyakan minum?" Sungmin meraih lengannya.
"JANGAN SENTUH AKU.!" Kyuhyun menampik kasar lengan Sungmin. Sungmin ingin sekali marah namun ia urungkan melihat keadaan sang Direktur yang dibilang sangat pucat.
"Apa anda baik-baik saja?" dengan hati-hati Sungmin kembali bertanya.
Kyuhyun menggelengkan kepalanya sebagai jawaban, sedetik kemudian dua buah taring terlihat di bibir Kyuhyun, Sungmin mengerti akan hal itu Kyuhyun sangat membutuhkan darah kali ini.
"Direktur apakah yang makan malam dengan anda malam ini adalah seseorang yang mempunyai Iman yang kuat.?" Tanya Minwoo. Kyuhyun menjawab dengan lirih.
"Selamat Lee Sungmin, akhirnya kau mengetahui kelemahanku, sudah puaskah!" Ujar Kyuhyun Tajam.
"Sumber kekuatan-hidup untuk vampir adalah darah. Energi yang terkuras untuk beberapa alasan atau lainnya dapat dikembalikan dengan minum darah." Ujar Minwoo panik melihat keadaan Kyuhyun yang lemah.
Kyuhyun menutup matanya dengan letih. "Jangan banyak bicara, segera hubungi seseorang untukku"
Tidak Itu akan memakan waktu terlalu lama, pikir Sungmin. Dilihatnya kembali betapa lemahnya Kyuhyun sekarang, ia tidak yakin berapa lama Kyuhyun akan bertahan.
"Cukup ambil darahku." Sungmin berseru penuh keyakinan, ia tidak peduli meskipun sebenarnya ia ketakutan jika berurusan dengan Vampire, tetapi jika untuk Kyuhyun ia dengan senang hati melakukannya.
Kyuhyun dan Minwoo menatapnya seolah-olah apa yang diucapkan Sungmin itu adalah perbuatan yang gila, bagaimana mungkin seorang manusia menawarkan langsung darahnya untuk dihisap oleh Vampire.
"Apa kau mengerti apa yang ucapkan itu.?" Kyuhyun bertanya dengan suara lemahnya namun masih terdengar nada yang mengejek.
Sungmin menghembuskan nafasnya berat. "Aku mengerti direktur, meskipun itu tidak termasuk dalam tugasku sebagai sekretaris, tapi kau sangat membutuhkan darah sekarang, aku memang tidak memiliki darah yang berkualitas baik tetapi untuk kesalamatanmu tolong jangan pikirkan mengenai hal itu."
Mereka saling memandang beberapa saat, kemudian Kyuhyun tersenyum. "Kau mengagumkan Lee Sungmin."
Kyuhyun mendekat ke sisi Sungmin, mata gelap Kyuhyun berubah menjadi merah menyala, ditariknya pelan tubuh Sungmin agar berada dipelukannya, nafas Kyuhyun terasa sangat hangat untuk Sungmin.
"Ini Mungkin sedikit sakit diawal, jadi persiapkan dirimu dengan baik."Ingat Kyuhyun.
Sungmin memejamkan kedua matanya, ia meringis kesakitan ketikan sebuah sengatan tiba-tiba menusuk lehernya, rasanya ia ingin sekali mendorong tubuh Kyuhyun sekarang, rasa panas menyerang tubuhnya hingga mati rasa. Sungmin menyadari gigitan Kyuhyun kini bukan untuk mengambil darahnya namun mengambil sesuatu yang membuat Sungmin seperti orang yang kecanduan Ecstasy.
Ternyata benar yang dikatakan Kyuhyun, Sungmin hanya merasakan kenikmatan sentuhan Kyuhyun tanpa merasakan rasa sakit akibat gigitannya.
Kyuhyun segera menarik taringnya yang berada di leher Sungmin, sisa dari darahnya mengalir kesudut bibir Kyuhyun, Sungmin membuka matanya, jujur saja kini ia merasa lebih kuat dari sebelumnya.
"Minwoo, hubungi tiga orang wanita lagi."Hardiknya.
"Baik, Pak!"
Tiga wanita lainnya ….
Tanpa bisa dijelaskan tiba-tiba hati Sungmin berdenyut sakit ketika mendengarnya.
"Lee Sungmin." Ucap Kyuhyun membuat Sungmin kembali menatapnya.
"Kau sangat sensitive dan kau juga sangat lezat." Kyuhyun memberikan tatapan menilai pada Sungmin "Tapi sayangnya dalam waktu dekat ini aku tidak akan memcicipinya lagi."
Sungmin mengabaikan detak jantungnya yang berhenti dan mencoba untuk berbicara dengan jelas. . "Saya akan melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa Anda tidak akan pernah mencicipinya lagi, Direktur. Saya jamin itu!"
"Hmmm." Ibu jarinya mengusap jejak-jejak terakhir darahnya di sudut bibirnya. "aku kan melihat kemampuanmu Lee Sungmin."
.
.
=== MIDNIGHT SECRETARY===
.
.
To be Continue~
Mianhae untuk keterlambatan Updatenya , soalnya komik dari cerita ini berbahasa Inggris jadi saya memerlukan waktu untuk penyesuaiannya.. maaf jika tata bahasanya kurang baik Fic ini murni belum di edit.
Saya mau menjawab beberapa Review ^^
-) fic ini saya remake dari komik yang berjudul "Midnight Secretary" karya Ohmi Tomu.
-) Mian ya Fic ini GS bukan YAOI, saya akan berusaha untuk belajar membuat Fic Yaoi.
-) Gomapta untuk koreksinya dan masukkannya di Chapter 1 ^^ untuk alurnya aku mengikuti komiknya jadi agak sedikit kecepetan, next chapter akan saya perbaiki.
SPECIAL THANKS FOR :
Kim Yongmi1307,gwansim84, NurLarasati13, paprikapumpkin, L HyeMi, audrey musaena, ming0101 ,diah. , deviyanti137, Zen Liu, ButterflyJOY137 ,ckhislsm137,Lee Hyun Ri, abilhikmah, namnam15, SJfFar, dirakyu, coffeewie137, EvilBabyKyu, Lilin Sarang Kyumin, dewi. , cuttianisa, vitaminsparkyu1123, Luna Flyes1401, sakurahibana, CharolineElf, rienalonely, Gyeomindo, TifyTiffanyLee, Funmeokoyunjae, kyumin joyer, parkhyun, Lee Hyun Ri No Login 2x, ChoiMerry-Chan, AnieJOYERS, Guest, pinzame, MY, giie12ry, ajid kyumin, Guest, keykyu, dzdubunny, pandarkn, BunnyEvilKim, ISungyi, Guest and Others ^^
Gomawo juga buat yang sudah Memfollow + memfavoritekan Story ini ^^
Akhir kata Review lagi ya ^^
