Author POV

Sinar matahari pagi masuk melalui celah-celah tirai sebuah kamar. Nampak dalam kamar itu sepasang namja yang tengah terbaring dengan nyenyaknya. Hanya sehelai selimut yang menutupi tubuh polos mereka saat ini. Sinar matahari sama sekali tak mengganggu tidur mereka, mungkin karena efek kelelahan akibat kegiatan mereka semalam.

'When there is desire there's gonna be a flame. When there's flame someone's bound to get burned...'

'Eeeuunnggh' sang namja manis menggeliat pelan saat mendengar alarm handphonenya berbunyi. Tangannya pun merayap menuju nakas yang berada di sebelah kirinya.

"Oohh, masih jam 9 pagi." Gumam Joon Myeon sang namja manis tersebut.

Ia mengucek matanya imut dan mengerjapkannya berkali-kali berharap kesadarannya dapat terkumpul penuh. Ia menoleh, di samping kanannya terlihat namja berkulit tan itu sedang lelap tertidur, bahkan suara alarm Joon Myeon pun tak membuatnya terusik.

"Dasar king of sleep." Gumam Joon Myeon sambil tersenyum kecil. Tangannya terulur untuk membelai wajah sempurna sang adik, (ahh! Bukan!) Kekasihnya. Dimulai dari keningnya, matanya yang terpejam, hidungnya yang tak terlalu mancung, kemudian jari itupun turun ke bibirnya. Ia belai bibir tebal itu lembut sambil tersenyum kecil.

"Aauuwww" Ringis Joon Myeon saat ia merasa sakit pada jari telunjuknya.

"Aku tau aku tampan Hyung, jangan memandangku seperti itu. Apa kau mau ku serang sekarang juga hmm?" Ucap Jong In menggoda kakaknya dengan mata yang masih terpejam. Oh! Dan jangan lupakan suara serak khas bangun tidurnya yang membuat suaranya yang sudah seksi semakin seksi.

"Stupid!" Umpat Joon Myeon malu dengan wajahnya yang sudah seperti strawberry matang.

"I'm stupid because I love you Hyung." Jawab Jong In sambil memeluk Hyung-nya itu posessif seolah tak ingin dipisahkan oleh Hyung tercintanya itu.

"Aku tau! Dan aku juga mencintaimu, jadi berhenti menggombal kkamjong! Lepaskan pelukanmu sekarang!" Perintah Joon Myeon yang sedang meronta dalam pelukan Jong In.

"Tidak mau! Tidak mau! Tidak mau!" Bukannya melepaskan, tapi Jong In malah mempererat pelukannya.

"Jjooonnggg! Ayolah, aku ada tugas persentasi jam 10 ini. Kau tau kan betapa galak dan cerewatnya Mr. Hong? Dan aku satu kelompok dengan Sung Yeol, jika aku terlambat maka telingaku ini akan panas karna seharian Sung Yeol akan mengomel dan Myung Soo akan memarahiku karna membuat kekasihnya tak berhenti mengomel. Lagian apa kau tidak ada kuliah hm?" Joon Myeon masih tidak menyerah, meminta agar adiknya ini melepaskan pelukannya.

"Kalo Myung Soo Hyung marah padamu, maka akan kuparut wajah tampannya itu menggunakan parutan tumpul. Aku memang ada kuliah jam 9 ini."

"HAAAAAHHH?! Kau bodoh atau terlalu pintar hah?! Sekarang sudah jam 9! Itu berarti kau terlambat Kkamjong! BlackJjong!" Teriak Joon Myeon seketika. Sedangkan yang diteriaki malah memejamkan matanya kembali tak peduli dengan omelan kakaknya itu.

"Aku memang berencana membolos hari ini Hyung! Aku malas mendengar Ms. Lee mendongeng. Aku juga sudah minta tolong pada Young Jae untuk mengabsenkanku Hyung. Jadi ayo kita tidur lagi." Jawab Jong In sambil menyerukkan kepalanya ke perpotongan leher Joon Myeon.

"Tapi aku ada kuliah Jjong... Ayolaahh ! Kumohon lepaskan aku.. Apa kau ingin IP ku menurun karna tidak persentasi hari ini?" Mohon Joon Myeon dengan tatapan mata yang memelas berharap adiknya mengabulkan permintaanya. Sungguh Joon Myeon tidak ingin merusak imagenya sebagai mahasiswa dengan prosentase keterlambatan 0 %. Berbeda dengan adiknya ini yang hampir setiap mata kuliah selalu datang saat jam mata kuliah akan berakhir.

"Baiklah baiklah ! Tapi, kita mandi berdua ? Deal ?" Tawar Jong In dengan senyum prevertnya.

"Baiklah. Deal !"

"EEEEHH ?! Apa kau bilang ?!" Kaget Joon Myeon, sepertinya ia baru sadar akan tawaran gila sang adik.

Ia pun hendak berlari menghindari sang adik. Namun terlambat, Jong In sudah menggendongnya bridal style.

"BlackJjong sayaaannggku yang kulitnya seputih susu coklat! Cepat turunkan aku pintaaarrr!"

"Tapi kau sudah menyetujuinya tadi Hyung, jadi jangan harap aku akan melepaskanmu ! HAHAHAHA" ucap sang adik sambil tertawa ala om om mesum.

"ANDWEEEEEEEEE !"

"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA !' Tawa mesum Jong In terdengar sangat mengerikan bagi Joon Myeon.

'Brakkkk'

"Jjong STUUPPIIDDD ! LEPAA...aaahhh...aaahhhh... assshhh"

Dan sepertinya kita semua tau apa yang Jong In lakukan pada Joon Myeon Hyung-nya itu.

.

.

.
"Jjong, aku mungkin ada mata kuliah tambahan jam 3 sore nanti. Jika kau selesai lebih cepat langsung pulang saja, aku ke kelas sekarang, 5 menit lagi mata kuliah akan segera dimulai. Oke Jjong! Byeee!" Cerocos Joon Myeon begitu turun dari motor Jong In, selesai mengatakan hal tersebut ia pun langsung melesat pergi ke kelasnya. Sepertinya ia takut terlambat. Atau takut terkena omelan dari Sung Yeol?

"Aku akan menunggumu Hyung! Pokoknya jangan matikan ponselmu!" Teriak Jong In dari parkiran, sedangkan Joon Myeon tetap berlari sambil mengacungkan ibu jarinya tanda mengerti ucapan sang adik.

"Dasar" gumam Jong In sambil tersenyum memandang kepergian kakak tercintanya itu.

Jong In pun meletakkan Helmnya dan Helm Joon Myeon pada tempatnya. Kemudian ia mengeluarkan ponselnya dan mengetik pesan pada temannya.

To : Sehun OH
Message :
Hun ! Kau dimana ?

Send

Ia berjalan sambil menunggu balasan pesan dari Sehun, kawannya. Langkah kakinya terhenti ketika melihat sosok yang begitu ia kenali bercengkrama hangat bersama seorang pria di dalam kelas. Ia mengenal sosok itu, dia adalah salah satu junior Hyung-nya. Dia memang Junior Hyung-nya, tapi otaknya terlalu pintar, sehingga ia dapat mengambil mata kuliah semester diatasnya. Ia juga selalu mengambil mata kuliah dimana Joon Myeon juga mengikutinya. Dan Jong In tau benar kalau pria itu sangat menyukai kakaknya.

Lihat cara namja itu memandang kakaknya, pura-pura bertanya tentang mata kuliah yang sedang dijelaskan padahal bisa saja ia langsung bertanya pada dosennya yang sedang ada di depan kelas itu secara langsung. Emosinya benar tersulut saat tangannya mengusap surai gelap kakaknya.

'Aku akan buat perhitungan denganmu nanti!" Batinnya sambil mengepalkan tangannya., tatapan tajamnya pun tak lepas dari kedua orang tersebut.

'Drrttt'

From : Sehun OH
Message :
Di kantin! Bersama Kris Hyung! Wae?

Sms balasan dari Sehun membuyarkan lamunannya.

To : Sehun OH
Message :
Aku kesana!

Send

Setelah membalas pesan tersebut ia pun melesat pergi ke kantin.

.

'Sreekk'
'Glek glek'
"Haaaaaahhhh" dengan seenaknya Jong In menyambar minuman yang ada dihadapannya.
'Brraakk'

"Siaalll!" Umpat Jong In seraya membanting gelas jus yang habis diminumnya itu

"Ada apa lagi Kkamjong ?! Kau kelihatan kesal sekali ?" Tanya namja dengan tinggi diatas rata-rata yang ada dihadapannya dengan tangannya yang memeluk pinggang seorang namja yang terkenal dengan poker face-nya.

"Pasti namja itu lagi? Biar aku tebak! Dia menggoda kakakmu lagi kan?! Aku bosan Kkamjong mendengarmu mengeluh karna masalah yang sama!" namja yang berada disebelah namja tinggi itu mencibir Jong In yang sedang terbakar emosi.

"Memangnya kenapa kau tidak menyukainya Jong In? Bukannya dia terlihat sangat menyukai kakakmu? Kelihatannya dia juga anak baik-baik. Aku yakin dia bisa menjaga kakakmu itu. Bagaimana menurutmu Hun?" Tanya Namja tinggi ini kepada Sehun.

"Yoi, aku setuju denganmu Kris Hyung! Kau harusnya jangan terlalu posessif terhadap Joon Myeon Hyung Jong In. Aku yakin dia juga tidak selemah yang kau khawatirkan." Sehun mengangguk menyetujui yang dikatakan kekasihnya ini.

"Kalian tak mengerti! Pokoknya aku harus segera membuat perhitungan dengannya! Sedikitpun aku tidak akan rela Hyung-ku berpacaran dengan namja macam dia!" Jawab Jong In penuh dengan nada kebencian didalamnya.

"Dasar brother complex !" Cibir Sehun

"Lalu kau ingin namja seperti apa yang akan mendampingi Hyung-mu itu hhmm?" Tanya Kris dengan nada yang sangat bijaksana. Mungkin inilah yang membuat Sehun jatuh hati pada namja saudara kembar Angry Bird ini.

"Yang jelas bukan namja berwajah mesum seperti dia !" Jawab Jong In seenaknya.

"Whhaatt? Apa kau tidak sadar kalau wajahmu amat sangat jauh lebih mesum darinya ! Hahahahaha" Sehun berkata dengan gelak tawa yang menghiasi bibirnya.

"Oke kalo menurutmu aku mesum ! Tapi aku jauh lebih tampan darinya !" Seru Jong In kelewat percaya diri.

"UUUUAAAPPPAAAHH ?! Wakakakakakakakakakak.. Itu adalah Fitnah terkeji yang pernah aku dengar Kkamjong.. Wuakakakaakakakakakak" Sehun terbahak hingga semua orang di kantin menatap heran pada mereka. Kris yang paling waras diantara merekapun tersenyum meminta maaf pada semua pengunjung kantin yang terganggu, lalu menyuruh Sehun berhenti tertawa sedangkan Jong In hanya mendengus kesal menghadapi temannya sedari kecil ini.

"Apapun yang akan kau lakukan dengannya, aku harap kau jangan menggunaklan emosimu Jong In. Bicaralah baik-baik padanya." Saran Kris pada Jong In.

"Baik Hyung. Akan aku usahakan"

"Hmm,, kau memang adik yang baik Jong In. Pantas Joon Myeon sangat menyayangimu." Ucap Kris menghibur Jong In. Dan ucapan itu mampu membuat Jong In tersenyum. Tak terkecuali Sehun, entah karna terpesona karna kebijaksanaan kekasihnya itu atau apa, tiba-tiba dia

Chu~

Mengecup pipi Kris yang sontak membuat Kris dan Jong In melongo.

"Hun? Tumben Kau?" Tanya Kris pada Sehun. Sedangkan yang ditanya hanya tersenyum dan mengangkat bahunya kemudian melanjutkan acara makannya kembali.

"Eh, JongDae Hyung dan KyungSoo Hyung mana?" Tanya Jong In mengalihkan pembicaraan.

"Mereka sedang ke perpustakaan kota. KyungSoo mencari bahan untuk tugasnya, JongDae menemaninya." Jawab Kris. Dan Jong In hanya ber 'oh' ria.

"Yasudah, aku mau mencari YoungJae dulu, mau pinjam catatan .Aku duluan Kris Hyung! Sehun!" Pamit Jong In yang dibalas anggukan oleh keduanya.

.

.

.
'Temui aku sore ini di taman belakang kampus!'

Begitulah isi pesan yang diterima namja tampan ini. Ia mengernyitkan alisnya bingung. Ia bingung. Seingatnya ia tak pernah membuat masalah dengan si pengirim pesan ini. Dan setaunya, si pengirim pesan ini paling anti berbicara ataupun berurusan dengannya. Atau mungkin ini ada hubungannya dengan...?

"Baiklah!" ucapnya dengan smirk yang menghiasi bibirnya.

.

.

Tbc

.

.

Coment coment ! Saya butuh kritik dan saran anda saudara-saudara semua !
Oiya, its just fic ! Jadi jangan diambil hati yee?
Thanks for reading my lovely readers