Tittle : CRAZY!
Cast :
Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Lee Hyukjae
Lee Donghae
Choi Siwon
And the other
Rated : T
Pair : KyuMin
Warning : GS, Typo(s), tidak sesuai EYD, Abal, dll
Disclaimer : Sungmin milik SMEnt, keluarga dan Kyuhyun. Kyuhyun milik SMent,keluarga dan Sungmin. KyuMin milik Tuhan YME dan saya #plak
Don't like? Don't Read!
.
.
.
.
.
Hai…. Hai …. Hai…. Saya kembali membawa chapter 4. Mianhae atas keterlambatan updatenya dan satu lagi mian gak bisa bales reviewnya… -_-" Ok langsung read aja.
.
.
.
.
.
CHAPTER 4
Author POV
Sungmin dan Eunhyuk berjalan-jalan menikmati udara malam yang segar. Sampai akhirnya mereka mampir di sebuah minimarket untuk membeli snack dan beberapa soda. Karena suasana hati Sungmin sedang baik, dia yang membeli semua snack dan sodanya dan Eunhyuk cukup heran dengan perbuatannya itu (hey! jangan anggap dia pelit! biasanya mereka membeli makanan atau minuman secara patungan, karena memang uangnya tak banyak -_-'), dan akhirnya mereka mengarah pulang ke rumah Sungmin.
"coba setiap hari kau seperti ini... aku bisa beli baju baru deh.." kata Eunhyuk.
"jangan mimpi kau. Minggu depan gantian kau yang traktir aku." Balas Sungmin.
hehehehe
"huh, dasar pelit"
yayaya, Eunhyuk-ah lebih baik anggap saja Sungmin tak mendengar kata-katamu itu. berhubung suasana hatinya lagi baik, ia tak mau moodnya ini jadi jelek...
"eh lihat itu!" kata Eunhyuk sambil menarik siku Sungmin
"ada apa deh?"
"itu lihat! Kyuhyun!"
.
.
.
.
.
Sungmin POV
"eh lihat itu!" kata Eunhyuk sambil menarik siku Sungmin
"ada apa deh?"
"itu lihat! Kyuhyun!"
O_O hek?!
Kyuhyun? Oediga? orang yang ditunjuk Eunhyuk masih memakai seragam dan itu adalah seragam dari sekolah yang sama denganku.
ah benar, itu Kyuhyun!
Walaupun aku tak bisa melihat mukanya karena gelap, tapi melihat postur tubuhnya yang jankung itu sudah cukup bagiku untuk mengenalinya. Dia sedang berjalan sambil merokok. Entah mau kemana dia. Tapi, bukan itu yang aneh. yang aneh 'kenapa dia sendirian'? biasanya dia selalu pergi dalam sekelompok besar dan bajunya kotor begitu lagi! banyak cap sepatu di sana-sini! bahkan celananya ada bagian yang robek.
ah! aku ingat.
Dia kan habis berantem tadi. Dia bilang dia mau berantem sama Black Senior High School. Mungkin mereka sudah selesai berantem dan aku ingin tahu siapa yang menang.
hmmmm...
"Kyu-" aku berniat memanggilnya, saat dimana tiba-tiba seorang namja berseragam Black SHS memukul punggung Kyuhyun dengan kayu dari belakang. Kyuhyun jatuh, memegangi punggungnya dan namja Black SHS itu mengangkat tongkatnya dan mulai mengayunkannya untuk memukul Kyuhyun lagi.
Reflek, aku berteriak "ANDWAEEE!" sambil berlari ke arah namja dari Black itu.
Namja Black itu teralihkan perhatiannya kepadaku. Kyuhyun memandangku kaget. Aku tahu, aku hanya punya waktu 3 detik sebelum namja Black ini kembali sadar dan mengayunkan kayunya kepadaku. Jadi, aku menahan napasku dan membiarkan instingku berjalan.
+BUAKKKKKK!+
Aku menendang namja Black itu. Tepat di bagian tengah, di tempat paling berharga dan paling sensitifnya. Kyuhyun terperangah, sedangkan aku bisa mendengar Eunhyuk berteriak, "BULL'S EYE!"
Namja Black itu jatuh dengan kepala lebih dulu, sambil memegang mutiara hidupnya. Kyuhyun masih dalam keadaan shock, tapi akhirnya dia berkata
,"ja.. jangan pernah kau lakukan itu kepadaku. 'LAGI'!"
Didengar dari suaranya, aku tahu dia bersungguh-sungguh agar aku tak melakukan hal ini lagi kepada dia. (setelah sebelumnya pernah aku menghentakkan lututku di 'senjata masa depan' Kyuhyun dulu) dan aku hanya tersenyum saja.
"pelan pelan! tak bisakah kamu pelan sedikit! entah kenapa kau bisa lahir sebagai perempuan dengan perlakuanmu yang seperti ini!" kata Kyuhyun.
Kutekan punggungnya dengan kapas beralkohol yang sedang kupegang sekarang untuk mengobatinya.
"AW! SAKIT! MAU MATI KAMU?!"
"diamlah! kalau kau tak bisa diam, tentu saja akan lebih sakit. Tahan saja jangan seperti anak mami!"
"tutup mulutmu!" teriak Kyuhyun.
Ya, disinilah kami. Di bangku taman dekat rumahku. Setelah sebelumnya aku pulang untuk mengambil kotak P3K untuk mengobati punggung Kyuhyun yang terluka cukup parah. Aku menyuruh Eunhyuk pulang dan menelpon Donghae untuk mengabarkan keadaan Kyuhyun, dan Eunhyuk nurut saja. Tapi aku tahu, sebenarnya Eunhyuk nurut saja karena dia takut melihat luka semacam ini dan dia juga malu melihat cowok bertelanjang dada. (jangan pikir aku mesum atau semacamnya, tentu saja aku sedikit malu, tapi akusudah cukup biasa karena namsaengku sering keluar kamar mandi hanya dengan celana dalam saja, dan namsaengku itu kadang-kadang menambahkan atraksi menari hula-hula... -_-)
Punggung Kyuhyun sangat lebar. Kira-kira sama besarnya dengan Siwon, hanya saja Siwon lebih lebar sedikit. Ternyata punggung Kyuhyun penuh dengan bekas luka. sepertinya bukan pertama kali dia mendapat luka sepert ini.. -_-
"hei! jangan pencet disitu! itu jerawatku!" teriaknya
"mianhae... kukira ini luka..." di punggung si sinting ini terdapat 1 jerawat yang tak sengaja kupencet sampai pecah. Aku jadi berpikir apakah otaknya sebesar jerawat ini... hem...
+ckrik+
Kyuhyun menyalakan korek apinya untuk membakar rokoknya. Reflek, kutarik rokok dan koreknya dan kulempar jauh-jauh.
"HEI! apa yang-" protesnya
"aku tidak suka bau rokok dan kau kira kau bisa enak-enakan merokok sementara aku terganggu asapmu itu? Lebih baik kau diam saja agar aku bisa merawat lukamu"
"terserah..." dia mengeluarkan rokok dan korek lain dari kantong celananya
Huh.. benar-benar orang ini,,, Dia benar-benar jenius dalam membuatku kesal!
"AKU PERGI!" teriakku
Aku membereskan perlengkapan P3K ku dan bergegas pulang. Tapi sebelum aku bisa melakukan itu, Kyuhyun memegang pergelangan tanganku.
"lepas..." kataku
"..." dia hanya diam sambil merokok saja
"lepaskan aku!" teriakku lagi
"pergi saja sana. katanya mau pergi?"
orang ini mencoba bermain-main dengan emosiku... -_-
"kalau tidak kau lepas bagaimana aku bisa pergi?!"
"sudah... sana pergi,,, ngapain masih disini?" katanya sambil terus merokok dan memegang tanganku kuat-kuat. Tindakan dan perkataannya benar-benar berlainan.. entah apa yang ada di otaknya itu.
"matikan rokok itu, baru aku tidak pergi."
Akhirnya dia menjatuhkan rokoknya dan menginjak rokoknya. Sambil masih terus memegang tanganku dia berkata,
" kenapa masih disini?! sana pergi...!"
Yayaya, terserah saja... aku jadi mengerti cara kerja otaknya... -_- Lalu aku duduk lagi di sebelahnya,
"Hadap kesana lagi. biar aku bisa merawat punggungmu. Tinggal di perban saja"
Dia menurut saja tanpa protes. Akhirnya namja ini bisa diam juga. Kuperban punggungnya dengan melilitnya dari bagian dada hingga ke punggung. Aku malu juga sih. Karena saat aku memutar perban, aku jadi dalam posisi memeluk dia dari belakang.
hihihi... mantap..
Aku baru sadar kalau dia itu sangat wangi saat aku sedang me-merban dia. Wanginya bukan bau deodoran atau parfum laki-laki biasa. Baunya seperti bedak dan sabun dijadi satu.
Ah! aku tahu bau ini! ini PARFUM BAYI! MUAHAHAHAHAHA! dia pakai
Parfum Bayi! hahahahaha
"Kamu pakai parfum buat bayi ya?" tanyaku
"apa pedulimu?!"
"iih~ kok sinis amat sih baby?"
"TUTUP. MULUTMU! PERBAN SAJALAH DAN JANGAN BANYAK MULUT!"
mulai lagi... -_-
"dasar sinting"
"APA-" baru saja dia mau mulai meneriakiku sampai Donghae berjalan ke arah kami dan berteriak,
"hei Kyu! bagaimana punggungmu? gwaenchanayo?" dari kata-katanya memang sepertinya Donghae khawatir akan lukanya. Tapi dari ekspresi dan nada bicaranya, sepertinya dia sudah biasa akan Kyuhyun mendapat luka seperti ini, jadi dia hanya menanyakan keadaannya sebagai sopan santun atau apalah.
Di belakang Donghae ada Siwon. Siwon?! oh cintaku...
Saat melihat dia aku memang selalu tersipu... dia tipeku banget...! senyumannya.. matanya…wajahnya.. tubuh besarnya, semuanyalah.. MUAHAHAHAHHAHAH!
Aku merasa ada pandangan menusuk dari sampingku. Kulihat itu Kyuhyun sedang melirikku dengan lirikan kematian.
"Lihat apa kau...? mau mati?"
Setelah sadar apa yang dimaksud Kyuhyun, aku berhenti memandangi Siwon.
"eh?! ap- apa yang kau lakukan berdua?!" teriak Donghae. Dia berkata begitu lantaran aku sedang memegang punggung Kyuhyun (sedang menempelkan perbannya) yang telanjang dada. -_-
"iih~ Sungminnie genit yaaa...?" kata Donghae dengan ekspresi menjijikan.
"jangan mikir yang bukan-bukan! gak bisa lihat aku sedang memasang perban?! dan jangan sok akrab dengan memanggilku Sungminnie!" teriakku
"iih~ Sungmin-ah jahaaat... kita kan BFF..." (*red BFF: Best Friend Forever)
"BFF palelu!" Sesaat aku lupa diri dan mulai berteriak-teriak pada si ikan ini. Padahal aku harus jaga image gara-gara ada Siwon. Tapi Siwon tidak memandangku takjub. Jadi mungkin sikapku baik-baik saja... Hahahaha.
"hei Kyu, orang yang memukulmu sudah kami tangkap dan kami habiskan." kata Siwon.
Aku tak mau tahu apa yang terjadi dengan si pemukul itu, yang pasti aku kasihan padanya karena sudah merasakan tendangan mautku dan sekarang berurusan dengan Kyuhyun.. -_-
"kerja bagus.. bagaimana dengan teman-temannya?" kata Kyuhyun.
"sudah kami habisi juga."
"hem.. dengan ini mereka gak akan berani lagi berurusan dengan kita. hem."
"kenapa sih kalian berantem dengan mereka?" sela-ku.
"Kyuhyun saat itu sedang membeli roti, tapi roti terakhirnya diambil oleh anak yang ternyata adalah bos di Black SHS. dan Kyuhyun mulai memaki-makinya. Mereka ngajak berantem. Jadi kita oke saja karena sudah lama tidak gerak badan" jawab Donghae.
Kini aku tahu kenapa mereka bisa berteman, karena sifat mereka semua hampir sama...
P.S.I.K.O.P.A.T!
"sepertinya kamu baik-baik saja.. Nah, sekarang kami mau nongkrong di rumah Changmin. kamu mau ikut gak?" tanya Siwon.
Aku memandang Kyuhyun dengan tatapan tidak setuju. Dia melihatku sejenak dan berkata pada Siwon,
"Aku lewat hari ini. Lukaku belum selesai dirawat dan aku ingin pulang saja, mau tidur."
Aku sangat kaget dengan perkataannya ini dan lagi, lukanya sudah selesai kurawat. Jangan-jangan dia masih ingin bersamaku.. ho~ho~ho~!
"apa-apaan kamu?! kamu tidak pernah tidur sebelum jam 3 pagi! dan lagi ini baru jam sebel- UPPHH! UPH!"
Donghae belum bisa menyelesaikan kata-katanya, namun mulutnya keburu dibekap oleh Siwon dan Siwon menariknya untuk pergi.
"ya sudah kami pergi dulu! selamat bersenang-senang!" kata Siwon.
Sepertinya dia ingin membiarkan kita berdua... -_- Lalu mereka semua pergi, dan tinggal kami berdua lagi disini.
"kenapa kamu tidak ikut nongkrong? lukamu sudah selesai kurawat kok."
"oh ya sudah, aku pergi nongkrong saja." katanya sambil berdiri.
"tunggu-" kataku sambil memegang tangannya. Kenapa keadaannya jadi terbalik begini?
"mwo?"
"tetaplah disini" entah kenapa kata-kata ini bisa keluar dari mulutku. Kyuhyun tersenyum kecil dan duduk di sampingku lagi dan aku baru sadar, baru pertama kali ini aku lihat dia terseyum! Senyumnya manis sekali... walau senyumnya itu terlihat seperti seringaian.. tapi aku menyukainya, pasti aku akan terbayang senyumannya sepanjang malam...
"pakai bajumu." kataku sambil menyerahkan kemejanya. Dia mengambil dan mulai mengancinginya satu-satu.
"Besok lepas perbannya dan ganti yang baru. Jangan dibiarkan saja, nanti bisa membengkak dan lama sembuhnya."
"iya-iya.. besok kau yang lakukan."
"mwo- kenapa harus aku?!"
"diam dan lakukan sajalah." akhirnya aku diam. Karena aku memang ingin merawatnya lagi... hehehe
"eh, apa itu dibawah matamu?" aku melihat ada segaris merah di bawah matanya. tepatnya di pipi atasnya.
"ah, ini? terluka saat berkelahi tadi. sepertinya ada yang pegang pisau."
"aduh! sini kuobati juga!" kutarik wajahnya agar menghadap ke arahku lalu kuolesi luka itu dengan kapas yang berakohol. Ini aneh, kenapa dia diam saja? Padahal dari tadi dia mengoceh terus saat aku mengobati punggungnya. Aku menoleh ke atas dan pada saat itu aku tahu kenapa dia diam saja. Dia sedang melihatku. Bukan melihat. Dia memperhatikan wajahku. ada apa ya? Jangan-jangan ada kotoran di mataku. atau bulu hidungku keluar? #plak
Tapi baru pertama kali kulihat mata seperti matanya. Matanya coklat. Sekilas bila dilihat warnanya coklat kehitam-hitaman seperti biasa. Tapi bila diperhatikan dari dekat, warnanya coklat tua yang mengarah ke warna hazel. Beberapa saat dia memandangiku, matanya mulai tertutup dan akhirnya dia tertidur. Kusandarkan kepalanya di pundakku, dan tak tersadar akupun juga tertidur.
Aku terbangun tapi Kyuhyun sudah tidak ada dan hari masih gelap. Kulihat Hp-ku, sekarang sudah jam 3 pagi... hem, aku masih mengantuk..tunggu sebentar, jam 3 pagi?! aku berarti sudah tertidur selama 4 jam dan Kyuhyun meninggalkan aku di taman ini...
SENDIRIAN!
APA TAK BISA DIA MAMBANGUNKAN AKU?! DASAR KEPALA POLONG! KETIAK BUSUK! BENCI BENCI BENCIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!
Lalu aku pulang ke rumah. Untung saja orang tuaku tak ada di rumah hari ini! Entah jadi apa aku kalau mereka melihatku pulang pagi dengan baju kotor penuh darah (darah Kyuhyun tentunya) -_-
Sesampainya di rumah, kulihat tak ada orang sama sekali. Oh ya, tentu saja. Namsaengku sedang menginap di rumah temannya, dan walaupun dia di rumah dia pasti sudah tertidur jam segini.
Aku makan sedikit dan mandi. Lalu aku pergi ke kamar dan berbaring. Capek sekali hari ini... setelah bertemu Kyuhyun, rasanya ada-ada saja yang terjadi... besok aku mau bolos lagi ah.. mumpung tak ada orang, aku mau tidur sampai siang... muahahahhaha!
Lalu aku tertidur,
'Aku bermimpi Kyuhyun ada di rumahku, dan aku sedang menyuruhnya untuk memijat kakiku. baru saja mau kusuruh dia untuk menggosok toiletku, tapi Hp-ku berbunyi.'
+DING~ DING~CHA CHA CHA~ DING DING~ CHA CHA CHA~+
Oh ya ampun... Apa aku tak bisa lebih sial dari ini?! Keinginanku cuma tidur dan tidurku diganggu! AAAAARRRHHH!
"APA MAUMU?!" teriakku masih dalam keadaan setengah sadar
"mau mati...?" aku dalam keadaan setengah sadar dan aku tak perduli dengan apapun selain tidur.
"MATI SAJA SENDIRI!" teriakku
"jangan menjawabku begitu! kenapa kau tak masuk sekolah?! kau harus mengganti perbanku!" Karena kesal ada yang mengganggu tidurku, kucabut baterai dari dari HPku dan melanjutkan tidur...
Saat aku bangun sudah pukul 1 siang dan saat aku mengaktifkan HPku, '137 misscall!'
Gila! dan itu semua dari...'unknown' - 'K.Y.U.H.Y.U.N'
yah biar sajalah,,,, Anggap saja itu pembalasanku karena dia meninggalkanku sendirian di taman.
Aku mengarah ke dapur untuk minummdan aku mengambil baju dan perlengkapan mandiku, lalu menuju ke kamar mandi. Saat mandi, sepertinya HPku berdering beberapa kali. Bukannya aku tak mau mengangkat... tapi bagaimana bisa?! Selesai mandi, Hpku berhenti berdering.
Ya sudah aku biarkan saja.. dan aku pergi nonton TV sambil makan. lho, kok aku kepingin 'itu' ya? uh! harus cepat-cepat ke WC!
+DING~ DING~ CHA CHA CHA~ DING DING~ CHA CHA CHA~+
HPku berbunyi lagi, jadi kusambar saja dan kubawa ke WC sekalian.
"yeoboseyo?" jawabku sambil... (kuharap kalian tahu aku sedang menelpon sambil ngapain)
"kamu dimana...?" kata Kyuhyun. Suaranya benar-benar marah, tidak seperti biasanya.
"aku? kamu tidak boleh kesini! dan kamu tidak bisa kesini!"
Setelah berkata begitu, kututup teleponnya sebelum dia bisa marah-marah lagi. Tentu saja dia tak boleh kesini dan dia tak akan bisa kesini..(kecuali dia mau ke sini di WC 'itu' bersamaku.)
Maafkan aku karena aku menutup teleponmu,Kyuhyun-ah. Aku cuma ingin melihat bagaimana reaksimu bila bertemu denganku besok. Aku ingin tahu apakah kau akan merindukanku? atau malah akan membunuhku? kekeke, kita lihat saja besok..
Urusanku di wc sudah selesai,dan aku mulai bermalas-malasan lagi sambil menonton TV. Lalu pintuku berbunyi kencang sekali.
+DOK! DOK! DOK!+
"SUNGMIN-AH?! KAMU DI DALAM?!"
+DOK! DOK! DOK!+
"SUNGMIN-AH?!"
Sungmin-ah...? Sepertinya itu Donghae.. -_-
Apa yang dia lakukan mengetok pintu seperti orang kesetanan saja,,,
"SUNGMIN-AAHHHH?!" Teriaknya lagi...
"iya iya sebentar! aku kesana!"
Orang ini benar-benar tak punya kesabaran! membuatku kesal saja.
"MWOYA?!"teriakku pada Donghae begitu aku membuka pintu. Entah darimana dia tahu alamat rumahku.
"hosh...hosh...hosh!" dia tak menjawab tapi hanya tersengal-sengal saja. Sepertinya dia berlari sepanjang perjalanannya kemari.
"dari mana kau tahu rumahku?" tanyaku
"aku mencuri datamu di ruang guru! hosh... hosh..."
"apa?! kau mencuri apa?!" orang ini benar-benar gila. Kenapa dia tak tanya saja ke Eunhyuk malah mencuri data di ruang guru? IQnya benar-benar jongkok!
"IT... ITU TIDAK PENTING! hosh..hosh,, KYU.. KYUHYUN MENGHILANG!"
"APA KATAMU?! KYUHYUN MENGHILANG?!"
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Reviews, please.
Gomawo ^^
