Disclaimer : Super junior belongs to SM Entertainment, they personal belongs to his self and his family
Pair : MINHAE, slight KYUHYUK,
Warning : gak ada maksud bash chara disini! Minim EYD, typo. bahasa gaje
Ket :Setting SMP. Donghae-Sungmin kelas 2E, Eunhyuk-Yesung kelas 3C, kyuhyun kelas 1A
"..." inner
Gomawo buat yg review ^^
Enjoy!
HAEMIN-HAEMIN
"My Boyfriend is Uke"
Ch.3
Dear Diary
Aku, Lee Donghae. Mungkin suatu saat aku akan menjadi anak beruntung. Jarang-jarang aku bisa mimpiin Yesung Sunbae. aku baru sadar, sejak kejadiran Lee Sungmin itu aku tidak pernah melakukan "itu". Mulai besok aku akan memulainya lagi ;-)
HAEMIN-MINHAE-HAEMIN
Next day
Donghae memasuki kelas dengan senyum mengembang dibibirnya. Dirinya merasa sangat puas karena sudah melakukan "itu".
Setela meletakkan ranselnya, ia menengok ke sebelah, tepatnya bangku Lee Sungmin. Menyeringit heran mendapati bangku itu tidak diduduki si empunya melainkan sesosok pemuda yang cukup normal, menulungkupkan wajahnya di meja.
"Nugu?" Tanya Donghae penasaran, ia mencolek punggung pemuda itu pelan. Pemuda itu menengadah ternyata dia Lee Sungmin.
Donghae Speechless..
"..."
"Waeyo Donghae-ah?" tanya Sungmin lembut. Sok manly tapi tetap aja aura aegyo-nya keluar.
"kau.. Lee Sungmin?" Donghae meneliti Sungmin dari atas sampai bawah. Pemuda aegyo itu tidak lagi memakai aksesoris full pink-nya. Sungmin tampak sangat Normal dihadapan Donghae.
"wow kau berubah." Seru Donghae takjub, tangannya meraba-raba wajah Sungmin lalu mencubit pipinya kasar. Baru sadar ternyata teman sebangkunya setampan itu, karena waktu pertama kali melihat Sungmin dengan aksesoris pink-nya Donghae sama sekali gak mau melhiat mukanya Sungmin.
"Apa aku terlihat Normal dimatamu?"
"Ne, kau bahkan terlihat tampan." Jawaban tidak terduga dari mulut Donghae membuat Sungmin tersenyum senang.
"jadi.. kau mau jadi namjachingu-ku?" tanya Sungmin harap-harap cemas. Sayangnya Donghae tidak terlalu mendengarkan kata-kata Sungmin dan menganggap kalau Sungmin ngajak berteman.
"Oke. Kita teman sekarang. Ayo ikut aku."
"EH?!" Sungmin mendesah kecewa mendengar penolakan Donghae.
'yah gapapa deh. Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. Sekarang temen besoknya pacaran. Amiin" Doa Sungmin dalam hati.
Donghae dengan sehat hati bercerita panjang lebar pada Sungmin yang sesekali ditanggapi ringan oleh Sungmin. selang beberapa menit Eunhyuk datang menghampiri mereka dengan wajah bete.
"Ya Lee Donghae. Kukira kau sudah tobat! Kenapa kau kembali melakukan itu! Kau membuatku malu!." Seru Eunhyuk kesal,
"Heheh Mianhae. Aku merasa ingin melakukannya." Donghae tersenyum polos seolah tidak melakukan kesalahan. Pada jelas-jelas kelakuannya kali ini mengancam nila-nilai seni music eunhyuk.
"Yesung sudah diluar. Dia memerlukan buku partiturnya segera."
Ternyata yang dimaksud "itu" adalah mengambil diam-diam barang-barangnya Yesung.
"eh? Kenapa tidak pulang sekolah saja? Dia harus mencarinya sendiri nanti." Protes Donghae tidak terima.
'Dia ada kelas musik sehabis. Di buku itu ada tugas kelompok kami tau.!"
"arra." Dengan berat hati Donghae mengambil buku partitur Yesung lalu menyerahkannya pada Eunhyuk. Sebelum Eunhyuk pergi Donghae sempat berbisik pada Eunhyuk.
"Suruh Yesung masuk dong."
"Kita lagi buru-buru tau, nyusahin aja!"
"kalau gak bukunya gak aku balikin." Ancam Donghae. eunhyuk berdecak kesal lalu melirik kerah pintu kelas 2D.
"Ish! Yesungieee!" Donghae menatap tajam Eunhyuk seolah berkata 'kok seenaknya aja kamu manggil Yesung-KU dengan panggilan akrab?' dan dibalas Eunhyuk gak kalah tajam, "Masalah? Teman aku kok!'.
Yesung muncul dibalik pintu, menyunggingkan senyum manisnya yang sukses membuat Donghae meleleh. Buru-buru ngasih buku partiturnya ke tangan Eunhyuk.
Menyisakan Donghae dengan wajah senangnya dan Sungmin dengan wajah kesalnya ditambah lagi ia begitu penasaran tentang hubungan Yesung dan Donghae.
MINHAE-HAEMIN-MINHAE
TENG! TENG! TENG!
Bel istirahat
Sungmin mencuri-curi pandang ke arah Donghae yang asyik menyalin materi pelajaran Biologi barusan. Tidak dapat menahan penasarannya Sungmin mendekati Donghae dan menanyakan apa yang sedari tadi menganggu pikirannya.
"Kenapa..kau bisa menyukai Yesung?"
"hmm.." Wajah donghae memerah, ia kembali membayangkan wajah Yesung tadi pagi. "Kau mau dengar ceritaku?" lanjutnya.
Sungmin mengangguk.
FLASHBACK
Tiga bulan yang lalu
Hujan turun mengguyur sekolah Donghae dengan derasnya. Kala itu Donghae tidak pulang bareng Eunhyuk karena Eunhyuk lagi sakit. karena tampaknya hujan bakal turun terus sampai sore, Donghae melepaskan tasnya dan meletakkan dikepalanya lalu nekat nerobos hujan sampai ke halte.
Saat ia hampir mendekati halte, Ia melihat sosok tampan Yesung, berjongkok memayungi seekor anjing putih yang sudah basah kuyup. Badan putih kecil itu bergetar menahan dingin. Dengan hati-hati Yesung menggendong anjing itu ke pelukannya.
Sosok ramah yesung membuat Donghae terpana. Ia terpaku menatap Yesung membiarkan tubuhnya basah kuyup.
"Guk guk.." Alih-alih ingin menarik perhatian Yesung, Donghae malah menggonggong. Dalam benaknya mungkin aja kalau dia kelihatan melas, si Yesung bakal gendong dia kayak tuh anak anjing.
Yesung menoleh melihat pada Donghae. Ia tersenyum menahan tawa lalu mengulurkan payung pada Donghae.
"Rumahku, dekat sini. Kau boleh pakai payungku." Yesung menarik tangan Donghae lalu meletakkan payung itu digengamannya. Kemudian ia berlari sambil mendekap anjing itu.
Besoknya Donghae bawa tuh payung kesekolah. Niatnya mau ngembaliin payung yesung tapi Donghae baru inget kalau dia gak tau nama pemilik payung itu. Donghae memandangi payung itu sehingga ia tidak menyadari kehadiran Eunhyuk.
"Itu payungnya Yesung ya?" seru Eunhyuk tiba-tiba.
"Kau kenal pemilik payung ini?" Tanya Donghae tersadar dari lamunannya. Eunhyuk mengambil payung itu dan menatapnya lekat-lekat.
"Ini payungnya Yesung, aku ingat goresan di gagangnya." Eunhyuk menunjuk goresan itu dengan tangannya. "Kenapa payung ini ada padamu?"
"itu..kemarin aku dipinjami olehnya. Rumahnya dekat halte ya? Kemarin dia pulang jalan kaki"
"gak dekat juga. Kira-kira 2 km dari halte."
"Hah bohong? Tapi dia bilang rumahnya.."
"Aku gak tau. Tapi ini menjelaskan satu hal. Pantesan aja dia gak masuk. Sakit tuh anaknya." Donghae merona. Ia terharu atas kebaikan Yesung.
END FLASHBACK
"Jadi begitulah ceritanya. Selama ini aku selalu gangguin dia." Donghae mengakhir ceritanya. Muka bersemu sangat merah. Sungmin putus asa melihatnya, ia dapat mengangka perasaan Donghae pada Yesung yang begitu menggebu-gebu.
"apa Yesung tahu kau menyukainya?"
Wajah Donghae memerah, karena salting tanpa sengaja ia mendorong Sungmin sampai jatuh dari kursinya.
"Mana berani aku melakukannya! Ngupetin barangnya aja aku udah nahan malu setengah "
HAEMIN-MINHAE-HAEMIN
Dear Diary
Aku, Lee Sungmin pemuda sial yang menyukai si raja sial aka Donghae. namja ikan itu begitu tulus menyukai Sungmin. apa aku bisa menaklukannya? Hm.. seperti kata-katamu. Aku akan melakukan semuanya termasuk cara curang sekalipun *smirk* mianhae Lee Donghae. biarkan aku memilikimu
MINHAE-HAEMIn-MINHAE
Next day
Sungmin berubah, tidak seperti biasa. istirahat ia langsung beranjak keluar dan balik saat bel sudah berbunyi. Begitupula saat pulang. Mantan pengemar pink itu menjadi orang pertama yang keluar dari kelas setelah Songsaenim.
Donghae merasa Sungmin menyuekinya padahal baru saja mereka resmi berteman kemarin. Memang saat pelajatan Sungmin terlihat normal dan baik. Ia masih mau meminjamkan buku matematikanya dan mengajarinya al-jabar. Tapi tetap saja aneh rasanya tidak mendengar Sungmin menggombal padanya saat istirahat.
"Cie.. ada yang galau!" Seru Kyuhyun ditelinga Donghae. Sontak Donghae melompat kaget.
"Kenapa ngelamun? Sedih ditinggal Sungmin wkwkwkwk."
"Diam setan."
"Donghae, hari ini aku mau nginep di rumah Kyuhyun."
"Rumah sebelahan aja nginep-nginepan! Mau ngapain kalian?" Donghae merajuk tidak terima. Kakinya diangkat keatas meja sebagai aksi protesnya. Lalu menggerutu kesal. Soalnya Kyuhyuk sering nginep bareng tapi Donghae gak boleh ikut.
"Terserah kami dong. Urusan orang dewasa. Hehe" Kyuhyun bersmrik ria.
"Kamu lebih muda satu tahun dari aku tau."
"Udah jangan ikut! Kamu mau kepolosan kamu hilang gara-gara liat ..."
PLAK!
Eunhyuk gampar Kyuhyun biar diem. Yang digampar langsung pundung dipojokan.
"Buat kebaikan kagak usah ikut ya Hae."
"aku tidak izinkan juga kalian akan melakukannya."
"Gomawo Hae." Eu nhyuk memeluk sahabatnya erat."aku pergi dulu. Aku ada urusan." Lanjutnya. Meninggalkan Donghae dan Kyuhyun berdua.
Hening..
"tumben eunhyuk hyung gak pakai dasi"
"..."
HAEMIn-MINHAE-HAEMIN.
Sementara itu saat waktu istirahat, Sungmin malah mengendap-endap deretan kelas tiga, tidak lupa dipakainya dasi kuning yang diambil diam-diam darai Eunhyuk supaya tidak dilabrak kakak kelas.
Langkahnya terhenti di depan kelas 3C, kepalanya melongo ke dalam kelas mencari sosok Yesung. Niatnya untuk mencari informasi agar bisa mengungguli Yesung. Padahal Sungmin gak tau Yesung yang mana.
"Akhirnya muncul juga kamu maling dasi!" Eunhyuk menarik kerahnya dari belakang dan menggiringnya ke bangkunya, tepat disebelah Yesung yang sedang asyik membaca buku
"Ampun hyung. Aku datang untuk mengembalikannya." Pinta Sungmin mengiba.
"Temanmu Hyukkie?" yesung datang dan bergabung dengan mereka
"Bukan, dia maling dasi."
"aku kan udah minta maaf, hyung kau tahu yang namanya Kim Jong Woon?"
"kenapa mencariku?" Jong Woon menyahut dari tempatnya, kacamatanya sudah dilepas.
"ani, aku diminta kakak paduan suara untuk mengambil biaodatamu." Sungmin mengulurkan kertas biodatanya. Alih-alih mengambil kertas ditangan Sungmin, Yesung malah mengarahkan jarinya di piltrum Sungmin membuat si sempunya berteriak kaget
"GYAAA!" Sungmin buru-buru mundur. Eunhyuk tertawa
"mian Sungmin, temanku ini memang aneh. Suka pegang-pegang piltrum orang."
"hii.." Sungmin merasa bulu kuduknya merinding. takut-takut ia mengulurkan kertasnya lagi.
"Baiklah. Karena kau punya piltrum yang bagus. Aku akan mengisinya."
'dasar orang aneh.' Batin Sungmin
"barusan kau bilang aku aneh ya?"
"eks.. nggak kok hyung." Buru-buru sungmin mengambil kertas lalu menulis sesuatu disana.
'selain aneh, dia juga bisa baca pikiran orang. Aku harus hati-hati'
MINHAE-HAEMIN-MINHAE
Next day
Sungmin datang pagi seperti biasa. Ia membolak-balik kertas ditangannya dan membacanya dengan serius.
Name : Kim Jong Woon
Nickname : Yesung, Sungie. Hyungie. Ddangko appa dan masih banyak lagi.
class : 3C
chairmate : Lee Hyukjae aka Eunhyuk
Hobby : Main sama Ddangkoma (kura-kura Yesung)
Aktivity :
Morning : ngasih makan ddangkoma
Afternoon : Bobo siang sama Ddangkoma
Evening : ajak belajar sama ddangkoma
Night : tidurin ddangkoma
'nih manusia punya skill apa sih sampai Donghae kesemsem sama dia?' Sunmin melanjutkan bacanya
Skill : Suara yang bagus.
"oke, dia Cuma bisa nyanyi. Aku bisa semuanya. Nyanyi, akting,nari." Pede Sungmin
Ex-boyfriend : Kim Heechul...
HEAMIN-MINHAE-HAEMIN
Sungmin tidak menyangka akan mendapatkan fakta seperti itu. Pasalnya ia mengenal mantan namjachingunya yesung yang notabene adalah sahabatnya di sekolahnya yang temannya yang nyentrik ini tidak pernah mengatakan kalau ia mempunyai namjachingu
Begitu bel pulang berbunyi Sungmin burur-buru berlari ke tempat mangkalnya lagi kalau bukan di dekat rumah Donghae.
"Kim Heechul." Yang dipanggil menoleh, kaget mendapati teman lamanya muncul didepannya.
"Ah. Lee Sungmin! lama tidak berjumpa."
"langsung to the point aja, kamu masih suka sama Yesung?"
"hah?" Heechul keringat dingin, gak nyangka backstreetnya sama Yesung bisa ketahuan.
"jangan ngelak! Aku udah tahu kalau kamu pernah pacaran sama Yesung hyung."
"Kagak, sekarang aku udah suka yang lain namanya Lee Donghae." Elaknya. Heechul memang menyukai Donghae namun kalau boleh jujur ia lebih menyukai Yesung.
'Sial! Dia ternyata suka sama Donghae juga, pantesan dia sering mangkal dsini. Harus mikirin gimana caranya dia bisa balikan sama Yesung biar aku gak ada saingan. Hahahahaha' Batin Sungmin.
"Kalau kamu gak mau, berarti aku boleh jadi namjachingunya Yesung hyung?" Pancing Sungmin. Heechul langsung ngeluarin golok dari tasnya dan menyodongkannya ke leher Sungmin.
"Weks! Sabar bro. Aku cuma bercanda."
"tarik kata-katamu barusan!" Heechul siap-siap nebas kepala Sungmin.
"Aku tarik kata-kataku barusan."
Heechul menarik goloknya dari leher Sungmin masih menatapnya tajam.
"Aku tahu kalian masih saling menyukai. Yesungpun begitu, sampai sekarang ia tidak berpacaran dengan namja lain karena masih menyukaimu."
"Jinjaa?" Kali ini Heechul menurunkan goloknya dengan tatapan harap-harap cemas.
"Ne, aku akan membantumu mendapatkan Yesung Hyung kembali." Tawar Sungmin.
"Kok mau-maunya nolongin aku?" Curiga Heechul. Pasalnya sahabatnya yang satu ini paling pelit kalau dimintain tolong.
"Aku kan memang selalu baik." Sungmin melengos dari tatapan Heechul. Akhirnya Heechul menerima tawaran Sungmin.
MINHAE-HAEMIN-MINHAE
Next day
Hari ini Donghae sengaja gak pulang bareng Kyuhyuk. Dia malah nunggu didepan gerbang, nungguin Yesung. Begitu sosok Yesung muncul Donghae segera menghampirinya.
"Hyung!"
"Wae?"
Donghae mendekat ke arah Yesung dengan gugup.
"Hyung, aku punya 2 tiket hadiah ke lotte world, maukan kau pergi denganku?"
Yesung tersenyum dan mengangguk
'yes!'
"Aku juga ikut. Kita kencan ganda." Sungmin buru-buru keluar dari semak-semak.
Donghae mendelik Sungmin tidak suka, tapi Yesung dengan polosnya malah mengiyakan.
"Tentu. Lebih banyak lebih baik." Donghae memasang senyum palsunya lalu berbalik mendekati Sungmin.
"pastikan kau benar-benar membawa pasanganmu dan tidak mengganggu kami."
"Oke."
HAEMIN-MINHAE-HAEMIN
hari yang ditunggu Donghae pun tiba. Saking semangatnya Donghae datang lebih dulu, lalu disusul Sungmin dan Yesung.
Walau begitu mereka tidak segera masuk, masih ada satu orang yang harus mereka tunggu, pasangan kencan Sungmin.
"Hey, kapan pasanganmu datang? Apa dia benar-benar akan datang?"
Sungmin panik, dari tadi ia memegang teleponnya berharap Heechul mengangkat panggilannya atau mungkin Heechul akan meneleponnya.
'Anak itu pasti masih molor. Harusnya aku gak ngajakin pergi jam 8 pagi.' Sesal Sungmin dalam hati. setidaknya sudah merencanakan 1001 cara mengerjai Kim Heechul kalau andai saja ia tidak datang dalam waktu 10 menit
Drap Drap drap
"Mianhae aku terlambat Min."
Munculnya Heechul dengan nafas terengah-engah. Ia memakai dress kuning selulut. Yang membuat Sungmin dan yesung menatapnya kaget. Donghae malah keringat dingin.
'kok si Heechul bisa disini sih? Jangan bilang pasangannya Sungmin?" Donghae menatap Sungmin minta penjelasan. Sungmin mengangguk pelan.
Berbeda dengan Yesung, ia jelas-jelas terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya pada Heechul. Dilihat dari tatapan sinis saat menatap sendiri juga kaget ngelihat kehadiran Donghae. suasana diantara mereka jadi tambah awkward
"karena pasanganku sudah datang. Mari kita bersenang-senang
Sungmin memulai rencananya, ia menggandeng tangan Heechul erat. heechul menegang merasakan perlakuan Sungmin.
"Lepasin tangan kamu kalau gak mau aku pelintir." Bisiknya pelan.
"lupa rencana yang kemarin? Kita kesini buat bikin Yesung hyung cemburu. Jadi pegang tanganku!" Dengan gak rela heechul membalas tautan tangan Sungmin. Yesung malah mempercepat langkahnya dan menarik Donghae.
'Oww.. Yesung hyung agresif. Jangan-jangan perasaan aku terbalaskan." Batin Donghae senang. Padahal yesung Cuma melampiaskan kemarahannya saja. Sungmin ingin sekali mendekati Donghae dan melepas rangkulan mereka. Tapi nanti rencananya gagal dong sial.
Rencana membuat Yesung cemburu dimulai dari sekarang. Walau awal-awalnya Heechul enggan tapi lama kelamaan ia cukup menikmatinya. Agak senang melihat wajar Yesung yang terang-terang menampakkan raut tidak sukanya.
"mau naik apa dulu?"
"bagaimana kalau masuk rumah hantu?"
"OK!"
Sesuai sekenario, di dalam Heechul pura-pura takut dan merangkul tangan Sungmin erat. Yesung envy dan langsung buru-buru keluar. Si Donghae yang memang dasarnya takut malah ditinggalin.
Poor Donghae.
MINHAE HAEMIN MINHAE
Tidak terasa sudah seharian mereka berada di taman jingga kemerahan mulai menghiasi permukaan langit.
"Sebelum pulang, kita naik itu dulu ya." Sungmin menunjuk gondola. Mereka mengangguk setuju. Sesampainya di gondola mereka. Heechul masuk lebih dulu. Sungmin pura-pura terpeleset dan sengaja mendorong Yesung kedalam. Pintu gondola tertutup lalu gondola mereka perlahan naik.
"Yesung Hyung!" Teriak Donghae tidak terima. Ia langsung masuk ke gondola berikutnya diikuti Sungmin.
HAEMIN-MINHAE-HAEMIN
"cih anak sial itu benar-benar..." Yesung tak henti-henti mengumpat. Gondola merek berhenti sesekali diperjalanannya.
Yesung menatap gelisah pada Yesung yang terus mengumpat.
"kenapa kau membenciku?" Ujar Heechul sambil menunduk dengan wajah manisnya yang malu-malu
"Cih sudah kubilang aku membencimu berpakaian yeoja seperti banci saja." Aura-aura setan mulai menguar dari Heechul . tampaknya wajah manisnya hanya bertahan selama beberapa detik dan ia tidak bisa menahan kekesalannya.
"Beraninya kau mengatai Kin Heechul ini banci!" Ditariknya kerah baju Yesung kasar, wajah Yesung memucat. Tidak sengaja ia membangunkan harimau tidur aka Heechul. Diguncang-guncangnya kerah Yesung kasar.
"Uhuk. Kim Heechul hentikan!"
Gerakan kasar Heechul membuat gondola mereka bergerak tidak seimbang.
Semenatar itu digondola tempat Donghae dan Sungmin
Donghae mengumpat kesal.
"apa yang mereka lakukan? Kenapa gondola mereka bergerak tidak karuan?" Serunya kesal. Tangannya mengobrak-abrik tasnya kasar, mencari teropong.
"bercinta mungkin." Jawab Sungmin asal dan dihadiahkan deathglare dari Donghae.
"tutup mulutmu Lee Sungmin."
'sepertinya rencanaku berhasil.' Sungmin mengulum senyum.
Kembali ke Yechul.
Guncangan itu membuat Heechul yang saat itu berdiri menjadi tidak seimbang. Yesung reflek menangkap Heechul yang limbung dan hampir jatuh.
Hening. Keduanya saling bertatapan, mencoba menyelami perasaan masing-masing.
"Mianhae.." Seru mereka bersamaan. Heechul menyandarkan kepalanya di dada Yesung. Lalu Yesung merangkulnya dari belakang.
"Aku yang seharusnya minta maaf. Aku sudah membatasimu padahal itu hobbymu. Tapi aku merasa kesal saat melihatmu memakai rok. Orang-orang bisa melihatmu kakimu dengan bebas.
"hahahaha." Heechul duduk disebelah Yesung memegang peruntnya.
"karena itu kau marah?" lanjutnya setelah ia dapat mengatur tawanya.
"Ne.." jawab Yesung malu-malu.
"Baiklah aku akan memakai seragam namja besok."
"Jinja?"
"Ya, tapi bukan berarti aku tidak akan memakai pakaian yeoja lagi."
"heh?." Yesung cemberut. Heechul mendekatkan wajahnya pada Telinga Yesung lalu berbisik lirih.
"Aku hanya memakainya didepanmu." Yesung tersenyum lalu merangkul Heechul. Wajah mereka saling mendekat dan...
Kali ini gondola Sungmin dan Donghae yang terlihat bergoncang keras.
"Sabar Donghae, sabar." Mati-matiian Sungmin menahan tubuh Donghae yang memberontak hebat. Kalau saja Sungmin tidak menahannya, Donghae pasti sudah melompat keluar ke gondola Yechul dan mengacaukan semua rencananya.
MINHAE-HAEMIN-MINHAE
Gondola Donghae dan Sungmin berhenti. Dengan langkah lemas mereka keluar dari dan Heechul yang asyik dengan dunia mereka sepertinya pulang lebih dulu dan melupakan Sungmin dan Donghae.
"Hiks..hiks.." Tawa Donghae meledak. Sungmin berusaha berbagai cara untuk menengankannya namun tidak berhasil. Sampai rumah Donghae tak henti-hentinya menangis. Menuai curiga dari semua anggota keluarga Donghae.
"Kau apain Donghae-ku?"
"aku gak ngapa-ngapain! Donghae patah hati sama Yesung sunbae." Ujar Sungmin membela diri.
"HIKS" tangis Donghae mengeras kala Sungmin menyebutkan nama Yesung
"Sabar Dongsaeng. Besok akan kubunuh orang bernama Yesung itu."
'semoga kau selamat besok Yesung hyung." Batin Sungmin sebelum pergi dari rumah Donghae.
HAEMIN-MINHAE-HAEMIN
Dear Diary
Aku, Lee Donghae selalu saja bernasib sial. Kenapa? Eunhyuk yang jelas bisa mendapatkan Kyuhyun. Bahkan seorang banci seperti Kim Heechul mendapatkan Yesung Hyung?! Apa aku jadi banci saja ya?
...
...
TBC
A/N : selangkah menuju berakhirnya fic ini karena abis ini gak ada yg bakal gangguin Sungmin sama Donghae, :D
