Disclaimer : Super junior belongs to SM Entertainment, they personal belongs to his self and his family

Pair : MINHAE, slight KYUHYUK,

Warning : gak ada maksud bash chara disini! Minim EYD, typo pasti. bahasa gaje

Ket :Setting SMP. Donghae-Sungmin kelas 2E, Eunhyuk-Yesung. kelas 3C, kyuhyun kelas 1A

'….' inner

Gomawo buat yg review ^^

Mianhae update telat..

Dear diary..

Annyeong. Aku Lee Sungmin. Ternyata menyenangkan menulis diary seperti Donghae. Kalian masih ingat kan siapa Donghae? Yup, namja yang sangat kusukai *blushing. Sudah lewat seminggu setelah insiden ditaman bermain. Dan Donghae terlihat baik-baik saja. Kuharap begitu.

Sungmin menutup buku diarynya lalu menatap Donghae dengan balutan baju olahraga. Menatap keluar jendela. Kebetulan hjam pertama pelajaran olahraga dan hari ini giliran namja-namja yang ganti baju didalam kelas.

Sungmin bermaksud mendekati Donghae, baru beberapa langkah ia bisa merasakan wajah Donghae seolah-olah predator yang akan menerkam mangasanya.

Sungmin melirik dibelakang Donghae, tampak murid-murid kelas 3C yang kebetulan akan berolahraga juga. Menyusuri arah pandang Donghae yang ternyata mengarah pada pemuda sipit itu, Yesung.

"Err Hae."

"Apa?" nada suara Donghae masih tampak tak bersahabat. Donghae menghela nafas lalu berjalan keluar kelas. Tapi ia berbelok keatas kearah yang berlawanan kelapangan.

Ternyata Donghae pergi keatap sekolah, tepatnya membolos. Sungmin yang sedari tadi mengintai dari jauhpun memberanikan berdiri mendekati Donghae

"…."

"…"

"Kenapa disini? Pelajaran sudah dimulai! Kau mau membolos Lee Sungmin"

"Err kau juga bolos."

"….."

Kedua terdiam menikmati hembus angin yang sejuk.

"karena Yesung hyung ya?"

Tepat! Aura seram Donghae menguar.

Otaknya teres memikirkan kalimat lain. Bagaimana cara supaya Donghae cepat melupakan Yesung hyung. Sungmin pernah membacanya dibuku. Katanya obat terbaik patah hati adalah cinta yang lain.

Mungkinkah dirinya?

Tembak Donghae sekarang?

Blush. Wajahnya memerah, ia menatap Donghae dalam berharap agar Donghae merasakan telepati darinya.

"apa?" tangan Sungmin melingkar dipundak Donghae.

"aku sebenarnya suka.."

"Suka apa?"

"Ka..ka..ka.."

Wuush!

Duaak!

Sebuah tendangan indah melesat tepat ke kepala Sungmin hingga take lit kelantai.

'Kampret! Sial banget gue!'

"Min, kamu gak papa?"

"gak papa." Tes

"Ya ampun. Kamu mimisan!"

'Parah! Niat mau nembak malah ditembak balik.(sama bola). Sial. Mana pakai acara mimisan gak elit lagi. Malu-maluin lo Lee Sungmin." Batin Sungmin nelangsa.

MINHAE-MINHAE

"Beneran gak papa Min, mau aku bopong gak?" Kyuhyun menawarkan sambil menahan tawanya. Sungmin tahu Kyuhyun hanya menggodanya saja karena dialah pelaku penembakan bola tadi pagi.

"Ia mendekat lalu membisikkan sesuatu tepat ditelinga Kyuhyun.

"Makasih bolanya. Lo udah ngegagalin rencana oenembakan guw. Sekali lagi lo ganggu gue tembak pke jurus matrial art gue." Ancam Sungmin dalam black mode. Gak lagi deh cari gara-gara sama Sungmin.

Sungmin yang moodnya dalam keadaan buruk langsung pergi meninggalkan Kyuhyun,Eunhyuk,Donghae.

"…"

"susul gih," Donghae berdiri

"Cuma aku?"

"yah, Cuma kamu yang bisa nenangin dia."

"Ok.."

Donghae menyusul Sungmin. Ternyata Sungmin jalannya cepat juga, kepalanya menggeleng kesana-kemari mencari sosok Sungmin yang ternyata ada ditaman dekat sekolah.

"Min, are you okay?" Tanya hae sok inggris.

"Eh HAe, im Okay." Jawab Sungmin sok inggris juga.

Mereka duduk berdampingan dikursi taman. Suara kicau burung, daun-daun yang berguguran dan angin yang berhembus lembut.

Enath kenapa rasanya alam sedang mendukung Sungmin agar menyatakan cintanya sekarang. Sementara itu ditempat lain dibalik semak-semakin didekat mereka, Kyuhyun menyalakan kipas angin portablenya sedangkan Eunhyuk sibuk mencari daun kering dan melemparkannya kedekat mereka.

Benar-benar sahabat yang perhatian.

"Hae.."

"Ya?"

Tanya Sungmin mulai terbawa suasana.

"Aku suka kamu."

"Miapah?"

"Plis deh. Jangan ALAY sekarang! Aku lagi serius."

"err ulang deh."

Sungmin berdehem lalu menatap Donghae dengan mata sayu.

"Kenapa natap aku gitu? Kayak uke minta dirape aja. Matanya pake disayu-sayuin."

Lee Donghae, lo betul-betul mood crasher! Sungmin mulai tidak sabar.

"HAE, AKU SUKA KAMU. JADI PACARKU YA?" Teriaknya lantang. Donghae menatap Sungmin kaget. Entah kenapa mereka sudah dikerumuni beberapa orang disana. Beberapa dari mereka bahkan berteriak lantang.

"terima! Terima! Terima!"

Sementara itu Donghae masih berblushing ria

"Err Aku.."

"terima! Terima!

"jadinya.."

"TERIMAA!

"Diam lo pada!"

SINGGGG..

"Aku mau jadi pacar kamu!"

Clap clap clap

Eunhyuk dan Kyuyhyun keluar dari persembunyian mereka.

"selamat! Selamat!" Ujar Eunhyuk sambil tebar-tebar daun keatas kepala Sungmin dan Donghae.

"Pj-nya mana? PEJEE!"

PLAK

Sepatu Donghae suksek mendarat di mulut Kyuhyun.

"Sialan!"

"HAHAHAHA" merekapun tertawa bersama.

….

….

The END ya?

…sedikit lagi..

"Yakin mau kerumahku?"

"Iya, mau kenalan sama camer(calon mertua)."

"Lah cepet banget, kita baru jadian tadi." Sahut Sungmin swetdrop.

"gapapa, hitung-hitung buat jalin silahturahmi!

Donghae tetep keukah menarik tangan Sungmin agar menuntung mereka kerumah.

"jangan deh!"

"Eh jangan ngerajuk kayak Uke gitu deh. Lo seme kan? Kalau gak kita putus nih." Ancam Donghae

"Jangan dong, chagi. Tapi ntar kamu jangan muntah ya."

"Kenapa?"

"Kamarku warnanya Pink."

"LEE SUNGMIN! Ubah cat kamarmu!"

"hiee mianhae.."

MINHAE

"Kamarku tidak burukkan?" Donghae sedikit gemetaran saat memasuki kamar Sungmin. Agak berlebihan mungkin tapi apa boleh buat Donghae terlanjut trauma. Sungmin menjadi khawatir. Ia memeluk Donghae lalu membawa mereka agar duduk diatas kasur Sungmin yang pastinya dihiasi seprai pink.

"Tidak apa Hae, kau akan terbiasa. Sungmin menciumi rambut Donghae lembut. Donghae yang merasa sedikit relax langsung menyenderkan tubuhnya didada Sungmin.

Sungmin mengeratkan pelukannya alih-alih tangannya secara tak sengaja malah bergerak ketubuh Donghae

"EHH!?" wajah Donghae semakin memerah kala tangan Sungmin menyusup kedalam kemeja Donghae

'Huaa! Jangan! Stop' Seru Donghae dalam hati. Mulutnya bergerak komat kamit tapi tak terucap apapun dari mulutnya.

"Min. tanganmu.."

"Eh oh.." Seakan tersadar ia melirik tangannya yang merayap dibaju menariknya keluar.

Suasana diantara mereka menjadi canggung.

"Err, mau main kartu?" Donghae mengangguk.

Semalaman mereka bermain kartu hingga Donghae tertidur dikamar Sungmin. Hanya tidur saja, jangan berharap mereka melakukan lebih karena mereka bukan pasangan Kyuhyuk. ^^

Dear diary

My name is Hae, aku sekarang pacaran dengan Lee Sungmin. Akhirnya aku punya pacar.*tebar confetti. Sungmin memang mirip Uke tapi apaboleh buat aku telanjur suka padanya. Aku Jangan beritahu Sungmin ini sungguh memalukan. Tapi sebenarnya aku mulai menyukai warna pink hanya jika itu berhebungan dengan Sungmin-ku. Hehe.

Dear diary

Aku Lee Sungmin. Sekarang berstatus sebagai namja chingu Donghae. Thanks god! Aku akan berubah. Menjadi Seme yang diidamkan Donghae. Aku akan menjadi seme teladan yang dapat membimbing uke-ku kelak. Anak? Aku belum memikirkannya. Mungkin 3 atau 4. Haha

END beneran

Notes : HUAA.. gak banget end-nya. Mian mengecewakan. Sya pengen cpet2 gugurin kewajiban soalnya. Sya hamper kehilangan feel sma fic.

Saya berpikir bkin sekuel sih.. atau mungkin cerita lanjutan ini dengan tema yang lebih serius. Yah mungkin Someday.

Mianhae..Gamsahee.. Saranghae