Not realy bed
WARNING
Yaoi,typonya banyak,alur ancur banget,tidak menarik
Disclaimer
Exo milik keluarga juga smnet,tapi baekhyun tidak mungkin jadi milik saya namun cerita ini milik saya 100%
Kaimiahun present
Happy reading
Chap kemarin...
"maaf aku tidak bisa menurutimu kali ini,karena dia mati begitu saja saat itu dan orang itu berada dihadapanku jangan harap aku kan berhenti..aku akan membuatnya menyesal karena hidup kembali"
"JANGAN LAKUKAN ITU AKU mo-hon k-"tubuh sehun jatuh merasa sehun jatuh tidak bisa melakukan apa-apa.
"s-sehun k-kau k-kenapa?"baekhyun takut sekarang,terlihat dari badannya yang bergetar hebat.
"hyung lama tidak bertemu hm"katanya sambil menyeringai
.
Ditempat lain chanyeol merasakan ada yang sangat mengganjal hatinya tentang baekhyun tapi semua itu mencoba dia tepis karena disana ada sehun,chanyeol percaya sehun akan menjaga baekhyun dengan baik.
"tidak akan terjadi apa-apa,aku percaya itu"kata chanyeol sambil mengusir kebimbangan dalam hatinya.
Chapter 4...
Sehun pov...
aku sekarang seperti disebuah rumah yang sederhana yang sangat tidak asing untukku ah aku ingat,dulu aku tinggal ditempat ini bersama 'dia'.rumah ini seperti surga menuruk kami,sangat hangat,menyenangkan dan menenangkan hingga kejadian mengerikan itu terjadi dimana orang tua kami-yang sebenarnya adalah orang yang sudah mengadopsi kami berdua-meninggal dengan cara yang tragis,mereka terbunuh tepat di depan mata kami sendiri.
Waktu itu kami masih berumur 10 tahun dan itu terjadi sudah sangat lama,tapi apakah bisa senang atau sedih karena kami berdua selamat dari kejadian itu dan kebencian kami membesar pada orang tersebut,orang itu membawa kami setelah dia membuat kami tidak sadar di sebuah mension megah yang berada di tengah hutan yang sangat menakutkan sehingga kami tidak bisa kabur dari sana.
Aku masih ingat dengan apa yang dia katakan sebelum dia menyusul kedua orang tua kami"maafkan aku...aku...tau kalian sangat membenciku...kalian pasti tidak akan pernah bisa memaafkanku...tapi aku...aku mohon kepada kalian agar kalian hidup dengan tenang mulai saat ini mulai hidup kalian yang baru...kalian bisa terus membenciku asal kalian tetap hidup tenang jangan seperti aku...aku menganggap kalian sebagai adikku sendiri yang sangat yang aku sayangi dan jangan pernah mencari tau tentang aku"aku sama sekali tidak pernah mendengar apa yang dia katakan saat itu sehingga aku berubah menjadi mahluk abadi yang tidak pernah mati walau apapun yang terjadi,aku menyesal menjadi mahluk seperti dia membuatku selalu ingat dengan semua luka yang terjadi dimasa lalu yang sangat menyakitkan.
Padahal orang itu sudah kami anggap sebagai hyung yang sangat kami sayangi namun dia malah melakukan ini pada kami.
Pada suatu hari 'dia' mengetahaui bahwa orang itu akan terlahir kembali dan pergi dari tempat dimana kami berlindung setelah kepergian kedua orang tua kami dan ingin balas dendam pada orang tidak dapat mencegahnya untuk melakukan semua itu karena jujur saja aku juga dendam kepadanya entah mengapa setelah melihat kembali,penderitaanya sangat menyakitkan can memilukan dari apa yang kami rasakan aku terasa sangat jahat tidak seharusnya seperti kami melakukan ini,kalau begini kami tidak ada bedanya dengan dia dulu bahkan lebih parah.
Aku baru sadar aku sedang duduk disebuah bangku yang berada dia bawah pohon didepan rumah kami yang anak dengan senyum yang mengembang menuju kearahku sambil membawa dua boneka beruang berukuran sedang yang berwarna coklat didekapanya, lalu mendudukan tubuhnya disamping tubuhku aku melihat tubuhku seperti menyusut,tubuhku sekarang seperti bocah berumur 10 tahun.
"sehun..sehun...ayo main"kata anak itu sambil duduk disebelahku
"aku tidak ingin bermain saat ini,pergilah bermain sendiri...aku malas tidak mau ngapain-ngapain..."entah mengapa aku mengeluarkan kata itu tanpa persetujuanku percakapan ini seperti pernah terjadi dulu.
"disini ada baekie hyung loh~ kau benar-benar tidak mau?...sehun apa kau masih marah?"kata dia dengan membuang muka kesal
"sehun~sehun~sehun~"kata namja kecil yang terus mengguncang-guncang tubuhku
"sehun...sehun...kau tidak apa-apa?"
"sehun...jawab kami!"suara ini berbada dari suara yang tadi,aku merasa tubuhku diguncang oleh seseorang tapi berbeda dari yang tadi,suara itu seperti terdengar khawatir dengan berat aku membuka mataku perlahan-lahan mencoba membiasakan cahaya yang ada.
Sehun pov end...
Normal pov...
Sehun melihat semua penghuni rumah sedang menatapnya tanpa terkecuali kris mengerjap ngerjapkan matanya untuk pulih dari tidurnya sehun baru sadar,dia sudah berada dibangku taman?bukan berada di lantai tapi dari yang dia ingat dia terjatuh dilantai?.
"sehun,baekhyun dimana?dimana dia sehun?KAU APAKAN DIA!?"terdengar chanyeol sedang memandanganya dengan tatapan tajam sambil mencengkram kerah baju sehun dengan kasar yang membuat sehun mau tidak mau harus duduk dari posisinya yang tadi berbaring dan harus membuat dirinya sadar sepenuhnya.
"chanyeol jangan lakukan itu padanya dia baru saja sadar bodoh!"luhan melepaskan paksa tangan chanyeol dari kerah sehun dan menghalangi tubuh sehun dengan tubuhnya seperti menjadi sebuah benteng agar sehun tidak kenapa-kenapa.
"luhan kau tidak perlu ikut campur dalam masalah ini!...aku tau dia dari awal ingin membunuh baekhyun!...kau taukan dari dulu dia ingin membunuh baekhyun"kata chanyeol dengan nada marah"jika tidak baekhyun masih ada disini...coba kau lihat BAEKHYUN TIDAK ADA DIMANAPUN!"tambah chanyeol dengan lebih mengerikan.
"AKU TAU BAEKHYUN HILANG TAPI BELUM TENTU SEHUN YANG SENGAJA MELAKUKAN ITU!"luhan tidak mau kalah dengan membentak chanyeol.
"TAPI BAEKHYUN TERAKHIR BERS-"
"kalian berdua hentikan pertengkaran kalian berdua...masalah tidak akan selesai dengan hanya betengkar lebih baik kita bertanya kepada sehun langsung"kata suho sambil mendekat kearah sehun,luhan terlihat mendekap tubuh kurus sehun dia takut suho akan melakukan hal yang diluar perkiraan."tenanglah luhan aku tidak akan melakukan apa-apa pada sehun"suho memegang pundak kiri sehun,sehunpun mendongak kearah bangkit dan menuju kearah lay sekarang bediri
"hunnie,jawab aku dengan jujur!dimana baekhyun berada!?"kata suho lembut tapi banyak penekanan
"suho kau membuatnya takut!"kata luhan.
"jawab sehun!"kata suho tanpa mendengar ucapan luhan.
"a-aku berjalan-jalan d-dengan baek-baekhyun hyung l-lalu...i-itu ta-tadi dia datang kesini dan...dan...dan a-ku...aku...semua menjadi gelap...dan b-baekhyun hyung"tubuh sehun gemetar pandanganya tidak beraturan entah apa sebenarnya yang ingin dia lihat dan sehunpun terisak,suho menghela nafasnya dia tau tak akan seperti ini dia tidak tau chanyeol bersama baekhyun berdua saja dia pikir mereka bersama dengan yang lain tapi malah seperti ini.
"BRENGSEK!"kata chanyeol
"ok!lebih baik kita mencari baekhyun secepatnya dan kau luhan tolong jaga sehun"kata suho dan mereka semua mengangguk.
"h-hyung c-coba c-cari di-ditaman l-labirin t-tempat aku dan d-dia b-bermain du-dulu"kata sehun sebelum mereka benar-benar pergi,suhopun mengangguk lalu benar-benar pergi.
"luhan hyung mian"kata sehun pelan
"untuk apa?"
"aku sudah menyusahkanmu hyung"
"kau seperti adikku sendiri sehun,aku akan slalu melindungimu apapun yang terjadi"merekapun mendekap tubuh rapu sehun,luhan tetap percaya bahwa sehun tidak akan sengaja membuat baekhyun hilang dia sudah sangat kenal dengan sehun,sehun tidak akan pernah melakukan hal tersebut.
Didalam hati sehun sangat senang ternyata orang yang dia sayangi itu tidak berubah sama sekali terhadapnya masih begitu memperhatikanya tetapi membuat sehun sedih melihat matanya yang tidak sejernih dan sepolos dulu sekarang matanya diliputi dengan ingin kehidupannya kembali seperti dulu yang slalu menghabiskan waktu berdua bersama orang itu apakah bisa dia berharap untuk kembali kemasa lalu dan melupakan dendam yang tidak berguna ini.
.
Mereka semua sudah berada didepan labirin yang dimaksud sehun tapi sulit bagi mereka mengetahui dimana baekhyun sekarang berada karena labirin ini sangat besar,besar labirin ini seperti satu stadion sepak bola.
"kita berdua harus berpencar untuk mencarinya arraseo"kata suho.
"hyung kenapa kita tidak bakar saja taman menyebalkan ini!?"kata chanyeol dan dapat jitakan geratis dari tao.
"apa kau gila gege coba kau bakar saja jika baekhyun hyung juga tidak ikut terbakar didalam"kata mengangguk chanyeol mengarahkan pandangannya pada tao yang aneh melihat tatapan chanyeol sekarang.
"tao,aku yakin aku bisa meminjam kekuatanmu saat ini tanpa menyakiti siapapun...lalu kita menangkap bocah sial itu"yang lain baru sadar disamping mereka ada seorang time control kenapa tidak membuat keadaan kembali sewaktu dua puluh menit lalu dengan itu semua kejadian buruk tidak akan pernah menganggukan kepalanya.
Tao diam sejenak,kemudian cahaya keemasan seperti membalut tubuhnya lama kelamaan rambut hitam legamnya berubah menjadi blonde juga mata hitamnya berubah menjadi biru langit,harusnya tao sudah bisa mengenbalikan waktu kenapa malah ada cucuran keringat yang mengalir dari pelipis pemuda pecinta panda itu.
Yang lain hanya bisa menunggu dengan tao bergetar tanpa dia suruh,semakin lama semakin hebat saja getarannya hingga akhirnya tubuh tao terpental kebelakan membuat semua orang panik.
BUK!
"TAO!?"
"TAO"
Mereka semua mendekat pada tao yang sudah bergeser dari tempatnya sejauh dua tao membentur sebuah patung yang berada disana,mungkin jika tidak ada patung itu tubuh tao akan terpental lebih jauh dari pada ber4 mendekati tubuh tao,sangat mengenaskan keadaan tao sekarang wajahnya memucat beserta tubuhnya,darah yang mengalir dari sudut bibirnya kemudian matanya yang mengeluarkan darah seperti sedang menangis dengan sigap mendekap tubuh rapuh tao saat ini.
"tao apa yang terjadi kenapa bisa begini?!"kata suho khawatir.
"tao kau baik-baik saja bukan?!"kata chanyeol juga khawatir,tao melihat mereka ber4 dengan susah payah dalam dekapan lay.
"hyu-hyung a-aku akh t-tidak b-bisa akhh hahh...d-dia mem-berikan hah...hah...hah...bae-baekhyun o-obat ter-terlarang akh i-itu...di-di akh s-san ad-dahhh man-trah...nya "kata tao sambil menahan rasa sakit yang menjalar keseluruh mengerti apa yang tao sebut sebagai obat terlarang itu,jika seorang telah meminun obat itu maka setiap mahluk yang memiliki kekuatan tinggipun tidak bisa menghentikan pengaruh obat itu.
"SHIT!"chanyeol menggeram kesal
"kami mengerti tao,sekarang kau jangan bicara lagi arra!"kata suho lembut,tao hanya mengangguk lemah.
"jadi bagaimana ini hyung!baekhyun terkena obat itu!"kata chanyeol kesal,marah,sedih,dan rasa bersalah mendominasi dirinya."HYUNG AKU AKAN MENCARI BAEKHYUN SEKARANG!"
"chanyeol tunggu dulu,jangan emosi seperti itu...tenanglah"kata suho
"KENAPA KAU SETENANG INI PADAHAL BAEKHYUN TIDAK BAIK-BAIK SAJA...APA LAGI KAU KRIS SAMA SEKALI TIDAKKAH KAU KAWATIR PADA ADIKMU SENDIRI"murka chanyeol.
"jika aku tidak peduli aku tidak ada disini chanyeol"kata kris dingin
"kalia bertiga lebih baik pergi sekarang aku akan merawat tao disini"kata lay sambil mencoba menyembuhkan tao.
"tidak!"kata suho sambil menatap lay lakat"kau harus bersama mereka berdua,kita tidak tau apa yang akan terjadi dengan baekhyun disana,masalah tao aku akan menjaganya...sekarang baekhyun membutuhkan kalian bertiga"merekapun pergi dari tempat itu meninggalkan tao bersama suho berdua.
.
"kris,chanyeol kalian yang bisa mencarinya dengan terbang tolong lihat dari atas sana...tolong juga bawa aku"merekapun mengangguk chanyeol duluan terbang sedangkan kri menyusul sambil membawa tubuh lay terbang bersama mereka.
"lay hyung kenapa tidak ada telihat sama sekali baekhyun disini...apa kita salah tempat,mungkin baekhyun bukan berada disini"kata sama sekali tidak melihat ada seoranpun dibawah sana.
"tidak mungkin baekhyun tidak ada di tempat ini jika baekhyun tidak ada disini maka tao tidak akan terluka parah seperti itu...karena tao sudah melihat ketempat ini pasti dia ada disini"kata lay
"jadi dia dimana!"kata chanyeol frustasi
"aku akan mencarinya"kata lay,lay merentangkan tangannya kemudian angin berhembus cukup kencang membuat tanaman yang menjadi dinding-dinding labirin bergoyang dengan hebat,semua dedaunan disana seperti terkena badai besar hingga mereka melihat sebuah tubuh sudah tidak berdaya dibawah cepat chanyeol menuju kesana mendahului kris dan lay
"jadi dia bisa menghilangkan jejaknya dengan sempurna...hebat sekali dia aku sama sekali tidak menyangka...dia bahkan dapat membuat pelindung seperti ini"kata kris.
"aku memang tau dari dulu dia akan menjadi menjadi orang yang hebat bahkan lebih hebat dari kita semua ..memanglah akan berat seperti ini jika berhadapa dengannya apa lagi ini masih permulaan untuknya...tapi dia hanyalah anak-anak yang terlalu hebat dan tersesat dalam semua dendam yang dia miliki"kata lay lalu tubuhnya pun seperti melemas
"kau tidak apa-apa?kau terlalu banyak mengeluarkan tenagamu"kata kris
"kalau tidak seperti itu pelindung itu tidak akan terlepas"karispun semakin mempererat dekapanya pada tubuh lay agar namja manis itu tidak terjatuh kemudia mereka menyusul chanyeol.
.
"lay hyung apa yang terjadi padanya!"chanyeol ingin memegang tubuh baekhyun yang sangat jauh dari kata baik itu namun ditahan oleh lay.
"jangan pernah menyentuhnya chenyeol!"wajah lay terliaht sangat serius.
"k-kenapa?"
Lay kaget dengan keadaan tubuh baekhyun,dia memang pernah dengar tentang obat terlarang dan segala yang terkandung didalamnya namun baru kali ini dia melihat efek obat tersebut semenakutkan ini,tubuh baekhyun membiru bersama dengan kulitnya yang terkelupas bersama darah yang mengalir dari sela-sela kulit yang terkelupas,yang lay tau juga korban itu sadar namun tidak bisa bergerak maupun berkata apapun jika sekali saja kita menyentuh tubuh korban maka rasanya seperti sayatan katana hal itubisa menyebabkan kematian pada sang korban secara tidak langsung orang yang memegangnya adalah orang yang jika orang yang tidak mengerti tentang obat ini mereka pasti sudah menyentuh korban.
"aku tidak akan memaafkan orang yang melakukan ini"kata lay
"hyung sebenarnya apa efek obat ini?!"kata chanyeol tidak sabaran.
"kau belum pernah mendengar obat terlarang ini sebelumnya?"kata kris sambil melihat chanyeol dengan pandangan dinginya tapi berbeda.
"aku belum pernah dengar makanya aku bertanya!"
"obat terlarang dari bangsa heraclez terkenal sangat hebat dalam menyiksa maupun membunuh secara berlahan-lahan dengan menimbulkan rasa yang amat sakit pada korbannya,tetapi korbanya yang sudah mengkomsusinya sama sekali tidak memberontak maupun berteriak obat ini seperti obat bius sadar korbanya tidak dapat melakukan apapun hingga ajal menjeput sang korban dengan rasa sakit yang terus menghantuinya...dan satu lagi jika kau memegang sang korban maka korban yang kau sentuh akan mati ditanganmu!"kata kris masih dengan wajah dinginya.
"ti-tidak mu-mungkin j-jadi t-tadi aku..."kata chanyeol terhenti setelah apa yang kan dia lakukan
"satu lagi yeolie,sang korban tidak akan pernah berengkarnasi untuk selamanya juga tidak ada didunia manapun...harusnya obat ini tidak pernah bisa digunakan dibangsa kita lagi kerena divanaliz melarang adanya obat tersebut tapi sekarang..."kata lay
"apa kita bisa menyembuhkan baekhyun...aku...aku takut tidak pernah bisa akan melihatnya lagi hyung"kata chanyeol lemah
"semua racun itu pasti ada penawarnya...dan sebenarnya obat ini tidak sulit mencari penawarnya...tapi masalahnya..."rauk wajah lay berubah menjadi bingung apa harus dia melakukan itu.
"hyung cepat katakan apa penawarnya!"kata chanyeol gusar sambil melihat tubuh baekhyun yang mulai mengeluarkan banyak darah.
"apa kau mau melakukanya chanyeol?"kata lay"menyembuhkan baekhyun?"tanya lay dengan serius sambil menatap chanyeol dengan mengangguk mantap sambil menata mengangkat tanganya diudara seperti sedang meminta sesuatu lalu sebuah belati muncul tepat digenggaman lay dengan penuh ukiran rumit digagang maupun dimata belati tersebut ukiran itu seperti sebuah mantra yang sangat rumit lalu lay memberikan belati itu kepada chanyeol.
"apa ini hyung?"tanya chanyeol dengan penuh tanda tanya.
"kau bilang kau ingin menyelamatkanya bukan?"kata lay lagi
"lalu untuk apa belati i-ini...mana penawarnya"
"kau...harus menancapkan belati itu tepat tepat dijantungnya"mata chanyeol melebar.
TBC...
A/n
Haduh ceritanya tambah aneh aja deh,benarkan readers maafkan saya jika banyak typonya ne...aku sudah berusaha banget untuk tidak ada salah tlis tapi kalau ada maaf,kemudian cerita ini tambah ngelantur saja.
Maaf juga buat lama updatenya karen saya masih seorang pelajar jadi pr numpuk sana sini huhuhuXD
Makasih bagi semua readers yang sudah ripiyu cerita ini
Jangan lupa ripiyu ne,dari ripiyu kalian membuat saya semangat lanjutin ff gaje ini
Sampe jumpa di chap selanjutnya SARANGHAE BUING*tring-tring*
Dan satu lagi 'k-' itu inisial loh~
MUAH MUAH
