Story About Life and Love
.
.
.
Cast : HaeHyuk, YeWook, KyuMin, Siwon
Other : Kibum, ZhouRy, KangTeuk, HanChul, etc..
.
.
.
Romance, Hurt/Comfort
.
.
.
Enjoyed The Stories ^^
*Sungmin POV*
" Kyuhyun-ah! Bantu kami! Jangan hanya bermain saja dengan kotak persegi panjang kesayanganmu itu! " sungutku pada Kyuhyun yang sedang duduk pada sofa putih panjang diruang tamu.
Rasa kesalku semakin menjadi saat dirinya hanya berdeham sebentar tanpa menoleh dari PSP'nya. Aku berdecak sebal lalu berjalan kearahnya. Dengan cepat kuambil PSP'nya itu.
" Hyung! Kenapa diambil? Kembalikan! Aku hampir saja menang! " ucapnya.
Aku memutar kedua bola mataku malas. " Shireo! Salahmu sendiri malah asik bermain disini sedangkan kami semua sedang sibuk untuk menyambut kedatangan Hyukie. Cepat bantu kami! " omelku.
" Ck! Kenapa aku harus ikut membantu? " tanyanya.
Aku menghela nafas kasar. " Karena jika tidak, aku akan meminta eomma dan appa untuk membatalkan perjodohan kita sekarang juga! " jawabku dan meninggalkannya yang masih duduk terdiam disana.
Tak lama, terdengar teriakkan darinya yang memohon padaku untuk tidak membatalkan perjodohan kami. Biar saja!
Ya, hari ini Hyukie sudah diperbolehkan pihak Rumah Sakit untuk pulang ke rumah. Dan tentu saja kami membawanya pulang ke rumahnya yang asli. Dan saat ini, aku, Wookie, Yesung hyung dan Kyuhyun sedang mempersiapkan pesta kecil-kecilan untuk menyambut kedatangan Hyukie. Oh, atau bisa dibilang yang mengerjakan itu semua hanya aku, Wookie dan Yesung hyung saja? Karena bocah evil itu sedari tadi kerjanya hanya bermain dengan benda kesayangannya.
" Minie hyung, ada apa dengan bocah itu? " tanya Wookie saat aku sudah kembali ke dapur. Membantunya untuk membuat kue.
" Aku mengancamnya untuk membatalkan perjodohan kami jika ia masih saja berkutat dengan selingkuhannya itu dan tak mau membantu kita. " jawabku sambil mengaduk adonan kue yang tadi sempat ku abaikan, setelah sebelumnya menaruh PSP Kyuhyun diatas meja makan.
Kudengar Wookie terkekeh pelan. " Ne, dia memang harus diberi sedikit pelajaran. Geundae, kau tak sungguh-sungguh akan membatalkan perjodohan itu kan hyung? " tanyanya sedikit berbisik.
Aku menggeleng. " Aniya. Aku hanya sedikit menggertaknya saja. Aku sudah terlanjur sayang dan mencintainya. Mana mungkin aku batalkan. " jawabku berbisik. Sementara dia hanya tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepalanya.
Kutolehkan kepalaku kebelakang. Sedikit menyunggingkan sebuah senyuman saat mendapati Kyuhyun sudah berada diruang tengah untuk membantu Yesung hyung yang sedang meniupkan balon.
.
.
.
" Selamat datang Hyukie! " ucap kami berempat secara bersamaan.
Sementara yang disambut, hanya menampilkan gummy smile'nya. Wajahnya masih sedikit pucat, tapi melihat dia tersenyum seperti itu membuat hati kami jadi tenang.
" Ayo masuk. " ajak eomma sambil menarik Hyukie pelan menuju ruang keluarga.
" Wahh.. apakah ini semua kalian yang membuatnya? " tanya Hyukie sambil memandang takjub ruangan yang sudah penuh dengan balon dan berbagai hiasan lainnya.
" Ne Hyukie. Ini semua kami yang membuatnya. Bagaimana? Bagus kan? " jawab Kyuhyun sambil tersenyum. Aku hanya mencibirnya pelan.
Hyukie mengangguk cepat sambil menatap ke sekeliling. " Sangat! Gomawo yeorobun. " ucapnya senang.
" Hyukie, sebaiknya kau duduk dulu. Eomma akan membereskan kamar tidurmu sebentar. " titah eomma.
" Ne eomma. " jawab Hyukie lalu duduk disofa panjang.
Eomma tersenyum dan segera melangkah menuju lantai dua.
" Kalau begitu appa ke kamar dulu. Ingin mandi. Kalian berbincang saja dulu. " ucap appa kemudian beranjak dari tempatnya.
Kami semua'pun mulai duduk disofa. Aku duduk disamping kanan Hyukie, sedangkan Wookie duduk disamping kirinya. Sementara Yesung hyung, Donghae hyung, dan Kyuhyun duduk di sofa panjang yang didepan kami.
" Hm.. Zhou Mi dan Henry kemana? Katanya mereka juga akan datang. " ucap Hyukie sambil menatap kami satu per satu.
" Molla. Padahal aku sudah mengirimkan alamat rumah kalian dengan benar. Seharusnya mereka sudah sampai. " jawab Donghae seraya mengambil satu kue kering buatanku dan Wookie.
Ting Tong..
Kami semua sontak terdiam mendengar bell rumah berbunyi. " Mungkin itu mereka. Aku akan membukanya. " ucapku dan beranjak dari sofa.
*Author POV*
Zhou Mi dan Henry melangkah masuk ke ruang keluarga rumah Lee dengan senyum yang menghiasi wajah mereka.
" Mian terlambat. Dijalan sedikit macet. " ujar Zhou Mi setelah berdiri tepat disamping sofa yang ditempati oleh Hyuk Jae dan Ryeowook.
" Hu'um.. gwaenchana. " jawab Hyuk Jae.
" Ah ne! Kami membelikanmu hadiah Hyukie hyung. Semoga kau suka. " kata Henry seraya menyerahkan sebuah kotak persegi berwarna biru pada Hyuk Jae.
Hyuk Jae menerimanya dengan senang hati. " Gomawo Henry-ah. " ucapnya.
" Kalau begitu, kita langsung makan malam saja bagaimana? Tadi aku dan Wookie sudah memasak banyak. " usul Sungmin yang dibalas anggukkan cepat oleh semua temannya.
" Ya sudah. Aku akan memanggil appa dan eomma dulu. Kalian duluan saja ke ruang makan. " ucap Sungmin.
Yang lain segera melangkahkan kaki mereka menuju ruang makan. Sementara Sungmin menuju lantai dua untuk memanggil Kangin dan Leeteuk.
.
.
.
Ini sudah lewat satu bulan sejak Hyuk Jae keluar dari Rumah Sakit. Kepalanya sudah tidak lagi dibalut perban dan keadaannya juga semakin membaik. Sangat baik malah. Dan hari ini, mereka semua sedang mengadakan pesta di Pulau Jeju. Yaitu pesta pertunangan Cho Kyuhyun dengan Lee Sungmin.
" Hyung, neomu yeppeo. " puji Hyuk Jae yang mendatangkan pukulan kecil dari Sungmin dikepalanya.
" Ya! Sungmin! Kau mau membuat kepala Hyukie berdarah lagi? " tanya Donghae seraya mengelus-elus kepala Hyuk Jae'nya sayang.
Sungmin mem'poutkan bibirnya kesal. " Kau berlebihan hyung. Aku tak sekuat itu memukulnya. Lagipula aku ini tampan, bukan cantik. " gerutu Sungmin.
" Mwo? Haha.. kau memang cantik Min. " ucap Donghae sedikit menggoda. Sungmin semakin mem'poutkan bibirnya kesal.
Plak!
" Aduh! Ya! Bocah evil! Kenapa kau memukulku? Sopanlah sedikit! " teriak Donghae saat kepalanya mendapati pukulan keras dari Kyuhyun.
Kyuhyun menatapnya tajam. " Salah sendiri membuat Minie hyung'ku kesal begitu! " balas Kyuhyun.
" Ck! Dasar evil! Kita pergi saja dari sini Hyukie. Tinggalkan saja sepasang kekasih ini. " ucap Donghae lalu menarik Hyu Jae menjauh.
Kyuhyun memutar kedua bola matanya malas. Ia beralih menatap Sungmin yang masih saja mem'poutkan bibir sambil menunduk. Didekatinya sang kekasih sambil tersenyum dan mengangkat dagunya.
Cup
Kyuhyun mengecup singkat bibir sharp M itu. Membuat sang empunya merona malu.
" K-kenapa kau menciumku? " tanya Sungmin sambil menundukkan kepalanya. Guna menyembunyikan wajahnya yang memerah.
" Kau sendiri yang secara tidak langsung menyuruhku seperti itu. " jawab Kyuhyun.
" Huh? " Sungmin menatap Kyuhyun bingung seraya memiringkan kepalanya. Membuat Kyuhyun merasa gemas.
Kyuhyun terkekeh lalu mencubit pipi chubby Sungmin pelan. " Jangan mem'poutkan bibirmu seperti itu lagi didepanku. Atau aku akan menciummu. " ancamnnya.
Sungmin dengan cepat mengangguk.
" Hehe.. Cha! Kalau begitu kita ke pantai diluar itu saja. Bosan didalam ruangan ini. " ajak Kyuhyun lalu menggandeng tangan Sungmin dan membawanya keluar.
.
.
.
Hyuk Jae menarik nafas pelan sambil menatap hamparan pasir pantai putih dibawah sana. Sedangkan Donghae memeluknya dari belakang, kepalanya bertumpu pada namja manisnya. Ya, saat ini mereka sedang berada dibalkon atas gedung, tempat diadakannya acar pertunangan itu. Sungguh adegan yang romantis.
" Aku ingin kita menikah di tepi pantai nanti. " celetuk Donghae sambil mengeluarkan senyum angelic'nya
Hyuk Jae mengernyit bingung. Ia menatap wajah tampan Donghae.
" Kenapa begitu? " tanya Hyuk Jae.
" Karena itu keinginanku. Wae? Kau tak mau? " Donghae balik bertanya.
Hyuk Jae mengangguk. " Aku malah ingin menikah di Paris. Itu negara impianku. " jawab Hyuk Jae dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
" Kalau begitu, bagaimana jika resepsinya di tepi pantai ini, dan bulan madu di Paris? " usul Donghae.
Hyuk Jae otomatis melepas pelukkan mereka lalu menatap Donghae dengan kedua mata yang berbinar. " Jeongmal? " tanyanya.
Donghae mengangguk mantap. " Ne. Kau mau? "
Hyuk Jae memeluk Donghae erat dan mengangguk. " Ne. Aku mau. Gomawo.. " ucapnya semangat.
Donghae terkekeh kecil karena tingkah kekasihnya ini. Ia membalas pelukkan Hyuk Jae tak kalah erat.
" Tapi sebelum itu.. " Donghae menghentikan ucapannya. Ia melepas pelukkan Hyuk Jae pelan lalu menatap kedua mata namja manisnya lembut seraya menggenggam kedua tangannya.
" Maukah kau menikah denganku? " lanjut Donghae.
Hyuk Jae tersenyum senang. " Aku mau! Hyung aku mau! " jawab Hyuk Jae cepat.
" Gomawo.. "
Dan setelah itu, Donghae memagut bibir Hyuk Jae lembut. Melingkarkan tangannya dipinggang ramping Hyuk Jae dan membawanya mendekat.
Tanpa mereka ketahui, ketiga pasang kekasih yang lain sedang menatap mereka dari balik pintu.
" Wuahh.. mereka romantis sekali. Aku jadi iri. " celetuk Henry.
" Ck! Diam kau mochi. " bisik Zhou Mi –sang kekasih- sedikit tersinggung.
Sementara Henry hanya menggembungkan pipinya kesal.
" Hei evil, kau sudah memotretnya? " tanya Yesung pada Kyuhyun yang saat ini sedang mengabadikan moment tersebut. Kyuhyun mengangguk.
Tadinya memang ia dan Sungmin akan pergi ke pantai. Tapi karena mereka ditarik oleh Ryeowook dan Yesung menuju balkon atas, jadinya mereka batal pergi ke pantai yang berada diluar.
" Aku harus berindak cepat sebelum mereka menikah duluan. " kali ini Kyuhyun berucap. Yang dihadiahi jitakkan dari Sungmin.
" Tunggu aku lulus sekolah dulu dan kau sudah mapan, baru kita menikah. Lagipula Hyukie juga tak mungkin mendahului kita untuk menikah duluan. Dia masih kecil. " ucap Sungmin sambil melihat ke arah Kyuhyun yang sedang mengusap-usap kepalanya.
" Apa yang kalian lakukan disini? " tanya Donghae yang entah kapan sudah berdiri didepan mereka dan Hyuk Jae yang berdiri disampingnya dengan tampang polos.
Sementara mereka yang ditanya, hanya memperlihatkan sederetan gigi mereka dengan tampang tak berdosa.
" Ng~ .. Kyu, aku dan Wookie kebawah sebentar ne? Kajja Wookie. " ucap Yesung lalu dengan cepat mmebawa Ryeowook turun.
" Ah.. Henry-ah, temani gege ambil minum dibawah. Gege haus sekali. " celetuk Zhou Mi dan dengan segera menyusul pasangan YeWook yang sudah terlebih dulu turun seraya menyeret pelan Henry.
" Kyu, aku ingin menemui appa dan eomma dulu. " kata Sungmin dan berlari kecil meninggalkan ketiga orang yang masih berdiri disana.
Donghae kembali menatap Kyuhyun yang saat ini sedang menggaruk tengkuknya. " Bisa kau jawab pertanyaanku tadi Kyu? Dan kenapa kau membawa kamera? " tanya Donghae menyelidik.
" H-hyung, bukan maksudku untuk mengintip kalian. Jinjja! Aku hanya disuruh saja. " jawab Kyuhyun.
Donghae menaikkan sebelah alisnya. " Jinjjayo? " tanyanya.
" Ne! K-kalau begitu aku turun dulu. Sampai jumpa hyung. " jawab Kyuhyun kemudian dengan cepat melesat pergi sambil membawa kameranya.
" Ya! Kemarikan kameramu bocah! " teriak Donghae. Dan berdecak kesal saat Kyuhyun sama sekali tak mengindahkan ucapannnya.
" Sudahlah hyung. Kajja kita menyusul mereka. Acara akan dimulai. " ajak Hyuk Jae dan menggenggam tangan Donghae lalu mulai melangkah.
" Hyukie. " panggil Donghae.
" Hm? "
" Saranghae.. "
Hyuk Jae tersenyum lalu mengecup pipi kanan Donghae singkat.
" Nado saranghae hyung.. " balasnya.
.
.
.
Dua hari sudah terlewatkan di pulau Jeju, dan sekarang mereka telah kembali ke tempat mereka masing-masing. Tapi saat ini, Hyuk Jae terlihat mengerucutkan bibirnya kesal. Jam tangan yang dipakainya kini sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Berarti Donghae sudah telat satu jam dari waktu yang mereka tentukan.
Ya, hari ini rencananya dirinya dan Donghae akan kencan. Bisa dibilang kencan pertama mereka. Tapi lihatlah hasilnya. Donghae bahkan belum menampakkan batang hidungnya sama sekali.
" Ck! Pesanku pun tidak dibalasnya. Lihat saja, jika sepuluh menit lagi dia tidak datang, aku akan- "
" Akan apa chagiya? " tanya seseorang yang memotong ucapannya.
Hyuk Jae menatap namja itu –Donghae- dengan tajam. Kedua tangannya ia lipat di depan dada. Pertanda sedang marah.
" Kau terlambat satu jam tuan Lee Donghae. Lalu kenapa pesanku tidak kau balas sama sekali? " tanya Hyuk Jae.
Donghae tersenyum dan menggaruk tengkuknya yang tak terasa gatal. " Ne, mianhae. Tadi ada yang tertinggal dirumah, jadi aku kembali lagi sebentar. Lalu saat dijalan, aku melihat ada toko bunga. Jadi.. tadaaa.. aku membeli ini untukmu. Dan untuk pesanmu, mian. Aku lupa membawa ponsel. " jelas Donghae seraya menyerahkan sebuket bunga lili pada Hyuk Jae.
Hyuk Jae menatap sebuket bunga lili itu sejenak lalu kembali menatap Donghae.
" Kau pikir aku ini yeoja yang akan dengan mudahnya luluh jika diberi bunga, eoh? " ujarnya.
" Oh ayolah Hyukie. Mianhae, eoh? Aku janji, tak akan terlambat lagi jika kita akan kencan kembali. " Donghae membentuk huruf 'V' dengan jarinya.
Hyuk Jae terlihat berpikir sejenak. Tak lama kemudian ia menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
" Geurae, kali ini hyung ku maafkan. "
Donghae yang mendengarnya segera mengembangkan senyumnya dan bersiap untuk memeluk kekasih tercintanya itu.
" Eits.. tapi ada syaratnya. " kata Hyuk Jae yang otomatis menghentikan gerakkan Donghae.
" Kenapa harus pakai syarat segala Hyukie? " tanya Hyuk Jae bingung.
" Kalau tak mau ya sudah, aku tarik ucapanku. "
" Y-ya! Mana bisa begitu. Aissh~ .. baiklah, baiklah. Apa syaratnya? " Donghae mengalah.
Hyuk Jae tersenyum jahil. " Hyung setiap hari harus menjemput dan mengantarku kesekolah. "
" Hanya itu? "
" Aku belum selesai bicara. "
" Baiklah, lanjutkan. "
" Hyung harus menjemput dan mengantarku ke sekolah tanpa menggunakan kendaraan yang hyung punya. Artinya, hyung harus naik bus, atau jalan kaki kalau bisa. " jelas Hyuk Jae.
" Mwo?! Hyukie, jarak antara rumahku dan rumahmu itu lumayan jauh. " ucap Donghae sedikit memelas.
" Oh.. jadi hyung tak sanggup. Ya sudah, aku- "
" Baik, baik. Akan kulaksanakan. " potong Donghae cepat.
Hyuk Jae tersenyum menang. Diambilnya sebuket bunga lili itu dari tangan Donghae dan menggamit lengan kekasihnya. " Gomawo hyung. Saranghae.. " ucapnya.
Donghae balas tersenyum dan mengacak pelan rambut Hyuk Jae. " Aku lebih mencintaimu. "
END
Huwaaaa... akhirnya ending juga XD
hehehe...
Mian atas keterlambatanku untuk update last chapter..
Habis pulang dari mudik kemarin aku malah sakit..
Jadi gak bisa update..
Sekali lagi mian #bow ..
See You In New FF
THANK'S TO MY READERS :
haehyuklee, lyndaariezz, niisaa9, Yuzuki Chaeri, nurul. , , Lee Ah Ra, , Lee Chan88, Miho, cottoncandyme, yohhanna, Jiaehaehyuk, CiezieeLf, Guest, Lee Eun Jae, AnieJOY'ERS, shizu indah, AULN KEY, , AstriiELF, Shinka, , EternalClouds2421, Ve, pumpkinsparkyumin, iss sie jewel, hana ryeong9, Ri Yong Kim, nunu, HyukkieFhisy, KyuWie, anchofishy, sid, ririn chubby, MingMin, Lee Hyuk Nara, Elf hana sujuCouple, FanHyuk, Jewels1295, ariesta87, Kyu pegaxue, SiwonlovEelf, clarissa, Endah1146, elza orizhuka, mochievil94, lee dong hyuk, Anik0405, kaguya734, azizah3424, kyuhyuk love, Yudha Namja ELFishy, niknukss, Kang Shin Ah, istnaini wk, abilhikmah, love yesung .
