I AM NOT OWN FT
Dreyar Family
Matahari sudah keluar dari peraduannya. Sinarnya membangunkan Lucy. Pemilik bola mata coklat tersebut langsung melakukan kebiasaanya di pagi hari. Seperti Mandi,menyiapkan sarapan serta membersihkan rumah. Jellal bodyguardnya masih tertidur.
Seusai Lucy mandi dan hendak menyiapkan sarapan. Lucy mendapati Jellal sedang memasak dengan apron yang ia kenakan. "Eh Ohayou Jellal – kun "sapa Lucy.
"Ah Ohayou Lucy, aku harap kau tidak keberatan sarapan waffle" balas Jellal. Lucy mengelengkan kepalanya. "Aku tidak keberatan kok"balas Lucy.
"Jam berapa kau berangkat ke kampus Lucy?" tanya Jellal.
"Setengah tujuh"jawab Lucy dari kamarnya.
"Baiklah, pergantian jaga akan dilakukan nanti malam"kata Jellal.
"Baik, Tapi siapa yang ?" tanya Lucy.
"Natsu yang akan mengantikanku" kata Jellal.
Time skip.
Universty of Magnolia adalah Universitas terbaik yang ada di Magnolia. Universitas tersebut hanya memberikan tiga beasiswa tiap tahunnya. Salah satu penerima beasiswa tersebut adalah Lucy.
Lucy Dreyar adalah keluarga Dreyar ketiga setelah ibunya Layla Dreyar dan kakak sepupunya Laxus Dreyar sebagai penerima beasiswa. Lucy mengambil mata pelajaran astronomi sebagai study kuliahnya karena kecintaanya pada rasi bintang sementara Laxus memilih jurusan kedokteran. Sebagai mahasiswi penerima beasiswa, Lucy diwajibkan untuk mengikuti setiap kelas. Seperti sekarang ini, Lucy dan Jellal sedang berjalan dilorong menuju kelas.
"Lucy"panggil seseorang dari belakang.
"Ah Erza"sapa Lucy pada gadis berambut merah tersebut. Gadis yang bernama Erza menatap Jellal dengan sorotan ingin tahu."Ah Erza kenalkan dia saudara jauhku, Jellal Fernandez dan Jellal ini Erza Scarlet sahabatku dan ketua klub drama dikampus ini " Kata Lucy mengenalkan Erza dan Jellal satu sama lain.
"Scarlet? Namamu sesuai dengan warna rambutnya"kata Jellal. Hal itu membuat wajah Erza memerah. Lucy hanya tersenyum kecil melihat kedua orang itu. "Aku tidak bermaksud menganggu kalian berdua, tap Erza kita ada kelas dan dosen kita Miss Aquarius tidak akan bermurah hati jika kita terlambat" Kata Lucy
"Kau benar. Ayo kita ke kelas" ajak Erza yang berjalan duluan. "Maaf membuatmu berbohong"bisik Jellal pada Lucy. "Aku tahu situasinya"balas Lucy sambil berbisik pula.
Pelajaran yang diberikan Miss Aquarius sangat membosankan dan sukses membuat setengah dari yang menghadiri kelas terkantuk – kantuk namun bukan berarti setengah dari kelas yang mengantuk bisa sukses tidur dikelas pasalnya Miss aquarius dengan senang hati menyiram setiap muridnya yang tertidur dikelas.
Akhirnya setelah dua jam yang menyiksa telinga dan mata. Pelajaran pun berakhir dengan segunung tugas yang diberikan. Lucy menghembuskan nafasnya ketika ia melihat daftar panjang Esai yang harus ia buat. Miss Aquarius gemar memberikan tugas Esai dengan tema yang terbilang rumit dan batas – batas jumlah kata dan lembar yang lumayan panjang.
"Dosen yang sangat mendetail"komentar Jellal.
"waktu pengumpulan tugasnya minggu depan, aku masih punya banyak waktu. Untungnya aku memang harus ke perpustakaan hari ini"Kata Lucy.
"Baiklah perpustakaan umum tujuan selanjutnya"kata Jellal. Mereka berdua keluar dari lingkungan kampus dan menuju tempat parkir.
Jellal mengendarai mobilnya menuju perpustakaan umum Magnolia. Tidak seperti perpustakaan umum lainnya, Perpustakaan umum ini memiliki tempat ala café yang membuat pengunjungnya betah berlama – lama berada ditempat itu.
Seusai Lucy mendaftar, Ia segera mengambil catalog buku yang ia ingin baca dan menyerahkanya pada penjaga perpustakaan. "Hibiki akan sangat menyukai tempat ini"kata Jellal.
"Apa Hibiki sangat menyukai buku?"tanya Lucy.
"Dia kutu buku"jawab Jellal.
"Aku akan sebentar ada disini hanya butuh beberapa refensi"balas Lucy.
"Gunakan saja waktu yang kamu butuhkan Lucy"kata Jellal sambil tersenyum. Lucy pun membuka dan membaca seluruh buku yang ia pinjam. "Lucy! Maaf lama menunggu" kata seseorang gadis dari belakangnya.
"Tidak apa – apa Levy"kata Lucy. Sama seperti Erza, Levy juga heran melihat Jellal. "Lu-chan, bisa kau jelaskan?"tanya Levy bingung. Lucy hanya melihat Jellal dengan tatapan meminta bantuan.
"Jellal Fernandez,saudara jauh Lucy. Miss?" kata Jellal.
"Levy Mcgarden."jawab Levy.
"Levy"kata Lucy.
"Lu-chan bagaimana novelmu?"tanya Levy.
"Novel?"tanya Jellal
"Dia bisa menulis novel."balas Levy.
"Aku akan memberikannya padamu saat sudah selesai Levy-chan"Jawab Lucy.
"Baiklah"kata Levy yang melihat tumpukan buku Lucy.
"kau tahu … Miss Aquarius… "Jelas Lucy. Levy hanya tertawa kecil. "Aku akan membantu"kata Levy.
Mereka bertiga berada diperpustakaan hingga waktu makan siang. "Lu-chan bukankah kau harus ke tempat kakek Makarov?"tanya Levy. "Ah kau benar. Aku akan berangkat sekarang. Terima kasih banyak Levy-chan"Balas Lucy meninggalkan tempat itu dan diikuti oleh Jellal.
Lucy dan Jellal menuju ke toko antik milik kakek Makarov. Tak butuh waktu lama, bagi Lucy dan Jellal untuk mencapai tempat tersebut. Lucy langsung turun dari mobil Jellal begitu sampai ditoko kakeknya. "Kakek"panggil Lucy riang.
"Lucy"balas Makarov dari dalam toko ."Masuklah kita makan siang bersama"lanjut pria tua tersebut.
"Lucy kau sudah mengetahuinya ya?" Tanya Makarov. Lucy hanya menganggukan kepalanya. "Berhati – hatilah"pesan Makarov.
