hanna
dul
set
last chapter
"miane noona! Aku tidak bermaksud untuk menyakitimu. Kau masih perawan atau tidak aku tidak akan mempermasalahkannya karena aku mencintaimu noona!" Kyuhyun memeluk Sungmin kedalam pelukannya
Malam itu Kyuhyun bermalam dirumah sederhana milik Sungmin untuk pertama kalinya. Kyuhyun tidak tahu kalau tuan dan nyonya Cho begitu mencemaskannya dan menyuruh beberapa pengawal untuk mencarinya. Riskan bagi seorang putera konglomerat untuk bermalam diluar tanpa pengawasan karena menjadi sasaran empuk penculikan.
.
.
.
The day after
At the Cho Palace
Tuan dan nyonya Cho sedang menunggu kepulangan Kyuhyun diruang keluarga mereka saat mengetahui Kyuhyun baru saja datang dari satu pelayannya.
Kyuhyun masuk kedalam rumah mewahnya dengan senyum tertahan saat membayangkan apa yang terjadi tadi malam bersama Sungmin kekasihnya.
"Cho Kyuhyun! Dimana kau habiskan malammu? Apakah kau tidak menyadari betapa eomma sangat mengkhawatirkanmu?" bentak nyonya Cho saat anaknya hendak memasuki ruang keluarga
"ahh miane eomma! Semalam aku bermalam dirumah yeoja chingu" jawab Kyuhyun polos dan tanpa beban
"mworago?" tuan Cho menenakan intonasinya dengan mata melotot
"waeyeo? Tidak bolehkan aku bermalam dirumah yeoja chingu? Aku seorang namja appa. Siap atau tidak siap appa harus menerima bahwa akupun memiliki hasrat terhadap seorang yeoja. Setidaknya aku tidak menyakiti pasanganku" sindir Kyuhyun pedas melewati orang tuanya begitu saja
"Cho Kyuhyun berhenti disana!" bentak tuan Cho dengan amarah yang sangat terlihat dan meminta semua pelayannya untuk meninggalkan mereka diruangan itu.
Kyuhyun menghentikan langkahnya tanpa menoreh kearah tuan yangCho sedang menghampirinya
'Plak'
Tuan Cho menampar pipi puteranya dengan sangat keras meninggalkan bekas merah dipipi pucat dan chubby itu
"tidak akan ada yang aku sakiti meskipun aku mengencani ribuan yeoja sekalipun! Nae eomma tahu semua yeoja yang aku kencani dan aku tiduri. Tapi kau lihat dia! Dia masih bertahan hidup denganku selama aku menghasilkan banyak uang untuknya dan dia bisa menghamburkannya sesuka dia" dengan wajah emosi tuan Cho berkata tanpa menghiraukan perasaan istrinya
"hentikan! Sudah cukup kalian berdua membuat keributan. Kyuhyun-ah naiklah keatas dan beristirahatlah!" nyonya Cho dengan air mata tertahan membalikan badannya meninggalkan ruangan itu menuju ruang pribadinya
"kau hanya akan berlalu begitu saja eomma! Apa kau begitu sangat menyukai uang sehingga kau tidak pernah keberatan sama sekali meskipun appa berulang kali mengkhianatimu? Eomma bahkan tidak menangis saat appa memberikan satu appartemen kita di Seoul untuk asisten kokinya karena dia hamil dan meminta pertanggung jawabannya" Kyuhyun semakin menjadi mengeluarkan keluhannya atas sikap kedua orang tuanya
"aku baik – baik saja dengan semua kebiasaan buruk nae appa! Kau benar Kyuhyun-ah aku begitu sangat menyukai uang. Selama dia dapat menghasilkan banyak uang untukku. Meskipun akan datang lagi seorang yeoja yang mengaku hamil anaknya, aku akan baik – baik saja" air mata nyonya Cho menetes dan terlihat dia begitu terluka saat mengucapkan kalimat itu. Dengan langkah pelan dia berlalu meninggalkan Kyuhyun dan tuan Cho
.
.
.
Sungmin terlihat telanjang diatas kasur nuansa putih itu. Lalu seorang namja dewasa yang juga telanjang sedang menggerakan bokongnya naik turun diatas tubuh Sungmin dengan sangat kasar
"jangan tuan aku mohon jangan" Sungmin berusaha meronta
Namja itu tidak menghiraukan Sungmin dia hanya terus saja menggengjot vagina Sungmin dengan cepat dan penuh nafsu
"aku mohon tuan aku mohooooonnnn" teriak Sungmin
Dan,,,,,
"aaaaaaaaa" Sungmin terjaga dari tidur malamnya.
Sudah beberapa hari ini Sungmin memang mendapatkan mimpi buruk yang sama tentang dirinya dengan namja yang ada dalam mimpinya
"eomma! Eomma!" Sungmin menangis memanggil eommnya meraih foto sang eomma yang dia simpan diatas meja belajarnya lalu memandanginya
"eomma, ahjussi yang kita sangka adalah malaikat karena telah begitu baik membiayai sekolahku disekolah mahal itu ternyata adalah namja yang sangat brengsek eomma. Dia telah merenggut kehormatanku dia telah memperkosaku eomma" Sungmin bicara monolog dengan foto nyonya Lee dan air mata berderai membasahi pipinya
Flashback to the time when Kyuhyun got cold in front of Sungmin's house
Kriiiing kriiiing
Ponsel Sungmin bedering dan Sungmin tahu hanya ada seseorang yang memanggilnya dan orang itu adalah orang yang membiayai sekolahnya.
"anneyong haseo tuan!" jawab Sungmin
"hotel? Kalau boleh saya tahu kenapa tuan memanggilku kehotel?"
"nee arraseo" Sungmin menutup telponnya dengan wajah yang bingung.
Sungmin segera mengganti pakaian belelnya dengan kemeja tangan pendek dipadu rok lipit selutut berwarna pink. Merapihkan rambut panjangnya lalu bergegas keluar.
Dan saat Sungmin baru saja keluar dari rumahnya tiba – tiba Kyuhyun datang menghampirinya
"noona!" dengan begitu lantang Kyuhyun berlari menghampiri Sungmin
"kau!" Sungmin menunjukan ekspresi marah saat melihat pemilik mobil yang sudah merenggut nyawa eommanya-nya
"aku tahu kau begitu sangat membenciku. Aku tahu kau tidak akan pernah memaafkanku. Tapi berikan aku kesempatan untuk menebus rasa bersalahku" Kyuhyun dengan memelas berkata sepenuh hati
"jika kau ingin menebus rasa bersalahmu, hidupkan eomma kembali! Bawa dia kehadapanku sekarang juga, dengan begitu aku akan memaafkanmu" bentak Sungmin dengan mata berkaca – kaca
"noona!" tatapan sendu Kyuhyun tunjukan pada Sungmin
"wae? tidak bisa? Maka enyahlah dari hadapanku! juga hidupku!" Sungmin dorong dengan kasar bahu Kyuhyun lalu dia melewati Kyuhyun begitu saja dan meninggalkannya
Sungmin berlari menaiki tangga menuju jalanan sepi dimana supir pribadi tuan besar itu sudah menunggunya. Sungmin segera masuk kedalam mobil mewah itu dan pergi mengikuti perintah bos besar yang sudah membiayai sekolahnya.
.
.
.
Sungmin sedang berdiri dan menunduk didalam sebuah kamar hotel yang mewah. Lalu seorang namja dengan postur tubuh bagian belakangnya terlihat tinggi dan gagah mendekatinya memakai baju mandi berwarna putih.
"Sungmin-ssi!" sapa namja itu menyentuh bahu Sungmin
Sungmin lalu membalikan badannya dan memandang kearah wajah namja gagah itu
"apakah kau tahu kenapa aku mengundangmu kemari?" Tanya namja itu sambil membelai wajah Sungmin
Sungmin hanya menggelengkan kepalanya dan bersikap naïf dihadapan namja yang jauh lebih dewasa darinya
"anggaplah aku adalah seorang raja maka kau akan aku jadikan selir yang sangat istimewa buatku. Kau tidak hanya akan mendapatkan biaya sekolahmu, tapi harta yang lainnya akan kau miliki. Apalagi kau sudah tidak memiliki eomma untuk membiayayi hidupmu" namja dewasa itu mulai menyentuh bagian dada Sungmin
"tuan,,,," Sungmin melangkah mundur dan terlihat dia sangat ketakutan
"kau takut padaku?" Tanya namja itu sambil terus melangkah maju mendekati Sungmin yang langkahnya sudah terhalang kasur kamar hotel itu
"jangan tuan!" Sungmin menutupi bagian dadanya dengan kedua tangannya
"jangan takut cantik kau akan menikmatinya. Aku akan pelan – pelan" bujuk namja itu dan mulai mencengkram bahu Sungmin
"jangan tuan aku mohon! Tuan CHO aku mohon" Sungmin duduk diatas kasur itu lalu menutupi wajahnya dengan kedua tangannya
"aku sudah membiayai sekolahmu selama tiga tahun ini. Tidak kah kau tahu betapa mahalnya biaya sekolahmu disana? Nae eomma sudah berbicara banyak denganku tentang menitipkan hidupmu padaku lama sekali sebelum dia meninggal. Dia bahkan setuju – setuju saja saat aku bilang mungkin aku akan menjadikanmu istri mudaku. Aku berjanji kau tidak akan kesakitan" namja itu membaringkan tubuh Sungmin dan mulai menaikan rok yang dipakai Sungmin dan menurunkan celana dalamnya
Sungmin hanya diam meskipun wajahnya masih dia tutupi dengan kedua tangannya
'eomma kau tidak mungkin berkata demikian pada ahjussi ini kan? Kau tidak akan pernah menjualku pada ahjussi ini kan eomma?'
Namja itu rentangkan kedua paha Sungmin dan mulai menyentuh dan memainkan jarinya disekitar vagina Sungmin.
Sungmin mengejat karena rasa geli yang dia rasakan. Dia berusaha menahan agar desahannya tidak keluar
"kau menyukainya chagiia?" namja itu terus memainkan vagina Sungmin dan kini menjilatinya dengan lidahnya. Permainan namja itu memang sangat lihai membuat Sungmin tak berdaya dibuatnya. Namja itu mulai melepaskan baju mandinya dan dia kini sudah telanjang dihadapan anak belia yang seumur dengan puteri dan puteranya.
Lalu namja itu mulai menguasai tubuh mungil Sungmin dan menggaulinya hingga dua kali. Merenggut keperawanan Sungmin disiang hari yang naas itu.
"kau menyukainya kan chagiia!" namja itu menindih kembali tubuh Sungmin dan menyecup dahi Sungmin lalu mulai menggaulinya lagi tidak peduli betapa Sungmin sangat kelelahan juga kesakitan dengan darah bercampur sperma mengotori vaginanya.
.
.
.
Sungmin memakai kembali pakaiannya yang dilempar begitu saja oleh namja gagah itu. Tanpa membersihkan tubuhnya yang sudah dikotori hasrat bejat namja terhormat itu.
"kau akan pulang chagiia?" namja itu terbangun saat mendengar suara berisik yang dibuat Sungmin saat merapihkan diri
"iya tuan!" jawab Sungmin masih ketakutan
"kemarilah!" perintah namja itu lalu meraih dompet tebal yang dia letakan diatas nakas
Namja itu mengeluarkan sejumlah uang yang besar lalu memberikannya pada Sungmin.
"ambilah dan beri beberapa pakaian bagus dan mahal. Karena suatu saat aku akan membawamu ke Seoul untuk menemaniku saat aku mengontrol restauranku" ujar namja itu dan memandang Sungmin dengan tatapan penuh nafsu
"nee, arraseo tuan CHO gumapsemida" Sungmin mengangguk lalu berlalu meninggalkan tuan Cho dengan perasaan penuh kebencian.
.
.
.
Back to present
Kriiiing kriiing
Ponsel Sungmin bordering dan masih dari pemanggil yang sama yaitu tuan Cho yang Sungmin simpan caller idnya sebagai lelakiku.
"annyeong haseo tuan Cho!"
"nee arraseo!"
Sungmin tutup telponnya lalu bergegas keluar kamar karena tuan Cho yang terhormat sudah menantinya dijalanan sepi.
.
.
Sungmin segera masuk kedalam mobil mewah itu dan tuan Cho mengendarai mobilnya sendirian tanpa supir pribadi yang biasa mengantarnya kemanapun dia pergi.
"kau tahu aku sangat merindukanmu chaggia!" rayu tuan Cho mengecup bibir Sungmin saat Sungmin masuk kedalam mobil itu
"nado bogoshipo tuan Cho!" balas Sungmin berusaha keras menutupi rasa bencinya
"aku harus pergi ke Seoul mungkin untuk beberapa minggu. Aku pasti akan sangat merindukanmu chaggia. Maka dari itu kau harus membuatku puas" tuan Cho melumat bibir tipis Sungmin dan mulai menyalakan mesin mobilnya dan berlalu.
'apakah kau benar – benar jatuh cinta padaku brengsek? Apakah kau akan menderita jika aku berhasil menjadi istri dari putera mahkotamu? Aku akan membiarkan diriku hamil. Entah itu adalah anakmu atau anak puteramu. akan aku buat kau menderita karena telah menghancurkan hidupku'
Dan sore itu Sungmin kembali harus memuaskan hasrat bejat simaniak sex tuan Cho didalam mobil diatas sebuah bukit pribadi milik keluarganya. Hingga 3 kali orgasme dalam beberapa posisi membuat Sungmin kelelahan dan menahan rasa benci yang teramat dalam padanya
The few weeks later
Kyuhyun dan Sungmin kian hari menjadi semakin dekat dan intim saja. Baik disekolah begitu juga dirumah Sungmin. Hampir setiap hari sepulang sekolah Kyuhyun mampir kerumah Sungmin. Tidak ada pengawal yang mengawasi kemana Kyuhyun pergi apalagi sudah seminggu ini tuan Cho kembali ke Seoul untuk mengurusi beberapa restaurant bintang 5 nya yang dia buka di ibu kota juga beberapa kota besar di Korea.
Sungmin masuk kedalam kamarnya untuk mengganti seragamnya lalu Kyuhyun mengikutinya masuk begitu saja tanpa beban.
"Kyuhyun-ah bisakah kau menungguku diluar saja. Aku akan mengganti seragamku" keluh Sungmin menatap manja pada Kyuhyun
"shiro! Biarkan aku menikmatinya saat kau melepaskan semua pakaianmu noona" balas Kyuhyun memeluk kekasihnya itu dari belakang lalu keduanya melangkah masuk kedalam kamar
"kau memang bocah nakal" Sungmin mencubit pinggang Kyuhyun hingga Kyuhyun kegelian
Sungmin mulai membuka jas hitamnya lalu menggantungnya diatas capstock. Membuka satu persatu kancing kemeja putihnya lalu Kyuhyun mendekatinya
"biar aku yang melakukannya" Kyuhyun lepaskan tangan Sungmin lalu dia meneruskan membuka kancing kemeja itu.
Kemeja itu sudah terlepas, Kyuhyun kini dapat melihat belahan payudara Sungmin yang montok dan mulus itu dengan jelas. Mereka berdua lalu saling menatap.
"saranghae!" Kyuhyun mengecup bibir Sungmin lalu kedua tangannya meremas payudara Sungmin dengan lembut
"ahhh" desah Sungmin melangkah mundur
"aku akan memakanmu siang ini juga noona!" Kyuhyun dorong Sungmin ketembok kamarnya lalu dia lumat seketika bibir Sungmin yang tipi situ dengan penuh nafsu
Mereka berdua berciuman dengan kedua tangan masing – masing sibuk melepaskan pakaian yang masih menempel ditubuhnya. Ciuman itu masih berlanjut dengan desah menghiasi adegan itu.
Sungmin dan Kyuhyun sudah tidak berpakaian sama sekali dan mereka masih berciuman didepan tembok kamar itu. Tangan Kyuhyun mulai sibuk memainkan vagina Sungmin hingga membuatnya basah karena lendir
"ahhh hmmm Kyuuuh" desah Sungmin melepaskan bibirnya dari bibir Kyuhyun saat rasa nikmat dari vaginanya mulai terasa
"hisap vitalku noona!" pinta Kyuhyun menurunkan bahu Sungmin hingga Sungmin berjongkok didepan vitalnya yang sudah tegang dan memanjang itu
Sluuurrpp
Sungmin hisap lalu jilat kepala batang itu dengan tangan yang menggegam batangnya
"ahhh aku suka lidahmu noona ahhh" desah Kyuhyun memejamkan matanya
Sluuurrrppp
Semakin ganas Sungmin hisap dan tangannya mengocok batang itu.
"ahhh hmmm" desah Kyuhyun lalu mengangkat tubuh Sungmin keatas kasurnya
Kyuhyun rentangkan kedua paha Sungmin sehingga vagina Sungmin terlihat jelas. Kyuhyun lalu menurunkan kepalanya kebagian vagina itu lalu
Sluuurrppp
Kyuhyun hisap dinding vagina itu dengan lidahnya membuat Sungmin menjerit kegelian
"aaahhh Kyuuuuh" Sungmin menggeliat
Kyuhyun arahkan vitalnya menuju lubang vagina Sungmin lalu mendorong bokongnya agar vitalnya masuk lebih dalam
"aahhhh" desah keduanya pelan
Kyuhyun dan Sungmin mulai menggerakan area bokongnya naik turun dengan ritme yang pelan dan teratur
"hmmm mmmm ahhh" dengan Kyuhyun dengan mata terpejam
Gerakan naik turun itu semakin cepat dan cepat
"aaaah aahhh ahhhh" desah Sungmin keras karena rasa nikmat yang luar biasa mulai dirasakan
"bertahanlah noona ahhh" Kyuhyun dorong bokongnya lebih cepat lagi
"ahhh Kyuuuuh" desah Sungmin mencengkram bokong Kyuhyun dengan kukunya yang pendek
"ahhh" Kyuhyun keluarkan vitalnya dari vagina Sungmin
"berbaliklah!" Kyuhyun balikan tubuh Sungmin untuk menungging dihadapanya.
Sungmin hanya pasrah dan mengikuti perintah kekasihnya itu dan menungging menyerahkan bokongnya yang sintal kehadapan Kyuhyun.
Kyuhyun lalu arahkan kembali vitalnya yang masih tegang itu kedalam lubang vagina Sungmin lalu mulai menggenjotnya maju mundur.
"ahhhh Kyuuuuhhh ahhhh" desah Sungmin semakin kencang
Gerakan maju mundur itu semakin cepat dan sangat cepat membuat Sungmin kewalahan. Kedua tangannya meremas kasur lipat itu
"ahhhh noona akuuuu" Kyuhyun genjot kembali vagina Sungmin dengan cepat
"aaaahhhhhh ahhhhhh kyuuuuh" Sungmin memejamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya saat klimaks hendak tercapai
"aahhhhhh" desah keduanya bersamaan dan orgasmepun tercapai
Sperma Kyuhyun kembali membasahi dinding vagina Sungmin untuk keempat kalinya. Yah sudah empat kali Kyuhyun menggauli Lee Sungmin dirumah sederhana itu. Mereka seolah sudah menjadi sepasang suami istri karena setiap hasrat itu datang mereka akan melakukannya tanpa beban dan rasa bersalah.
Dan sungmin berhasil membuat dirinya hamil. Seperti yang dia rencanakan entah itu anak tuan Cho Youngwon atau Cho Kyuhyun. Yang jelas dia hamil dari kedua namja dengan darah yang sama. Appa juga puteranya.
tbc
annyeong
vai publish secepat kilat kan dichapter ini!
buat membayar kesalahan vai yang g edit ulang saat update dichapter kedua
gmn pendapat kalian dgn chapter 3 ini?
byk g kejutannya?
review yang banyak yah biar nambah semangat dan update ulang
gomawo buat yang udh mau baca ff vai ini
saranghae
annyeong
