Chapter 2
in the new world, we meet
NO COPAS
NO SIDERS
NO PLAGIARISM
COPAS WITH FULL CREDIT.
IDE MURNI DARI AUTHOR!
hai readers ^^ otte? bagus ga chapter pertamanya? hehehe thanks udah mau ngereview masih belum bisa bales karna author sendiri juga bingung mau di bales gimana ._. yg pasti terimakasih banyak ^^ oke selamat membaca chapter ini~~
-Swaggerexo
The 100 of KAISOO
Bletzzzz
"Aku, akan menamaimu.. Do Kyungsoo"
"Namamu.. Kim Jongin"
2009 SM Building / SM Office.
"Aku harus mengikutinya!" gumam seorang Namja mungil bermata bulat mengepalkan tangannya sembari menatap gedung yang berada di depannya itu.
Yap, Do Kyungsoo. seorang pemuda bermata bulat berkulit sangat putih dan bersih wajahnya lucu dan meggemaskan. tubuhnya yang mungil dan senyumnya yang lucu membuat semua orang yang melihatnya gemas. dengan langkah mantap Kyungsoo melangkah ke dalam SM Building.
"Kau peserta audisi ya? mari, ikut aku" ucap salah seorang staff SM. Kyungsoo mengangguk dan mengikuti staff tersebut, sampai di sebuah ruangan aula, Kyungsoo mendaftar terlebih dahulu dan mendapat nomor urut 2350. Kyungsoo menunggu gilirannya sampai..
"Do Kyungsoo" Kyungsoo terbangun dan dengan langkah cepat Kyungsoo memasuki ruangan dan berdiri di hadapan 5 juri -lebih tepatnya staff- SM. Kyungsoo tersenyum dan memperkenalkan dirinya terlebih dahulu dan Ia menjelaskan apa lagu yang akan dia bawakan.
"Hari ini, aku akan menyanyikan sebuah lagu.. yang di bawakan oleh bruno mars, When i was your man." ucap Kyungsoo lalu mempersiapkan dirinya dan Ia mulai menyanyi.
Saat Kyungsoo bernyanyi, para juri mendengarkannya dengan menggerakkan kepalanya ke kanan dan kekiri ada yang mengangguk-angguk pelan tanda mereka mengikuti alunan lagu Kyungsoo. saat Kyungsoo mengakhiri lagunya. semua staff memberikan tepuk tangan dan senyum bangga.
"Do Kyungsoo, Kau diterima" Mata Kyungsoo membulat sempurna. perasaannya sangat bahagia. dengan segera Ia mengekspresikan rasa bahagianya. Ia sangat senang saat ini.
"Gomawoo Jeongmal, Gomawoooooo~~ Yes! yahaao!" Kyungsoo keluar ruangan tersebut dengan riang. Ia segera mungkin menelfon eommanya. saat Kyungsoo keluar, seseorang Namja berkulit tan berbibir seksi memasuki ruangan dan berpapasan dengan Kyungsoo.
"neee ummaa~ besok Kyungsoo harus kembali ke sini.. Iya"
"ne umma, Jongin audisi dulu ne? bye saranghae umma"
Kyungsoo dengan perasaan gembira menggenggam erat handphonenya lalu berjalan dengan bersenandung riang.
~~~~~~~~~~ The 100 Of Kaisoo ~~~~~~~~~
"Eomma!" Kyungsoo berlari menuju Eomma dan Appanya.
"Chukkae baby soo" ucap Nuna Kyungsoo sembari memeluk Kyungsoo.
"Gomawo nunna~ doakan aku.." Kyungsoo tersenyum. Eomma dan Appa beserta Nunnanya memeluk Kyungsoo dengan erat. dan memeri dukungan kepada Kyungsoo.
Keesokan harinya, Kyungsoo kembali membawa 1 koper besar dan 1 ransel yang Ia bawa bersamanya. Kyungsoo melihat-lihat sekelilingnya Ia tak tau harus kemana sampai..
"Apa kau juga pemenang audisi?" Kyungsoo terkaget dan melihat ke sampingnya.
"Byun Baekhyun" Pemuda itu -sama mungilnya dengan Kyungsoo- tersenyum cerah. Kyungsoo ikut tersenyum dan mengangguk pelan.
"Jangan khawatir kau tidak sendirian. ada Aku,Jongin,Sehun,Tao,Yixing dan Jongdae" Namja itu mengeluarkan headphonenya.
"ayo, ikut aku" Ucap Baekhyun sembari menggandeng Kyungsoo. Kyungsoopun mengikuti Baekhyun. Kyungsoo bersyukur saat bertemu dengan Baekhyun. kalau tidak Ia tidak tau harus apa sekarang.
"Yak Baekhyun~" seru Jongdae.
"Hai semua" Baekhyun tersenyum bangga dan Kyungsoo yang berada di belakangnya hanya tersenyum canggung.
"Hai, kau pemenang audisi ya?" Tanya Jongdae. Kyungsoo mengangguk.
"perkenalkan. aku Kim Jongdae" Jongdae mengulurkan tangannya lalu Kyungsoopun menjabatnya.
"A-aku.. Do Kyungsoo" Kyungsoo tersenyum ramah kepada Jongdae Jongdae pun ikut tersenyum.
"Hey kalian! kemari" Ucap Seseorang yang terlihat tua memakai kacamata dan berjas lengkap dengan senyuman yang membuat matanya tertutup.
"Uoo? S-sooman?" Kyungsoo,Sehun,Yixing,Baekhyun,Tao, dan Jongdae terdiam.
"Hey kalian kenapa diam di situ? ayolah ku tunjukkan dorm kalian" Ucap Sooman tersenyum lalu merangkul mereka semua.
"Baik. terimakasih Tuan" Ucap Kyungsoo.
"Jangan memanggilku tuan. panggil saja aku Sooman Appa aku akan menjadi ayah kalian bukan?" Sooman tersenyum lalu mengajak mereka pergi ke dorm -atau lebih tepatnya- tempat tinggal merrka selama trainee yang ada tidaklah jauh dr SM office jadi mereka bisa dengan jalan kaki jika mereka ingin latihan atau semacamnya.
"Nah, Ini dorm kalian dorm khusus trainee. nah biar ku tunjukkan mana asrama Namja untuk kalian" Sooman tersenyum lalu mengajak mereka masuk ke dalam dorm SM.
Sesampainya mereka Di depan kamar yang akan mereka tempati, Sooman tersenyum dan berkata
"Disini ada Moonkyu,Jino,Xi Luhan,Park Chanyeol,Kim Joonmyeon,Kim Min Seok,Kim Jongin dan Wu Yi Fan. silahkan kalian bersenang-senang dan anggaplah rumah sendiri ok?" Sooman menepuk-nepuk pundak mereka lalu meninggalkan mereka yang membungkuk padanya.
"Huwaau tak percaya aku bisa menjadi SM trainee" Kagum Sehun.
"Uhm Kalian ngomong apa?" Tanya Yixing dan Tao dalam bahasa mandarin.
"Ah.. Sehun kau ini!" Jongdae menjitak pelan kepala Sehun.
"Haha jangan hiraukan dia, dia sedikit aneh" Ucap Jongdae tidak dalam bahasa mandarin. Yixing dan Tao memiringkan kepalanya.
"Hey" Ucap seseorang sembari menepuk pundak Kyungsoo. Kyungsoo terkaget dan membalikkan badannya.
"Halo! Aku Kim Moonkyu. Aku SMTrainee di sini. dan apa kalian juga di kamar ini?" tanya Moonkyu. Pria bertubuh sedikit tinggi dari Kyungsoo bermata sipit dan berbibir tipis.
"Well, Kami SM Trainee baru. dan yah kami di kamar ini" Kyungsoo tersenyum.
"Kalau begitu, ayo masuk" Moonkyu mempersilahkan mereka masuk.
"Yak Kim Jongin! bangun kau pemalas!" ucap Moonkyu menindih Jongin dan memukul-mukul lengan Jongin pelan.
Kyungsoo yang melihatnya tersenyum dan menaruh Koper dan ranselnya di kasur yang berhadapan dengan Jongin.
"Eng Hyung kau tidak bisa membangunkanku dulu aku baru tidur sebentar" ucap Jongin sembari memluk Moonkyu.
"YA KIM JONGINN KAU SUDAH TIDUR LEBIH DARI 3 JAM BANGUN TIDAKKK!"
"Ya ya ya! Ribut sekali sih kalian" ucap seseorang yang tubuhnya mungil tetapi memiliki wajah yang tegas dan senyum angelic.
"Oh? Kalian.. Trainee baru ya?" Lelaki itu tersenyum angelic.
'woa tampan' pikir Yixing.
"Ne. kami trainee baru" Ucap Jongdae tersenyum cerah.
"Perkenalkan-"
"Dia trainee tertua di sini. Namanya Kim Joonmyeon panggil saja dia SuHo" ucap seseorang yang lebih tinggi darinya. dan wajahnya sangat..sangat konyol.
"Yak! Park Chanyeol berhenti memanggilku trainee tertua!" ucap Suho tersenyum kepada trainee-trainee baru itu. membuat Yixing dan Baekhyun terpana.
"uhm kalau aku. aku Jino salam kenal" ucap Jino tersenyum. Kyungsoo ikut tersenyum.
"Hai! siapa namamu?" tanya Jino kepada Kyungsoo. Kyungsoo mengulurkan tangannya. dan dijabat oleh Jino.
"Annyeong. Aku Do Kyungsoo" Kyungsoo tersenyum mantap. Jino terbengong menatap Kyungsoo yang begitu imut di matanya. dan Ia rasa Ia jatuh cinta pada Kyungsoo.
"Aku.." ucap seseorang pemuda bertubuh tegap tinggi dan tak lupa mata elang yang selalu menghiasi wajahnya "Wu Yifan. panggil saja aku Kris Wu atau Kris." ucap Kris dengan sedikit senyum. Tao yang melihat Kris segera berdiri dan mengerjap-ngerjapkan yang lain melihat Tao dengan bingung.
"Ka-kau orang china ya?" Tanya Tao dalam bahasa Mandarin yang fasih. Kris mengangguk.
"Nama asliku Li Hia Jeng tetapi diubah menjadi Wu Yifan. kau sendiri orang China?" Tao mengangguk mantap.
"Namaku Huang Zi Tao. aku dari Qingdao" Kris mengangguk "semoga kita bisa menjadi dekat" dan melemparkan wink kepada Tao membuat pipi Tao memerah sempurna.
"Halo~ Aku Xi Luhan dan Aku juga orang China" ucap Luhan dengan bhasa Korea yang fasih. membuat Sehun terkaget sekalius terpana melihat sosok Luhan.
"Ha-halo.. a-aku Kim Minseok kalian bisa memanggilku-" "BAKPAAOOOO! Hahaha" sahut yang lainnya sembari tertawa terbahak. Minseok menunduk. dan tidaj sengaja melihat Jongdae yang memberi kedipan matanya agar Minsek tersenyum kembali.
Keesokan harinya SMOffice
10:00 pm KST.
Semua trainee sm sangat bersemangat. untuk latihan bersama. mereka telah berada di ruang latihan di sambut oleh pelatih Jung dan Sooman.
"Annyeong~ mohon bantuannya" para trainee baru membungkuk. pelatih Jung tersenyum kecil lalu menepuk pundak Kyungsoo.
"Siapa namamu?"
"ah? n-na.. Do Kyungsoo imnida" Kyungsoo membungkuk. Pelatih Jung tersenyum kecil.
"Kau. dan Kau" ucap pelatih Jung menunjuk Moonkyu dan Kyungsoo.
"Jongin dan Jino, Kau dan Luhan,Kris dan Kau,Suho dan.. ya Kau, Minseok dan.. ya kau berwajah troll yang terakhir Chanyeol dan Kau si manis. kalian partner selama trainee. arraci?" jelas Pelatih Jung. semuanyapun mengangguk.
"ARRASEOOO?" ulang Pelatih Jung dengan keras.
"NEEEEEEEEE!" jawab seluruh peserta trainee lebih keras sehingga Sooman dan pelatih Jung menutup telinganya.
"oke.. 10 menit lagi kita akan berlatih. kalian pemanasan lah terlebih dahulu" Pelatih Jung meninggalkan para Trainee dan berbicara soal pendebutan mereka dengan Sooman.
"Kyungsoo-ah, Jongin-ah, YAK JINO! ayo pemanasan" ucap Moonkyu sembari menjitak Jino yang kebanyakan makan.
"arra Hyungieee~" ucap Jongin mencubit pipi Moonkyu.
"Sakit tau! dasar kau kkamjong" ucap Moonkyu sembari menjulurkan lidahnya.
merekapun melakukan pemanasan, dan diawasi oleh Sooman juga pelatih Jung.
"HOY KRIS! KAU PEMANASAN YG BENAR! YA KKAMJONG KAU.. KAU! ZHANG YIXING YANG BENAR ADUHH MINSEOK KAU INI KEBANYAKAN MAKAN BAKPAO YA? PEMANASAN YANG BENAARRRR!" Kritik pelatih Jung sembari menilai mereka.
bug, bruk!
"a-ahh.. punggungku" ucap Moonkyu yang tergeletak di depan Kyungsoo. dengan cepat Kyungsoo menolong Moonkyu.
"omona? gwa-gwaenchana?" Moonkyu mengangguk pelan. Jongin dengan cepat menggendong Moonkyu lalu mendudukannya di pojok ruangan.
"o-oi! ada apa itu?" tanya pelatih Jung menghampiri Kyungsoo,Jongin dan Moonkyu yang merintih kesakitan.
Jongin melirik kearah Kyungsoo. dengan sigap Jongin meraih kerah kaos Kyungsoo lalu menghajarnya.
Bug! buagh!
Kyungsoo terjatuh lalu segera Sooman dan Jino serta seluruh trainee menghampiri Kyungsoo dan Jongin
"HOI! KENAPA KAU LAKUKAN ITU PADANYA BABO!" ucap pelatih Jung menggeplak kepala Jongin.
"hhh..hhh... KAU APAKAN MOONKYU HYUNG KU?" Kyungsoo menggeleng pelan.
"dia tak melakukannya Jongin. sudahlah.." ucap Sooman lembut lalu menyumbat ujung bibir Kyungsoo dengan sapu tangannya.
"YA BABO! DIA TIDAK MELAKUKANNYA.. A-ahh" ucap Moonkyu memegangi kakinya.
"Kau. mulai sekarang! aku membencimu pendek!" Jino menatap Jongin geram. seluruh trainee telah menatap adegan mereka dengan seksama dan tak bisa berkata apa-apa.
Jongin keluar dari ruang latihan dengan penuh amarah di susul Kris yang diam-diam mengikuti Jongin ke atap.
"AAARRGGGHH!" Jongin menghantam tembok di sana dan terduduk. menatap langit biru yang sangat cerah bagi warga seoul dan tidak untuk Jongin.
"ya!" ucap Kris dengan senyum dinginnya itu.
"kau seharusnya minta maaf sama Kyungsoo. dia tidak melakukannya. kau bodoh." Jongin mendecih. lalu menatap langit lagi.
"kau tau apa eh? dia melakukannya!"
"sama sekali tidak. aku melihatnya. Moonkyu kram dan saat ia memaksa untuk menggerakkannya lagi lalu Ia keseleo" Jongin terdiam lalu berdiri dan meninggalkan Kris.
"well.. terimakasih Kris.. sama-sama itu sudah tujuanku untuk membantu dengan setulus hati ckckck" ucap Kris. lalu Kris pun ikut bersama Jongin turun.
Malam itu. malam pertama Kyungsoo berada di sana dan ada seseorang yang membencinya saat ini. kenapa... harus seperti ini...
brak!
seluruh penghuni kamar itu terdiam dan menatap siapa yang baru saja masuk. Kim Jongin! ups..
"Hyung apa kau sudah membaik?" tanya Jongin dengan senyumnya mengusap kaki pria bernama Kim Moonkyu itu.
"Ya.. sudah membaik, dia yang mengobatiku" ucap Moonkyu tersenyim kepada Kyungsoo. Kyungsoopun ikut tersenyum menatapnya dengan tidak suka
"ck. terlalu mencari perhatian" ucap Jongin pelan lalu masuk menggati bajunya dan tidur.
"sabar ne Kyungie..percayalah.. semuanya akan berakhir." Kyungsoo tersenyum kevil dan mengangguk mendengar pengucapan teman-temannya.
keesokan harinya, mereka kembali berlatih. kini mereka berlatih dance dan Kyungsoo sama sekali tidak mengerti gerakannya. Pelatih Jung yang melihat itu semua dengan segera menghentikan kegiatan mereka. Pelatih Jung menghampiri Kyungsoo.
"kau belum pernah menari sebelumnya?" tanya Pelatih Jung dengan lembut. Kyungsoo menggeleng.
Jongin tampak meliriknya lalu memberikan senyuman mengejek. Pelatih Jung tampak berfikir dan menunjuk Jongin.
"Kau kau heh! kkamjong!" Jongin terkaget dan menunjuk dirinya sendiri. Pelatih Jung mengangguk.
"Kau. mulai sekarang adalah pelatih private dance Kyungsoo." Jongin terbelalak.
"mwoya? orang pendek ini? haha kau bercanda pelatih!" Pelatih Jung menatap Jongin dengan tatapan membunuh. Jongin hanya bisa menelan ludahnya kasar.
"CEPAT LAKSANAKAN KIM JONGIN!" Ucap Pelatih Jung membuat Jongin mengkerut dan melaksanakan perintahnya.
"bagus. kalian berlatihlah sekarang dengan lagu ini dan yang lain boleh beristirahat." Jongin dengan pasrah berjalan menuju ruangan latihan yang tidak di pakai dengan Kyungsoo yang mengikutinya di belakang.
'tap' Jongin mengeklik tombol play pada dekorder (radio player) yang berisi CD lagu-lagu dubstep,jazz,pop,dan lain sebagainya..
"dengarkan,rasakan dan lakukan sama seperti apa yang ku lakukan. mengerti?" kerjap-kerjap. Kyungso mengangguk pelan.
'dengarkan,rasakan, lakukan! fighting!' batin Kyungsoo.
musik jazz mengalun lembut Jongin memberi petikan dan hitungan sesuai dengan Irama. Kyungsoo mengikutinya dengan sempurna.
"bagus. ulangi lagu tadi tanpa bantuanku. ingat, dengarkan,rasakan dan... ulangi" Kyungsoo menatap kaca di depannya dan mengikuti gerakan yang sama persis dengan Jongin.
"bagus. kita akan lakukan dubstep." ucap Jongin dan mengganti lagunya.
alunan lagu dubstep mulai mengalun.
"ingat. dengarkan,rasakan, dan lakukan. irama ini sangat gampang kau harus mengikutinya sesuai ketukan. biar ku perlihatkan" Jongin mulai menggerakkan badannya sesuai dengan alunan lagu dubsteb.
Kyungsoo mengrenyit heran.
"bagaimana?"
"A-aku tidak bisa meresapu lagunya" Jongin menghrla nafasnya. "ikuti aku. aku tidak akan melakukannya dengan cepat. tetapi ingat-ingat gerakan demi gerakannya." ucap Jongin. Kyungsoo mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.
"tenang aku pengingat terbaik."
"cih" decih Jongin. "baik kita lakukan... hana... dulll... set... hanaa... dull... set net... hanaa dul... set..." Jongin menggerakkan badanya memberi contoh untuk Kyungsoo dan Kyungsoo mengikutinya perlahan.
"Bagus. kau sudah mahir sekarang." Ucap Jongin cuek. Kyungsoo terdiam.
"Kalau begitu, kau latihan sendiri saja mulai dari sekarang. aku malas mengajarimu" Ucap Jongin sembari meninggalkan Kyungsoo yang terdiam sembari menundukkan wajahnya.
"jangan bersedih Kyungsoo, Jongin memang seperti itu." Ucap Sooman dan beberapa member trainee menghampiri Kyungsoo.
"Kau harus kuat Kyungsoo." Kyungsoo menggigit bibirnya dan tersenyum.
"Ne, G-gomapseumnida" Kyungsoo menitihkan Air mata pertamanya.
To Be Continued.
huuaaaaaaaaa chap 2 selesai dalam beberapa bulan. maaf ya author sering lupa mau ngelanjutin. hiatus juga kemarin :( oya. reviewnya di tunggu. terimakasih ^^
