Main Cast : Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Author : Cho Ocean
Rate : T
Genre : Romance,Hurt
Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan dan Orang cerita ini MURNI milik author .
Warning : YAOI PERDANA, dan aku selalu buat genre HURT jadi yang gak suka silakan di CLOSE aja..Gomawo.
Kyuhyun 25 tahun ( N )
Sungmin 16 tahun ( N )
.
.
Happy reading...Enjoy it...Syalalalalalaa,,,
.
.
.
Why it's so Hurt to Love You?
Author POV
" Kyuhyun-ah sampai kapan kau mau seperti ini terus, lupakanlah yeoja itu. Untuk apa kau menangisi yeoja yang jelas-jelas meninggalkanmu. "
" Kau tidak mengerti Donghae Hyung, aku terlalu mencintainya, aku tak siap kehilangannya " Ucap kyuhyun sambil terus duduk termenung dibalkon kamarnya.
Satu bulan lalu saat ia akan melamar kekasih hatinya namun kenyataan pahit yang didapatnya, yeoja yang begitu ia cintai menolaknya dan pergi begitu saja meninggalkannya. Donghae sebagai sahabat sekaligus bawahan Kyuhyun diperusahaan milik keluarga Kyuhyun merasa pusing sekaligus iba. Bagaimana tidak, setelah kepergian yeoja itu Kyuhyun tak pernah lagi datang kekantor, semua pekerjaan dikantor dan dokumen yang harus ditanda tangani Kyuhyun harus Donghae antarkan kerumah Kyuhyun. Donghae tau bagaimana perasaan Kyuhyun pada yeoja itu, oleh karena itu dia tak dapat berbuat banyak selain memeberi semangat.
" Tapi mau sampai kapan kau begini terus? Aku tak bisa terus menerus mengurusi perusahaanmu dan aku tak bisa terus menerus bolak balik perusahaan dan rumahmu. Bukan aku lelah namun itu membuang-buang waktu sehingga semua pekerjaan diperusahaanmu tak dapat selesai tepat waktu. Kau mau perusahaan yang sudah susah payah dibangun mendiang ayahmu menjadi bangkrut? kau harus ingat jika perusahaan itu peninggalan satu-satunya kedua orang tuamu sebelum mereka meninggal " Kyuhyun tampak memikirkan ucapan Donghae.
" Kau benar Hyung " Lirih Kyuhyun. Donghae menghampiri Kyuhyun dan menepuk bahu Kyuhyun menyalurkan kekuatan.
" Kau harus bangkit, jika yeoja itu bisa tanpa dirimu, kau harus tunjukan jika kau juga bisa tanpa yeoja itu " Kyuhyun mendongak kearah Donghae yang berdiri disampingnya.
" Kau benar Hyung, mulai sekarang aku akan berusa bisa hidup tanpanya " Entah kekuatan dari mana namun Kyuhyun tampak memiliki semangat. Donghae tersenyum melihat Kyuhyun mulai terlihat bersemangat.
" Suatu saat kau akan dapat pengganti yang lebih baik, percayalah "
" Iya aku mengerti, baiklah aku akan siap-siap kekantor " Setelah itu Kyuhyun bangkit dari duduknya dan bersiap untuk kekantor.
.
.
.
Sungmin POV
" Sungmin-ah cepat kau antar pesanan makanan ini " Rim Ajhumma memberikanku secarik kertas dengan sebuah alamat dan tiga kotak makanan yang akan aku antarkan. Dengan segera kuantarkan pesanan makanan ini dengan motor milik restauran Rim Ajhumma.
Rim Ajhumma adalah adik dari Appaku, kedua orang tuaku telah lama meninggal dan sejak usiaku 10 tahun aku tinggal dengan Rim Ajhumma dan membantunya bekerja direstauran kecil miliknya. Aku seharusnya duduk dibangku kelas 1 SMA namun aku harus putus sekolah karena Rim Ajhumma sudah tidak ingin membiayaiku sekolah lagi. Bahkan dia tak pernah mengajiku selama aku bekerja bersamanya.
" Kau pikir sejak usiamu 10 tahun aku membesarkanmu menggunakan apa? Seenaknya saja kau meminta gaji "
Itulah yang diucapkan Rim Ajhumma saat aku meminta gajiku, selama ini aku tak pernah diperlakukan selayaknya keponakan. Padahal Appaku adalah kakak kandungnya, namun aku sadar diri untuk tidak meminta lebih, diberi makan dan tempat tinggal saja aku sudah bersyukur setidaknya itu lebih baik dari pada tidur dijalan dengan alas koran.
Aku terus melajukan mobilku dengan kecepatan sedang, jalanan tidak terlalu ramai karena ini masih pukul 12 Siang. Setidaknya aku dapat mengantarkan makanan ini tepat pada waktunya. Aku sudah bersiap membelokan motorku ke kompleks perumahaan sesuai dengan alamat yang tertera di kertas yang Rim ajhumma berikan, namun saat aku ingin membelokan motorku, dari arah depanku sebuah mobil pun ingin keluar dari perumahaan ini dan parahnya mobil itu melaju sangat kencang sehingga aku dapat memperkirakan apa yang akan terjadi.
BRAAAAAAAAAAAAAK
.
.
.
Author POV
Motor Sungmin terpental agak jauh dari tempat kejadian, beruntung Sungmin sempat menyadari bahwa mobil itu akan menabraknya sehingga dengan cepat dia terjun dari motornya sehingga hanya luka ringan yang didapatnya. Dua namja yang menabrak Sungmin keluar dari mobil dan menghampiri Sungmin yang sedang meringis karena luka dikedua sikunya.
" Gwencana? " Ujar seorang namja yang menabrak Sungmin tadi. Sungmin tak langsung menjawab namun dia berusaha berdiri dan langsung menghampiri motor milik Rim Ajhumma yang rusak dan juga pesanan makanan yang sudah berantakan kemana-mana. Melihat itu kedua namja itu menghampiri Sungmin.
" Eothe hiksss motornya rusak dan makananya berantakan Eothe hikss " Melihat Sungmin menangis membuat sipelaku penabrakan merasa sangat bersalah.
" Aku akan mengganti semua kerugiannya, kau jangan menangis, sekarang kau ikut denganku dulu mengobati lukamu, kita akan kerumah sakit " Sungmin menggeleng keras.
" Aku tidak perduli dengan lukaku, ini tak seberapa tapi aku takut jika Rim Ajhumma tahu ini aku akan diusirnya aku harus bagaimana hiksss " Sungmin tersu saja menangis membuat si pelaku penabrakan semakin merasa bersalah.
" Hei Kyu, sebaiknya kau bawa saja dia pulang dan obati lukanya, sepertinya lukanya tak begitu parah sekalian kau bisa menenangkannya dan bicarakan penyelesaiannya baik-baik, jika kau biarkan dia menangis ditengah jalan begini kau bisa-bisa disangka habis memeperkosa anak gadis orang lihatlah caranya menangis bisa mengundang banyak perhatian " Si pelaku penabrakan yang ternyata adalah Kyuhyun itu mau tak mau mengikuti saran dari Donghae.
" Hei, jika menangis terus masalahnya tak akan selesai, sekarang kau ikut dulu kerumahku dan kita obati lukamu setelah itu kita bicarakan lagi penyelesaiannya, bagaimana? " Sungmin menghentikan tangisnya sejenak sebelum mengangguk setuju. Kyuhyun pun membawa Sungmin masuk kedalam mobilnya sedangkan Donghae akan tetap disana sampai ada mobil derek yang akan mengangkut motor Sungmin untuk dibawa kebengkel.
.
.
.
Sesampainya dirumah, Kyuhyun langsung mengambil obat-obatan dan mulai mengobati luka disiku Sungmin.
" Tahan sebentar ne? Mungkin ini akan sangat sakit tapi jika tak segera diobati maka akan infeksi " Sungmin mengangguk dan menurut dengan ucapan Kyuhyun.
" Nah selesai " Kyuhyun mulai membereskan obat-obatannya dan mengembalikannya ketempat semula kemudian bergegas kedapur untuk meminta maid menyiapkan minuman untuk Sungmin. Setelah itu tak lama Kyuhyun kembali duduk disebelah Sungmin.
" Aku Cho Kyuhyun, siapa namamu? "
" Aku Lee Sungmin "
" Ah Sungmin-ah,Temanku sudah membawa motormu ke bengkel untuk diperbaiki, mungkin butuh waktu sekitar 2-3 hari, tak apa kan? Aku juga akan mengganti uang makanan yang jatuh tadi, dan aku akan memberikan kartu namaku jika ternyata lukamu masih terasa sakit sampai beberapa hari kedepan kau bisa menghubungi aku bagaimana? " Sungmin tampak menunduk sambil memilin ujung kaos yang dikenakannya.
" Hei, kau mendengarku tidak? Jangan menunduk terus, kau jawab aku " Bujuk Kyuhyun dengan sabar.
" Hiks aku takut hiks " Kyuhyun cukup terkejut dan bingung saat Sungmin kembali menangis.
" Kau takut kenapa? "
" Aku tak berani pulang, Rim Ajhumma pasti akan mengusirku, aku sudah membuat motor satu-satunya milik restauran rusak dan itu akan menghambat pesan antar direstauran itu dan juga makanan yang tak jadi aku antarkan hari ini, pasti pelanggan marah, aku takut hiks " Sungmin menyeka air matanya dengan lengannya, dia tak bisa membayangkan bagaimana murkanya Rim Ajhumma jika tahu kejadian ini.
" Kau jangan khawatir, aku akan menemanimu menemuinya untuk menjelaskannya, jadi kau tak perlu merasa takut, aku akan melindungimu " Janji Kyuhyun pada Sungmin.
" jeongmal ? "
" Ne, tentu saja maka dari itu berhenti menangis dan sekarang aku akan mengantarmu ketempat bosmu berada " Kyuhyun menarik tangan Sungmin untuk beranjak dari duduknya dan bergegas menuju mobilnya untuk segera ketempat Sungmin bekerja.
.
.
.
PLAK
" Apa yang kau perbuat bocah bodoh? Kau membuat pelangganku kecewa dan tak mau lagi memesan makanannya ditempatku " Rim Ajhumma murka saat Sungmin baru sampai di restaurannya. Pelanggannya menelpon jika pesanannya belum juga sampai dan tak jadi memesan serta tak mau lagi memesan makanan ditempatnya.
" Maaf, jangan salahkan dia, semua salahku " Kyuhyun menginterupsi Rim Ajhumma saat yeoja paruh baya itu ingin menampar Sungmin lagi yang kini sudah menunduk sambil menangis.
" Apa maksudmu? " Tanya Rim Ajhumma dengan tatapan tajam kepada Kyuhyun.
" Tadi aku yang menabraknya saat akan mengantarkan makanan, dan aku sudah membawa motornya kebengkel mungkin 2-3 hari lagi selesai dan aku juga akan mengganti kerugian makanan yang sudah jatuh. Dan karena Sungmin mengatakan jika itu motor satu-satunya yang ada direstauran ini maka aku akan memin jamkan motor sampai motor milik restauran ini selesai diperbaiki, bagaimana? " Rim Ajhumma tampak berpikir sejenak sebelum menganggukan kepalanya tanda setuju.
" Baiklah, tapi aku juga mau kau menjadi pelanggan setia restauranku menggantikan pelanggan setiaku yang sudah terlanjur kecewa " Tawar Rim Ajhumma pada Kyuhyun.
" Baiklah, aku setuju, jadi masalah ini selesai bukan? "
" Ne " Kyuhyun pun segera pamit setelah membayar ganti rugi makanan kepada Rim Ajhumma. Sungmin pun mengantar Kyuhyun sampai didekat mobilnya.
" Terima kasih Kyuhyun Shii " Sungmin sedikit membungkuk dihadapan Kyuhyun.
" Aniyo, aku harusnya yang berterima kasih kau tidak memperpanjang masalah ini dan maaf karena aku kau ditampar oleh atasanmu " Sesal Kyuhyun.
" Aniyo, aku sudah terbiasa begini "
" Huh? Apa maksudmu? Dia terbiasa menamparmu atau bahkan menyiksamu? " Tanya Kyuhyun menyelidik.
" Aah, a.. aniyo bu.. bukan begitu, ah sudahlah sebaiknya anda kembali kekantor, sepertinya anda tadi ingin kekantor kan? " Sungmin berusaha mengalihkan pembicaraan membuat Kyuhyun sedikit curiga namun dia tidak ingin terlalu mencampuri urusan orang lain.
" Baiklah, ah dan ini simpan kartu namaku, hubungi aku jika lukamu semakin parah " Kyuhyun menyodorkan kartu nama yang sebelumnya diambil dari dompetnya, Sungmin menerima kartu nama Kyuhyun.
" Terima Kasih " Ucap Sungmin sambil memamerkan senyuman indahnya.
" Ne, Cheonma., aku pergi dulu ne? Annyeong " Sungmin pun bergegas masuk kedalam restauran saat mobil Kyuhyun sudah pergi meninggalkan restauran tempatnya bekerja.
.
.
.
" Bagaimana Kyu? " tanya Donghae begitu Kyuhyun sampai di Kantor
" Masalahnya sudah selesai " Kyuhyun duduk dan mulai memeriksa berkas-berkas yang sudah sebulan ini terbengkalai dimeja ruangannya.
" Baguslah jika sudah selesai, aku kasihan melihat anak itu menangis karena panik, jika dilihat dari wajahnya dia terlihat begitu muda "
" Kau benar Hyung, aku bahkan sempat terkejut saat kami sampai ditempatnya bekerja atasannya langsung menampar dia. Aku kasihan padanya, sepertinya hidupnya begitu sulit " Ucap Kyuhyun sambil menerawang pada kejadiaan dimana Sungmin ditampar Rim Ajhumma.
" Mwo? Sampai seperti itu? Kasihan sekali dia "
" Ne, tapi aku tak banyak bertanya soal anak itu karena kami baru mengenal dan sepertinya dia anak yang tertutup bahkan saat aku bertanya apa atasannya sering melakukan hal itu dia seperti gugup untuk menjawabnya.
" Jeongmal? Omo kasihan sekali " Kyuhyun hanya mennaggapi dengan menganggukan kepalanya.
" Dan mulai besok kita akan memesan makan siang direstauran itu sebagai ganti karena pelanggan setia mereka mendadak tak mau memesan makanan karena pesanan makanan yang mereka pesan tak sampai karena kutabrak tadi " Kyuhyun menghela nafas beratnya.
" Yasudah tak apa, kasihan juga jika kita tak membeli makanan disana pasti anak itu yang akan terkena imbasnya " Kyuhyun hanya mengangguk setuju.
.
.
.
Siang ini Kyuhyun memesan makanan direstauran tempat Sungmin bekerja. Kyuhyun menunggu kedatangan Sungmin sambil menyelesaikan menandatangani beberapa berkas.
TOK TOK TOK
" Masuk " Ucap Kyuhyun tanpa mengalihkan perhatiannya pada berkas yang ada dihadapannya.
" Sangjangnim makanan pesanan anda sudah sampai " Kyuhyun mendongakan kepalanya menatap sekertarisnya.
" Suruh pengantarnya masuk saja " Sekertarisnya langsung mempersilahkan Sungmin masuk.
" Kyuhyun Shii ini makanan yang anda pesan " Kyuhyun mendongakan kepalanya menatap Sungmin yang sedang sibuk mengeluarkan makanan dari tas yang dibawanya. Kyuhyun pun menghampiri Sungmin dan berdiri disebelah Sungmin seraya mengeluarkan dompet dari saku belakang celananya lalu mengeluarkan beberapa lembar won.
" Ini Ua.. OMO " Kyuhyun terpekik terkejut saat melihat lebam di wajah Sungmin.
" Apa yang terjadi Sungmin Shii? " Kyuhyun menangkupkan kedua tangannya dipipi Sungmin yang terlihat lebam akibat pukulan.
" A.. Anni, hanya terjatuh " Ucap Sungmin takut-takut, namun Kyuhyun tak percaya begitu saja ucapan Sungmin.
" Apa kau sering mendapatkan perlakuan kasar dari atasanmu hmm? " Sungmin tampak menunduk bingung harus menjawab apa.
" Dengar, kau tak perlu takut padaku, aku akan membantumu jika kau jujur padaku dengan apa yang terjadi " Tubuh Sungmin tampak bergetar takut, Kyuhyun tau itu tanda bahwa benar-benar ada yang tidak beres.
" To.. Tolong aku jebal " Lirih Sungmin dengan suara bergetar menahan tangis. Kyuhyun memandang iba puncuk kepala Sungmin yang tampaknya sudah menangis. Kyuhyun menarik Sungmin kedalam pelukannya.
" Aku akan melindungimu, tenanglah " Ucap Kyuhyun dengan mantap.
TBC
FF YAOI PERDANA, gat tau deh gimana respon kalian, kalau banyak yang mau lanjut yah aku lanjut tp kalau gak yah gak lanjut. Aku gak pede sebenernya post ff yaoi, dan ini aku akan wanti-wanti dari awal yah, ff yg aku buat akan selalu HURT jadi yang gak suka gak lanjut baca juga gpp, dan yang mau kritik apapun TOLONG jangan pke uname GUEST aku gak suka, dan kritik dengan bahasa yang benar dan juga kalau ada kata-kata dari ff yg aku tulis gak sreg kasih tau aku BAGIAN mana yang menurut kalian kurang pas.
FF ini awalnya gak mau aku post hari ini karena mood aku hancur pas baca fanacc dr org yg ngeliat Kyuhyun sma cwenya itu. Bukannya ngelarang dia punya pacar sih, Cuma belum siapin hati makanya mood aku hancur gt tapi karena aku udah janji mau post yah aku post, semoga kalian suka dan gak kecewa, diawal belum keliatan Kyumin momentnya tapi berikutnya akan ada tapi pelan-pelan karena disini posisinya mereka baru saling kenal oke? GOMAWO dan Plisss REVIEWNYA dan MERRY CHRISTMAS AND HAPPY NEW YEAR 2014 ne ^^V
