Main Cast : Lee Sungmin
Cho Kyuhyun
Author : Cho Ocean
Rate : T
Genre : Romance,Hurt
Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan dan Orang cerita ini MURNI milik author .
Warning : YAOI PERDANA, dan aku selalu buat genre HURT jadi yang gak suka silakan di CLOSE aja..Gomawo.
Kyuhyun 25 tahun ( N )
Sungmin 16 tahun ( N )
.
.
Happy reading...Enjoy it...Syalalalalalaa,,,
.
.
.
Why it's so Hard to Love Me and so Hurt to Love You?
Author POV
Sejak pagi Sungmin sibuk menyiapkan bekal untuk Minhyun dan juga Kyuhyun, rencananya pagi ini Kyuhyun ingin mengajak Sungmin dan Minhyun pergi jalan-jalan. Namun Sungmin berkilah sedang ada pekerjaan mendadak, Sungmin hanya ingin memberikan kesempatan bagi Appa dan aegya itu untuk menghabiskan waktu berdua. Sungmin tahu jika Minhyun sejak dulu menginginkan pergi bertamasya dengan Daddynya, oleh karena itu kali ini Sungmin memberikan mereka kesempatan, walaupun sebenarnya dia ingin sekali untuk pergi bersama mereka.
" Mommyyyyy " Minhyun datang menghampiri Sungmin didapur dengan masih menggunakan piyama teddy bearnya dan tangan kanan yang menggandeng boneka Bunny pemberian Kyuhyun. Sungmin menghentikan kegiatannya sejenak lalu menghampiri putri kecilnya.
" Ne, baby, wae? " Sungmin membawa Minhyun kedalam pelukannya, Minhyun menyandarkan kepalanya dibahu Sungmin dengan manja.
" Daddy menjemput jam berapa? " Sungmin menggendong Minhyun dan membawanya keruang keluarga, Sungmin tahu sebenarnya Minhyun masih mengantuk namun sejak kemarin Minhyun sangat bersemangat untuk menghabiskan akhir pekan bersama Daddynya. Sungmin dan Kyuhyun memang belum menikah secara sah, sehingga mereka masih tinggal terpisah namun tidak untuk satu bulan kedepan karena satu bulan lagi mereka akan resmi menikah.
" Molla, Daddy belum menghubungi Mommy, Baby masih mengantuk eoh? Bagaimana kalau tidur lagi saja? Nanti jika Daddy sudah menjemput, Mommy akan membangunkan Minhyun, eotte? " Minhyun menggeleng menolak saran dari Sungmin.
" Shiro, nanti kalau daddy menjemput dan melihat Hyunnie belum bangun bisa-bisa daddy membatalkan acaranya dan memilih menemani Hyunnie tidur, shirooooo " Minhyun menggelengkan kepalanya dengan cepat, dengan lembut Sungmin memegang kepala Minhyun agar Minhyun menghentikan menggelengkan kepalanya.
" Jangan menggeleng seperti itu, nanti leher dan kepalamu bisa sakit baby, baiklah jika baby tak mau tidur lagi, lebih baik baby mandi dan menunggu daddy datang " Minhyun bangkit dari pangkuan Sungmin dan melompat kegirangan.
" Ne ne ne ne Mommy, Hyunnie mandi dulu ne " Minhyun berlari menuju kamarnya dengan semangat, Sungmin tersenyum melihat putrinya itu, setelah Minhyun tak terlihat lagi, Sungmin kembali kedapur dan melanjutkan memasaknya.
.
.
.
Sungmin sedang berada dikamar Minhyun untuk menyiapkan pakaian ganti untuk Minhyun nanti. Rencananya Kyuhyun akan membawa Minhyun berenang dan ketaman bermain oleh karena itu Sungmin menyiapkan pakaian gantinya. Minhyun sendiri sedang duduk diruang keluarga menanti kehadiran Kyuhyun.
CKLEK
Sungmin menoleh kearah pintu, dilihatnya Kyuhyun masuk dengan Minhyun yang bergelayut manja dalam gendongannya.
" Mommy annyeong " Sungmin terkekeh saat Kyuhyun menyapanya dengan suara yang begitu manis.
CUP
Kyuhyun mengecup kilat bibir Sungmin dan memberikan pelukan hangat untuk calon istrinya itu.
" Kenapa baru sampai? Baby menunggumu sejak tadi " Sungmin kembali dengan kegiatanya merapikan pakaian Minhyun.
" Tadi sedikit macet, kau tahukan kalau akhir pekan banyak keluarga yang berlibur, seharusnya kau juga ikut dengan kami bukannya mementingkan pekerjaanmu " gerutu Kyuhyun, Sungmin hanya menanggapi dengan senyuman. Minhyun sendiri mempoutkan bibirnya mendengar ucapan sang Daddy, bukannya Minhyun tak suka Sungmin ikut namun dia ingin merasakan pergi hanya berdua dengan Kyuhyun namun sepertinya Kyuhyun tidak memahami keinginannya seperti Sungmin yang mengerti apa keinginan Minhyun.
" Tak bisa kah kau ikut Min? " Kyuhyun menatap Sungmin dengan memohon, dan itu sukses membuat wajah Minhyun semakin mengeruh, dengan tiba-tiba Minhyun turun dari gendongan Kyuhyun dan berjalan keluar membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya. Sungmin menghela nafas lalu menghampiri Kyuhyun.
" Kyu " Sungmin mengusap lembut pipi Kyuhyun membuat Kyuhyun memejamkan matanya sejenak.
" Hmm" Guman Kyuhyun.
" Kau menyakiti hati Minhyun " Ucapan Sungmin membuat Kyuhyun membuka matanya cepat.
" Huh? " Sungmin semakin menghela nafas.
" Sebenarnya hari ini aku tak ada pekerjaan, aku bukan ingin berbohong. Namun sejak dulu Minhyun ingin pergi berdua dengan Daddynya seperti teman-temannya dan beberapa minggu yang lalu Minhyun terus menerus menceritakan temannya yang menghabiskan akhir pekan dengan Appanya, Minhyun menginginkan itu. Namun ucapanmu tadi membuatnya sedih " raut penyesalan tercetak jelas diwajah Kyuhyun.
" Mianhae aku tak tahu, aku bukan Daddy yang baik, aku tak bisa mengerti keinginan putriku sendiri " Ucap Kyuhyun sedih, Sungmin segera memeluk Kyuhyun dan menggesekan wajahnya didada bidang Kyuhyun.
" Anni, kau hanya jarang berada disisinya oleh karena itu kau tak bisa menebak hatinya, jika kita menikah nanti kau pasti bisa lebih mengerti Minhyun dengan mudah " Kyuhyun membalas pelukan Sungmin dan mengecup bahu Sungmin lembut.
" Ne, arrasho " Kyuhyun melepaskan pelukan Sungmin. " Aku menyusul Minhyun dulu ne " Sungmin hanya menjawab dengan anggukan , Kyuhyun pun keluar menghampiri Minhyun.
.
.
.
" Putri kecil Baby sedang apa melamun disini sendiri? " Kyuhyun berjongkok dihadapan Minhyun yang sedang duduk bertopang dagu di sofa ruang keluarga tanpa minat sedikitpun membahas sapaan Kyuhyun.
" Baby " Kyuhyun menarik tangan Minhyun dan menarik dagu Minhyun agar menatapnya.
" Mianhae, daddy pasti menyakitimu ne? Mian, daddy tidak tahu jika baby hanya ingin menghabiskan waktu berdua dengan daddy " Minyuhyun terlihat luluh saat Kyuhyun menunjukan raut wajah sedihnya.
" Daddyyyy " Minhyun langsung menerjang tubuh Kyuhyun dan memeluknya erat, sekilas Kyuhyun tersenyum melihat perlakuan Minhyun. Hangat, rasanya hangat ketika memeluk darah dagingnya sendiri. Perasaan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
" Hyunnie sayang daddy " Kyuhyun menggendong Minhyun lalu memangkunya, menghadapkan tubuh Minhyun kearahnya.
" Daddy lebih menyayangimu chagi, daddy juga mencintaimu, kau putri daddy yang paling daddy sayangi " Kyuhyun memberikan kecupan kecil dibibir mungil Minhyun membuat rona merah muncul dikedua pipi bulat Minhyun.
" Aigoooo, putri daddy malu eoh? " Minhyun menyembunyikan wajahnya didada Kyuhyun membuat Kyuhyun meledakan tawanya.
" Daddyyyy " rengek Minhyun manja saat Kyuhyun menertawakannya.
" Hahaha, arrasho, cha kita bersiap, sebentar lagi kita pergi " Kyuhyun menggendong Minhyun menuju kamarnya. Sebelum Kyuhyun dan Minhyun menyadari, Sungmin bergegas menutup pintu kamar Minhyun agar aktivitasnya mengintip mereka tadi tak diketahui.
.
.
.
" Kyaaaaa daddy, terus daddy teruuusss " Minhyun berteriak senang ketika Kyuhyun terus mendorong Minhyun yang mengapung dengan pelampung yang melingkar dipinggangnya. Keduanya sedang berenang dikolam renang umum khusus anak-anak. Kyuhyun tak pernah melepas senyum diwajahnya ketika melihat Minhyun begitu senang dan menikmati waktu bersamanya.
" Daddy, ayo kita coba meluncur diprosotan itu? " Minhyun menunjuk prosotan yang ada didekatnya.
" Tidak bisa chagi, itu hanya cukup untukmu, untuk daddy tidak. Baby meluncurlah dari sana dan daddy akan menangkap baby dari sini, eotthe? " Minhyun mengangguk setuju, Kyuhyun membantu Minhyun keluar dari kolam dan menuntunya berjalan menuju prosotan.
" Jangan meluncur sebelum daddy menghitung satu sampai tiga, arra? " Minhyun mengangguk semangat.
" Arrasho dad " Kyuhyun memberikan kecupan kecil di pipi Minhyun kemudian turun dan menunggu Minhyun di dalam kolam.
" Baby, meluncur sekarang ne? Hana dul set " teriak Kyuhyun dengan lantang.
Fuushhhhhhhh
Byuuuuurrrr
" ahahahaha, seru daddy seruuuu " pekik Minhyun kegirangan begitu Kyuhyun menangkapnya. Mereka terus bermain, namun ketika dilihat jari-jari Minhyun yang mulai keriput karena terlalu lama berada didalam air dan bibir yang mulai membiru membuat Kyuhyun memaksa Minhyun mengakhiri acara berenangnya namun Minhyun sepertinya tidak mau cepat-cepat mengakhirinya.
" Shiroooooo " rengek Minhyun.
" Baby, jika kau terus berenang nanti kau bisa sakit dan Mommy akan marah pada daddy, baby mau membuat daddy dan mommy sedih karena baby sakit eoh? " Minhyun mempoutkan bibirnya kesal, kalau sudah begini mana mungkin bisa menolak.
" Arra " Kyuhyun tersenyum kemudian menggendong Minhyun untuk memandikan Minhyun.
" Putri daddy daebak " Minhyun tersenyum dan mengalungkan lengannya dileher Kyuhyun.
.
.
.
" Daddy ayo kita naik itu " Minhyun menunjukan permainan yang memacu adrenalin.
" Tidak boleh sayang, kau belum waktunya bermain itu, baby hanya boleh bermain permainan yang anak-anak bisa mainkan, itu untuk orang dewasa " Lagi-lagi Minhyun mempoutkan bibirnya.
" Hyunnie ingin cepat dewasa supaya bisa bermain apa saja " gerutunya kesal. Kyuhyun berjongkok mensejajarkan tingginya dengan Minhyun.
" Ketika baby dewasa, pasti baby lebih suka pergi ke mall, salon, atau bioskop " Kyuhyun mengelus kepala Minhyun dengan sayang.
" Anni, Hyunnie lebih suka taman bermain " Kyuhyun terkekeh melihat Minhyun yang tak mau kalah.
" Ne, itu sekarang, jika kau dewasa pasti tidak sayang " Minhyun berdecak kesal.
" Yasudah, ayo kita bermain lagiiiii " Minhyun menarik tangan Kyuhyun untuk menaiki wahana yang lainnya.
.
.
.
TING TONG TING TONG
CKLEK
" Minhyun tertidur? " Sungmin membantu Kyuhyun membawa barang-barang Minhyun dan juga boneka yang sempat Kyuhyun belikan ditaman bermain.
" Ne, dia kelelahan bermain " Kyuhyun dan Sungmin masuk kedalam kamar Minhyun dan merebahkan tubuh mungil itu diranjangnya. Keduanya memperhatikan Minhyun yang tertidur pulas.
" Bagaimana tadi? Apa menyenangkan? " Sungmin mengusap rambut Minhyun dan merebahkan dirinya disamping kanan Minhyun, begitu juga dengan Kyuhyun.
" Sangat menyenangkan, ternyata putriku sangat cerewet, manja dan banyak keinginannya, tapi aku senang karena dia merengek padaku, itu membuatku merasa semakin dekat dengannya " Kyuhyun mengecup pipi Minhyun berulang kali.
" Kyu, nanti Minhyun bangun kalau kau mengecupinya seperti itu " Kyuhyun mengehentikan kegiatannya mengecupi pipi Minhyun dengan berat hati.
" Apa saja yang kau lakukan sejak tadi dirumah? " Sungmin menggelengkan kepalanya.
" Tak ada, hanya membaca buku saja dan melanjutkan tulisanku "
" Sayang "
" Hmm"
" Malam ini aku tidur disini ne? "
" Kau lelah menyetir? " Kyuhyun bangkit dari tidurnya dan menghampiri Sungmin.
" Anni, aku hanya saja terlalu merindukanmu, aku ingin menghabiskan malam berdua denganmu " Semburat merah merona muncul di pipi Sungmin, Sungmin menatap Kyuhyun yang memasang wajah memelas.
" Arra " Sungmin merentangkan kedua tangannya, membuat Kyuhyun tersenyum lebar dan langsung menggendong Sungmin menuju kamar Sungmin.
.
.
.
Satu jam yang lalu Kyuhyun dan Sungmin resmi menjadi suami istri, tak ada pesta megah atau tamu undangan disana sini, hanya pesta sederhana yang dihadiri oleh kerabat dan teman dekat saja.
" Chukkae Minnie " Hyukkie memberikan pelukan hangat pada Hyukkie.
" Gomawo Noona " Sungmin tersenyum bahagia.
" Akhirnya kalian menikah juga " Kyuhyun meninju kecil bahu Donghae yang menatapnya mengejek, Sungmin dan Hyukkie hanya bisa menggeleng melihat tingkah keduanya.
" Qian Noona tidak datang yah? " Sejak tadi Sungmin menunggu kedatangan Qian, karena sudah lama tak bertemu dan Sungmin ingin Qian juga menghadiri pernikahannya.
" Dia tidak bisa datang karena urusan mendadak, mungkin setelah urusannya selesai dia akan mengunjungi kalian " Kyuhyun dan Sungmin hanya mengangguk mengerti.
" Daddyyyy " Minhyun merengek merentangkan tangannya pada Kyuhyun.
" Aigooo, semenjak mengenal daddymu, baby tak pernah merengek pada Mommy lagi eoh? " Sungmin mempoutkan bibirnya kesal, sedikit merasa tersaingin karena kehadiran Kyuhyun.
" tentu saja, kan baby anak daddy juga " Ejek Kyuhyun tak mau kalah, membuat Sungmin mencibir kesal pada Suaminya itu. Hyukkie dan Donghae hanya menggelengkan kepalanya melihat keluarga kecil ini.
" Hyunnie juga sayang Mommy kok " Minhyun mengecup pipi Sungmin kilat membuat Sungmin mau tak mau tersenyum bahagia.
" Daddy juga sayang Mommy " Kyuhyun meniru suara imut Minhyun membuat Donghae dan Hyukkie berdecak kesal.
" Hentikan itu Cho! " Ucap Hyukkie dan Donghae bersamaan membuat Kyuhyun, Sungmin, dan Minhyun tertawa.
" Hoeeekk " Sungmin menutup mulutnya , tiba-tiba perutnya terasa mual, semua menatap Sungmin khawatir.
" Sayang, gwencana? " Kyuhyun mengelus bahu Sungmin.
" Hmm ini seperti saat aku mengandung Minhyun " Semua begitu terkejut dengan ucapan Sungmin, terutama Kyuhyun.
" K.. Kau hamil? "
" Sepertinya " Jawaban Sungmin sontak membuat Kyuhyun tersenyum bahagia dan menarik Sungmin kedalam pelukannya bersama dengan Minhyun dalam gendongannya. Minhyun sendiri masih belum mengerti maksud ucapan Daddynya.
" Baby, kau akan punya Dongsaeng " Ucap hyukkie pada Minhyun.
" Jeongmal? " Sungmin dan Kyuhyun hanya mengangguk sebagai jawaban.
" Horeeeee, Hyunnie akan punya dongsaeeeeng " Semuanya tertawa bahagia.
" Chukkae " ucap Donghae dan Hyukkie berasamaan.
END
Maaaf bgt bgt bgt untuk menunda dalam waktu yang lama,dan maaf kalau endingnya ga sesuai harapan dan keburu-buru, sebenrnya udah mentok idenya. Mianhae.. Dan maksih banget untuk semua yang udah review, nantikan karya aku selanjutnya ne, dan doakan skripsiku juga.. Annyeong ^^
