Maaf yang kemaren ada yang salah tulis, "NejiSasu" seharusnya "NejiNaru" maklum author mengetik kilat. Maaf.

Ini juga ceritanya kependekan, pikiran lagi buntu -_- maaf


Classique

Chap 4

FLASHBACK FOCUS

Sasuke hanya menghela nafas berat. Dia masih saja terdiam sementara teman-temannya sibuk mengerjakan tugas.

"Apa maksudmu?" bisik Sasuke pada Shikamaru yang sedang berbaring di sofa.

"Tidak ada." Jawab Shikamaru setengah berbisik. "Dia kan satu kelas dengan kita. Jadi, tidak masalah, kan?" lanjut Shikamaru lagi.

"Hei, kenapa kau hanya berbaring saja, Shika?" tanya Kiba yang kebetulan saat itu juga ikut mengerjakan tugas. Padahal dia tidak diundang.

"Aku ke kamar kecil dulu." kata Shikamaru kemudian melangkahkan kakinya kedapur.

"KENAPA SUSAH SEKALI" teriak-ya kalian tahu siapa-pemuda berambut pirang sekaligus mengagetkan Kiba dan Sasuke.

"NARUTO/NARUTO" teriak SasuKiba serempak.

"kenapa kalian berisik sekali, hah?" tanya Itachi yang sedari tadi mengawasi tingkah mereka. "Apakah kalian yakin akan mengerjakan tugas kalau berisik begini?" tanyanya lagi.

Merasa dirinya yang salah, Naruto hanya menunduk malu.

"Ma..Maaf, Itachi-nii. Soalnya sangat susah sekali. Otakku tak dirancang untuk memikirkan hal yang serumit ini." rengek naruto sambil menyodorkan lembaran tugas kearah Itachi.

Itachi melangkahkan kakinya mendekati Naruto kemudian mengambil lembaran tugas yang disodorkan oleh Naruto tadi.

"Oh. Ini mudah Naruto. Begini.." jelas Itachi sambil duduk disamping Naruto.

Melihat hal itu, SasuKiba hanya terdiam saja.

"Aku mau ke kamar kecil." Kata Kiba tak ingin melihat kedekatan ItaNaru.

Sekarang tinggal mereka bertiga saja yang berada di ruang tamu.

"Sudahlah. Biar aku yang mengajari Dobe ini." kata Sasuke sambil menarik lembar soal yang dipegang oleh Itachi dengan kasar. "kau…" kata Sasuke lagi sambil melihat datar itachi. "Bukankan Deidara sudah menunggumu?" tanya Sasuke yang kemudian mengagetkan Itachi.

"Oh iya. Aku lupa." Kata Itachi sambil menepuk keningnya sendiri kemudian meninggalkan SasuNaru berdua diruang tamu.

'Kenapa ShikaKiba lama sekali ya?' batin Naruto yang baru menyadari betapa lamanya kedua temannya itu berada didapur.

Di dapur

"Kita tunggu saja sampai Sasuke menyatakan cintanya pada Naruto." Kata Shikamaru sambil menahan tangan Kiba yang hendak bergabung dengan SasuNaru.

"Oh, Sasuke menyukai Naruto ya? Wah, bakal seru nih. Baiklah, aku akan menunggu bersamamu disini." Kata Kiba lalu berdiri disamping Shikamaru untuk mengintip SasuNaru.

.

.

"Ada apa?" tanya Sasuke saat melihat Naruto sedikit gelisah.

"Tidak ada. Hanya saja…"

"Mau menjadi pacarku?" potong Sasuke cepat.

"Hah?"

"Otakmu rusak ya?" tanya Sasuke kemudian mengetuk-ngetuk kepala Naruto pelan.

"HEI! Hentika!"

Cup

Ciuman kedua mendarat dikening Naruto.

"Sasuke…"

"Jawab saja iya atau tidak." Kata Sasuke setelah melepaskan ciumannya dikening Naruto.

Mereka saling bertatapan.

5 detik

8 detik

15 detik

Hening

Hening

Hening

"Tapi aku ini laki-laki." jawab Naruto lirih kemudian menundukkan kepalanya.

"Aku juga," Jawab Sasuke lembut sambil berusaha membuat keadaan menjadi agak nyaman. "Aku menyukaimu, tidak, aku tidak menyukaimu," kata Sasuke yang berhasil membuat Naruto mengangkat kepalanya kemudain menatap Sasuke tajam. "Aku tidak menyukaimu, tapi aku mencintaimu." Lanjut Sasuke yang berhasil mendapat keterkejutan dari Naruto.

"Aku mencintaimu." Bisik Sasuke.

Hening

Hening

Hening

Lagi

"A-ku-men-cin-tai-mu-Na-ru-to."

.

.

.

.

"Semoga harimu menyenangkan, Naruto." Teriak Kiba saat ia sudah berada di atas motor Shikamaru, numpang nih ceritanya -_-

"Iya."

"Jaga tangan, mata, dan nafsumu, Sasuke." Tambah Kiba lagi saat melihat Sasuke hanya mematung dipinggiran pintu.

"Kami pulang dulu ya…" pamit Shikamaru cepat saat mendapatkan deathglage dari sang pangeran stoic.

Brum brum

"Jangan dengarkan mereka, ok?"

"I… I… Iya" Jawab Naruto sedikit gagap.

"Aku akan mengantarmu pulang." Kata Sasuke yang sudah bersiap-siap dengan perlengkapan mengendaranya.

"Ha? Lalu motorku bagaimana?" tanya Naruto bingung.

"Biarkan dia menginap disini." Jawab Sasuke seperlunya kemudian menarik lengan Naruto lembut dan berjalan menuju garasi.

2 minggu setelah SasuNaru jadian.

"Oh… Jadi ini putra bungsu dari Fugaku Uchiha," sapa Kushina saat Sasuke sengaja bertamu ke rumahnya. "Tampan sekali." Lanjutnya lagi sambil mengajak Sasuke duduk diruang keluarga.

Sasuke hanya membungkukkan badannya dan ikut duduk bersama Kushina.

"Naruto baru saja selesai mandi…"

Kring kring kring

Telepon berbunyi

"Aduh, ada-ada saja yang mengganggu. Tante angkat telepon dulu ya," kata Kushina sambil berjalan menuju telepon yang berdering tak henti-hentinya. "Kau susul saja Naruto." Ijin Kushina lalu mengangkat teleponnya.

Sasuke hanya berjalan malas menuju kamar Naruto.

'Bagus. Sekarang aku akan tersesak di rumah si Dobe ini' omel Sasuke. 'Tamu kok disuruh berkeliaran sendiri didalam rumah'


DIkit banget, kan -_-