Note : Just a Drabbles, Yang mau baca silahkan *w*... Enjoy~ (maaf di chapter 2 sedikit ada kesalahan pada Author TT_TT,tapi silahkan baca)

.

.

Title : Drabbles Of SasuNaru(2)

Fandom : Naruto

Disclamier : Semua chara punya Masashi Kishimoto-sensei, tapi fic ini murni hasil karya aku :p

Genre : Romance,Humor(gagal),etc

Pair : Only SasuNaru

Rating : K

Summary : Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh pasangan SasuNaru saja. Dan ada hint(s) nya lho *smirk*,okey Enjoy~

WARNING : OOC banget, Alur Kecepatan, Typo(s), kurang detail ceritanya, bikin sweatdrop, Humor gagal, etc

.

.

Don't Like Don't Read

Don't Review Don't Read,oke #plakk

Hajimemashouka,minna-san!

.

.

Chapter 1.

By Honami Fukushima..

For : 18+

( sedikit berbau YAOI)

.

Enjoy~

.

.

Step 1 : Selembar memo

.

.

Kini Naruto dan Sasuke sedang serius mengerjakan soal-soal yang tertulis di buku paket mereka masing-masing.

Setelah lelah mengerjakan soal-soal yang kira-kira sekitar 1000 soal (Honami : kejam amet),mereka segera mengistirahatkan tubuh mereka yang kenal lelah(?).

"Huh! Dasar Kakashi-sensei no Baka! masa diberi soal sebanyak 1000 sih!?" kesal Naruto sambil mengembungkan pipinya.

"Hn, entahlah." jawab Sasuke singkat.

"..."

"..."

Setelah beberapa menit keheningan kini menemani mereka, tiba-tiba Naruto sedikit terkejut karena terdapat memo yang terselip di buku tulisnya sendiri.

"Eh, ada memo." gumam Naruto.

"Hn?" bingung Sasuke yang tetap setia masih mengerjakan pr nya yang kira-kira 99 soal lagi sudah selesai.

"Ada memo, dan tidak ada nama pengirimnya." kata Naruto polos. 'iya iyalah gak ada, emangnya itu surat?' batin Sasuke sweatdrop yang masih mengerjakan pr-nya.

"Hm?" dan segera dilihat isi memo tersebut, dan isinya,

For : My Dobe..

Form : Your Teme

Kau adalah cahayaku..

Kau adalah Matahariku..

Tanpa kau..

Aku kesepian..

Aku tersesat..

Jiwa ini takkan bertahan tanpamu..

Untukmu, Dobe-chan..

END

Padahal puisi tersebut pendek namun romantis, membuat Naruto bersemu merah hebat. Tapi sebelum Naruto berbicara, tiba-tiba Sasuke mencium Naruto tepat dibibir, cuman ciuman ringan lalu berubah menjadi cumbuan panas.

"Ummm... Nghhhh" desah Naruto yang mendorong pelan dada Sasuke, mengerti sinyal Naruto, Sasuke segera melepaskan 'Cumbuan panas' nya dan melihat wajah Naruto yang bersemu merah dan tatapan matanya yang sayu.

"Hahh~...Hahh~ kira-kira dulu donk kalau mencium ku." kesal Naruto namun ditahan oleh Sasuke.

"Naru-chan..."bisik Sasuke dengan nada seduktif di telinga Naruto, membuat badan Naruto merinding seketika.

"Aku... Sudah... Tak ...Tahan... Lagi..." kata Sasuke sambil perlahan memegang 'Kebanggaan' Naruto pelan.

"Okey, tapi perlahan-lahan ya." Pasrah Naruto.

"Hn." dan Sasuke langsung menggendong Naruto ala pengantin baru ke kamar tidur Naruto.

Dibukakan pintu tersebut dan SasuNaru memasuki kamar Naruto.

Dan.

.

.

CLECK

.

.

Menandakan bahwa pintu tersebut telah terkunci.

Dan mereka akan melanjutkan aktifitas mereka sampai pagi menjelang.

.

.

Step 2 : Sebuah janji

.

.

"Ne, Sasuke."

"Hn."

"Jadilah pendampingku nanti dimasa depan."

"Hn."

"Ukh, Sasu teme! jangan menggunakan bahasa alien mu.!"

"Iya, dobe-chan. Aku akan berjanji untuk menjadi pendampingmu dimasa depan nanti, dan selamanya, tak ada yang memisahkan kita, bahkan maut sekalipun." kata Sasuke sambil gombal,dan tak lupa...

"Wow, itu kalimat terpanjang yang pernah kau ucapkan, te-" belum Naruto menyelesaikan omongannya, Sasuke menghadiahkan Naruto dengan ciuman singkat, namun hangat, tak bernafsu, dan sungguh menenangkan.

CUP

Dan langit malam menghiasi suasana mereka yang penuh ke romantisan..

.

.

Janji mereka..

.

.

Tak akan putus..

.

.

Karena mereka.

.

.

Telah diikat oleh benang merah...

.

.

END

Honami : Tolong jangan hajar Author cuman gara-gara fic ini.. *Langsung ngacir kabur*

And Please Review,minna *^*

NO FLAME

NO SILENT

and

NO KACANG

-Honami Fukushima

See you On Next Story

.

.

.