ITS ME
Cast:
Bae Jinyoung
Lee Daehwi
Other cast Produce 101
CHAPTER 2
"Lee Daehwi! Pinjem bukumu dong, aku gak sempat kerjain pr nih." Ucap salah satu teman sekelas Daehwi, Haknyeon.
"HEH! Enak banget lo nyeon minjam-minjam punya Daehwi. Pergi sana, pinjam punya yang lain saja!"
"Yey, kok lo yang sewot sih Seob!" Haknyeon pergi setelah mendengar ucapan itu.
"Kamu kok bilang gitu sih Seob." Daehwi merasa tidak enak.
"Kamu tu polos banget sih Wi. Dia itu kalo ada maunya aja dekat-dekat sama kamu. Udah, gak usah dipinjamin."
"Daehwi pinjam buku kamu dong..."
"Ini lagi! emang kamu kemana kemarin sampe gak ngerjain pr ho?"
"Hehe lupa Seob, kemarin aku diajakin jalan-jalan sama kak Guanlin. Pulangnya malam, langsung tidur deh."
"Dasar! Pacaran saja terus."
"Sudah-sudah, ini ho bukunya." Daehwi memberikan bukunya pada Seonho.
"Makasih ya Wi, kamu emang teman terbaikku. Gak kayak yang di sebelah kamu tuh." Seonho buru-buru pergi ketempat duduknya sebelum dihajar sama Hyungseob.
.
.
.
.
.
Ketiga manusia itu memutuskan makan di kantin, begitu bel istirahat berbunyi.
"Aduh! Mati aku."
"Kamu kenapa Wi?"
"Aku lupa bawa uang Seob, gimana dong. Aku lapar banget lagi." Daehwi menunduk sedih.
"Udah, biar aku yang bayar wi." Ucap Seonho.
"Ehhh! Sadar diri dong ho. Makanan kamu sendiri aja udah banyak, sok-sokan mau bayarin makannya Daehwi."
"Hehehe."
"Biar aku aja yang bayar ya wi. Kamu pesan aja yang kamu mau."
"Serius Seob? tumben baik."
"YEEEEE, aku kan selalu baik wi jadi orang." Hyungseob membanggakan dirinya.
"Masa?"
"Lo mau gua tampol ya Seob!" Sebenarnya Hyungseob kalau ngomong gak pernah pake lo-gue, tapi kalau dia lagi sebel, keluar deh lo-guenya.
.
.
.
.
.
Sejujurnya, Daehwi sangat beruntung punya teman seperti mereka. Kalau dibandingkan dengan Daehwi, mereka berdua bagaikan langit dan bumi.
Seonho, pemuda satu ini memiliki wajah perpaduan antara tampan dan imut. Memiliki badan yang tinggi, sangat cocok menjadi model. Karena wajahnya yang tampan, imut dan sikapnya yang polos, banyak sekali kakak kelas yang tertarik pada Senho. Tapi ya namanya Seonho, gak bakal peka sama orang yang suka sama dia. Sampai suatu saat Seonho bertemu dengan kakak kelas yang super duper pintar dan tampan yang kini menjadi pacarnya, Lai guan lin.
Hyungseob, pemuda yang mempunya wajah yang sangat imut, namun menolak dikatakan imut. Kalau gak kenal Hyungseob, pasti pada bilang judes, jutek. Padahal Hyungseob gak gitu kok. Kalau udah kenal anaknya asik, bahkan kadang-kadang bikin malu sama kelakuan dia. Hyungseob punya pacar namanya Park Woojin, Cuma mereka beda sekolah. Makanya Hyungseob suka kesel kalo liat Seonho lagi berduaan sama Guanlin, bilang aja iri ya kan hahaha.
.
.
.
.
.
Waktu pulang sekolah
"Wi, aku duluan yah. Udah ditunggu woojin diluar hehe. Bye bye~"
"Aku juga duluan yah wi, Kak Guanlin udah ada di depan kelas tuh. Bye~"
Setelah kedua temannya Daehwi sudah pulang, Daehwi juga segera keluar dari area sekolah menuju sebuah mobil hitam di cafe dekat sekolahnya berada.
"Lama ya kak?"
"Nggak kok wi, temenin kakak ke mall dulu yah. Ada yang mau kakak beli."
"Oke kak. Tapi daehwi laper nih."
"Ya udah kita nanti makan dulu deh, yuk! Nanti kesorean lagi." Dengan segera Jinyoung melajukan mobilnya menuju mall untuk membeli sesuatu.
.
.
.
.
.
Setelah selesai makan, Daewhi dan Jinyoung mulai berkeliling mall untuk membeli sesuatu.
"Kakak mau beli apa sih?"
"Mmmm gak tau sih wi. Masih bingung nih."
Setelah berpikir sejenak, Jinyoung mengajak Daehwi ke toko jam.
"Ehh wi, ini menurut kamu bagus gak?" Jinyoung menunjuk sebuah jam tangan merah.
"Mmmm bagus sih kak, tapi aku gak suka sama warnanya terlalu mencolok!"
"Gitu ya. Kalo yang ini?" Jinyoung menunjuk sebuah jam tangan berwarna hitam.
"Menurutku itu terlalu glamor kak, Daehwi gak suka!"
"Emang ini buat kamu wi?" Jinyoung mengusili Daehwi.
"Oh iya ya kak hahaha. Terserah kakak aja sih, kan selera orang beda-beda." Setelah melihat-lihat jam tangan yang lain, Daehwi tertarik dengan salah satu jam.
"YANG INI!" ucap Jinyoung dan Daehwi bersamaan.
"Hahaha kok bisa sama wi, mbak saya ambil yang ini" Jinyoung menunjuk pada sebuah jam tangan berwarna cokelat yang berbentuk sedikit klasik.
"Wi, kita main bentar yuk! Sebagai tanda terima kasih kakak."
"Beneran kak? Ayok! Daehwi udah lama gak main." Daehwi berlari riang menuju wahana permainan. Jinyoung hanya tersenyum melihat tingkah menggemaskan Daehwi.
.
.
.
.
.
Sesudah membeli sebuah jam tangan dan bermain, Daehwi dan Jinyoung memutuskan untuk pulang ke rumah.
"Makasih ya Wi, sudah nemenin kakak."
"Iya kak gak papa, lagian kan aku juga udah lama gak jalan-jalan keluar. Emang jam tangan itu buat siapa ka?"
"Rahasia dong! Pokoknya kakak akan ngasih jam tangan ini keseseorang yang special buat kakak."
"Special?"
"Ayok masuk, ntar eomma marah-marah lagi kita pulang telat."
"Special yah." Daehwi nampak memikirkan kata yang keluar dari mulut Jinyoung.
TBC
Annyeong~~~
Akhirnya chapter 2 meluncur...
Terima kasih banyak yah, yang udah favorite, follow dan komen. Ditambah lagi reviewnya biar tambah semangat ngelanjutin ceritanya.
Maaf juga kalau ceritanya kurang panjang dan kurang memuaskan.
Thank you...
