Dream
Chapter 2
•
Cast : Eunhyuk and Donghae
Genre : Romance
Pairing : HaeHyuk
Warning : banyak Typo, Boys love
•
Untuk pemberitahuan aja kalo yang tulisannya miring itu berarti Eunhyuk sedang mimpi ne.
•
"Kau cantik"
Kedua mata Eunhyuk tiba-tiba terbuka. Suara alarm dari handphone miliknya berbunyi. Eunhyuk melirik sekitar dan ia ternyata masih dikamar dan di atas ranjang empuknya.
Eunhyuk mengusap wajahnya, lalu duduk sambil bersender di kepala ranjangnya.
"cantik"
Kata tersebut masih terngiang di kepalanya dan juga wajah seseorang yang baru saja masuk dalam mimpinya. Tapi kenapa ia tidak marah ataupun kesal saat namja yang ada dalam mimpinya itu mengatakan jika ia cantik.
Mencoba menghilangkan pikirannya tentang mimpi barusan, Eunhyuk bangkit dan berjalan ke arah kamar mandi.
Eunhyuk membasuh wajahnya dengan air.
"cantik"
Lagi kata tersebut terngiang dipikirannya. Ia lalu memperhatikan wajahnyadi cermin yang ada dihadapannya. Lalu memegang kedua pipinya.
"Ani,,ani,,ani" Katanya sambil menggelengkan kepalanya beberapa kali.
Lebih baik aku mandi, pikir Eunhyuk.
•
Eunhyuk turun dari tangga dengan pakaian sekolah yang sudah rapi. Sang Eomma yang sedang menyiapkan sarapan menoleh dan menatap ke Eunhyuk.
"Pagi eomma" Sapa Eunhyuk.
Sang eomma masih saja menatapnya dengan heran, ini mungkin pertama kalinya Eunhyuk turun dengan pakaian rapi seperti sekarang biasanya Eunhyuk selalu pembuat rusuh di pagi hari.
"Wae eomma?" Eunhyuk merasa risih saat sang Eomma masih saja menatapnya tak percaya.
"mimpi apa kau sampai bisa bangun sepagi ini?" Tanya sang eomma.
Eunhyuk segera mempoutkan bibirnya saat mendengar perkataan Nyonya Lee.
"bukannya senang anak tampannya bangun pagi" Kesal Eunhyuk.
"Yaahh Eomma hanya heran saja kau bangun sepagi ini dan sudah rapi begini" Jawab Eomma sambil membawa beberapa lauk dari dapur ke meja makan.
"Hari ini aku piket" Ucap Eunhyuk berbohong dari pada nanti eommanya bertanya lebiih banyak.
•
"Eomma aku pergi"
Setelah menghabiskan sarapan, Eunhyuk langsung berpamitan kepada kedua orang tuanya.
Eunhyuk keluar dari rumah, dan berjalan menuju halte bus yang tak jauh dari rumahnya.
Ia duduk di sudut kursi panjang yang ada di halte bus ini. Ia mengeluarkan mp3 dan memasangkan kedua telinga dengan hearphone.
Bus datang dan Eunhyuk langsung kedalam bus tersebut.
Bus cukup sepi, mungkin karena ini masih agak pagi. Eunhyuk memilih duduk di bangku panjang yang ada dibelakang.
Dan bus pun melaju meninggalkan halte bus tersebut.
•
Eunhyuk masuk kedalam kelas dan ternyata kelasnya masih sangat sepi.
Ia duduk di kursi miliknya yang berada dua baris di belakang.
Ini masih jam 6.30 dan bel masuk jam 7.30.
Masih satu jam lagi kelas baru akan mulai.
Eunhyuk kembali memasangkan hearphone di kedua telinga nya dan mulai menikmati lanunan musik yang ada di mp3 biru tersebut.
•
Teet..teet...
Bel masuk berbunyi.
Eunhyuk segera duduk di kursinya.
Saat Eunhyuk sibuk mengeluarkan buku dan alat tulisnya tiba-tiba seseorang duduk di bangku sebelahnya yang kosong.
Eunhyuk langsung mendongak untuk melihat siapa yang duduk disampingnya yang ia pikir adalah sungmin Hyung.
Namun Eunhyuk langsung membelalakan matanay saat tahu siapa yang duduk disebelahnya.
"Kau?" Ucap Eunhyuk masih dengan raut terkejutnya.
Pemuda itu kembali menampilkan senyum yang mempesona ke Eunhyuk.
Jantung Eunhyuk kembali berdetak cepat.
"haii...Eunhyuk" sapa namja tampan itu.
Eunhyuk tambah kaget saat samja itu tahu siapa namanya.
"Kau sekolah disini?" Tanya Eunhyuk akhirnya.
"Seharusnya" Eunhyuk mengerutkan keningnya saat mendengar jawaban ambigu dari namja tersebut.
Tiba-tiba sonsengnim masuk dan suasana kelas langsung hening seketika.
Sonsengnim langsung mengabsen satu-satu murid dikelasnya.
Eunhyuk diam-diam memandang namja yang ada disampingnya, sedangkan namja tersebut menatap Eunhyuk dengan terang-terangan sehingga membuat eunhyuk gugup di tempat duduknya.
"Lee Ahra"
Yeoja yang duduk didepan Eunhyuk mengangkat kedua tangannya.
"Lee Donghae"
Dan namja yang disamping Eunhyuk mengangkat tangannya.
'Lee donghae' ucap Eunhyuk dalam hatinya.
"Lee Hyukjae"
Eunhyuk masih terdiam melamun saat mendengar nama namja disampingnya yang baru ia ketahui namanya.
"Lee Hyukjae" Panggil Sonsengnim kembali.
"LEE HYUKJAE"
"Ne" Eunhyuk langsung mengangkat tangannya.
Sungmin yang duduk disebelahnya langsung tertawa.
Eunhyuk menatap bingung melihat Sungmin yang duduk disebelahnya. Lalu ia melihat ke sekeliling kelas lalu kembali melihat Sungmin yang masih tertawa sambil menatapnya.
"Hyung kenapa tertawa?" Tanya Eunhyuk.
"Haha... kau tadi tertidur Hyuk" Kata Sungmin.
"Aku tertidur?"
"Ne, karena kamu aku bangunkan tidak bangun-bangun akhirnya aku meneriakimu dan kau langsung bangun" Jawab Sungmin sambil memasang cengiran tak bersalahnya.
Eunhyuk baru tersadar jika ia tadi bermimpi, tapi kenapa namja itu lagi yang muncul dalam mimpinya.
"Lee Donghae" Ucap eunhyuk kembali menyebutkan namanya.
"Apa Hyuk?" Tanya Sungmin yang duduk disebelahnya.
"Tidak ada Hyung"
'Lee Donghae' Ucap Eunhyuk lagi didalam hatinya.
•
Eunhyuk duduk di kursi panjang yang ada dihalte dekat sekolahnya.
Ia duduk diam sambil menunggu bus datang.
Eunhyuk sejak tadi terus memikirkan mimpi nya. Mimpinya yang sudah dua kali selalu ada namja tampan yang bernama Lee Donghae.
Apa memang kebetulan atau apa ia juga tidak tahu. Yang jelas setiap ia memikirkan mimpi itu atau mengingat senyum namja tersebut jantung terasa berdetak cepat seakan ingin meledak.
Bus pun datang dan Eunhyuk segera naik lalu duduk dikursi panjang yang ada dibarisan paling belakang.
•
"aku pulang" teriak Eunhyuk saat ia masuk kedalam rumahnya.
Eunhyuk segera naik ke lantai dua dimana kamarnya berada.
"Hyuk" Panggil Eomma Eunhyuk.
"Ne Eomma" Eunhyuk segera berbalik menghadap ke arah Eomma nya.
"Nanti eomma ingin pergi jadi kau diam saja dirumah jangan kemana-mana ne"
"Ne, Eomma" Jawab Eunhyuk sambil menganggukan kepalanya lalu ia masuk kedalam kamarnya.
Eunhyuk menaruh tas nya ke meja belajar yang terletak di pojok kamarnya yang dekat dengan jedela. Ia lalu merebahkan tubuhnya ke kasur empuk yang ada ditengah-tengah ruangan.
Ia memandang ke langit-langit kamarnya.
"Stop jangan mikirin lagi Hyuk, itu hanya mimpi" Ucap Eunhyuk tiba-tiba sambil mengacak surai hitamnya.
•
Eunhyuk turun kebawah, ia ingin ke dapur karena perutnya yang lapar.
Mungkin eomma sudah pergi saat ia masih dikamar tadi.
Eunhyuk berjalan melewati ruang tv, dan langsung berhenti saat melihat seseorang yang sedang asik nonton tv.
"Yakkk penyusup" Teriak Eunhyuk.
Seseorang yang Eunhyuk panggil penyusup itu segera menoleh dan menghadap ke Eunhyuk.
"Enak saja aku penyusup"
Eunhyuk segera mendekatinya.
"Jika bukan penyusup lalu apa lagi, diam-diam datang kerumah orang lalu dengan santainya menonton tv disini" Omel Eunhyuk.
"Ahjumma yang menyuruhku kesini, kalau bukan karena ahjumma aku tidak akan mau kesini lebih baik main game denga Changmin" Jawabnya.
"alasanmu saja, dan aku bukan anak kecil untuk ditemani apalgi dengan anak kecil sepertimu" Eunyuk segera berjalan ke arah dapur.
"Kau ingin kemana Hyung"
"Makan" Jawab Eunhyuk.
"Aku mau" Kyuhyun, sepupu Eunhyuk segera mengikuti Eunhyuk ke dapur.
•
Setelah menghabiskan sepiring nasi dan segelas susu strawberry kesukaannya, Eunhyuk kembali ke kamarnya tanpa memperdulikan Kyuhyun yang masih asik dengan serial drama kesukaannya.
"hyung mau kemana?"
"Tidur"
•
Sebenarnya Eunhyuk belum mengantuk, tapi ia penasaran dengan mimpinya. Apakan ia akan kembali bermimpi dengan namja yang bernama Lee donghae. Meski sudah berapa kali ia menolak memikirkan namja itu tapi tetap saja namja itu selalu munncuk di pikirannya. Mungkin karena Eunhyuk masih penasaran kenapa ia bisa bermimpi namja tersebut dua kali.
Eunhyuk medengarkan lagu agar ia cepat tertidur, dan akhirnya rasa kantuk itu muncul dan pelahan-lahan matanya pun terpejam.
•
Eunhyuk berjalan keluar dari sekolahnya. Ia berjalan menuju halte bus seperti biasanya.
Tiba-tiba ia merasakan tangannya digenggam, Eunhyuk langsung menoleh kesampingnya.
Namja itu lagi.
Saat Eunhyuk menoleh kearahnya, ia kembali tersenyum yang membuat ia tambah terlihat tampan.
Eunhyuk mencoba melapaskan genggamannya, namun semakin Eunhyuk mencoba melepaskan genggaman tersebut maka semakin erat namja itu menggenggamnya.
Namja itu menarik tangan Eunhyuk untuk duduk disampingnya saat mereka sudah sampai di Halte.
Eunhyuk hanya bisa menurut karena namja itu tak memberi kesempatan untuknya melepaskan genggaman mereka.
Tak lama bus datang, dan namja itu kembali menarik tangan Eunhyuk.
Ia membawa Eunhyuk untuk duduk dikursi panjang barisan paling belakang yang memang tempat biasa Eunhyuk tempati.
Bus pun melaju meninggalkan halte itu.
Eunhyuk menatap keluar jendela menghindari tatapan namja itu yang selalu menatapnya.
Tiba-tiba namja itu menyenderkan kepalanya dibahu Eunhyuk dan memejamkan matanya.
Eunhyuk menoleh kearahnya.
"Lee donghae" Panggil Eunhyuk untuk pertama kalinya.
"hmm" Jawabnya.
"Sebenarnya siapa kau?" Tanya Eunhyuk yang bingung ingin mulai dari mana ia bertanya.
Donghae segera menegakkan kepalanya, yang langsung membuat Eunhyuk gugup saat namja itu menatapnya dengan intens.
"Aku, aku Lee donghae"Jawabnya sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Maksudku..." Eunhyuk bingung mengatakannya.
"Maksudku kenapa kau seperti ini padaku,, hah bagaimana ya aku mengatakannya...maksudku kenapa kau..."
Chup...
Eunhyuk langsung membatu ditempatnya.
"Karena aku mencintaimu"
Chup..
Sekali lagi namja itu menciumnya.
TBC..
Akhirnya update juga, beberapa hari ini aku gak bisa-bisa buka FFn jadi kalau aku gak update-update coba liat aja di blog aku ne hehe.
Dan hari ini akhirnya bisa update juga di FFn.
Disini pada mengira eunhyuk tukang tidur T_T,,, sebenarnya bukan kayak gitu, disini Eunhyuk jadi suka tidur karena dia penasaran dengan mimpinya.
Terima kasih buat yang sudah comment or review ff ini.
