Dream

Chapter 3

Cast : Eunhyuk and Donghae

Genre : Romance

Pairing : HaeHyuk

Warning : banyak Typo, Boys love

Untuk pemberitahuan aja kalo yang tulisannya miring itu berarti Eunhyuk sedang mimpi ne.

Duk..Duk...

Duk...Duk...Duk..

Eunhyuk membuka kedua matanya. Eunhyuk langsung terduduk di kasurnya. Eunhyuk memegang dadanya yang terus berdegup kencang. Lalu perlahan tangannya meraba bibir merahnya. Ini seperti bukan mimpi. Eunhyuk masih dapat merasakan bibir lembut itu mengecup bibir nya dan memagutnya pelan.

"Andwe.. Itu hanya mimpi Hyuk" Eunhyuk menggelengkan kepalanya. Ia mencoba menampik semua yang ada dipikirannya. Ini semua tidak masuk akal.

"Kenapa dia selalu ada di mimpiku?" Tanya Eunhyuk pada dirinya sendiri.

Duk..Duk..

"EUNHYUK BANGUN" teriak Eomma Eunhyuk dari balik pintu kamar nya.

Eunhyuk segera melihat jam dinding yang ada dikamarnya.

"Kyaa! Aku terlambat" Eunhyuk langsung melompat dari tempat tidurnya.

"Ne Eomma, aku sudah bangun" Teriaknya sebelum masuk ke dalam kamar mandi.

Eunhyuk benar-benar telat hari ini, namun ia beruntung karena guru yang mengajar pada jam pertama tidak masuk.

Eunhyuk mendudukan dirinya di bangku kesayangannya.

"Hah.. Untung saja" Ucapnya sambil mengusap dadanya.

"Kau beruntung hari ini Hyukkie" Ucap Sungmin yang duduk di samping Eunhyuk.

"Ne Hyung, kalau saja Kim Sonsengnim masuk hari ini aku tidak tahu aku sudah jadi apa" Eunhyuk membayangkan Sonsengnimnya yang mengerikan itu.

"Sungmin Hyung" Eunhyuk menoleh ke Sungmin yang sedang menulis sesuatu di bukunya.

"Hmm" Jawab Sungmin yang terlihat sedang serius mengerjakan sesuatu.

"Hyung apa kau pernah bermimpi seseorang yang sama selama beberapa kali?" Tanya Eunhyuk sambil berbisik.

"Pernah" Jawab Sungmin.

"Benarkah?" Tanya Eunhyuk semangat.

"Ne, Aku sering memimpikan Kyuhyun beberapa kali" Jawab Sungmin sambil tersenyum malu-malu.

Eunhyuk mendengus kesal.

"Bukan itu maksudku"

"Lalu?"

"Orang yang kau mimpikan itu tak pernah kau lihat atau kau kenal Hyung"

Sungmin tampak berpikir, lalu ia menggelengkan kepalanya.

"Sepertinya tidak pernah" Jawab Sungmin.

"Memang kenapa kau bertanya seperti itu? Kau memimpikan seseorang?" Tanya Sungmin.

Eunhyuk menggelengkan kepalanya.

"Tidak Hyung, aku hanya ingin tahu saja" Jawab Eunhyuk berbohong.

Eunhyuk menyenderkan kepalanya di meja.

'Lee Donghae' Ucap Eunhyuk dalam hatinya.

Siapa sebenarnya Lee Donghae? Kenapa ia selalu muncul dalam mimpiku. Pertanyaan itu terus berputar di kepala Eunhyuk. 'Apa jika aku tidur, maka akan memimpikan namja itu lagi?'

"Hyung, Jika nanti istirahat tolong bangunkan aku ya" Ucap Eunhyuk yang dibalas anggukan dari Sungmin.

Eunhyuk menyumpal kedua telinganya dengan hearphone agar suara ribut di kelas tidak terdengar lalu ia mencari posisinya nyaman hingga matanya pun terpejam.

"Mau ice cream?"

Eunhyuk menoleh kesamping dimana namja itu duduk disampingnya dengan senyum yang selalu membuatnya terlihat sangat tampan.

Eunhyuk mengedarkan pandangannya kesekeliling tempat ini. Eunhyuk tahu dimana tempat ini. Mereka berdua sekarang sedang duduk di bangku taman dekat Sungai Han.

"Kau mau ice cream?" Tanya namja itu lagi.

Eunhyuk kembali menatap sepasang mata hitam itu yang selalu menatapnya dengan tatapan teduhnya.

Eunhyuk menganggukan kepalanya.

"Tunggu disini sebentar ne" Ucap Donghae, namja yang duduk disamping Eunhyuk.

Chup..

Eunhyuk membelalakan matanya saat namja itu mengecup pipinya sebelum berlari pergi mencari ice cream.

Tak lama Donghae datang dengan dua cup ice cream ditangannya.

Donghae memberikan ice cream rasa strawberry ke Eunhyuk.

"Gomawo" Ucap Eunhyuk menerima ice cream pemberian Donghae.

Eunhyuk menyuapkan ice cream ke mulutnya, rasa manis itu langsung terasa dimulutnya.

"Hyuk" Panggil seseorang disebelahnya.

"Ne" Jawab Eunhyuk sambil menatap Donghae disampingnya.

"Maukah kau jadi pacarku?".

Sungmin terus mengguncang bahu Eunhyuk, mencoba membangunkan namja itu.

"Hyuk bangun" Ucap Sungmin sambil terus mengguncang bahu Eunhyuk.

Eunhyuk akhirnya membuka matanya.

Eunhyuk menguap sambil mengucek matanya karena masih mengantuk.

"Wae Hyung?" Tanya Eunhyuk dengan suara lemahnya karena baru saja bangun dari tidur.

"Katanya jika istirahat kau minta dibangunkan" Jawab Sungmin.

"Ne Hyung, aku lapar" Eunhyuk berdiri dan merapikan bajunya yang tampak berantakan.

"Gomawo sudah membangunkanku Hyung" Eunhyuk menggandeng tangan Sungmin dan mereka berduapun keluar dari kelas menuju kantin.

"Eunhyuk-ah" Panggil Sungmin.

Eunhyuk segera tersadar dari lamunan nya.

"Kau kenapa melamun?" Tanya Sungmin.

"tidak ada apa-apa Hyung" Jawab Eunhyuk.

Eunhyuk menyuapkan ramen yang ada didepannya ke mulutnya.

Eunhyuk masih memikirkan mimpinya tadi.

"Hyung sepertinya aku tidak masuk jam kedua nanti" Ucap Eunhyuk setelah menyelesaikan suapan terakhirnya.

"Wae?" Tanya Sungmin.

"Aku tidak enak badan, aku ingin ke UKS saja" Jawab Eunhyuk sambil memijat bagian belakang lehernya.

"Ya sudah, kau istirahat saja disana" Sungmin mengelus rambur Eunhyuk dengan sayang.

"Gomawo Hyung" Ucap Eunhyuk lalu ia bangkit dari duduknya dan permisi pergi dari kantin itu.

Klek

Eunhyuk membuka pintu atap sekolah yang sangat jarang didatangi oleh murid-murid di sekolah ini.

Angin langsung menerpa rambut hitamnya. Eunhyuk berjalan menuju sebuah bangku panjang yang terdapat didekat dinding yang menghalangi sinar matahari.

Lalu Eunhyuk duduk di bangku tersebut. Eunhyuk ingin sejenak tidur disana. Ia ingin melanjutkan mimpi nya yang tadi sempat terhenti.

Meski dadanya terus berdegup kencang, ia sebenarnya takut dengan pertanyaan yang tadi ditanyakan namja itu di mimpinya namun entah kenapa ia ingin melanjutkan kembali mimipinya tersebut.

Eunhyuk merebahkan tubuhnya di bangku panjang itu. Eunhyuk mencari posisi nyaman dan tak lama matanya pun terpejam.

Eunhyuk membuka kedua matanya. Eunhyuk merasakan belaian halus dikepalanya. Ditegakkan nya kepalanya yang ternyata sedang bersandar pada bahu seseorang.

Namja itu kembali tersenyum padanya, namja yang menjadi sandaran Eunhyuk di bahunya.

"Heii" Sapa Donghae.

"Ice creammu sudah mencair" Tunjuknya di sudut bangku ini yang terdapat dua cup ice cream yang satu terisi ice cream yang sudah mencair sedangkan yang satu nya lagi sudah kosong.

"Mau aku belikan lagi"?" Eunhyuk kembali menatap namja itu.

"Tidak" Jawab Eunhyuk.

Donghae menyandarkan kembali kepala Eunhyuk dibahunya.

"Aku sangat suka melihatmu saat tertidur, kau tanpa sadar mempoutkan bibirmu saat kau tidur" Ucap Donghae sambil membelai rambut Eunhyuk dengan lembut.

"Apalagi saat kepalamu terhantuk jendela bus dan membuatmu mengaduh lalu kau akan kembali tertidur. Ekspresimu benar-benar imut" Lanjut Donghae.

"Bus?" Tanya Eunhyuk.

"Ne, kau sering tertidur didalam bus"

"Kapan?" Eunhyuk langsung menegakkan tubuhnya.

"Kau sering tertidur, maka dari itu aku duduk disampingmu dan meminjamkan bahuku agar kepalamu tidak terkena jendela lagi" Jawan Donghae.

Eunhyuk semakin bingung dengan perkataan Donghae.

"Hyukkie" Eunhyuk yang sedang memikirkan perkataan Donghae pun menoleh ke Donghae yang memanggilnya.

"Kau belum menjawab pertanyaanku" Ucap Donghae.

"Pertanyaan? Yang mana?" Tanya Eunhyuk.

"Maukah kau menjadi pacarku?"

Eunhyuk langsung terdiam. Ia menatap namja itu.

"Itu..." Eunhyuk bingung harus menjawab apa.

Ia masih bingung dengan semua ini. Kenapa namja ini bisa selalu datang dimimpinya. Namun Eunhyuk tak dapat memungkiri jika jantungnya akan berdegup kencang jika ia menatap mata namja ini.

"Ne, aku mau".

TBC

Kependekan ya?

MianHae...

Ini aku buru-buru soalnya laptopnya udah lowbat dan disini lagi mati lampu T_T

Mudah-mudahan sabtu besok lanjut lagi, tapi gak janji ne.

Jangan lupa review and gomawo yang sudah like n review ff ini.