Tittle: Liar
Author: Park Chan Gyu
Main cast: Park Chan Yeol, Byun Baek Hyun
Other cast: cari lah sebisa anda/?
Genre: drama,romance, alur gaje (GS)
Disclaimer: cast miliki Tuhan keluarga agency dan para fans, tapi BaekYeol itu milik saya PROTES?
Warning: ini hanya fantasy belaka okeh, GenderSwitch , gajering banget deh
Summary: gadis beasiswa di SM high school selalu saja mendapat perlakuan yang tidak baik dari murid murid kalangan atas, tapi dia memiliki rahasia yang membuat banyak orang akan tercengang, apa itu?
….
….
Park… Chan… Gyu…
…
…
HAPPY READING~
Baekhyun sudah menyelesaikan acara benyanyinya, dia merasa lega sekarang benar-benar lega. Tubuhnya ia tegakkan dan pergi meninggalkan ruangan dan seseorang yang menatap tak percaya dirinya.
''Kemarin dance, sekarang bernyanyi besok apalagi yang akan ia tunjukkan'' gumam namja itu dengan nada dingin terus memandangi kepergian yeoja yang mendapatkan beasiswa penuh itu dan namja itu baru menyadari jika rambut panjang milik Baekhyun sudah menjadi pendek
.
.
.
.
''kau melihat Park Chanyeol?'' Tanya Jimin kepada murid yang lewat, yang ditanya hanya mengedikkan bahunya. Jimin menatap tajam murid itu dan mencengkeram kerah bajunya
''kau tak punya mulut?! Pakai mulutmu untuk berbicara!'' bentaknya membanting siswa itu ke lantai, murid itu hanya meringis menahan kesakitan, dia mana berani dengan salah satu penguasa di sekolah ini
Moodnya sudah menurun dan dia kembali berjalan mencari ketua penguasa yang entah hilang kemana semenjak turnamen selesai. Matanya menatap intens gadis yang berjalan mendekatinya, tubuhnya membeku ketika gadis itu semakin mendekat
''annyeong Jimin-ssi'' sapa gadis itu membungkukkan tubuhnya terlihat sangat sopan padahal orang yang disapa itu hoobaenya
''a..annyeong noona'' balas Jimin gugup, gadis yang menyapanya tersenyum manis lalu segera pergi meninggalkan namja yang memiliki tubuh proposional walau tak terlalu tinggi
Dan lagi, namja dari salah satu penguasa itu menyadari kalau rambut gadis pujaannya sekarang pendek dan tidak beraturan. Namun ia tak ingin ambil pusing dan kembali mencari hyung aneh dan dinginnya itu
''hei Miso, kau melihat Chanyeol hyung?'' Tanya Jimin kepada siswi pendiam bernama Miso yang tengah duduk
''dia ada di ruang music'' jawab Miso menatap lawan bicaranya
''terimakasih'' Jimin berlari menuju tempat yang Miso beritahu tadi. Dan benar saja hyungnya sedang duduk dibangku piano. Dia mendekati namja yang marganya sama dengannya
''aku mencarimu kemana saja ternyata kau ada disini'' ucap namja itu bersandar di piano
''aku tertidur diruang music'' jawab namja yang tubuhnya menjulang bagaikan tiang dia memainkan not-not piano secara asal
''ada apa denganmu?'' Tanya Jimin saat ada yang aneh dengan hyung satunya ini
''tidak aku baik-baik saja'' jawabnya dengan nada datar
.
.
.
.
.
Di rumah yang begitu mewah dan megah, lebih tepatnya didalam ruangan yang begitu besar, terdapat wanita cantik meski diusia yang sudah menginjak kepala empat. Ponsel pintarnya bordering menandakan adanya e-mail masuk, saat dia membuka e-mail tersebut matanya terbelalak dan terlihat raut wajahnya menampakkan emosi ketika melihat isi e-mail itu. wanita cantik dengan rambut magentanya langsung menelepon seseorang
''kau ada dimana?'' tanyanya dingin pada seseorang disebrang sana
''…..''
''cepat pulang, ada yang ingin umma tanyakan''
''….''
''baiklah umma tunggu'' sambungan terputus, matanya menatap lurus entah menuju kemana namun pikirannya tetap k eke isi pesan itu
''aku akan membuat orang itu menyesal!'' ucapnya sinis
.
.
.
.
Namja bermarga Kim itu baru saja keluar dari ruang yang didiami oleh ibu tersayangnya itu. dia menggeram frustasi saat mengingat perbincangannya bersama sang ibu
''aku benar-benar gila, siapa yang berani membangunkan singa yang tertidur lelap'' gumamnya mengepalkan kedua telapak tangannya, lalu namja itu teringat sesuatu, ia mengeluarkan ponsel pintarnya dari dalam saku celana bahan yang sedang ia kenakan. Jongin segera menelepon seseorang yang dapat ia pastikan adalah dalang dari semua ini
''kau yang melakukannya?'' Tanya Kai to the point kepada seseorang diseberang sana saat teleponnya di terima
''…''
''kau gila?!''
''….''
''kau benar-benar seorang pahlawan sejati bung!'' sindir Jongin, dan dapat ia dengar tawa yang begitu khas orang tersebut
Jongin mematikan sambungannya dan menggenggam erat ponselnya. Rahangnya mengeras, sekarang dia tidak tau apa yang harus ia lakukan
.
.
.
.
.
Matahari kembali menyapa bumi tercinta, Baekhyun sedang membaca buku yang begitu tebal di perpustakaan megah milik sekolah. Sesekali ia membenarkan letak kacamata bacanya saat dirasa kacamata itu turun. Gadis itu menutup buku tebalnya dan menaruh ke tempat semula, jam pelajaran akan dimulai dan dia harus ke kelas untuk mendapat ilmu. Diperjalanan, ia melewati lapangan indoor, matanya mengintip ke dalam lapangan indoor dan mendapati seorang lelaki tengah memantulkan bola basket. Bola yang lelaki itu lemparkan masuk ke dalam ring dan secara otomatis papan nilai menambah skors. Lelaki itu tersenyum puas dan Baekhyun merasa pipinya memanas, dengan cepat Baekhyun meninggalkan tempat itu. lelaki yang tengah bermain basket sendirian melirik ke luar, ia merasa ada seseorang tapi ia tak mendapati apapun
''apa yang kau lihat bodoh!'' Baekhyun memukul kepalanya sendiri dan merutuki akan kebodohannya. Tapi, ia membalikkan tubuhnya untuk melihat sekali lagi lapangan indoor itu. dan dirinya menyesal ketika membalikkan badannya. Dua orang berbeda gender tengah melepas rindu dengan saling memeluk satu sama lain. Hatinya terasa nyeri dan ia memilih untuk pergi benar-benar pergi dari tempat itu
.
.
.
''oh jadi kau yang bernama Jung Soo Jung?'' Tanya wanita menampakkan wajah angkuhnya kepada seseorang gadis yang wajahnya tak kalah angkuh
''ya, ada apa mencariku?'' balik Tanya Krystal, membuat wanita dihadapannya itu geram
''beraninya kau!'' geram wanita itu
''apa maksud ahjumma?'' Tanya Krystal bingung
''Jongin, dia anak dari keluarga Jung itu bukan?!'' Tanya wanita itu kepada namja berkulit tan yang berada disampingnya yang menatap sinis ke arah Jung Soojung
''ya umma'' jawab Jongin
''oh kau yang ingin di jodohkan oleh anakku ternyata, kasian sekali ibumu sampai mengemis kepada suamiku untuk menerima perjodohan anaknya dengan anakku'' sindir wanita itu yang kita ketahui ibu dari Kim Jongin. Gadis angkuh itu terbelalak mengetahui bahwa wanita dihadapannya ini adalah ibu dari namja yang sudah lama ia incar itu
''ja..jadi nyonyanya itu..''
''ya aku nyonya Kim Yixing istri dari Kim JoonMyeon'' Yixing tersenyum puas mendapati gadis dihadapannya ini sangat terkejut
''Jongin, dia bukan yang membuat noonamu menjadi buruk rupa?'' Tanya Yixing kepada sang putra, dan Jongin hanya mengangguk mengiyakan
''umma akan menelepon appa-mu, dan umma akan menarik investasi yang ada di butik keluarga Jung'' ucap Yixing kepada Jongin tetapi matanya menatap datar gadis angkuh bermarga Jung itu. membuat Krystal sangat terkejut
''nyonya.. kau tidak bisa menarik investasimu diperusahaan Jung'' protes Krystal dengan mata yang mulai berair, jika investasi keluarga Kim ditarik maka cepat atau lambat perusahaannya akan bangkrut dan dia tidak mau miskin. Dasar!
''aku punya hak untuk itu, Jung'' balas Yixing meninggalkan Krystal dan juga kerumunan itu.
Baekhyun berjalan menuju kelasnya, dan matanya melihat kerumunan. Matanya terbelalak saat melihat Kim Jongin dan…. Nyonya Kim yang sedang berjalan menuju dirinya. Saat Yixing dan Jongin semakin mendekat, Baekhyun membungkukkan tubuhnya
Yixing berjalan melewati Baekhyun, dan Jongin merasakan tangannya digenggam oleh seseorang yang masih membungkukkan tubuhnya itu. saat matanya melirik ke bawah…
''nuna?'' panggil Jongin, Baekhyun menegakkan tubuh mungilnya dan menarik paksa namja bermarga Kim itu. mereka telah sampai di halaman belakang, Baekhyun memojokkan Jongin di pohon besar yang kemarin dipanjatnya
''kenapa nyonya Kim datang?''
''dia ingin menemui Krystal itu saja''
''kau gila?! Usaha-ku selama ini bisa hancur begitu saja!''
''bukan aku yang membuatnya datang''
''lalu?''
''seseorang memperlihatkan sesuatu kepada nyonya Kim''
Jika terlihat dari kejauhan, Baekhyun dan Jongin seakan ingin saling berciuman, dan itu membuat salah satu murid dari kalangan atas sengaja memotret adegan itu. murid itu tersenyum miring mendapati hasil jepretannya, dia segera menyebarkan foto itu di social media dan pasti keseluruh siswa SMHS dan SIHS
Semua siswa membuka e-mail itu dan mereka langsung heboh satu sama lain. Di e-mail itu terdapat foto Jongin yang bersandar di pohon dan Baekhyun tepat dihadapannya. Dan di tambanh tulisan 'jelata yang mencoba mencium penguasa SIHS'. Pesan itu juga sampai ke ketua penguasa dan gadis angkuh yang tadi di labrak oleh ibu Kim Jongin
Di dalam ruangan yang dikhususkan oleh penguasa, terdapat namja tinggi nan tampan membanting ponselnya ke dinding akibat melihat gambar di e-mail itu. Ia segera naik pitam, deru nafasnya tak beraturan entahlah dia tidak suka melihat foto itu padahal gadis yang ia cintai sudah ada di Korea.
Sepasang mata musang melihat amukan sang penguasa itu. dia tersenyum puas dan matanya beralih menatap foto di ponselnya
''harusnya kau menyadarinya sejak dulu Park!'' lirihnya lalu pergi meninggalkan namja itu sendirian didalam ruangan khusus itu
Gadis mungil berjalan dengan cepat menuju kelasnya. Dia kesal sangat kesal, ia merasa gagal dan semua rencananya hancur. Gadis bermaga Byun itu memasuki kelas itu dan mendapati murid-murid sombong itu menatap sinis, lagi tiga siswi tengah menulis sesuatu dipapan tulis. Baekhyun segera menghapus tulisan itu dengan amarah yang memuncak.
''hoooo jelata! Kau sudah tak ingin rambut indahmu menggantung manis di kepalamu ya?'' Baekhyun menengok kea rah suara, Krystal. Gadis itu taka da jeranya, batin Baekhyun menatap gadis sombong itu. dia menggelengkan kepalanya, menggigit bibir bawahnya saat tangan kiri Krystal menarik kencang rambut pendek tak beraturannya
''aku sudah mengatakan padamu untuk jauhi Kkamjong-KU!'' pekik yeoja itu semakin garang menarik rambut Baekhyun. Sang empu menahan sakit yang sulit untuk ia deskripsikan
''yak! Soojung! Lepaskan tangamu!'' teriak Luhan ketika melihat sahabatnya kembali di bully oleh yeoja yang terkenal kesombongannya. Soojung segera melepaskan jambakannya dan memberihkan tangan kirinya
''ah aku lupa, jika aku menyentuhnya aku bisa terkena bakteri mematikan'' ucap Soojung dan pergi kembali ke kelasnya, ternyata Soojung itu hoobaenya Baekhyun. HUH!
''kau baik-baik saja Baekkie?'' tangan Luhan mengelus rambut Baekhyun, yeoja yang dipanggil 'Baekkie' itu menggeleng, dan mengatakan bahwa ia baik-baik saja
Baekhyun duduk dibangkunya, dia kembali diperhatikan oleh yeoja bermata musang yang duduk tak berjauhan dengan yeoja beasiswa itu
.
.
.
''hei Sehun, kau tak menemui rusa-mu?'' Tanya Jimin kepada Sehun
''tadi aku sudah menemuinya'' jawab namja berwajah datar itu singkat
Kini mereka sedang berada di ruangan megah bersama sang ketua penguasa. Ternyata Jimin dan Sehun termasuk penguasa sekolah SMHS. Namja berbeda marga itu memiliki keluarga yang cukup erat hubungannya dan juga perusahaan milik keluarga mereka memiliki banyak cabang. Keluarga Oh berjalan dibidang tekstil dan keluarga Park bergerak di bidang tekhnologi. Park Jimin dan Park Chanyeol adalah sepupu, namun keluarga Chanyeol lebih kaya dari pada keluarga Jimin dan lagi SM High School milik keluarga Park yang akan diwarisi oleh Chanyeol, itu sebabnya ia begitu angkuh dan berkuasa. Tetapi perusahaan Park masih kalah dengan perusahaan keluarga Kim, namun kedua keluarga berhubungan begitu erat
.
.
.
.
.
TBC
A/N: udah sedikit terjawab belum rasa penasarannya? Atau malah dibikin makin penasaran? Hihi maaf ya tadinya mau ku bongkar tapi aku malah masih mau nutupin dulu. Maaf juga kalo semakin kesini kalian makin bosen, chap selanjutnya aku bakal bongkar tapi tetep dicicil wleee. Thanks juga buat yang udah review. Aku gak bisa nyebutin satu2 soalnya aku itu pikun bin males hihi. Keep review ne ^^
