Tittle: Liar
Author: Park Chan Gyu
Main cast: Park Chan Yeol, Byun Baek Hyun
Other cast: cari lah sebisa anda/?
Genre: drama,romance, alur gaje (GS)
Disclaimer: cast miliki Tuhan keluarga agency dan para fans, tapi BaekYeol itu milik saya PROTES?
Warning: ini hanya fantasy belaka okeh, GenderSwitch , gajering banget deh
Summary: gadis beasiswa di SM high school selalu saja mendapat perlakuan yang tidak baik dari murid murid kalangan atas, tapi dia memiliki rahasia yang membuat banyak orang akan tercengang, apa itu?
….
….
Park… Chan… Gyu…
…
…
HAPPY READING~
''aku merindukan kalian'' seorang gadis dengan pakaian casual memeluk namja-namja berstatus penguasa tepat diparkiran yang dikhususkan untuk penguasa SMHS
''sejak kapan kau kembali?'' Tanya Sehun
''sejak kemarin''
''kau sudah menemuinya?''
''tentu saja, dia menyambutku dengan sangat baik''
Para penguasa dan gadis itu saling bercengkrama satu sama lain, sampai pandangan gadis itu berpindah ke seseorang gadis dengan wajah dingin yang begitu melekat didalam diriya. Namun, tanpa ragu gadis cantik itu memanggil gadis yang berjalan tanpa memedulikan para penguasa yang sedang memandanginya
''Yoo Hanmi'' panggil yeoja itu, yang dipanggil tetap berjalan
''kau tak merindukanku?'' yeoja itu menghadang gadis yang kita ketahui bernama Yoo Hanmi atau Hanmi. Dia adalah salah satu dari geng pembully Soojung
''hm'' gadis dingin itu hanya bergumam, matanya melirik dingin gadis yang tengah memasang wajah lucunya
''jangan ganggu harimau, Wendy'' Jimin menarik pundak gadis yang dipanggil Wendy itu
Hanmi memilih meninggalkan mereka, ia merasa rishi jika harus memandangi para penguasa yang memuakkan
''benar-benar sampah'' gumamnya berjalan dan memasuki mobil yang sengaja dibukakan untuknya
.
.
.
.
Baekhyun berjalan sambil menunduk dan langkahnya terlihat terburu-buru. BRUGH!
''AH!'' pekik seseorang yang dari suaranya berstatus namja. Baekhyun menegakkan kepalanya setelah kepalanya menubruk seseorang yang bertubuh tinggi nan tegap. Matanya mengerjap lucu melihat namja dihadapannya merintih kesakitan
''ma..maaf'' Baekhyun membungkukkan badannya, namja itu menatap dingin yeoja dihadapannya ini. Baekhyun sedikit melirik, dan ia teringat dengan mata dingin yang yeoja pembully itu selalu perlihatkan kea rah Baekhyun
''pakai matamu bodoh!''namja itu pergi dengan perasaan semakin kesal saat melihat wajah yeoja beasiswa itu. baekhyun menghela nafasnya kecewa
''setidaknya ia membentak'' gumam Baekhyun mengedikkan bahu dan melanjutkan jalannya
Diperjalanan, Baekhyun dihadang oleh seorang gadis yang begitu asing baginya
''kau yang bernama Baekhyun?'' Tanya gadis itu, Baekhyun hanya mengangguk. Dan setelah mendapat jawaban gadis misterius itu melengos meninggalkan Baekhyun
''dia tak lebih dari sekedar sampah'' gadis itu tersenyum penuh arti dalam perjalanannya menuju ruangan penguasa
.
.
.
.
Di ruang makan milik kediaman Kim, tengah makan malam…
''jadi sejak kapan kalian berhubungan?'' introgasi anak pertama keluarga Kim
''sejak nuna pergi'' jawab Jongin merangkul kekasihnya yang sedang menunduk malu
''wah sudah lama juga ya, hei Kyungsoo kau tak malu memiliki namja keling seperti dia?'' Tanya Baekhyun membuat kedua orang tua yang tengah memakan makan malam mereka dengan tenang langsung menahan tawanya
''sebenarnya aku malu, tapi karna aku sudah lama menyukainya jadi aku tak punya malu lagi eonnie'' jawab Kyungsoo dengan polos, Jongin hanya mendengus dan mengusap wajahnya
''kenapa nuna menanyakan itu?!'' geram Jongin, sang kakak hanya tertawa kecil
''oh iya, nuna aku mau mengatakan sesuatu'' ucap Jongin menatap lekat sang kakak yang sedang meminum jus favoritnya
''apa?''
''aku dan Kyungsoo akan mengadakan acara pertunangan'' Baekhyun tersedak jusnya sendiri dan menatap tak percaya
''aku dan Kyungie sudah membicarakan ini, jika nuna kembali maka kami akan mengadakan acara pertunangan'' jelas Jongin menggenggam erat tangan Kyungsoo, mereka memandang Baekhyun seakan meminta restu, yeoja yang jika di rumah bermarga Kim ini tersenyum
''apa itu artinya akan ada acara besar-besaran?'' Tanya Baekhyun menatap kedua orang tuanya, tuan Kim dan nyonya Kim saling menatap satu sama lain
''tidak, hanya keluarga Do dan Kim saja, acara keluarga biasa'' jawab tuan Kim yang sudah menyelesaikan acara makannya. Yeoja berbibir tipis itu menghembuskan nafas leganya. Ia kira acara pertunangan antara adik dan hoobae sewaktu ia masih SMP itu akan di buat mewah
.
.
.
.
Ditempat yang sering kita kenal klub malam itu, seorang yeoja berwajah dingin menatap datar yeoja dihadapannya sedang meminum vodka yang ada di gelas ukuran jari manis orang dewasa
''kau yang menolongnya kah?'' Tanya gadis itu menaruh gelasnya di meja kaca. Mereka di dalam ruangan VIP, gadis yang ditanya tetap menampakkan wajah datarnya
''kenapa kau menolong sampah itu?'' Tanya yeoja itu lagi geram, tatapannya yang tadi lembut kini menjadi tajam tapi tatapan itu tak mempan bagi yeoja dingin yang masih diam itu
''bukan urusanmu'' akhirnya gadis dingin itu membuka mulutnya dan setelah itu dia pergi meninggalkan yeoja maupun tempat yang memuakkan ini. Baginya hal termuakkan itu ketika harus menemui yeoja yang sialnya menyebut sampah ke yeoja lain tanpa menyadari bahwa dirinya lah sampah sebenarnya!
.
.
.
.
Namja bermarga Park tengah menyandarkan tubuh lelahnya. Kedua telapak tangannya ia satukan didepan wajahnya. Ia masih mencoba mengingat memorinya bersama seseorang dimasa lalunya namun lagi lagi ia berdecak karna usahanya gagal
''aku yakin dia bukanlah Wendy, tapi siapa?! Kenapa aku tak bisa mengingatnya, bahkan menatap foto saja tak bisa membantu!'' geramnya meremas rambutnya frustasi
.
.
.
.
Hanmi memandangi pohon besar yang terlihat sudah tua, setelah dari Klub malam kakinya ia langkahkan ke taman.
''bahkan kesalahan dan kebohongan telah menjadi satu'' gumam yeoja itu menyentuh pohon rindang itu, telapak tangannya mengelus dan tatapan dinginnya berubah menjadi tatapan rindu yang amat mendalam
''aku merindukan masa lalu yang indah tanpa kesalahan atau kebohongan'' setetes air mata meluncur melewati pipi mulusnya
.
.
.
.
Baekhyun menatap sedih selembar foto yang isinya ada 3 anak kecil yang sama-sama berumur 8 tahun. Jemarinya mengelus lembut foto itu, ada kerinduan mendalam pada orang-orang yang ada di foto itu
''maaf, itu memang kesalahanku'' lirih Baekhyun yang terus memandangi foto usang itu
.
.
.
.
Pagi menjelang…
''kenapa si hitam itu tidak mau memberitahu aku, kalau ada turnamen di SIHS!'' dumel Baekhyun yang harus berjalan lagi ke sekolah milik keluarga Kim itu, baru saja ia berniat untuk membaca buku diperpustakaan jika sudah sampai di sekolah. Mungkin memang sudah takdir, kalau setiap pagi Baekhyun akan mendapat kesialan
Dia sudah sampai di depan gerbang sekolah yang lebih elit dari SMHS, memandang bosan ke sekolah itu, dan masuk ke dalamnya. Matanya menjelajahi isi halaman SIHS yang memang lebih luas dari milik SMHS
''tak ada yang berubah'' gumamnya. Dia terus berjalan memasuki sekolah yang tak asing baginya. Baekhyun terkejut saat melihat gadis misterius yang kemarin menemuinya itu memakai seragam khas SIHS
''bukankah dia yang waktu itu hampir mencium penguasa?'' bisik seorang murid SIHS ke temannya saat berpapasan dengan yeoja mungil itu
''iya, sedang apa dia kesini?'' balas temannya
''kan ada turnamen sepak bola, dia dari sekolah sebelah'' jawab murid itu, mereka saling berbisik tapi itu di dengar oleh orang yang sedang mereka bicarakan. Baekhyun mendengus
''apanya yang ingin mencium, aku bahkan tidak mau mencium si hitam itu'' celotehnya melanjutkan jalannya menuju lapangan yang letaknya di tengah gedung sekolah megah itu
Baekhyun menampakkan wajah bodohnya saat melihat bangku yang mengelilingi lapangan sudah penuh oleh siswi-siswi dari kedua sekolah itu. lapangan itu luas dan seperti stadium saja. Baekhyun sampai bingung mau duduk dimana, tapi sebuah suara membuatnya menengok
''eonnie! Kau baru datang? Aku menunggumu, Jongin bilang kau harus duduk berdampingan denganku'' ucap yeoja yang sedikit berlari itu dan menarik calon kakak iparnya
.
.
Pertandingan akan dimulai, lagi lagi pemainnya adalah para penguasa. Tim SMHS, terdiri dari Chanyeol, Jimin, Sehun, Yongguk, dan Jaebum, sedangkan tim dari SIHS terdiri dari Jongin, Myungsoo, Hoseok, Hangbin, dan Kwangmin. Jika kalian bertanya kenapa masing-masing hanya lima? Itu karna mereka bertanding sebagai sesama penguasa
Baekhyun duduk di deretan paling depan bersama Kyungsoo dan Luhan yang ternyata sudah lama mengenal calon adik iparnya. Luhan kau harus siap di introgasi oleh Baekhyun!
Pertandingan telah dimulai, para pemain bermain dengan begitu baik. Babak pertama dimenangi tim SIHS tapi babak kedua dimenangin tim SMHS dan skors tim SMHS lebih tinggi jadi tim SMHS lah pemenangnya kali ini.
.
.
.
.
''kau kan juga penguasa kenapa kau tidak ikut atau sekedar menonton pertandingannya?'' Tanya Wendy menelepon seseorang sebrang sana, dan orang itu hanya bergumam yang membuat gadis berseragam SIHS itu geram
''kenapa kau dingin padaku heoh? Aku bahkan selalu baik padamu!'' omel gadis itu. memandang tak percaya ke ponselnya ketika sambungannya diputus sepihak.
''sial, hanya dia yang tidak berpihak kepadaku!''
.
.
.
.
Terdengar suara petikan yang mengalun indah dari ruangan yang dipenuhi oleh benda-benda unik. Ternyata pelakunya adalah seorang gadis, ia dengan focus memetik senar gitar kesayangannya itu. Suaranya terdengar berat namun lembut dalam waktu bersamaan, gadis itu menyanyikan lagu missing you yang dipopulerkan oleh grup wanita favoritnya, 2NE1. Selesai bernyanyi matanya beralih memandang benda yang ia simpan di dalam kotak kaca bening.
''aku akan membuatnya ingat lagi, dan membuang sampah itu'' desisnya
.
.
.
.
''oh jadi namanya Wendy?'' Jongin hanya mengangguk saat ditanyai tentang anak baru itu
''dia pindahan dari Belanda?'' Jongin kembali mengangguk, ia terlalu focus mengendarai mobilnya. Noona tersayangnya ini ia paksa untuk pulang bersamanya beruntung tak ada yang melihat, jika ada pasti akan terjadi kehebohan lagi
''dia kekasih dari ketua penguasa sekolahmu, noon'' Baekhyun terdiam, dia focus ke depan, adik yang berbeda kulit dengannya melirik
''berhentilah, kau hanya membuang-buang waktu''
''tidak, aku sudah berjalan sejauh ini''
''jika ia bisa mengingatmu, mungkin ia akan membencimu''
Baekhyun menundukkan kepalanya diam, perkataan Jongin ada benarnya
''dan lagi Wendy sudah datang ke Korea, dia lah gadis yang membuat Chanyeol benar-benar melupakanmu''
''cukup Jongin, jika ia mengingatku aku akan meminta maaf dan pergi dari kehidupannya''
''sejak dulu kau sudah pergi dari kehidupannya noona!''
''tapi itu bukan kemauan-ku!''
''memang bukan kemauan-mu tetapi sebuah kesalahan merubah segalanya!''
''itu kesalahan yang tidak disengaja dank au tak tau apa-apa KKAMJONG!''
Akhirnya perdebatan selesai, dan menjadi hening. Keduanya memiliki pikiran masing-masing
.
.
.
.
.
TBC
A/N: nih nih udah sedikit aku bongkar lagi hehe, rasa penasaran kalian akan terjawab seiringnya waktu kok, kalian harus teliti dong ya. Analisa kalian ada yang gak sejalan nih sama aku XP yang sering muncul itu saling menyatu kok, kalo cast yang sering ilang itu gak terlalu ada kaitannya ne '-')b dan maaf nih aku gak bisa kalo harus dibikin panjang . BIG THANKS BUAT YANG UDAH REVIEWS :* kkk
