Tittle: Liar (sequel)
Author: Park Chan Gyu
Main cast: Park Chan Yeol, Byun Baek Hyun, Yoo Hanmi (OC)
Other cast: cari lah sebisa anda/?
Genre: drama,romance, alur gaje (GS)
Disclaimer: cast miliki Tuhan keluarga agency dan para fans, tapi BaekYeol itu milik saya PROTES?
Warning: ini hanya fantasy belaka okeh, GenderSwitch , gajering banget deh
Summary: Baekhyun dan Chanyeol sudah kembali bersama, tapi bagaimana dengan Hanmi, dan juga kehidupan setelah masa SMA mereka yang begitu rumit telah berakhir? Akankah bahagia? Atau sebaliknya?
HAAAAIIIIII! '-')/ Changyu here hihi bawa sequel yang gak kalah gaje dari sebelumnya, maaf kalo Chanbaek momentnya masih kurang nih T.T dan di sequel ini ada Hanmi main lagi, disini dia bakal ketemu cast baru yang jadi bias baruku ^^ semoga kalian suka ya
….
….
Park… Chan… Gyu…
…
…
HAPPY READING~
Hanmi memandang kosong area yang dipenuhi orang-orang yang tengah berlalu lalang. Tangannya menarik koper ukuran sedang dan tangan yang bebas itu memegang paspor. Suara yang keluar dari sound system yang berada di segala penjuru bandara itu memberitahukan bahwa pesawat menuju Swiss akan segera lepas landas
Hanmi memandang sendu, tak ada siapapun yang mengiringi kepergiannya. Menunduk dan kembali menegakkan kepalanya, semenjak kejadian itu dia sudah terbiasa sendiri jadi untuk apa bersedih? Pikirnya. Dan tanpa ragu berjalan untuk memasuki pesawat yang akan membawanya pergi
.
.
.
.
''CHANYEOL!'' teriak gadis mengeluarkan nada tinggi sekitar 6 oktaf untuk memanggil pria yang masih berkutat di kamarnya
''TUNGGU SEBENTAR!'' balas teriak pria itu, Baekhyun merengut teman masa kecilnya ini memang sangat lama jika sudah berurusan dengan penampilannya
Pria yang membuat Baekhyun menunggupun akhirnya muncul dan turun dari tangga. Beruntung keluarga Park sedang pergi jadi teriakan mereka tadi tidak terlalu menganggu
''kau lama!'' Baekhyun melirik pria tampan yang tumbuh bak jerapah, padahal semasa kecil pria didepannya ini sangat gembul
''aku harus terlihat tampan didepan malaikatku'' ucap Chanyeol merapihkan kerah kemejanya melirik sedikit wajah cantik Baekhyun, oh gadis itu merona ternyata
''ayooo! Nanti kita bisa terlambat'' Baekhyun menarik tangan kekar Chanyeol saat jam terus berjalan tapi mereka masih bersantai saja. Di tengah perjalanan menuju garasi, Chanyeol berbicara membuat jalan mereka terhenti
''kau tau kabar Hanmi?''
''tidak'' Baekhyun menggeleng tidak tau
''setelah kelulusan dia meneruskan kuliahnya di Swiss'' beritahu Chanyeol, membuat gadis yang katanya akan meneruskan kuliah bidang medis itu membola
''apa kau bilang?'' Tanya Baekhyun tak percaya
''dia bahkan baru muncul dikehidupan kita, lalu dia mau pergi lagi?'' Chanyeol mengedikkan bahunya lalu membuka pintu mobil mewah berwarna silver. Baekhyun ikut masuk dan duduk di jok depan sebelah kemudi
''kapan dia akan pergi?'' Tanya Baekhyun lagi, oh dia tidak ingin kehilangan adiknya yang baru saja ditemuinya, rasa rindu dan ingin melihat senyum manis milik yeoja bermarga Yoo itu membuat Baekhyun tak ingin kehilangannya
''hari ini, dan yeah kurasa penerbangan sudah lepas landas'' jawab Chanyeol melirik jam tangan hitamnya. Dan, suara gemuruh dari mesin pesawat terdegar, Baekhyun bahkan menyembulkan kepalanya sekedar melihat pesawat yang sepertinya baru saja lepas landas
''Hanmi…'' lirihnya menyadari bahwa didalam pesawat itu ada Hanmi, adik kecilnya yang kini menjadi sosok yang teramat dingin
Benar saja, Hanmi berada di pesawat itu, memandang datar keluar jendela, awan-awan yang bergerak sangat lamban dan terlihat seperti kapas beterbangan
''kenapa kau tidak memberitahuku?'' Tanya Baekhyun menunjukkan raut wajah kesalnya
''aku juga baru tau, itupun Jimin yang mengatakannya'' balas Chanyeol tengah focus mengendarai. Baekhyun menghela nafas, ia fikir hari ini akan jadi hari terindah karna dia dan Chanyeol akan berkencan, tapi jika tau Hanmi akan pergi dia pasti memilih untuk mengantar kepergian gadis itu. atau perlu dia melarang gadis itu agar tidak jadi pergi
.
.
.
.
Mobil itu berhenti di tempat bermain yang begitu megah. Baekhyun keluar dari mobil, begitu juga Chanyeol
''kita akan berkencan disini?'' Tanya Baekhyun ragu, namja tinggi bermarga Park merangkul pundak sempit Baekhyun dan membawa anak itu masuk ke dalam tempat bermain yang sudah di sewanya. Tapi tidak membuat tempat itu sepi, karna mereka berdua takut canggung
''hei Baekkie, kau mau kemana dulu?''
Baekhyun memandang ke sekeliling area bermain, tangan mungil itu menunjuk ke arah roller costar
''aku mau manaiki itu Yeollie'' pinta Baekhyun, Chanyeol meneguk paksa liur miliknya sendiri
''baiklah ayo kita naik itu'' ajak Chanyeol menggenggam lembut tangan mungil yeoja bermarga Kim itu
.
.
''AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA'' teriak namja yang menampakkan wajah parnonya, sedangkan gadis yang berada disampingnya berseru
Chanyeol menstabilkan dirinya setelah selesai bermain permainan yang membuat jantung hampir menghilang. Gadis disampingnya hanya terkikik melihat namja yang ia kenal tak pernah berubah, selalu takut bermain permainan yang memacu adrenalin
Mereka berdua berjalan dengan bergandengan tangan, setelah menaiki roller coaster mereka menaiki ayunan yang berputar, biasanya berbentuk kuda maupun binatang lainnya tapi mereka milih menaiki yang berbentuk ayunan. Berbagi canda dan tawa
Mungkin dulu, Chanyeol sempat membenci Baekhyun karna gadis itu tega meninggalkannya. Tapi kini rasa itu menghilang digantikan rasa cinta yang semakin lama semakin menyeruak didalam hatinya. Memandangi wajah bahagia yeoja disampingnya itu mampu membangkitkan kebahagiaan juga didalamnya. Saat bersama Wendy, tak sebahagia sekarang, mungkin karna factor masa lalu? Entahlah
.
.
Baekhyun mempoutkan bibirnya saat di rasa teman kencannya ini sangat lama, padahal sekedar membeli kembang gula yang jaraknya kurang dari 10 meter. Namja yang ditunngu datang dengan membawa sebuah kembang gula dan sebotol air di masing-masing telapak tangannya
''kau lama sekali'' dumal Baekhyun mengambil kembang gula yang ada ditangan Chanyeol dan segera memakannya. Chanyeol hanya mendengus, jika masa SMA dulu dirinya yang selalu protes dan memaki kini giliran teman masa lalunya yang melakukan hal itu padanya, persis seperti semasa kecil mereka!
''disana penuh, aku jadi mengantri, pabbo!'' Chanyeol menyentil kening Baekhyun, sang empu mengaduh dan menatap tajam Chanyeol
''berhenti menjahiliku, idiot'' balas Baekhyun, dia kesal merasa dari dulu sampai sekarang namja ini tak pernah berubah, selalu jahil dan menampakkan wajah idiotnya
''jangan memanggilku idiot! Aku sudah menjadi gagah dan tampan'' pede Chanyeol, Baekhyun hanya memutar hazel coklat itu karna bosan, sejak dulu Chanyeol memang tetaplah Chanyeol, tak ada yang berubah! Kecuali postur tubuhnya
''dan jangan mengataiku bodoh, aku ini pintar tau!'' balas Baekhyun tak kalah sengit, jari telunjuk kanan milik Chanyeol menempeleng keningg Baekhyun
''kau memang bodoh'' ejek Chanyeol, Baekhyun memukul tangan itu
''aku tak bodoh, buktinya aku mendapat beasiswa'' elak Baekhyun memakan kasar kembang gula
''tapi aku selalu menjadi urutan pertama disekolah'' Baekhyun mendengus, sombong sekali kau Park, batinnya memaki namja tiang yang sialnya selalu membuat hatinya berdebar
''yayaya itu memang fakta, otakmu saja yang kelewat encer bahkan airpun kalah'' ucap Baekhyun dengan nada sengit, Chanyeol hanya tersenyum puas melihat ekhem calon kekasihnya itu merajuk. Dengan lembut tubuh raksasa itu memeluk tubuh mungil disampingnya ini
''hahahaha, aku hanya bercanda Gogi, kau juga pintar'' ucap Chanyeol dengan lembut, Baekhyun menunduk mencoba menutupi rona yang menjalar di area wajah terlebih pipi mulusnya
''tapi masih pintaran Hanmi'' cicit Baekhyun, Chanyeol tersenyum sendu, mendengar nama itu membuatnya ingin menarik Hanmi kembali ke Seoul, bagaimanapun Hanmi pasti sangat kesepian
.
.
Kini keduanya sedang menikmati hari yang menjelang sore, langit begitu mendukung memancarkan sinar berwarna jingga. Chanyeol mapun Baekhyun hanya terdiam tanpa ada percakapan sedikitpun saat mereka menaiki biang lala. Biang lala itu berhenti, dan keduanya tepat diatas sana, mata sabit yang begitu lentik itu memandang takjub ke sekeliling
''woah indahnya'' kagum Baekhyun saat melihat rumah-rumah yang terlihat kecil dan juga lautan tenang yang jauh disana. Chanyeol ikut tersenyum, tangan kirinya seperti sedang mengambil sesuatu. Dan… tepat di wajah Baekhyun setangkai tulip dipegang oleh seseorang yang berada dihadapannya
''aku tau ini tidak romantis, tapi setidaknya biarkan aku mengungkapkan isi hatiku'' ucap Chanyeol, Baekhyun mengangguk kecil dengan senyum manis masih menunggu kelanjutan yang akan dilontarkan oleh namja bermarga Park ini
''sejak kecil, aku sudah lama memiliki perasaan ini, bahkan Hanmi selalu memaksaku untuk mengungkapkannya tapi aku terlalu takut…'' senyum yang tampak diwajah Baekhyun seolah memudar saat mendengar nama itu
''sekarang disini, aku dengan keberanian dan semangat dari adik sepupuku, ingin mengatakan, aku mencintaimu Kim Baekhyun'' gadis itu terharu mendengar ungkapan yang dilontarkan Chanyeol, dia mengambil bunga tulip yang begitu ia sukai, kepalanya mengangguk kecil menerima perasaaan Chanyeol
''aku juga mencintamu, Park'' balas Baekhyun, segera Chanyeol memeluk erat tubuh mungil milik Baekhyun. Biang lala yang sengaj diberhentikan kini sudah kembali berjalan, kembang api bermunculan dilangit seolah mendukung kedua pasangan baru itu
.
.
.
Masih didalam pesawat, gadis berdarah dingin bernama Yoo Hanmi tersenyum manis. Sepertinya dia tau jikalau kakak sepupu tertuanya itu telah berhasil melakukan misinya menyatakan perasaan terpendamnya kepada gadis bermarga Kim yang juga sahabat baik keluarga Park
''selamat oppa'' ucapnya masih tersenyum, oh itu senyum yang sudah lama tidak muncul semenjak kejadian itu, senyum tulus dan penuh suka cita
.
.
.
.
''hyung kau sudah jadian dengan nona Kim?'' Tanya Jimin saat mendengar berita gembira tersebut. Chanyeol mengangguk bangga
''keluarga kita sudah tau?'' Tanya namja itu lagi, dan lagi-lagi Chanyeol hanya mengangguk. Namja itu terlalu focus ke ponselnya, ah dia sedang berchatting ria bersama sang kekasih tercinta yang sulit ia dapatkan. Jimin mendekati Chanyeol yang masih asyik dengan ponselnya
''hyung aku punya rahasia'' bisik Jimin, membuat Chanyeol mengalihkan perhatiannya kepada sang adik sepupu
''apa?'' Tanya Chanyeol penasaran, jimin menyeringai dan membisikkan sesuatu yang membuat Chanyeol tercengang
''Hanmi sejak dulu sudah lama menyukai Kim Jongin''
''APA?!'' pekik Chanyeol, Jimin hanya mengangguk dan tersenyum
''tapi Hanmi selalu mengelak dan yeah dia mencoba melupakan Jongin'' jelas Jimin, Chanyeol masih shock mendengar berita itu, jadi selama ini Hanmi diam-diam memperhatikan keluarga Kim karna menyukai anak kedua keluarga itu? Aigoo Chanyeol tak habis pikir
''tenang hyung, kau tau Hanmi bukan tipe orang yang suka mengusik, dia mengatakan padaku bahwa dia bahagia Kkame telah mendapat yang lebih baik'' lanjut Jimin merangkul pundak lebar Chanyeol
''meskipun aku tau hatinya sangat sakit, tapi hyung kau juga tau kan sejak dulu hati Hanmi memang sudah ada lubang luka yang dalam''
Chanyeol hanya tersenyum lirih, perkataan terakhir Jimin memang benar, Hanmi memang sudah memiliki lubang didalam hatinya sejak kejadian itu
''apa dia akan datang jika Jongin menikah?'' Tanya Chanyeol, Jimin mengedikkan bahunya tanda tak tau
''mungkin dia akan datang'' jawab Jimi asal
Chanyeol menjadi kurang semangat membalas chat dari Baekhyun. Namja itu malah memikirkan yeoja manis yang berubah sedingin es
.
.
.
.
TBC
Jangan lupa review ya ^^
