Tittle: Liar (sequel)

Author: Park Chan Gyu

Main cast: Park Chan Yeol, Byun Baek Hyun, Yoo Hanmi (OC)

Other cast: cari lah sebisa anda/?

Genre: drama,romance, alur gaje (GS)

Disclaimer: cast miliki Tuhan keluarga agency dan para fans, tapi BaekYeol itu milik saya PROTES?

Warning: ini hanya fantasy belaka okeh, GenderSwitch , gajering banget deh

Summary: Baekhyun dan Chanyeol sudah kembali bersama, tapi bagaimana dengan Hanmi, dan juga kehidupan setelah masa SMA mereka yang begitu rumit telah berakhir? Akankah bahagia? Atau sebaliknya?

….

….

Park… Chan… Gyu…

HAPPY READING~

###

###

Malam ini keluarga Park maupun keluarga Kim tengah berkumpul dalam acara makan malam yang diselenggarakan di kediaman keluarga Kim. Semua hidangan mewah memenuhi meja makan. Jimin meneguk liurnya karna tak tahan untuk segera mencicipi semua hidangan

Baekhyun duduk disamping sang kekasih, Jongin pun begitu disebelahnya terdapat gadis yang ia cintai sejak SMP, sedangkan Jimin? Dia belum memiliki kekasih, biasanya yang duduk disampingnya ini adalah gadis dingin tersayangnya, tapi gadis musang itu tak berada disini. Jimin menghela nafas….

''Chanyeol dan Baekhyun sudah bersatu, apa perlu kita percepat?'' tawar tuan Kim menatap teman lamanya. Kris menengok ke arah istrinya meminta pendapat, sang istri hanya tersenyum sambil mengangguk

''aku setuju saja, lagian kau belum bertanya pada mereka berdua yeobo'' jawab Tao menyentuh punggung sang suami tercinta

''Chan, kapan kau akan bertunangan dengan Baekhyun?'' Tanya sang ayah ke Chanyeol, pria muda bermarga Park itu hanya memandang bingung kearah Kris

''mungkin setelah lulus ahjussi'' jawab Baekhyun mewakili sang kekasih yang terlihat idiot dengan mata membulat dan bibir setengah terbuka, Kris hanya mengangguk singkat

''sudah lah, kita bicarakan ini setelah kita selesai makan malam'' semua terkekeh saat mendengar ucapan Jimin, tidak sabaran sekali dia

Keluarga besar itu akhirnya makan malam dengan sangat tenang, tapi tidak untuk Baekhyun, mata sipitnya melirik ke kursi sebelah Jimin yang kosong, berharap kursi itu diisi oleh calon adik sepupunya yang berada di Swiss

.

.

.

.

Hanmi baru selesai menyelesaikan acara mandinya, merenggangkan tubuhnya yang kini terasa sangat segar. Mata musangnya melirik ke arah jam, sudah lewat dari jam 10 malam tapi dia belum makan. Pikirannya malah terfokus pada orang yang baru dikenalnya, memanggilnya dengan nama kecil miliknya

''aku harus bertanya besok''

.

.

.

.

''aku akan menjaganya seperti yang kau mau''

''…''

''tenang saja, kau fikir aku ini pria yang bagaimana?''

''…..''

''percaya padaku, Appanya sudah bilang seperti itu padaku''

''…..''

''jangan khawatir, aku melakukan ini juga bukan hanya kau dan Tuan yang meminta''

''…''

''sudah diam saja, aku tutup dulu''

Telepon itu terputus, namja tampan dengan rambut berwarna hitam kecoklatan memandang langit malam. Tiba-tiba hatinya berdebar saat mengingat gadis manis itu, tubuhnya dengan cepat berjalan menuju Kasur dan menidurkan dirinya. Esok pasti hari yang menyenangkan, pikirnya

.

.

.

.

Pagi ini seperti biasa, Baekhyun akan mengunjungi kediaman Park untuk membereskan kamar dan berangkat bersama sang kekasih. Pasti kalian akan mengatakan Baekhyun bagaikan maid? Itu memang kemaunannya dan juga suruhan sang ibu, katanya dia harus terbiasa jadi jika sudah menikah tidak akan terlalu kaget…

''aku merindukan Hanmi'' lirih Baekhyun yang dapat didengar oleh Chanyeol. Mereka sekarang berjalan kaki sambil berpegangan tangan menuju universitas yang tak jauh dari rumah Yifan Park. Baekhyun memaksa kekasihnya untuk berjalan kaki, hitung-hitung olahraga, katanya.

''bagaimana kalau liburan semester kita berlibur ke Swiss?'' saran Chanyeol menatap wajah murung kekasihnya yang kembali cerah

''tapi jika itu membuat Hanmi terganggu bagaimana?'' Tanya Baekhyun menjadi murung lagi, Chanyeol menimang-minang ide apa yang akan ia lakukan untuk bisa bertemu dengan hanmi

''tidak akan, kita bawa saja Jimin, bocah itu pasti akan senang'' Baekhyun mengangguk-anggukkan kepalanya

''baiklah kita berlibur ke Swiss, dan juga Yeollie kita harus memberitahu kalau kita akan bertunangan tahun depan''

''iya, dan juga minta persetujuan darinya, biarpun begitu dia anak dari Ahri ahjumma''

Mereka berjalan sambil terus berbincang, tanpa sadar mereka telah sampai di Kyunghee university

.

.

.

.

Hanmi mencicipi telur gulung yang baru saja matang. Merasa tak ada yang kurang, gadis itu menaruh piring lonjong yang berisi telur gulung di meja makannya yang berukuran mini. Tangan kanannya sibuk mengaduk sup ikan yang dibuatnya. Mematikan kompor otomatis itu saat sudah selesai

Ting Nong!

Bel listrik berbunyi, Hanmi membalikkan tubuhnya. Melepas celemek biru mudanya, dan berjalan ke pintu untuk melihat siapa orang yang datang dipagi ini

Cklek! Pintu terbuka, gadis pemilik apartement terbengong melihat tamunya

''kau sudah datang?'' Tanya Hanmi mempersilahkan tamunya untuk masuk, tamu –Hoseok- itu masuk dan duduk di kursi meja makan. meja makan itu hanya berisi 2 kursi saja, Hanmi hanya menggeleng melihat kelakuan Hoseok

''cepat sekali?'' Tanya Hanmi lagi, dirinya sedang menyendokkan nasi hangat yang baru saja matang untuk tamunya ke mangkuk ukuran kecil

''kau tidak tau? Apartementku berada di lantai atas apartementmu'' beritahu Hoseok, tangan nakalnya mencomot potongan telur gulung lalu memakannya. beruntung Hanmi tak melihatnya

''pantas'' singkat Hanmi memberikan mangkuk kecil isi nasi ke Hoseok

''makanlah yang banyak'' ucap Hanmi, gadis itu membawa panci kecil yang berisi sup ikan dan menaruhnya ditengah meja makan

''kau yang memasak semua ini?'' Tanya Hoseok dengan mata berbinar, sup ikan adalah makanan favoritnya. Hanmi duduk didepan Hoseok, dirinya sudah membawa mangkuk yang ukurannya sama dengan yang dipegang Hoseok

''hanya telur gulung dan sup ikan'' jawab hanmi

Mereka berdua sarapan dengan makanan yang dimasak oleh gadis bermarga Yoo. Wah ini sangat lezat, aku akan mengatakan pada Jimin haha, batin Hoseok memuji masakan Hanmi yang sangat enak itu. mungkin dia akan terus mengunjungi apartement gadis ini untuk sekedar makan

''makan yang benar, lihat lah nasi berceceran dan juga dimulutmu...'' omel Hanmi, membersihkan sisa nasi yang menempel didaerah mulut Hoseok menggunakan sumpit. Ngomong-ngomong mereka sarapan menggunakan sumpit dan sendok, kebiasaan saat di Korea. Terlihat keduanya seperti pengantin baru, kkk...

Hoseok merona, ah dia merasa dipermalukan oleh nasi-nasi genit itu(?) harusnya mereka termakan bukan malah menempel diarea mulut pria tampan dan cerewet itu. dalam hati Hoseok merutuk, Hanmi hanya tersenyum kecil. Mereka kembali melanjutkan acara sarapan mereka.

.

.

.

.

Hari ini kelas Baekhyun mendapat giliran jam tambahan. Dirinya menghela nafas, kepalanya hampir pecah, mencari rumus untuk menyelesaikan soal teka-teki sang dosen memang tak sesulit teka-teki milik hanmi, tapi tetap saja kepalanya terasa sakit sekali. Belum lagi Chanyeol menyuruhnya untuk segera keluar dari kelas, Argh! Mengingat Chanyeol rasanya dia ingin mencekek namjanya tersebut

Chanyeol enak memiliki otak encer, IQnya tinggi, gadis itu memang pintar tapi kalau tidak diasah seperti pisau akan tumpul! Dia jadi iri, setidaknya Baekhyun ingin memiliki otak seperti Hanmi, ah mengingat gadis musang itu lagi…

Baekhyun berjalan keluar kelas, ia sudah menyelesaikan tugas yang diberikan dosennya meski otaknya sampai mengebul mengeluarkan asap hitam. Lagipula dia kan mengambil jurusan medis kenapa harus diberikan tugas itu, Huft…

''BAEKKIE!'' teriak seseorang, Baekhyun menghentikan langkahnya, pria itu berhenti dan membuat jarak saat dilihat gadis di depannya ini mengeluarkan aura gelap

''Baek..'' panggil Chanyeol takut-takut, wajah cantik itu menatap tajam kekasihnya, dia masih kesal karna tterus-terusan diganggu meski via ponsel

''kau tak tau seberapa susahnya aku menyelesaikan tugas itu? dank au selalu menganggu!'' bentak Baekhyun selangkah maju. Chanyeol mundur, dia mana berani melawan singa betina ini, bisa masuk rumah sakit jadi Chanyeol hanya diam

''a..aku minta maaf Baek'' mohon Chanyeol, tangan mungil itu terkepal dan siap untuk meninju, Chanyeol tutup mata karna takut. Saat kepalan tangan itu berada di wajah tampan milik Chanyeol, Baekhyun mendengus dan menurunkan tangannya

''kau menyebalkan'' Baekhyun berjalan meninggalkan Chanyeol sendiri. Kalau sudah begini, hanya Hanmi yang bisa membujuk Baekhyun meski itu sudah sepuluh tahun yang lalu Hanmi lakukan

''Hanmi, aku membutuhkanmu'' lirih Chanyeol mengikuti Baekhyun dari belakang

.

.

.

.

Gadis yang disebut Chanyeol sedang focus pada layar besar yang berisi pelajaran, mendengarkan dengan seksama dosen yang tengah menjelaskan. Hanmi ada dikelas teori, sang dosen menjelaskan tentang arsitektur, ya Hanmi mengambil jurusan arsitek.

Dirinya baru saja ingat, ia mau bertanya pada Hoseok tapi dia lupa tadi pagi haaahhhh kapan dia akan menanyakan itu. menggigit pena yang ada ditangan mungilnya, bel yang ada di dalam ruangan kedap suara itu berbunyi menandakan kelas selesai

Hanmi membereskan buku-buku tebal untuk menunjang pelajarannya dan menentengnya. Gadis dengan tinggi 170 senti meter itu ragu, ia ingin menemui Hoseok yang berada dikelas matematika tapi dia takut mengangguk. Akhirnya gadis itu hanya diam menunggu namja yang baru kemarin ia kenal

Hoseok keluar dari kelas, merenggangkan tubuhnya yang terasa sangat pegal karna duduk selama 3 jam dan memperhatikan dosen yang tengah memberikan rumus rumit dan menjelaskannya. Beruntung Hoseok memiliki otak yang pintar jadi bisa menangkap, jika tidak pintar mana mungkin dia bisa masuk ke universitas ETHZ ini dengan nilai yang memumpuni

Mata gagak itu melirik ke seseorang gadis memakai kaus di double kemeja kotak berwarna biru muda garis merah, celana jeans panjang yang senada dengan warna kemeja sedang bersandar di tembok kelasnya, kepala itu tertunduk, kedua tangan memeluk tumpukan buku tebal dan mata terpejam

Namja itu tersenyum dan mendekati yeoja manis yang sedang tertidur sambil berdiri. Mengamati wajah polos nan lucu, matanya terfokus pada bibir tipis sedikit terbuka. Seolah sadar dengan apa yang dipikirkan Hoseok memukul pipinya, membuat yeoja yang tengah tidur terbangun

''oh maaf membangunkanmu'' sesal Hoseok mengelus pipi yang ditamparnya sendiri. Hanmi hanya mengangguk dengan wajah mengantuknya

''jangan tidur sambil berdiri, ayo pulang'' ajak Hoseok menarik lembut pergelangan Hanmi, orang yang diperlakukan seperti itu hanya mengerjapkan matanya bingung, mata musangnya melirik Hoseok beralih ke kedua tangan yang menyatu. Karna masih linglung Hanmi menganggap itu bukan apa-apa dan tidak mau mengucapkan sepatah kapanpun

.

.

.

.

''MWO?!'' pekik Baekhyun mendengar pengakuan Chanyeol, sepulangnya dari universitas, Baekhyun ditarik kekasihnya menuju taman terdekat, tak peduli Baekhyun yang masih marah

''aku berkata sesuai dengan apa yang Jimin katakan'' ujar Chanyeol berjongkok didepan Baekhyun, gadis itu duduk di bangku ayunan. Matanya membulat mengetahui kenyataan itu

''jadi dia menyukai Kkame?'' Chanyeol mengangguk membenarkan

''ini benar-benar berita yang menghebohkan''

''tapi hanmi baik-baik saja'' sela Chanyeol menenangkan kekasihnya yang masih shock

''bagaimana kita tau dia baik-baik saja? Dia selalu menutup diri!''

''Jimin mengatakan Hanmi anak yang baik dan tulus, dia bukan tipe orang yang suka mengusik, buktinya dia tidak menganggu hubungan Jongin dan Kyungsoo? Padahal keduanya selalu mengumbar kemesraan'' jelas Chanyeol, membuat Baekhyun menghela nafas, Chanyeol ada benarnya jadi dia tidak usah khawatir lagi

''dan, kau tau Jimin dan Yoo ahjussi mengirim orang untuk menjaganya, mereka juga berharap orang itu bisa membuat Hanmi kembali seperti semula…''

''lagi pula, hanya orang itu yang bisa membuat Hanmi merasa nyaman dan jauh dari kesepian, kita juga mengharapkan orang itu mampu membuat Hanmi melupakan cinta pertamanya'' lanjut Chanyeol, gadis yang berada diayunan itu jadi penasaran siapa orang itu

''siapa dia?'' Tanya Baekhyun penuh rasa penasaran, Chanyeol tersenyum, mengecup bibir mungil itu

''Jung Hoseok, anak dari Jung Jinyoung''

.

.

.

.

TBC

A/N: haaaaaaiiiiii udah update nih, yeeee hari ini aku selesai dari TKM tapi minggu depan UTS T.T tapi tenang aku bakal tetep ngupdate cepet kok, telat sedikit gak apa kan hihi, thanks buat yang masih setia ngereview, maaf nih kalo kurang panjang dan malah ngebosenin hehe

Jangan lupa REVIEW lagi ^^