Tittle: Liar (sequel)
Author: Park Chan Gyu
Main cast: Park Chan Yeol, Byun Baek Hyun, Yoo Hanmi (OC)
Other cast: cari lah sebisa anda/?
Genre: drama,romance, alur gaje (GS)
Disclaimer: cast miliki Tuhan keluarga agency dan para fans, tapi BaekYeol itu milik saya PROTES?
Warning: ini hanya fantasy belaka okeh, GenderSwitch , gajering banget deh
Summary: Baekhyun dan Chanyeol sudah kembali bersama, tapi bagaimana dengan Hanmi, dan juga kehidupan setelah masa SMA mereka yang begitu rumit telah berakhir? Akankah bahagia? Atau sebaliknya?
….
….
Park… Chan… Gyu…
…
…
HAPPY READING~
.
.
.
Sudah tiga bulan lebih Hanmi berada di Swiss untuk menuntut ilmu. Hari ini dia ingin sekali pulang ke kampung halaman dan juga mengunjungi pemakaman sang ibu. Sedang sibuk memasukkan bebarapa pakaian maupun berkas penerbangan, tamu tak diundang yang selalu datang kini memasuki apartemennya
''kau mau kemana?'' Tanya orang yang sangat Hanmi kenali
''aku akan ke Korea, kau mau ikut?'' jawab Hanmi sekaligus menawari orang itu. Hanmi telah siap dan memakai ransel ukuran sedang berdiri dari duduknya. Orang itu mengedikkan bahunya
''kau tau kesibukan asisten dosen?'' Tanya Hoseok membuat Hanmi menganggukan kepalanya
''kalau begitu aku titip apartement ya, bye'' pinta Hanmi meninggalkan apartement tersayang dan juga meninggalkan orang yang sudah cukup dekat dengannya
.
.
.
.
.
''Yeol…'' lirih Baekhyun membuka pintu kamar mewah yang dihuni oleh anak dari keluarga Park
''Yeollie..'' panggilnya lagi memasuki kamar itu, terdapat gundukan diatas ranjang single ukuran king size. Baekhyun menaiki ranjang itu, berdiri lalu meloncat-loncat, oh gadis mungil ini terlihat seperti anak kecil. Akhirnya orang yang ada didalam gundukan itu merasa terganggu dan bangun
''kau seperti Himme'' sindir Chanyeol, namja pemilik kamar tersebut merenggangkan seluruh tubuhnya yang terasa kaku. Baekhyun terdiam saat mendengar nama itu
''mungkin sebentar lagi aku akan mirip dengannya'' balas Baekhyun mendudukkan diri disamping Chanyeol
''kau bau! Mandi sana!'' suruh Baekhyun menepuk lengan kekar Chanyeol
''sebentar lagi'' jawab Chanyeol dengan suara khas orang bangun tidur
''katanya kita akan ke pantai!'' ingat Baekhyun menusuk-nusuk lengan kekar itu menggunakan telunjuk lentiknya. Chanyeol mendengus, turun dari ranjang dan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya
.
.
.
.
.
Hanmi berjalan menuju depan rumah milik appanya, senyumnya terus merekah menambah kesan manis pada wajah yang selalu terkesan dingin. Tubuh itu sudah berdiri tepat didepan pintu, mengetuk pintu rumah. Pintu terbuka, Hanmi memundurkan tubuhnya selangkah melihat orang yang membuka pintu bukanlah maid maupun ayahnya
''oh hai Hanmi'' sapa orang itu, senyum Hanmi luntur seketika dan tatapan hangat berubah menjadi seperti biasa, dingin dan tajam
''untuk apa kau disini?'' Tanya Hanmi dingin, orang itu tersenyum meremehkan, bersandar di sisi pintu
''kau tau, ayahmu membuatku menjadi tahanan kota'' jawab orang itu santai, Hanmi mengepalkan telapak tangannya
''jangan membuat omong kosong!'' sinis Hanmi yang dibalas tawa
''sebenarnya ayahmu sudah tau kalau kebakaran itu disengaja, tapi ayahmu seolah tak tau dan malah menutupinya'' jelas orang itu yang kita ketahui nyonya Son, mata musang itu membulat mendengarnya. Tidak ayahnya tak mungkin tega…
''ayahmu dan ibumu itu dijodohkan, seharusnya aku yang menjadi istri ayahmu bukan Park Ahri''
''DIAM!'' bentak Hanmi dengan nafas memburu, itu semua pasti kebohongan dan omong kosong, wanita ini memang tak ada habisnya membuat keluarga Hanmi menderita
''dan ayahmu mencintaiku bukan ibumu, Hanmi, aku hamil sebelum kedua orang tuamu dijodohkan, jadi Wendy itu adalah anak dari ayahmu bukan tuan Son'' wanita itu masih saja berceloteh, hati Hanmi sakit bahkan lebih sakit saat mengetahui ibunya meninggal
''tenang, aku sudah bercerai dengan tuan Son, dan marga-ku akan berubah menjadi Yoo saat kau sudah lulus'' lanjut wanita itu tanpa peduli jika dirinya ada diposisi Hanmi. Gadis muda itu membalikkan tubuhnya, sudah cukup dia mendengarkan celotehan si nenek lampir itu
Kakinya terus berjalan tanpa arah, pikirannya tertuju pada ucapan-ucapan wanita jahat itu. jika benar, maka dia akan lulus secepatnya tanpa memberitahu kelulusannya. Sampai kapanpun dia tidak akan sudi memiliki hubungan bersama orang yang menghancurkan masa indahnya dan membuat ibunya meninggal
.
.
.
.
.
Chanyeol maupun Baekhyun sedang berada di pusat perbelanjaan. Mereka membeli semua kebutuhan untuk ke pantai
''bagaimana dengan ini Chan?'' Tanya Baekhyun meminta saran kepada sang kekasih. Gadis itu mencoba topi pantai berwarna krem degan garis merah mudah. Chanyeol hanya memberikan 2 jempolnya. Baekhyun tersenyum dan mengambil topi itu
Baekhyun memeluk lengan Chanyeol, keduanya sedang melihat-lihat kacamata hitam. Baekhyun mengambil kacamata kuda bentuk kotak, memakaikannya ke Chanyeol, omong-omong Baekhyun berjinjit hihi
''kau terlihat tampan'' puji Baekhyun, Chanyeol berkaca di kaca yang tersedia, sedikit mengacak rambutnya agar terlihat semakin keren
''bagaimana?'' Tanya Chanyeol meminta saran, Baekhyun terkekeh sambil mengangguk, gaya Chanyeol seperti seorang superstar saja
''kau tampan, keren dan perfect'' puji Baekhyun menunjukkan 1 jempolnya, namjanya hanya menunjukkan senyum idiotnya
Chanyeol merangkul mesra pundak kekasih tercinta, mereka menuju took pakaian.
''coba pakai ini'' suruh Chanyeol memberikan bikini ukuran M berwarna putih polkadot. Mata sabit itu membola, reflek tangan mungilnya memukul kencang
''aku tidak mau memakai bikini!'' tolak Baekhyun mempoutkan bibirnya
''dulu kau selalu memakai bikini, yang tidak suka bikini itu Hanmi'' sindir Chanyeol menaruh kembali bikini itu ketempat semua
''itu kan dulu, lagipula ukuran M, memang aku terlihat kecil!'' dumal Baekhyun menekuk kedua tangannya di bawah dadanya, Chanyeol melirik dari atas sampai bawah tubuh Baekhyun
''hanya sedikit besar'' jawab Chanyeol menjurus ke hal-hal mesum, wajah gadis itu memerah padam
''yak apa yang kau fikirkan heoh!'' Baekhyun memukul kencang lengan sang kekasih, membuat sang empu meringis kesakitan
''maaf Baek, hanya sepintas'' bela Chanyeol, Baekhyun mendengus dan meninggalkan Chanyeol sendiri
.
.
.
.
.
Seorang gadis dengan wajah datar dan tatapan kosong berdiri didepan pemakaman yang sudah sangat dirindukannya. Menghelas nafas, matanya kembali berair, namun dengan cepat dia mendongakkan kepalanya
''umma aku datang'' sapa gadis itu mencoba meredam suara gemetarnya, kakinya tertekuk didepan pemakaman
''umma, aku punya kabar baik dan juga buruk'' adu Hanmi mengelus makan ibunya penuh sayang
''kabar baiknya, aku sudah tidak kesepian lagi, ada orang yang rela membagi kebahagiannya untukku''
''umma, hatiku juga sudah tidak sekosong dulu, ada yang mengisinya, aku bahagia umma, sangat bahagia, aku merasa seperti Himme''
''dan kabar buruknya, appa mengkhianati kita umma, apa itu alasan kenapa appa jarang pulang umma? Apa itu alasan kenapa kamar umma dan appa kedap suara''
''kenapa umma tidak bercerita pada Hanmi, pantas saat masih kecil Hanmi selalu mendengar suara kalian yang begitu kencang''
''umma, aku tidak butuh umma baru, aku hanya membutuhkan umma, Himme hanya butuh Ahri umma, Himme benci nyonya Son'' adu Hanmi dengan air mata yang begitu deras mengalir dipipi mulusnya. Gadis itu telihat begitu lemah sekarang, ah bukan hanya sekarang tapi sejak dulu dia memang sudah lemah
Gadis itu berdiri, mengusap bekas air mata yang tersisa dipipi mulusnya. Dia bisa melakukan apapun jika dia mau, tapi Hanmi ingin menikmati hari-harinya terlebih dulu baru memikirkan caranya menyingkirkan wanita yang selalu menghantui hidupnya
.
.
.
.
.
Lagu Jump-BTS mengiringi perjalanan duo sijoli yang tengah meliburkan diri menuju pantai. Chanyeol maupun Baekhyun tak henti-hentinya terus berteriak bak orang gila ketika mendengarkan lagu hiphop milik boyband baru yang sudah sangat tenar dimana mana.
Baekhyun mengangkat kedua tangannya keudara saat penutup bagian atas mobil terbuka. Merasakan angina laut yang menyegarkan. Mereka kepantai untuk menikmati piknik dan sunset
Mereka akhirnya sampai ditujuan, Chanyeol memarkirkan mobilnya ditempat khusus parkiran. Chanyeol mengambil keranjang piknik beserta tikar gulung yang sengaja Baekhyun bawa.
Baekhyun menggelar tikar yang Chanyeol bawa tadi dan menaruh keranjang pikniknya diatas tikar tersebut
''Baek, pakaikan aku sunblock'' suruh Chanyeol menyerahkan botol sunblock pada Baekhyun lalu memperlihatkan punggungnya dihadapan Baekhyun, dengan berat hati sang gadis mengoleskan sunblock diseluruh kulit Chanyeol yang tak tertutupi kain
''sudah'' ucap Baekhyun menaruh botol itu, lau mengambil minuman dingin dari keranjang lalu meminumnya
''kau tidak memakai sunblock?'' tawar Chanyeol menunjukkan wajahnya yang seperti om-om mesum, telapak tangan kiri Baekhyun menangkup wajah Chanyeol lalu mendorongnya
''aku tidak takut hitam'' jawab Baekhyun menulis sesuatu dipasir menggunakan jari lentiknya
''ah kau mau mengalahkan adikmu, iya kan?'' terka Chanyeol
''apa-apaan, kulitku tidak akan sehitam dia'' elak Baekhyun, dengan isengnya Chanyeol melemparkan segenggam pasir ke tubuh Baekhyun, membuat kulit mulus yang terekspos menjadi sedikit kotor
''yak, Park Chanyeol!'' pekik Baekhyun berdiri, Chanyeol segera berlari dan gadis mungil itu mengejarkan
''ayo kejar aku jika kau bisa'' ejek sang namja yang hanya menggunakan boxer dan kaos hitam tipis, gadis mungil yang hanya memakai kaos gombrong dan hotpants terus berlari mengejar kekasinya yang selalu mengejek dan semakin membuatnya kotor dan basah.
''jika aku mendapatkanmu kau akan mati, Park!'' ancam Baekhyun, menjadi angin lalu bagi namja bermarga Park itu
Chanyeol berhenti secara mendadak dan membalikkan tubuhnya, otomatis Baekhyun yang berlari secepat mungkin menabrak tubuh sang kekasih
''YAAAKK!'' teriaknya
BRUGH! Keduanya jatuh dengan tubuh Baekhyun menindih tubuh Chanyeol. Kedua pasang mata itu saling bertatapan, sepasang mata sipit memandang terkejut, sedangkan si mata bulat hanya mengerjap. Posisi mereka terbilang intim, dan juga…. Bibir keduanya dalam keadanya bersatu!
Baekhyun langsung berdiri, menunduk malu dengan kejadian tadi. Chanyeolpun ikut berdiri
''ah harusnya bisa lebih lama lagi, agar bisa sedikit dilumat'' guman Chanyeol yang mampu didengar Baekhyun
''PARK MESUM!'' teriak Baekhyun dengan wajah teramat merah
.
.
.
.
Baju keduanya sudah sama-sama basah, sejak kejadian itu keduanya malah bertengkar di pinggir pantai, saling menyipratkan air laut, menjatuhkan satu sama lain dan banyak lainnya. Hari sudah sangat sore, bekal mereka juga sudah habis. Keduanya kini duduk berdua dipinggir pantai, sesekali kaki mereka akan terendam air laut yang tengah pasang surut
Kepala Baekhyun bersandar dipundak tegap milik sang kekasinya. Keduanya tengah bercerita satu sma lain dengan tangan yang juga saling menyatu. Mereka menantikan sunset, mereka tidak ingin kelewatan moment tersebut
''ayo kita hitung mundur, dari sepuluh'' ajak Chanyeol, Baekhyun mengangguk
''10..9..8…7…6…..5….4…..3….2….''
Tiba-tiba Chanyeol menegakkan kepala Baekhyun, membuat gadis itu mengerjap bingung, sunset memang belum terjadi mungkin mereka masih harus menghitung 5 angka lagi. Keduanya saling berhadangan. Kedua tangan Chanyeol menangkup kedua pipi mulus Baekhyun
Chanyeol memiringkan kepalanya dan perlahan maju, sepertinya namja itu berinisiatif untuk mencium bibir sang kekasih
''Kim Gogi…'' panggil Chanyeol mengecup bibir ranum milik Baekhyun, sang gadis mengerjapkan matanya, pipinya memanas, degup jantungnya terus berdetak tak menentu, jutaan kupu-kupu berlomba-lomba untuk keluar dan menggelitik perut rata sang yeoja bermarga Kim. Dan kejadian itu juga terjadi pada Chanyeol
''Saranghaeyo'' ucap Chanyeol, lalu bibir tebalnya menyatu dengan bibir tipis yang begitu di inginkannya. Mata keduanya tertutup menikmati ciuman mereka, sunset telah terjadi dan baground sunset itu menambah kesan romantic diantara keduanya…
.
.
.
.
.
.
TBC
A/N: maaf telat update, ternyat gak sesuai target T.T habis tiap aku mau bikin ff, kebentrok sama tugas jadinya kan bete huh, tapi aku udah update sekarang, lagi-lagi Hanmi ngenes yah kasihan deh dia, oh iya gimana momentnya ChanBaek? Masih kurang ya? Huhu yg nanya kissingnya, tuh udah, aku agak susah nih, soalnya jarang bikin ff yang ada adengan kissing hehe
BIG THANKS FOR REVIEWS ^^
