CHAPTER 2
Naruto sama sekali tidak tahu kenapa dia bisa berada di tempat ini. Berada di tengah-tengah segerombolan cewek yang sedang berusaha menerobos masuk ke dalam sebuah gedung. Rasanya sumpek, sesak, nyesek, dan bau ketek. Sumpeh deh ah.. ada yang bau KETEK!
Naruto nggak tahan sama berbagai macam aneka bau yang tercium lewat hidungnya, bikin dia eneg dan pusing. Belum lagi teriakan 'Kyaa-kyaa' yang terdengar tepat di lubang telinganya – Rasanya gendang telinga Naruto bergetar mau pecah. Bisa tuli mendadak dia!
Naruto ingin mundur dan keluar dari segerombolan cewek gila yang teriak-teriak nggak jelas ini, tapi itu nggak mungkin. Semua orang sedang berusaha untuk maju, masa Naruto melawan arus sih? Nggak mungkinkan… Itu sama aja namanya cari mati – Bunuh diri!
Hanya ada satu jalan yang harus dilalui Naruto, yaitu maju! Entah ada apa di ujung jalan sana, jika dia berhasil maju ke barisan paling terdepan, maka itu artinya Naruto dapat bernafas dengan lega. Dan jadilah.. Naruto berjuang menerobos ratusan cewek-cewek yang ada di depannya.
Go, Naruto! Go!
Naruto emang seorang wonder women. Dia tangguh! Bisa dibilang Naruto adalah cewek perkasa (Kayak Raksasa). Dengan memanfaatkan badan yang kelewat gede dan dipenuhi lemak, Naruto dapat dengan mudah menyingkirkan cewek-cewek kurus yang ada di depannya. Dengan sekali dorongan, Naruto dapat membuat cewek yang didorongnya nyungsep, terjatuh kemudian diinjak-injak sama cewek lain – Poor you guys…
Nggak perlu memakan waktu lama bagi seorang Naruto yang hebat ini untuk bisa masuk ke dalam barisan terdepan. Naruto dapat melihat begitu banyak kamera dan wartawan begitu dia sampai di situ. 'Ada acara apa ini? Kenapa begitu banyak kamera?' Pikir Naruto di dalam hati. Dia itu emang kelewat polos atau blo'on sih?
"Kyuubi-kun, apa benar Anda memiliki hubungan khusus dengan Yamanaka Ino?"
"Apa dia adalah kekasihmu?"
"Tapi bukankah Yamanaka Ino digossipkan telah menjalin hubungan dengan seorang pengusaha? Bagaimana pendapat Anda tentang gossip itu?"
Naruto melihat seorang cowok berambut pirang kemerahan digerumbungi wartawan dan paparazzi. 'Siapa dia? Kayaknya pernah liat deh!' Pikir Naruto sambil mengamati cowok itu.
Naruto terus memandangi cowok berambut pirang kemerahan itu. Wajah cowok itu begitu familiar bagi Naruto, sangat tidak asing malah. Naruto berusaha mengingat-ingat di mana dia pernah melihat cowok itu. Mata Naruto membulat begitu dia mengingat siapa cowok berambut pirang kemerahan itu. Naruto ingat, kalau dia mengenal cowok itu. Hampir tiap hari, pagi-siang-malam dia melihat cowok berambut pirang kemerahan itu di rumahnya, catat : di rumahnya! Dia adalah..
"Ibu.."
Hah? Naruto bilang apa tadi? Coba ulangi!
"Ibu.."
WHAT? What did she say? Ibu? You must be kidding on me!
Eitss.. jangan salah paham dulu saudara-saudara! Maksud Naruto bukan kayak gitu. Ibu yang dimaksud oleh Naruto bukanlah si Kyuubi, tapi si Kushina yang lagi ada di rumah.
Emang apa hubungannya Kushina sama si Kyuubi? Ooh.. jelas ada hubungannya donk! Setelah di asat-usut sampai kusut, ternyata diketahui kalau Kushina adalah seorang Kyuubi HoLic alias Fans fanatik Kyuubi. Ibu rumah tangga yang satu itu sangat ngefans sama si Kyuubi, lebih tepatnya dia tergila-gila sama penyanyi ganteng itu. Tiap hari Kushina selalu dengerin lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Kyuubi sambil jogged-jogged, mengoleksi foto dan poster Kyuubi dengan segala macam pose dan ukuran, kemudian di pajang di dinding-dinding rumah. Jika kalian ke rumah Naruto, kalian pasti akan langsung terkejut dibuatnya karena melihat foto Kyuubi yang banyaknya naudzubillah terpajang di setiap ruangan.
Pernah satu kali, Minato (Suami Kushina atau Ayah Naruto) mengganti satu foto Kyuubi dengan foto dirinya (Karena kehabisan tempat). Kushina langsung marah-marah begitu mengetahui hal itu, piring serta seperangkat alat dapur berterbangan ke arah Minato, hampir terjadi pertikaian yang berujung pada percerain. Untung saja, dengan wajah yang dipenuhi luka dan lebam akibat KDRT, Minato bersimpuh sembah sujud kepada Kushina untuk meminta maaf karena telah lancang mengganti foto Kyuubi yang agung dengan foto dirinya yang nista – Poor Minato.. emang apa kurangnya Minato coba? Padahal foto Minato nggak kalah keren dari Kyuubi, lebih keren malah! Minato gito loeh.. semua orang juga tau kalau yang namanya Namikaze Minato itu Goanteng abiss! – Ck,ck,ck.. Itulah Minato, suami tertindas yang masuk ke dalam golongan SSTI (Suami-Suami Takut Istri) Heddeeehh…
Back to story :
Begitu Naruto menyadari kalau cowok berambut pirang kemerahan itu adalah Kyuubi. Naruto langsung jengkel dibuatnya.
Eh, why? Kok gitu?
Naruto jengkel, sebal dan dendam kesumat sama Kyuubi, karena Kyuubi menyebabkan kedua orang tuanya bertengkar dan hampir aja bercerai hanya karena sebuah foto nggak penting itu (Foto Kyuubi).
Tiba-tiba para wartawan dan paparazzi semakin ribut dan menggila begitu melihat kehadiran seseorang. Seorang cewek berambut pirang panjang yang di ikat pony tail, dan memiliki bola mata biru. Naruto mengenal cewek itu, dia adalah seorang model dan artis holywood yang sangat terkenal, dia adalah Yamanaka Ino, artis idola Naruto.
Yap! Yamanaka Ino adalah idola Naruto.
Jika kalian bertanya kenapa Naruto bisa mengidolakan Ino, maka jawabannya adalah karena Naruto merasa kalau dirinya mirip dengan Ino. Rambut dan bola mata mereka memiliki warna yang sama, sama-sama pirang dan biru, hanya saja warna mata dan rambut Naruto lebih cerah dari pada Ino, dan kulit Naruto lebih gelap. Naruto berfikir, kalau seandainya dia menjadi kurus, dia pasti akan terlihat sangat mirip dengan Ino, bisa terlihat cantik seperti Ino.
"Yamanaka Ino, benarkah Anda memiliki hubungan khusus dengan Kyuubi?" Tanya salah satu wartawan kepada Ino. Ino hanya diam, dia tidak berniat menanggapi pertanyaan dari wartawan itu, dia lebih memilih untuk memperhatikan Kyuubi yang ada di depannya.
Kyuubi dan Ino saling berpandangan.
Ekspresi wajah Kyuubi terlihat tidak suka dengan kehadiran Ino, dia enggan untuk melihat wajah Ino, dan lebih memilih untuk melihat segerombolan cewek yang ada di belakang Ino. Saat itulah, mata merah Kyuubi bertemu pandang dengan sepasang manik biru secerah langit milik Naruto. Kyuubi terpaku melihat kehadiran Naruto. 'Kenapa dia? Kenapa dia menatapku seperti itu?' Tanya Naruto di dalam hati, entah kenapa dia merasa ge'er dipandangi seorang artis.
"Dia!" Tunjuk Kyuubi secara tiba-tiba, semua orang langsung terdiam melihat Kyuubi yang menunjuk seseorang. Kyuubi berjalan perlahan mendekati orang yang di tunjuknya. Semua orang awalnya mengira kalau orang yang ditunjuk Kyuubi adalah Ino, tetapi dugaan mereka salah total. Kyuubi melewati Ino begitu saja, Ino pun tampak syok dibuatnya.
'Ke-kenapa dia menunjukku dan berjalan kemari?' Batin Naruto panik.
Kyuubi berhenti tepat di depan Naruto. Jujur saja, saat ini Naruto sangat terkejut, dia bingung dengan situasi dan kondisi sekarang. 'Apa dia mengenalku?' Tanya Naruto dalam hati. Jantung Naruto sudah dag-dig-dug nggak karuan. Dia jadi salting sendiri.
"Cewek ini..." Kyuubi membelai rambut pirang Naruto, bikin Naruto semakin melongo dan bingung. Tatapan mata Kyuubi berubah menjadi lembut dan penuh dengan rasa kasih sayang, entah kenapa tatapan mata Kyuubi itu terlihat begitu mempesona di mata Naruto (Kyuubi emang ganteng sih!).
"Dia adalah orang aku cintai, dia adalah kekasihku."
Setelah mengucapkan kalimat itu, detik itu juga Kyuubi mencium Naruto tepat di bibirnya. Mata Naruto membelalak sempurna begitu dia menyadari kalau saat ini dia sedang di cium.
OMG? Dia dicium!
Harus bereaksi seperti apa Naruto? Apakah dia mesti mendorong Kyuubi, kemudian menampar, memukul, menendang, menghajar, membunuh, mencincang dan memuntilasi Kyuubi menjadi partikel-partikel kecil tak berbentuk kemudian membakarnya sampai gosong menjadi debu karena telah lancang mencium Naruto se'enak jidatnya.
Tapi...
Pada kenyataannya, saat ini Naruto sama sekali tidak bisa bergerak, akal dan pikirannya sama sekali tidak sinkron dan blank total. Naruto bahkan lupa bagaimana caranya bernafas karena terlalu shock berat.
Dia dicium!
Dan yang menciumnya adalah seorang selebritis beken, idola semua orang, GANTENG, super hot (Nggak kalah dari si Teme). Bukankah dia mestinya happy dan berteriak 'Kyaaa.. Kyaaaa!' karena kesenangan? Naruto tidak tau, apakah dia mesti marah atau bangga karena telah dicium oleh artis di depan semua orang, masuk TV pula!
Dan tadi Kyuubi bilang apa? Dia bilang kalau dia mencintai Naruto.
Demi semua ramen-ramen yang telah dimakan oleh Naruto semasa hidupnya. Suer berani disambar geledek dan puasa makan ramen satu bulan, Naruto sama sekali tidak mengenal Kyuubi (kecuali melihatnya di TV atau foto Kyuubi di rumah) Ini merupakan first meeting mereka, dan sekarang Kyuubi menyatakan kalau Naruto adalah kekasihnya?
Apa maksudnya?
Mungkinkah...
Mungkinkah Kyuubi telah jatuh cinta pada Naruto pada pandangan pertama? Terjerat pesona dan kecantikan Naruto? Oh, yeeaaah… mungkin inilah yang disebut dengan :
Falling in love at the first sight
.
.
xXx
NARUTO © Masashi Kishimoto
My FAT Girlfriend
Chapter 2
xXx
Semua orang terdiam membisu melihat adegan romance dak-dakkan yang dimainkan oleh Kyuubi dan Naruto, mereka jadi ingat salah satu drama korea yang berjudul 'Full House', di mana menceritkan seorang aktor tenar (Lee Young Jae) mencium seorang cewek (Han Ji Eun) dan menyatakan kalau dia mencintai cewek itu di depan semua wartawan, paparazzi serta fansnya.
Okey, lupakan drama korea yang berjudul Full House itu, kita balik lagi ke dunia Fanfiction : My FAT Girlfriend yang di imajinasikan oleh seorang Author stress yang dilanda kegalauan tingkat akut.
Ratusan fans yang terdiri dari kaum hawa itu banyak yang pingsan dan kejang-kejang di tempat. Mereka syok melihat idola mereka mencium seorang cewek gendut yang jelek (Nggak level sama Kyuubi). Sedangkan para wartawan dan paparazzi tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, mereka memfoto dan merekam adegan KyuuNaru – Ini adalah BIG NEWS yang nggak boleh dilewatkan!
Kyuubi perlahan melepaskan ciumannya di bibir ranum Naruto. Ekspresi syok, cengo dan blo'on masih begitu jelas terpampang di wajah dempem Naruto.
Para wartawan langsung menghujami Kyuubi dengan berbagai macam pertanyaan. "Kyuubi-kun, siapa gadis ini? Apa dia benar-benar kekasihmu?" Tanya salah seorang wartawan dengan nada setengah tak percaya. Bagaimanapun juga, sulit dipercaya jika selebritis papan atas yang ketampanannya tidak diragukan lagi bisa pacaran sama cewek jelek dan juga gendut a.k.a Naruto.
"Terserah kalian percaya atau tidak, tapi itulah kenyataannya." Jawab Kyuubi dengan tampang belagunya dan terkesan sangat santai. Kyuubi melihat Ino (Mantan kekasihnya), Ino dan Kyuubi saling bertukar pandang. Kyuubi dapat melihat ekspresi syok, terluka dan menyesal di wajah Ino – Dan Kyuubi menyukai ekspresi itu.
Suasana semakin menggila dan panas, Kyuubi tidak bisa berlama-lama di tengah kerumunan para wartawan dan paparazzi yang semakin tak terkendali, para fans yang menangis meraung-raung, pokoknya kacau balau!
Kyuubi pun memutuskan untuk get out dari tempat itu, dan tidak lupa menyeret Naruto yang masih diam mematung dan terbengong-bengong untuk ikut dengan dirinya.
Kyuubi harus merencanakan semuanya dari awal. Dia harus membuat cewek gendut ini untuk mau berkerja sama dengan dirinya, dan Kyuubi sangat percaya dan yakin kalau mengajak cewek gendut ini bukanlah hal yang sulit, memangnya siapa sih di dunia ini yang dapat menolak pesona seorang Kyuubi? Nggak ada gitu loh!
Dengan bantuan berpuluh-puluh bodyguard yang berbadan kekar, akhirnya Kyuubi dan Naruto berhasil keluar dari kekacauan yang diakibatkan oleh para wartawan dan paparazzi yang semakin heboh, serta amukkan fans yang kecewa dan patah hati.
Saat ini Kyuubi dan Naruto ada di salah satu ruangan di dalam gedung besar itu. Ruangan yang tidak akan dapat di jangkau oleh wartawan, paparazzi atau pun para fans yang gila. Ruangan khusus yang paling aman, dan mereka hanya berdua saja di dalam ruangan itu.
'BRUUK!'
Nampaknya Naruto sudah sadar dari acara terbengong-bengongnya, buktinya sekarang Naruto mendorong Kyuubi ke dinding dengan keras. (Tenaga Naruto emang luar biasa, dia bisa membuat orang langsung terpelanting dengan sekali dorongan – Kayak pesumo)
"Apa yang kau lakukan?" Teriak Kyuubi garang, dia tidak terima badan porposionalnya di dorong begitu saja ke dinding. Sakit tau!
"Kenapa kau menciumku?" Tanya Naruto nggak kalah garang dari si Kyuubi. Naruto tidak terima dicium begitu saja, emang dia cewek murahan apa? Sori ya, harga ciuman Naruto itu mahal.
Kyuubi menyeringai. "Kau senangkan aku cium?" Kata Kyuubi pede dengan nada sing a song (Suara Kyuubi emang udah merdu dari sononya). "Apa mau lagi?" Tanya Kyuubi sambil mengedipkan sebelah matanya, flirting.
Wajah Naruto langsung memerah mendengarnya. Bukan merah karena tersipu atau apalah itu, muka Naruto merah karena menahan amarah yang sudah mencapai ubun-ubun. "Siapa yang senang dapat ciuman dari orang kayak kamu! Aku mau muntah rasanya! Cuih.. cuih.. Najis!" Umpatnya sambil meludah ke sembarang tempat.
"OY! Jorok banget sih loe, Jangan meludah di sini!" Protes Kyuubi, dia nggak tahan melihat orang ludah-ludah di depannya, bikin dia illfeel.
Naruto memandangi Kyuubi dengan sorot mata tajam. Sebuah ide jahil dan nista terlintas di fikiran Naruto. Dan idenya adalah..
"Nih! Aku balikin ciuman kamu!" Kata Naruto sambil menyiapkan ancang-ancang untuk mengeluarkan sebuah meriam ludah dari mulutnya menuju wajah ganteng Kyuubi.
WTF?
Air liur Naruto melayang di udara, menuju sasarannya. Kyuubi syok, seumur hidup baru pertama kali dia nemuin situasi kayak gini – Mau di ludahin orang.
Nggak boleh kena!
Dengan gaya a la Matrix Kyuubi melakukan gerakan kayang untuk menghindari ludah Naruto, dan berhasil. Ludah Naruto membentur dinding di belakang Kyuubi.
Saveeee…
Kyuubi melakukan puji syukur di dalam hatinya, karena wajah tampannya nggak jadi kena air liur.
"Masih belum!" Teriak Naruto, dia mengambil ancang-ancang untuk melakukan serangan kedua.
THE HELL! Kyuubi nggak mungkin bakalan sanggup kalau disuruh menghindari ludah Naruto terus menerus. "Tu-tunggu! Kita bicarakan ini secara baik-baik aja!" Protes Kyuubi panik, untuk pertama kalinya dia bicara gagap kayak tadi.
"Apa yang perlu dibicarakan?" Tanya Naruto, merasa kalau dirinya lebih tinggi karena udah menang dari pertarungan yang baru saja terjadi (Pertarungan lempar ludah).
Kyuubi memandang Naruto, ekpresinya udah berubah jadi belagu kayak biasanya, dia ngelipat tangannya di dada. "Ada banyak hal yang perlu kita bicarakan, sebenarnya.."
"Biar ku tebak!" Potong Naruto cepat.
Sebenarnya Kyuubi paling nggak suka kalau bicaranya di potong-potong oleh orang lain, tapi karena dia emang memerlukan bantuan cewek gendut berambut pirang a.k.a Naruto, maka Kyuubi diam aja sambil berusaha untuk bersabar. "Apa? Tebak apa?" Tanya Kyuubi ketus.
"Aku tau, kalau perasaan itu datangnya tidak bisa diduga-duga." Naruto berkata sok melankolis. "Kau sama sekali tidak salah, akulah yang salah karena tidak bisa menerima perasaanmu." Kata Naruto dengan ekpresi bersalah yang terpancar di kedua bola mata sapphire-nya.
Kyuubi menaikkan alisnya begitu mendengar perkataan Naruto, Naruto bicaranya ngawur banget. "Maksud loe?" Tanya Kyuubi bingung. "Kalau ngomomg tuh, ngomong aja! Jangan kumur-kumur!" Bentak Kyuubi, amarah Kyuubi nampaknya sudah meluap-luap.
"Haah…" Naruto menghela nafas sok dramatis. "Aku tau, kau sudah jatuh cinta pada diriku pada pandangan pertama bukan? Tapi maaf saja, aku sama sekali tidak bisa menerima perasaan cintamu itu. Karena kamu bukanlah tipe-ku." Kata Naruto enteng dengan kepedean tingkat tinggi.
'TWITCH-TWITCH'
Muncul kedutan berupa tiga garis siku-siku di kepala Kyuubi. Entah kenapa, baru kali ini Kyuubi merasa sangat kesal setengah mati dengan seseorang seperti sekarang ini. Perasaan kesal Kyuubi ke Naruto bahkan mengalahkan perasaan kesalnya dengan ribuan fans gila yang memujanya sambil teriak-teriak histeris nggak jelas, atau perasaan kesal Kyuubi ke Ino karena telah dikhinati – Dia ngerasa terhina karna ditolak mentah (Bahkan sebelum dia ngutarain maksudnya) Benar-benar hebat si Naruto!
Sabar… sabar….
Kyuubi berusaha untuk mengumpulkan dan mempertahankan kesabarannya yang udah di ambang batas akhir. "Nona, sepertinya ada kesalahpahaman di sini." Terang Kyuubi. "Aku sama sekali tidak mencintai atau jatuh cinta pada dirimu." Kata Kyuubi berusaha untuk menjelaskannya dengan cara sehalus mungkin.
"Loh? Bukannya waktu itu kamu bilang, kalau kau mencintaiku?" Tanya Naruto dengan ekpresi polosnya.
Kyuubi terdiam, dia jadi bingung mau menjelaskannya mulai dari mana? To do point aja deh, nggak perlu basa-basi. "Kau punya pacar?"
Entah kenapa, pertanyaan Kyuubi itu membuat hati Naruto kembali sakit dan galau. Apa Naruto punya pacar? Jujur saja, Naruto sama sekali tidak tahu harus menjawab apa. Naruto yakin dengan jelas kalau dia masih sangat menyayangi dan mencintai Sasuke, only Sasuke. Tapi bukankah Sasuke sudah memutuskan hubungannya dengan Naruto? Bukankah itu artinya saat ini Naruto sedang JOMBLO.
"Kenapa kau bertanya seperti itu? Emang apa urusanmu?" Tanya Naruto kepada Kyuubi dengan ekspresi melotot.
"Sudah, jawab aja!" Bentak Kyuubi. Dia benar-benar kesal sama Naruto, baru kali ini dia nemuin cewek kayak Naruto. Sudah gendut, jelek, dekil, jorok, cerewet, dan sifatnya itu. Ya Tuhan… kayak orang paling cantik sedunia aja, belagunya minta ampun! Miris rasanya hati Kyuubi begitu menyadari kalau dia sudah salah pilih patner untuk bekerja sama. Dari jutaan cewek yang ada, kenapa dia mesti memilih Naruto? Kenapa Tuhan?
"Tidak ada." Jawab Naruto. "Aku baru putus dengan pacarku sekitar satu setengah jam yang lalu." Terang Naruto menambahkan.
Kyuubi menyeringai mendengar jawaban Naruto. "Bagus! Bagus kalau begitu." Kata Kyuubi enteng, sambil manggut-manggut gak jelas.
"Apa? Apa maksudmu? Apanya yang bagus? Kenapa kau malah senang aku putus dengan pacarku?" Tanya Naruto tak terima, dia tersinggung.
"Yah, kalau kau tidak punya pacar. Apa kau mau jadi pacarku?" Tanya Kyuubi santai dan enteng banget, nggak ada romantis-romantisnya untuk ukuran ngajak orang pacaran.
Naruto terdiam. "Hah?" Dan hanya bisa ber'Hah-hah ria.
"Kau mau jadi pacarku?" Kata Kyuubi mengulang pertanyaannya.
"Hey, bukankah sudah aku bilang kalau aku sama sekali tidak menyukaimu. Kau itu bukan tipe-ku." Jawab Naruto dengan ekspresi tidak berminatnya.
Ya ampun… baru kali ini dalam sejarahnya Kyuubi di tolak mentah-mentah oleh seorang cewek (Cewek jelek berbadan gendut pula) Bisa jatuh harga diri Kyuubi kalau sampai ada orang yang mengetahui hal ini.
"Memangnya seperti apa cowok tipe-mu itu, hah?" Tanya Kyuubi dengan di liputi emosi yang siap meledak kapan saja. Kata 'Sabar..sabar..sabar..' terus di ucapkan Kyuubi di dalam hati.
Naruto tampak berfikir. "Sudah pasti ganteng dan kaya donk!" Seperti Sasuke, tambah Naruto dalam hati.
Kyuubi memutar mata merahnya, bosan. Ganteng dan kaya? Itu Kyuubi banget gitu loeh! "Sekarang liat aku!" Perintahnya.
Dengan sangat amat terpaksa, Kyuubi mengeluarkan segala aura ke-charmingan-nya di depan Naruto untuk membuktikan ketampanannya, berpose bak model.
"Apa aku tampan?" Tanya Kyuubi sambil berpose cool nan sexy, yang dijamin bisa bikin semua cewek klepek-klepek sampai mimisan tingkat akut – Pokoknya NGGAK NAHAN!
Naruto mengangguk. Yeah.. Naruto mengakui kalau sebenarnya Kyuubi itu ganteng. Buktinya aja, Ibunya Naruto (Kushina) bisa tergila-gila sama si Kyuubi.
"Apa aku keren?"
Lagi-lagi Naruto mengangguk.
"Bagaiman poster tubuhku, apa aku sexy?" Tanya Kyuubi lagi (Narsis gile).
Naruto kembali mengangguk sambil mengancungkan dua jempol, bahkan dia hampir ngiler liatnya.
"Kalau begitu, di mana letak kekuranganku?" Tanya Kyuubi. "Aku tampan, keren, dan juga sexy. Kalau masalah uang, kau tenang saja. Aku punya banyak uang." Terang Kyuubi menjelaskan, promosi. "Karena itu, maukah kau menjadi pacarku?" Untuk ketiga kalinya, Kyuubi nembak.
Naruto tampak berfikir. "Tapi aku sama sekali tidak mencintaimu." Kata Naruto bergaya ala-ala pemain sinetron yang lebay.
Kyuubi memutar kedua bola matanya. "Aku nggak perlu cintamu itu!" Ujar Kyuubi ketus. "Aku juga nggak cinta sama kamu, dan nggak akan pernah!" Tambah Kyuubi, dengan menekankan kata 'nggak akan'.
Naruto manyun. "Hey! Kalau kau tidak mencintaiku, kenapa kau ingin menjadi pacarku?" Tanya Naruto.
Kyuubi terdiam, bingung mau ngomong apa, nggak mungkinkan kalau dia bilang ingin memanfaatkan Naruto untuk balas dendam ke Ino?
"Aku bosan jadi jomblo, pengen punya pacar." Jawab Kyuubi ngasal.
Naruto tampak ragu mendengar jawaban Kyuubi. Benar-benar mencurigakan. Kyuubi'kan seorang artis tenar yang digerumbungi banyak cewek-cewek cantik, mencari pacar adalah hal yang mudah untuk dirinya, semudah membalikkan telapak tangan, tinggal pilih dari salah satu fansnya'kan – Apa susahnya coba? Kenapa mesti Naruto?
Berbicara tentang masalah pacar, Naruto jadi ingat sama Sasuke.
"Dobe, aku ingin kita putus."
"Aku tidak tahan berpacaran dengan cewek gendut dan jelek seperti dirimu."
"Itulah.. kesalahan terbesarku."
"Kau pikir, kau bisa mendapatkan cowok yang lebih baik dari diriku, heh? Asal kau tau saja, aku adalah cowok paling sempurna di dunia ini!"
Ingatan Naruto tentang sekilas kejadian di café tadi terngiang kembali. Naruto jadi ingat kalau dia sudah berjanji untuk mendapatkan kekasih yang lebih baik dari pada Sasuke. Naruto adalah orang yang memegang kata-katanya, itulah jalan hidupnya.
Naruto memperhatikan Kyuubi. Sebuah seringaian licik terpampang di wajah dempem Naruto. Itu benar! Naruto memang memerlukan seorang cowok yang nggak kalah keren dari Sasuke untuk membungkam si kepala bebek itu. Biar tahu rasa dia! Dan orang yang paling cocok dan dapat bersaing dengan segala kesempurnaan Sasuke, mungkin hanya Kyuubi seorang. Haha… Naruto merasa kalau dia sekarang ketiban durian runtuh. Ternyata keberuntungan ada dipihaknya.
"Baiklah, aku mau jadi pacarmu!" Kata Naruto dengan penuh keyakinan. "Tapi dengan syarat. Kau tidak boleh menyentuhku seperti : Memeluk, mencium atau melakukan hal-hal mesum lainnya."
Kyuubi tersenyum mengejek. "Tenang saja, aku tidak mungkin melakukan hal itu. Aku tidak punya minat untuk menyentuhmu sama sekali." Kata Kyuubi dengan nada meremehkan.
"Kalau kau tidak punya minat, kenapa tadi kau menciumku?" Cibir Naruto.
"Itu..itu hanya.." Kyuubi jadi bingung mau jawab apa.
"Bilang saja kalau kau itu emang mesum!"
"Hey, aku sama sekali tidak mesum!" Protes Kyuubi.
"Yaa..yaa.. terserahlah. Yang lebih penting dari pada itu, kitakan belum saling kenal. Ayo perkenalkan dirimu!" Pinta Naruto.
"Ck! Namaku Kyuubi, itu saja yang perlu kau ketahui tentang diriku." Kata Kyuubi. "Kalau kau, siapa namamu?" Tanya Kyuubi.
"Namaku... Namikaze Naruto, Yorohsiku!"
And from now on we are a fake couple
.
Masih lanjut ke chapter 3
