Keadaan Gimpo Airport sungguh tak seperti biasanya, banyak remaja-remaja bahkan ibu-ibu terlihat berdiri berjajar di depan ruang kedatangan Bandara Gimpo tepatnya di tempat tunggu kedatangan dari Jepang.
Menurut rumor hari ini, Yunho si Pengusaha Muda Korea Selatan akan membawa kekasihnya ke Korea Selatan. Berbondong-bondong wartawan pun memenuhi pintu kedatangan Bandara Gimpo. Dan yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba,
Jung Yunho keluar dari pintu kedatangan sambil menggenggam erat tangan Kitagawa Keiko.
.
.
.
.
Tittle : Love like this?
Genre : Romance, a bit humor, no Angst
Rate : T
Cast : Kim Jaejoong, Jung Yunho, Park Yoochun, Kim Junsu, Liu Yifei, Kitagawa Keiko and others
Warning : GS fanfiction, Typo(s), DLDR
Summary : Kim Jaejoong adalah seorang admin di situs biro jodoh online. Dan harus menghadapi seorang client yang sungguh menyebalkan, merepotkan, dan paling ajaib(?)
Siapakah client yang selalu membuat yeoja cantik tersebut uring-uringan? Let's check this^^
Chapter 5
Playboy Jung
Suasana Kota Seoul tak jauh berbeda dengan Tokyo di malam hari menurut yeoja cantik yang kini tengah memandang keindahan Seoul di malam hari, you know who? yah she is Kitagawa Keiko aktris Jepang yang juga sekaligus kekasih Pengusaha Kaya asal Korea Selatan, Jung Yunho.
"Yunho sama, bagaimana keadaanmu?" Keiko terlihat asik menelfon seseorang yakni Jung Yunho.
"Baik. Wae?" Terdengar suara khas namja bermata musang melalui line yang tersambung dengan telphone Keiko.
"Aku dengar, besok pagi kau akan ke China. Apa itu benar?"
"Yah, seperti katamu."
Keiko pun mulai berjalan menuju ranjangnya dan duduk di tepian ranjangnya, ia pun melanjutkan percakapannya dengan sang kekasih.
"Yunho sama kenapa kau tetap dingin seperti itu? Aku ini kekasihmu, kenapa kau tak memberi tau aku secara langsung jika besok kau akan pergi ke China. Kenapa aku harus tau kabar ini dari mulut orang lain?" Keiko merengek manja dan mempoutkan bibirnya.
"Yang terpenting kau sudah tahu. Sudahlah Keiko chan, ini sudah malam sebaiknya kau pergi tidur. Aku capek."
"Selamat malam, aishiteru."
"Ya."
Sambungan telphone pun terputus juga, Keiko menatap nanar smartphone yang ada di tangannya. Kenapa sikap Yunho tak berubah, kenapa Yunho tak mau melihatnya sebagai kekasih yang sewajarnya. Kenapa Yunho memperlakukannya jauh lebih buruk dari sebelumnya, sebelum kesepakatan itu terjadi.
.
.
.
Now is 11 p.m. in Korea. Jaejoong masih terjaga dengan novel yang masih setia ia baca sejak beberapa jam yang lalu sebelum dering telphone mengakhiri acara membacanya. Jaejoong nampak mengernyit kendati siapa malam-malam begini berani menghubunginya. Ia pun mengambil smartphone nya yang tengah tergeletak di atas meja nakas tak jauh dari ranjangnya.
"Yeoboseyo, my beautiful admin." Suara yang sangat khas menyapa indera pendengaran Jaejooong.
"Kenapa kau menelphoneku malam-malam? Bukankah masalahmu telah usai, kau sudah berpacaran dengan aktris Jepang hum?"
"Memangnya aku tak boleh menlphone my beauty admin?" Yunho malah cengengesan dengan reaksi Jaejoong.
"Sudahlah, apa ada hal penting yang ingin kau sampaikan sampai kau mengganggu waktuku yang paling berharga?"
"Besok aku akan ke China."
"Lalu?"
"Maukah kau menemuiku sebelum aku pergi ke China?"
"Aku tak mau."
"Hey, my admin ayolah aku akan lama di China."
"Lalu?"
"Apa nanti kau tak merindukanku?"
"Tidak."
"Jaejoongie, ayolah kau pelit sekali sih. Aku kan juga clientmu."
"Memang kau ada masalah apa lagi dengan kasus cintamu?"
"Ceritanya panjang, besok akan aku sampaikan. Besok datanglah di Cafe depan kantormu jam 7 pagi, pakai pakaian yang bagus."
"Hello, Jung. Mana ada cafe yang buka jam 7 pagi. Kenapa kau tak menungguku di lobby atau bertemu sekarang? Bukankah unit apartemenmu ada di sebelahku?"
"Just wait, Kim Jaejoong"
Tuttttttttttt...
Sambungan diputus sepihak oleh Jung Yunho. Setelah menaruh smartphonenya di meja nakas, Jaejoong pun segera beranjak untuk tidur. Namun belum sampai ia terlelap, ia harus mengurungkan niatnya karena..
Tingg Tongg Tingg Tongg..
Jaejoong sungguh kesal, siapa sih yang bertamu malam-malam seperti ini. Jaejoong pun memakai kimono tidurnya, dan beranjak keluar kamar. Jaejoong tak sempat berbicara lewat intercome, ia langsung membukakan pintu apartemennya dan betapa terkejutnya dia.
.
.
.
"Jung Yunho?"
Yunho yang ternyata bertamu malam-malam tak mengindahkan perkataan Jaejoong, justru ia malah memasuki apartemen Jaejoong dan duduk manis di salah satu sofa ruang tamu Jaejoong. Jaejoong hanya memutar bola matanya jengah.
"Kenapa kau datang sungguhan?" Jaejoong nampak kesal, ia pun duduk di sebrang Yunho.
"Kau kan tadi menyuruhku."
"Kau tak sopan bertamu larut malam di apartemen seorang yeoja lajang sepertiku."
"Aku tak peduli."
"Lalu kenapa kau kesini?"
"Aku besok akan ke China. Dan tolong berikan ini ke Yoochun." Yunho menyodorkan selembar tiket pesawat dengan tujuan Jepang kepada Jaejoong.
"Kenapa kau tak memberikannya sendiri? Dan, kenapa Yoochun tidak bilang Junsu kalau dia akan pergi ke Jepang." Jaejoong nampak bingung. Junsu tidak menahu masalah ini, dan jika Junsu tau ahh pasti Junsu akan menjadi induk bebek yang tengah PMS.
"Aku kan bilang berikan ini kepada Yoochun ,bukan Yoochun akan pergi ke Jepang."
"Lalu?"
"Suruh Yoochun untuk memberikan ini kepada Keiko."
"Mwo? Kau mengusir Keiko, padahal baru 2 hari dia disini."
"Sudahlah, my beauty admin bantu aku kali ini saja. Supaya aku tenang dalam perjalanan bisnisku ke China." Yunho nampak mengemis di depan Jaejoong.
"Ya ya akan aku berikan. Sekarang, pergi kau dari apartemenku."
Sebelum Yunho benar-benar beranjak dari apartemen Jaejoong, ia pun bangkit dari sofanya dan mendekat ke tempat Jaejoong duduk.
Cup..
Yunho mencium kilat bibir Jaejoong, dan segera berlari keluar sebelum sang pemilik bibir Cherry berteriak.
Blamm..
"YAKK JUNG YUNHOOO!"
.
.
.
Keiko dengan berat hati meninggalkan Seoul siang ini. Ia teringat kata-kata Yunho pagi tadi sebelum ia berangkat ke China.
'Aku telah menuruti keinginanmu, dan sekarang kau juga harus hengkang dari pandanganku. Sekarang namamu mulai kembali melejit di Jepang. Untuk rasa cintamu yang tulus kepadaku, maaf hatiku hanya terpatri dengan yeoja kecil yang memberiku first kiss. So Get out, and Good Bye Keiko chan.'
Apakah salah jika ia menyukai Yunho? Kenapa Yunho tak memberikan sedikit tempat di hatinya? Kenapa semua jadi begini.
Memang jika tanpa scandal ia berpacaran dengan Yunho, namanya kini mungkin telah hilang dari dunia hiburan Jepang. Anggaplah, jika popularitasnya mengalami guncangan dan berkat Yunho ia kembali meraih popularitasnya dengan bukti banyaknya telfon dari manajernya yang di Jepang menyuruhnya untuk pulang karena banyaknya job-job tawaran pekerjaan.
"Gomenne Yunho sama, Aishiteru."
.
.
.
Sudah seminggu ini Yunho berada di China, kini ia tengah asik kencan dengan model cantik asal negeri Tirai Bambu. Ya kali ini si playboy tua tengah menggandeng sosok cantik Crystal Liu atau yang dikenal dengan Liu Yifei.
Yunho dan Liu tengah menikmati dinner romantis di restoran ternama di Beijing. Liu nampak cantik dengan dress berwarna biru selutut yang kini tengah ia kenakan. Bukan rahasia publik jika Liu memang sangat mengidolakan sosok tampan Jung Yunho. Setelah ia mendengar kabar sosok pujaan hati dengan Kitagawa Keiko, ia sempat patah hati namun tanpa diduga sosok Yunho kini tengah mendatanginya di China. Betapa bahagianya Liu.
"So, bagaimana hubunganmu dengan Kitagawa Keiko, Yunho?" Liu nampak penasaran dengan perkembangan hubungan Keiko dengan Yunho.
"Kami sudah berakhir." Ucap Yunho datar sambil menatap lurus ke depan.
"So?" Liu terlihat gembira mendengar kabar kandasnya hubungan Yunho dengan Keiko.
"Aku disini menemuimu Liu" Yunho pun memegang kedua tangan Liu, dan Liu pun mengecup Heart Lips Yunho.
.
.
.
"Ah, gawat-gawat kenapa profil para members di situs online ku bisa hilang?" Jaejoong nampak bingung sambil mengutek-utek laptopmya. Semalaman ini Jaejoong tengah daydream dan menjadi slah pencet dan hasilnya profil para membersnya lost.
Tapi wait..
Notif memenuhi situsnya. Ternyata para profil membersnya bukan hilang malah, tengah berpasangan dengan para clientsnya. Jaejoong nampak shock dan ia mendapat Private Message sari slah satu clientnya.
"Anyeong, admin. Terima kasih telah menjodohkanku dengan Lee Sung Me. Aku akan berkencan dengannnya besok^^."
Dan tidak hanya satu namun disusul dengan beberapa pesan yang mengungkapkan kata terima kasih kepada Jaejoong, karena berkat Jaejoong mereka memiliki tambatan hati.
Jaejoong juga bingung kenapa sih dia harus daydream, ia pun memutuskan untuk tidur. Tapi, tiba-tiba bayangan Yunho muncul di benaknya.
.
.
.
Weibo tengah ramai dengan status salah satu model China Liu Yifei. Di dalam akunnya ia tengah mengupload kebersamaannya dengan sang Pengusaha asal Korea Selatan Jung Yunho.
Crystal_Liu~
(Pict)
Thanks for this night. It was the best dinner in my life #YunhoJung ^^~
Junsu nampak gelagapan dengan status salah satu model China yang muncul di beranda weibonya. Oh my, itu kan Jung Yunho sahabat kekasihnya.
Junsu pun menghampiri kursi Jaejoong. Dan menyuruh Jaejoong melihat beranda weibonya, sedetik kemudian mata Jaejoong membelalak lebar.
"Mwo? Apa-apaan si playboy ini. Setelah mengusir Keiko kini ia menggaet model China Crystal Liu. Setelah ini siapa lagi? Apakah kau Kim Jaejoong? Oh my God Sun!" Junsu nampak memanasi sahabatnya ia berpura-pura shock sambil mendramatisir suasana.
"Berhenti bicara, bebek." Jaejoong cemberut ia sungguh kesal dengan kelakuan sahabatnya ini, kenapa sih si bebek ini senang sekali menggodanya dengan Yunho.
"Aish, sahabatku tengah cemburu, ani? Eu kyang kyang."
"Berhenti bicara yang tidak-tidak induk bebek!" Jaejoong pun kesal, ia beranjak keluar kantornya dan pergi menuju cafetaria.
Jaejoong tengah menikmati rainbow cake dengan Strawberry juice. Ia ingin suasana hatinya seceria dan si rainbow cake. Jaejoong yang tengah dilanda daydream sambil menyeruput strawberry juicenya tak menyadari sosok tampan dihadapannya.
"My beauty.."
"Mwo?" uhukk.. uhukk.. uhuk.. Jaejoong akhirnya tersedak karena saking kagetnya dengan kemunculan Yunho dihadapannya.
"Yah, hati-hati my beauty. Ini minum air ini dulu." Yunho menyodorkan botol air mineral yang habis ia minum.
"Tada.. kita berciuman secara tidak langsung." Yunho berucap demekian setelah Jaejoong meminum habis air yang habis ia minum. Jaejoong pun mendelik, dan pergi begitu saja dari hadapan Yunho. Yunho pun berinisiatif menyusul, namun..
"Tuan, anda belum membayar pesanan noona tadi."
.
.
.
"Aigo, Jung. Apa kali ini kau tengah berhubungan dengan Liu?" Yoochun nampak gusar dengan kelakuan sahabatnya.
"Tidak. Aku dan Liu hanya berteman."
"Really? Lalu bagaimana dengan Jaejoong?" Yoochun pun akhirnya bertanya dengan kegundahan hatinya.
"Aku tak berani berharap dengannya. Dia sudah melupakanku, Chun." Yunho akhirnya menutup laptopnya dan berjalan menuju jendela besar di samping ruang kerjanya.
"Kenapa kau menarik kesimpulan seperti itu?" Yoochun pun mengikuti apa yang dilakukan Yunho.
"Dia tidak mengindahkan kehadiranku."
Yoochun hanya meratapi masalah cinta sahabatnya. Inilah yang membuat sahabatnya menjadi playboy akut, memang jika Yoochun ada di posisi Yunho. Ia pasti melakukan apa yang Yunho lakukan.
"Sudahlah, Yun. Coba kau perbaiki cara mendekatinya."
"Akan ku coba."
.
.
.
Jaejoong tak sengaja bertemu teman lamanya ketika ia berjalan-jalan di salah satu mall elite di kawasan Seoul. Yah Kim Jaejoong bertemu Diana Agron, yang sekarang menjadi artis terkenal di negara Paman Sam.
Jaejoong dan Dianna pun memilih untuk makan siang di restoran cepat saji di dalam mall tersebut.
"Long time no see, Dianna." Jaejoong pun mulai membuka percakapan antara keduanya.
"Yah, Jaejoong. I miss you. Kita telah lama berpisah, kau makin cantik dan sexy Jaejoong."
"Miss you too. Really? You too. Apa yang membuatmu kesini? Apa kau tengah terlibat pemotretan?" Jaejoong penasaran dengan kehadiran Dianna di negaranya.
"Aku tengah liburan disini dan menjenguk sahabatku."
"Kau punya sahabat di Korea?"
"Iya, shabatku dulu pernah menjadi kekasihku juga sewaktu kami masih SMA di Virginia,"
"Kalau boleh tahu, siapa dia?" Jaejoong penasaran jangan-jangan Jung Yunho, itulah yang terlintas di benak Kim Jaejoong.
"Park Yoochun. My first boyfriend, and I still love him." Ungkap Dianna malu-malu. Jaejoong yang mendengarnya nampak shock dan ia pun mencoba biasa saja.
"Padahal dulu sewaktu kita junior high school, kau pernah bilang kalau laki-laki Korea tidak menarik." Jaejoong pun terkekeh melihat reaksi Dianna.
"Aku tarik kembali ucapanku Jaejoong ah."
"Ah, oke. So, apa kau kesini juga mengenang masa junior high schoolmu walau dulu hanya setahun."
"Iya, aku kangen masa-masa junior high schoolku juga di sini. Dulu, waktu sekolah disini hanya kau yang selalu menemaniku dan menjadi tutorku. Untung sekolah kita dulu, sekolah internasional. Hehe." Dianna mulai teringat masa SMP nya dulu di negeri Ginseng ini.
"Oh, ya Dianna kau tinggal dimana untuk sementara ini?"
"Park Yoochun akan menjemputku, setelah ini aku akan menghubunhinya." Jaejoong yang mendengar ini nampak terkejut, jadi Yoochun telah tahu kalau Dianna ada di Korea. Tapi bukankah Yoochun dan Junsu tengah bekencan di Namsan Tower. Aish, gawat..
"Eh, jadi mantan kekasihmu itu tahu kalau kau telah disini?" Jaejoong yang penasaran pun menjwab.
"Iya, tapi aku belum memberi tahunya jika aku telah tiba."
"Lalu, kau akan menghubunginya sekarang?"
"Iya." Dianna mengangguk antusias, Jaejoong harus berpikir ini bisa gawat jika Junsu tahu masalah ini. Junsu kan tipe pencemburu, jadi kau harus berpikir Kim Jaejoong. Jangan sampai Dianna Agron menghancurkan kencan sahabatmu.
"Em, jangan hubungi dia." Jaejoong gelagapan saat Dianna nampak akan menghubungi seseorang.
"Maksudnya?" Dianna nampak bingung dengan sikap Jaejoong yang melarangnya menghubungi mantan kekasihnya.
"Emm.. ah, kita jalan-jalan dulu di sekitar distrik Gangnam. Ku dengar da pameran produk LV disana." Dianna pun setuju dengan ajakan Kim Jaejoong, ia pun mengurungkan untuk menghubungi Yoochun.
.
.
.
Yunho tengah menikmati se cup ice cream stroberi, Yunho melihat keramaian disekitarnya. Yah, hari ini brand LV mengadakan pameran distrik Gangnam, di wilayah pertokoan elite Gangnan. Yunho yang asik melahap ice creamnya menyipitkan pandangannya ketika ia melihat sang malaikat tengah berjalan dengan sosok bule. Err- kelihatannya Yunho mengenal gadis bule tersebut.
Yunho pun memutuskan untuk menghampiri Jaejoong. Ia pun berjalan dan pura-pura menabrakkan dirinya dengan sang gadis bulu. Sang gadis bule pun mendongak, dan..
"Jung Yunho? Is it you?" Dianna nampak kaget dengan penampakan Yunho yang ternyata adalah sosok yang menabraknya. Dan Kim Jaejoong membelalakkan matanya. Jujur ia kesal dengan Yunho akhir-akhir ini.
.
.
.
Tbc
Anyeong, I'm back.. Huhu, sempat buntu ide ceritanya. Em, saya mau tanya kepada readers boleh? Mau minta pendapat?
Untuk Next chap ff ini, enaknya bagaimana? Saya agak bingung, dan mungkin dengan usulan kalian. Saya mempunyai imajinasi yang lebih baik untuk kelangsungan ff ini.
Saya akan membuat FF remake atau inspirasi atau refrensi lah dari film I Give My First Love to You. Dan saya ingin meminta pendapat kalian, enaknya pakai Pairing Yunjae apa Changkyu? Please jawab ya.. saya bingung mau pakai couple mana.
The last, thanks for reading,following, and favorite. Maaf jika masih banyak tyhpos dan alur cerita yang membingungkan. #Bow..
_Naem Naemie_
