Author : Nakajima Hikari

Title: Comedy Gagal(?) HSJ

Type : Multichapter

Story Language : Indonesia, little bit Japanese

Genre : Friendship, Comedy(garing)

Cast: all member HSJ

Disclaimer : Hope you enjoy it XD

Boku wa Vampire(?)

Suatu hari di negri yang authornya sendiri ga tau di mana itu, terbanglah 10 ekor kelelawar yang sedang kelaparan mencari mangsa. Kelelawar tersebut terdiri dari Yabu, Inoo, Hikaru, Daiki, Yuya, Yuto, Yama, Chinen, Keito, dan Ryutaro. Karena para kelelawar tersebut tak mendapatkan mangsanya mereka pun memutuskan untuk kembali ke markas mereka alias goa berujung. Sementara itu...

"Hey, kalian sudah menyerah begitu saja?" ucap kelelawar yang biasa disebut Yuya.

"Ah kau ini, kau mau mencari kemana lagi? Sudah tak ada makanan di sini." Celetuk Daiki.

"Ya. Aku juga sudah capek. Sebaiknya kita lanjutkan besok saja." Ucap Yuto.

"Betul betul betul!" teriak Chinen, Yama, Ryutaro dan Keito.

"Ah kalian dasar anak-anak lemah. Baru segini saja kalian sudah capek. Bukannya kalian dari tadi merengek minta makan?" tanya Yuya.

"Ya! Aku memang lapar!" teriak Inoo tiba-tiba.

"Yasudah berarti kita lanjutkan mencari mangsanya!" ucap Yuya kesal.

"Hei kau Yuya, aku tau tenagamu super duper kayak siapa tuh yang hebat yang suka terbang-terbang juga nolongin orang? Yang make celana kebalik? Supratman kan ya?" jawab Hikaru.

"SUPERMAN baka!" jawab Yuya kesal.

"Nah ya apa dah itu. Aku kan ga punya tipi kayak kalian yang sering nonton begituan. Gak lepel meeen… mending nonton Lady Gagap vs. Ajis Gagap." Ucap Hikaru bangga.

"…."

"Sudah sudah, kau tak kasihan apa dengan mereka Yuy? Mereka kan masih kecil. Jangan terlalu dipaksakan. Besok saja kita lanjutkan." Ucap Yabu menenangkan.

"Aku pengen pulaaaaaaaanggggg!" teriak Daiki sekuat tenaga make bantuan toa masjid.

"Woooy berisik lu!" ucap Yuya sambil menjitak kepala Daiki.

"Sudah sudah. Sebaiknya kita balik saja. Kalau kamu memang mau melanjutkan mencari makan cari saja sendiri." Ajak Yabu sambil mengajak kelelawar-kelelawar yang lain pulang.

"Huhh terserah! Pokoknya kalau aku dapat makanan aku tak bakal rela membaginya dengan kalian!" ucap Yuya kesal sambil pergi meninggalkan yang lain.

15 menit berlalu, si kelelawar Yuya masih saja nyolot mencari mangsa sampai dapat. Dia kesal sama semua. Menurutnya, mereka semua terlalu lemah! Baru begini saja sudah pada merengek minta pulang, apalagi kalau Daiki, Yama, Chinen, Ryutaro dan Keito sudah mulai merengek.

Waktu demi waktu berlalu. Sudah hampir 1 jam Yuya mengitari hutan belantara di negri itu. Dia masih ngotot untuk mencari mangsa. Sesekali ia beristirahat di pohon. Namun tak beberapa lama ia melanjutkan lagi perjalanannya.

"Haah ternyata lumayan capek juga ya. Haah, aku harus bisa dapat mangsa! Gak mau tahu! Maunya tempe!" teriak Yuya sambil terbang mengitari pohon-pohon yang tinggi.

"Tapi kalau ane gak dapat mangsa gimana ya?" terlintas tiba-tiba pikiran itu di benak Yuya. Karena asik membayangkan itu tiba-tiba…

Bruuukkk!

"Haaah Yuya lama! Mana nih katanya nyari mangsa! Udah 2 jam ga balik-balik!" teriak Daiki.

"Woooi berisik woooi! Tidur sono!" teriak Yama.

"Iye maap." Jawab Daiki sambil memonyongkan bibirnya.

"Kamu masih bangun aja Daiki." Celetuk Inoo tiba-tiba.

"Iya nih Noo. Aku kelaperan banget." Jawab Daiki sambil mengelus-ngelus perutnya.

"Tapi kan Yuya ga bakal ngasih kalo dia dapat." Ucap Yuto yang ternyata masih bangun juga.

"Ahh bodo amat! Pokoknya aku harus dapat!" teriak Daiki lagi.

Plaaaakkk!

"Aaaaa! Itttai! Dare!?" teriak Daiki.

"Berisik lu sumpah! Sekali lagi lu berisik gue sumpel mulut lo make kaleng baygon noh!" teriak Hikaru kesal yang ternyata dia yang melempar sepatu ke kepala Daiki.

"Iya tau!" ucap Daiki kesal.

Tak lama kemudian para kelelawar tersebut yang awalnya tertidur pulas mereka terbangun mendadak. Mereka mencium aroma yang sangat wangi seakan-akan kalau menciumnya saja seperti terbang ke surga. Perut mereka yang kelaparan itu langsung serentak mengeluarkan bunyi yang tak seirama. Mereka sangat lapar. Tapi mereka ingin mengetahui asal wangi yang membuat perut mereka berdering tadi. Tiba-tiba…

"Tadaima…" ucap Yuya pelan. Saat Yuya tersadar kesembilan temannya itu sudah berdiri di depan muka Yuya.

"Hoi hoi jangan kagetin gue napa." Ucap Yuya.

"Hmmm… bau apa ini. Jangan-jangan…" pancing Hikaru.

"Bau darah mangsa! Mana mangsanya!? Gue laper!" teriak Daiki.

"Hetdah. Gue mau tidur! Ngantuk nih!" jawab Yuya acuh tak acuh. Yuya pun beranjak menuju kasurnya namun kembali teman-temannya menghalang bahkan mengerumuninya.

"Kasih tau dulu lo dapat mangsanya dimane, kalo ga lo ga boleh tidur!" ucap Hikaru.

"Iya betul!" teriak Chinen dan Yama serentak.

"Arrghh berisik! Gue mau tidur!" ucap Yuya kesal namun ia tidak berhasil menghindar dari kerumunan teman-temannya itu.

"Kasih tau dulu bang! Baru lo bisa tidur." Ucap Ryutaro.

"Nah betul itu." Jawab Yuton sambil mengangguk.

"Tuh, denger kan kata yang lain. Jangan pelit-pelit lah. Kasih tau lah lo dapat mangsa dimane." Ucap Hikaru.

"Iya iya. Kasih tau dong Yuyan. Kamu tega sama aku?" rayu Inoo.

"Kamu ga kasihan ama anak-anak malang itu Yuy? Mereka belum makan seharian loh." Ucap Yabu.

"Hetdah. Lo mau tau banget-banget apa?" tanya Yuya.

"Iya!" teriak Keito.

"Ciyuss?" tanya Yuya penasaran.

"Ciyus elah bang." Jawab Ryutaro.

"Miape?" tanya Yuya masih penasaran.

"Mie burung dara! Udah ah elah lama lo! Ngasih tau aja ribet bet sih!" ucap Hikaru ga sabaran.

"Yaudah kalo lo pada ngebet banget banget banget follow gue di twitter YuyaBEST." Ucap Yuya sambil promosi.

"…"

"Canda canda. Yaudah ikut gue sini." Ajak Yuya.

Akhirnya Yuya mengajak para kelelawar tersebut ke hutan belantara tadi. Semua kelelawar semakin penasaran saking kelaparannya. Mereka berharap masih tersisa mangsa agar mereka bisa makan. Sesampainya di lokasi…

"Yup kita udah sampai." Ucap Yuya.

"Mana mana? Mana mangsanya?" ucap Daiki sambil bersemangat.

"Weitss tenang dulu. Gue pengen nanya ama kalian dulu." Ucap Yuya.

"GPL kan?" tanya Inoo.

"Paan tuh?" tanya Yuya heran.

"Ga Pake Lama." Jawab Inoo.

"Oh… tenang… ga lama kok. Ini pertanyaan terakhir kok." Jawab Yuya. Para kelelawar sudah bersiap-siap mendengarkan.

"Lo pada liat pohon gede ga di depan sana?" tanya Yuya.

"Iya iya iya!" jawab para kelelawar yang kelaparan tersebut.

"Bagus. Karena gue ga liat." Jawab Yuya.

To be continued~