"dia itu Kim Taehyung, tunanganku, tidak salah lagi, dia adalah kim taehung, tapi siapa lelaki yang bersamanya tadi,apa mungkin, dia adalah,?ani..aku tidak boleh berfikir macam-macam.
Hanbin pov
Ada apa dengan jungkook, siapa lelaki itu, kenapa ia memanggilnya dengan sebutan hyung, apa dia hyung nya, bukankah dia tak memiliki saudara kandung. apa dia saudaranya yang berasal dari busan,benar teman lamanya atau jangan-jangan dia mantan . sadarlah kim hanbin untuk apa kau pusing memikirkan kejadian tadi. Lagipula apa peduliku pada pria tadi"ucap hanbin dalam hati
Taehyung pov
Taehyungie, kau mengenalnya? Jinhwan hyung bertanya padaku dengan tatapan menggelengkan kepalaku.
"ani,nuguseyo?"tanyaku dengan angkuh pada jungkook. Aku menatapnya dengan tatapan tajam, aku menatap jeon jungkook seperti tatapn jijik padanya.
-flashback-
"kim Taehyung, kau harus menuruti perkataan eomma atau appamu akan marah besar, kau harus bertunangan dengan jungkook, dia adalah anak dari sahabat appamu,lagi pula dia adalah anak yang baik,dan manis, dia pasti cocok untukmu, eomma yakin dia akan bisa menghadapi sikap dan perilakumu itu kim Taehyung,!" eomma ku berkata sambil meyakinkanku
"eomma, aku berhak mencintai orang yang aku cinta eomma, lagi pula aku bukan anak kecil yang selalu bisa eomma dan appa atur." Jawabku
"Aku tau Taehyungie, tapi ini semua keputusan appamu, eomma tak bisa melawan keinginan appamu,
"aku tak suka dengan jeon jungkook, sampai kapanpun aku tak akan pernah mencintainya eomma "tegasku lagi pada eomma dan langsung meninggalkannya dengan tatapannya yang heran dan tak percaya pada omonganku.
tidak, aku tidak mau menikahi orang yang tidak aku cintai, lagipula akupun tak tahu jeon jungkook itu seperti apa, memangnya dia lebih baik dan manis dibanding kekasihku.
Kim Jinhwan itu kekasihku yang paling manis, menurutku dia begitu sempurna. Matanya yang penuh keteduhan, kulitnya yang putih dan halus, bibirnya yang sexy dan kissable. Tentu saja mendapatkan jinhwannya itu tidak mudah. Butuh perjuangan yang sangat banyak lelaki yang sangat ingin mendapatkan Jinhwan Dan kali ini aku akan melepaskannya hanya untuk seorang jeon jungkook. Jeon jungkook yang tak pernah aku itu tidak mungkin terjadi. Kim tak akan membiarkan jinhwan hyung pergi dari sisiku.
"Taehyungie, tunggu,kumohon dengarkan eomma ne,!"
aku terus saja berjalan tanpa mempedulikan panggilan eomma,sampai ketika eomma bicara sesuatu,
"eomma tahu caranya Taehyung ah, pertunangan ini bisa batal, jika kau bisa meyakinkan jungkook agar dia mau membatalkan pertunangan ini,karena jika jungkook yang menolak, aku yakin appa mu tak punya pilihan lain selain membatalkan pertunangan ini, tahyung ah"
bola mataku membesar karena kaget menengar ucapan eomma, aku berhenti melangkahkan kakiku, berusaha mencerna semua perkataan eomma, lalu kembali melangkahkan kakiku keluar rumah,meninggalkan eomma yang masih menatapku dengan Kim Taehyung, kau harus berusaha mencegah pertunangan ini terjadi. Aku harus bicara dengan jeon jungkook,berbicara agar bocah itu menolak pertunangan ini.
Aku tiba di Busan dengan orangtuaku,dan sampai di sebuah rumah yang menurutku sangat jelek. Bahkan tidak pantas disebut dengan rumah. Aku berhenti sejenak,menahan kakiku, aku ragu untuk meneruskan langkahku ke dalam sana.
"Yah, tehyung ah, kenapa kau hanya berdiam disana,? Teriak appaku yang tiba-tiba menyadarkan lamunanku. Dengan berat hati akupun melangkahkan kakiku menyusul appa yang ternyata sudah jauh dari tempat ku berdiri tadi.
Cukup jauh jarak antara kendaraan kami dengan rumah itu, rumah itu menanjak dan terlihat sangat kecil jika dilhat dari bawah tempat kami berada tadi. Tidak lama kemudian kami pun sampai di depan halaman rumah itu, "ternyata tidak buruk juga" pikirku dalam hati. Kulihat dua orang paruh baya melambaikan tanggannya pada kami lalu appa pun membalas lambaian mereka dengan tersenyum hangat.
"mereka adalah Mr. dan Mrs Jeon Taehyung ah, sahabat lama appa, mereka dan keluarganya sangat baik dengan keluarga appa dulu, sampai sekarang appa pun masih menganggap mereka seperti keluarga sendiri." Jelas appaku. Aku pun hanya mengangguk. Lalu memKaung ke dua sahabat appa ku dengan malas.
Appa memang dulu pernah bercerita padaku bahwa dirinya dulu memang berasal keluarga dan keluarganya bersusah payah untuk bisa seperti sekarang ini. Saat ini keluarga kami memang termasuk dalam deretan orang-orang penting di Korea hotel sampai mall mall besar sebagian sahamnya adalah milik keluarga kami. Tapi aku tidak membayangkan bahwa aku anaknya sendiri akan di tunangkan dengan seorang yang miskin dan jauh dari level kami.
"Hufft," Akupun mendengus dengan kesal
"Aigoo, Mr Kim, Kau masih terlihat sangat tampan saja " ucap Mr. Jeon. Aku melihat appa menjabat tangan dan berpelukan dengan erat. Mereka dulu ternyata memang Sahabat yang sangat dekat, akupun membungkukan badan ku 90 derajat,Sebenarnya aku sangat enggan tapi bagaimana pun aku telah di ajarkan oleh orangtuaku untuk sopan santun dan hormat kepada orang yang lebih tua di atasku.
"Pasti ini, kim Taehyung,kan? Wah kau semakin besar dan tampan, seingatku dulu kau masih sangat kecil, Taehyung ah" ucap mrs. Jeon sambil mengusap rambutku dengan lembut. Akupun hanya bisa mengangguk dan tersenyum mendengar perkataan Mrs. Jeon.
Saat kami masuk ke dalam rumah, aku merasakan kehangatan yang menurutku tak biasa, keluarga Jeon sangat ramah kepada kami, sampai tiba-tiba aku melihat sebuah bingkai foto an akupun tersenyum,di dalamnya ada foto dua orang anak kecil yang sedang bersama, yang satu diriku yang sedang mencubit pipi seorang bocah kecil, lebih pendek dariku, matanya yang besar dan bulat, hidugnya yang mancung, dan bibirnya yang mungil. Apa dia yang bernama jeon jungkook?apa iya dulu aku dengannya sedekat ini?banyak pertanyaan yang muncul tiba-tiba di pikiranku tentang bocah ini.
"Kau masih ingat dengan jungkook, Taehyung ah?" Mrs. Jeon menghampiriku yang sedang melihat foto-foto di dinding melihat Mrs. Jeon membawa 1 buah album lalu ia mengajakku duduk disampingnya.
"lihat, kau dulu suka sekali mengganggu jungkookie" ucap Mrs. Jeon sambil menunjukkan foto yang dimaksud.
"Jungkookie?" tanyaku dalam hati sambil menaikkan alis mataku karena kaget.
Kami berdua menghabiskan banyak cerita tentang keluarganya dan juga tentang jungkook yang saat ini sedang giatnya sekolah untuk mendapatkan beasiswa SMA di seoul. Dia juga sangat suka menyanyi bahkan jungkook memiliki sebuah mimpi. mimpinya adalah menjadi seorang Mrs. Jeon bercerita bahwa ia sering mendapat hadiah berkat hobinya itu. Aku hanya menganggukan kepala dan tersenyum mendengar cerita Mrs. Jeon
"Yah, Jimin hyung, terima kasih sudah mengantarku,ne?" aku melihat bocah lelaki lebih muda sepertinya dari usiaku, karena aku melihatnya mengenakan seragam sekolah diam-diam memperhatikannya. Manis dan Menarik. Pikirku.
Tiba-tiba aku merasa panas di wajah, leher dan tangan aku, sialan. "Aduh, sakit, eomma, appa". Aku teriak keras dan akhirnya membuat anak terkejut kemudian berpaling kepada aku.
Kim Taehyung sialan, kau begitu stupid. aku tidak ingin terjebak bahwa aku mengawasinya diam-diam, jadi aku memutuskan untuk melarikan diri, tapi tiba-tiba BUGHHHHHHHH.
POV penulis
"Akhhh, sakit, eomma, appa". Tiba-tiba seorang anak bernama jungkook mendengar erangan dari bibir Taehyung, jungkook kira itu hanya perasaan, tapi tidak ada, suara itu semakin keras.
"yah, siapa di sana?" Dia meminta dan mencari suara yang datang dari, tiba-tiba seseorang berlari dan jatuh tepat di atas tubuh jungkook itu "aww, apa sih, ya kau !, bangun, kau begitu berat !" kata jungkook pada Taehyung sambil mendorong tubuh tua itu. Taehyung yang segera bangkit dan menyeka kemeja kotor. Jungkook merasa pipinya panas dan merah.
"Geezz jungkook, mengapa pipi Kau harus berwarna merah seperti ini?", Kata jungkook untuk dirinya
"Yah, Kau! Apa yang terjadi dengan wajah dan tangan,? mereka merah, itu pasti karena serangga dari pohon.! "Kata jungkook masih menatap Taehyung yang sakit.
"dan kemudian, mengapa kau bersembunyi di balik pohon? Apa yang kamu lakukan? Kau mengikuti aku ya? Atau menonton aku diam-diam? Kau pasti tidak dari kota ini ya?" tanya jungkook lagi. Jungkook juga melihat Taehyung yang memKaungnya kesal dan terkejut. Ketika jungkook ingin mengucapkan sepatah kata lagi, tiba-tiba Taehyung memukul kepala jungkook perlahan.
"Ahhkkk, Kau, sakit tau! Kenapa kau memukulku?" Tanya jungkook marah.
"pukulanku pantas untuk anak berisik seperti Kau !" Taehyung mengatakan
"Kau jeon jungkook kan? Dia bertanya lagi.
Jungkook terkejut, "di mana dia tahu namaku, .is dia benar-benar mata-mata, maka untuk apa yang menguntit aku? Aku hanya seorang anak miskin, meskipun aku akui wajahku cukup tampan tapi orang ini mungkin tidak suka menguntit. "Kata jungkook untuk dirinya. Jungkook juga melihat tua dari ujung kaki sampai kepala. "Matanya, bibir kissable indah, rambut oranye dan sedikit berantakan membuat dia bahkan lebih seksi." Jungkook berpikir. Sial jeon jungkook, apa yang Kau pikirkan,
"yah, kau tuli? Aku meminta Kau." Kata Taehyung lagi kali ini dia memukul dahi jungkook.
"yah, bisa tidak Kau berbicara tanpa memukul orang lain?" jungkook cemberut.
Taehyung hanya diam.
"Siapa kamu? Dan bagaimana kau tahu namaku?" Tanya jungkook lagi .Ini waktu dengan tatapan tak berdosa
"Kau bodoh," kata Taehyung sementara kepalanya lebih dekat ke jungkook
Apa ... apa yang akan ia lakukan, tidak ada jungkook, jangan pernah biarkan orang asing seperti dia mencuri ciuman pertama Kau. jungkook mundur tapi akhirnya berhenti di sebuah pohon di belakangnya, jungkook bisa ke mana-mana, Sialan.
"Apa yang akan Kau lakukan? Hentikan," kata jungkook. Dia bisa merasakan nya detak jantung cepat,
dan kemudian Taehyung tersenyum pada jungkook.
"Aku melihatnya di name tag Kau, ckk .. selain berisik, Kau juga bodoh ya?" Kata Taehyung kemudian menjauhkan kepalanya
Jungkook mendesah dan mengangguk malu, "dia tahu namaku, aku masih mengenakan seragam sekolah, ahh Jungkook, mengapa Kau selalu terlihat bodoh di depan pemuda tampan. seperti ini" kata Jungkook untuk dirinya kemudian menggeleng.
Author POV End
TAEHYUNG POV
Jadi lucu, aku melihat wajahnya memerah, jika aku tidak ingat Jinhwan aku, aku ingin menciumbibir, dan menggoda anak ini
Ketika jungkook ingin pergi, aku menarik lengannya,
"Yah, apa yang kau lakukan? Sakit." ucapnya
" Kau lupa padaku ,?" Aku bertanya, melihat matanya tiba-tiba melebar kaget. Dia dengan cepat menggelengkan kepalanya.
"Aku, Kim TAEHYUNG, jungkook ah.". ... ..
Maaf, krna baru sempat update dan bila ada kata kata saltik , tolong di maklumi, aku akan coba buat proofread lagi.
see u soon
