Aku selalu berangan. Apakah aku bisa kembali menulis seperti dahulu? Seperti ketika aku dan dunia masih bebas? aku ingin tahu itu dan dengan ini aku berikan lagi pada kalian sebuah kisah kecil yang kutulis.
Naruto x Danmachi.
It's Wrong to Have a Second Chance?
Apakah ini semua sudah benar-benar berakhir?
Mata biru itu melihat langit malam tanpa awan disana. Bintang-bintang saling terlihat dan jika diamati lebih lagi para bintang itu terlihat seperti berkedip padanya.
Tubuhnya sudah tidak bisa bergerak. Dia bisa merasakan tubuhnya sudah mati rasa. Jemarinya bahkan tidak bisa untuk bergerak sama sekali.
Dia mencium bau amis disekitarnya. Dia tahu itu berasal dari tubuhnya. Dia tahu dia tergenang dengan darahnya sendiri apalagi jika darah itu dia ingat keluar dari lubang yang berada pada bagian perutnya.
Ah… kenapa sekarang tubuhnya terasa mulai ringan? Kenapa matanya kemudian terasa mulai berat? Apakah dia mengantuk sekarang?
Dalam hatinya dia bertanya, bolehkan dia sekarang tertidur jika rasa mengantuk ini mulai melanda dirinya? Dia sudah melakukan apa yang seharusnya dia lakukan. Dia telah membunuh Uchiha Madara yang dibangkitkan oleh Uchiha Obito dalam perang ini. Dia juga telah menghancurkan mata Rinnegan yang ada dan dia juga yang telah memutus rantai klan Uchiha untuk hidup. Ketika dia mengingat bahwa dialah yang telah membunuh empat Uchiha yang terakhir, dia kemudian tertawa.
Sebagian besar anggota akatsuki yang ada telah dia bunuh. Anggota klan Uchiha yang terakhir juga berakhir di kedua tangannya. Dia juga telah membunuh Madara sebagai musuh terakhir dari aliansi.
Dengan semua yang telah dia lakukan pikirannya kemudian berkata bahwa dia telah lelah. Dia telah begitu lelah dan dia ingin beristirahat.
Apakah ini semua sudah benar-benar berakhir?
Pertanyaan itu terlintas lagi pada pikirannya dan dengan sebuah senyuman kecil yang kemudian dia berikan dan matanya yang dia tutup perlahan karena dia menjawab pertanyaannya itu sendiri yang datang dari dirinya sendiri.
Ya. Ini semua sudah berakhir. Perang ini telah usai.
Dalam jawaban yang dia berikan itu kemudian dia mengalah pada kematian yang menerimanya dengan senyuman manis.
Catatan perang dunia ke-empat Shinobi.
Perang itu dimulai dengan satu anggota Akatsuki yang tersisa— organisasi yang mengejar Bijuu— yang tersisa menyatakan perang dalam pertemuan lima kage. Pertemuan lima kage yang seharusnya menjadi sejarah penting itu nyatanya juga sudah dinodai dengan serangan dari kriminal pelarian dari Konoha yang juga merupakan anggota klan Uchiha yang tersisa, Uchiha Sasuke.
Uchiha Sasuke mengacaukan pertemuan itu, membuat para Kage kemudian bersatu dan melawan. Kalah akan pengalaman dalam bertarung memaksa Uchiha Sasuke mundur dengan terdesak dan kemudian dia diselamatkan oleh anggota Akatsuki yang masih tersisa yang mengaku sebagai Uchiha Madara yang menyatakan perang sebelumnya pada kelima desa Shinobi. Pelarian dua kriminal itu kemudian mengarah pada peristiwa dimana itu hanya pengalihan agar Uchiha Sasuke bisa membunuh Kage dari desa Konoha, Danzo Shimura yang mana itu berhasil dilakukan namun akhirnya Uchiha Sasuke sendiri harus menemui nasib tragisnya ketika setelah membunuh Danzo dengan berhadapan dengan rekan satu timnya sebelum dia menjadi kriminal, Uzumaki Naruto.
Uzumaki Naruto, ninja yang telah banyak melawan kematian— salah satunya pengestrakan Kyuubi dari tubuhnya yang dilakukan oleh anggota Akatsuki, Uchiha Itachi— kemudian menunjukkan nasib tragis pada kriminal Uchiha Sasuke dengan membunuhnya tanpa ampun. Dia kemudian juga menghancurkan mata Sharingan dari Uchiha Sasuke.
Setelahnya perang kemudian meletus dan kelima desa membentuk aliansi melawan anggota Akatsuki yang terakhir dimana anggota Akatsuki yang ada bertarung dengan pasukan Zetsu putih dan pasukan mayat hidup Edo Tensei yang dikendalikan oleh murid dari Orochimaru— Kabuto Yakushi. Kabuto Yakushi harus berakhir di tangan Hatake Kakashi yang diberi tugas untuk membunuh Kabuto meski harus mengorbankan Sharingan dari peninggalan sahabatnya ketika perang dunia Shinobi ke tiga.
Perang terus berlanjut dalam waktu tiga bulan hingga kemudian anggota Akatsuki lainnya , Zetsu yang sebenarnya berhasil dibunuh oleh kapten pasukan spesialis Uzumaki Naruto. Dengan keadaan yang memungkinkan, kapten Uzumaki Naruto kemudian langsung menyerbu markas musuh sendirian memaksa anggota Akatsuki yang mengaku sebagai Uchiha Madara untuk bertarung dengan kekuatan Bijuu yang luar biasa yang telah mereka kumpulkan hingga membangkitkan monster dalam legenda Rikudou, Bijuu ekor sepuluh Juubi yang kemudian terlihat membangkitkan keadaan dimana pihak aliansi yang kemudian membantu kapten Uzumaki setelahnya terlihat akan kalah.
Namun ketegaran dari kapten Uzumaki Naruto dan kegigihannya tidak menyerah membuat kapten Uzumaki Naruto bangkit dengan kekuatan dari Sage dan melawan Juubi secara langsung. Kekuatan Fuinjutsu juga diperlihatkan dengan kapten Uzumaki Naruto memutus hubungan antara anggota Akatsuki yang mengaku sebagai Uchiha Madara tersebut yang ternyata adalah rekan satu tim gurunya, Hatake Kakashi dengan Juubi. Dia adalah Uchiha Obito yang berniat untuk menjadi pertapa Rikudou kedua dan memulai mugen Tsukoyomi namun itu harus gagal dengan kapten Uzumaki yang memutus keinginan Uchiha Obito setelah memutus hubungan Obito dengan Juubi lalu membunuhnya dan menghancurkan kedua matanya sebelum kapten Uzumaki Naruto berhadapan lagi dengan Juubi yang ternyata diambil alih kendalinya oleh Uchiha Madara yang asli yang dibangkitkan oleh jutsu Edo Tensei dan berhasil lolos dari pelepasan jutsu Edo Tensei tersebut.
Pertarungan jauh lebih dahsyat terjadi kembali dan hal yang paling luar biasa adalah kapten Uzumaki Naruto memindahkan Juubi ke dalam dimensi kehampaan dengan jutsu Hiraishin yang disempurnakan ditambah dengan Fuinjutsu yang merobek dimensi kehampaan untuk membuka pintunya dan kemudian mengalahkan Uchiha Madara lalu menyegel jiwanya dalam gulungan Fuin sebelum kemudian membakar gulungan itu setelahnya. Juubi yang telah dipindahkan ke ruang kehampaan juga tidak akan kembali karena ruang kehampaan akan terus mengoyak Juubi didalamnya dan pintu menuju ke ruang kehampaan juga telah tertutup sepenuhnya selepas Juubi dipindahkan ke dalamnya.
Perang kemudian berakhir dan itu harus dibalas dengan kematian dari pahlawannya kapten Uzumaki Naruto. Pertarungan berat yang dilaluinya dan serangan fatal dari Uchiha Madara akhirnya membuat kapten Uzumaki Naruto harus menghembuskan nafas terakhirnya dalam medan perang setelah memenangkannya.
Perang telah usai dan pondasi kedamaian kemudian kembali ke dunia Shinobi. Untuk jasanya yang begitu besar, kapten Uzumaki Naruto kemudian dinobatkan sebagai pahlawan dan sebuah patung dibangun pada tempatnya wafat untuk menghormati jasa-jasanya dan itu masih dikunjungi oleh para pengagumnya hingga sekarang.
Renkarnasi.
Apakah itu adalah sesuatu yang nyata?
Memorinya terasa samar. Apa yang telah terjadi dalam hidupnya terlintas begitu cepat seperti laju dari kendaraan yang ingin lewat saja. Memori-memori itu berputar dengan cepat hingga kemudian yang tersisa hanyalah sebuah kegelapan yang mendiamkan semuanya.
Dalam kegelapan itu dia bertanya. Apakah ini yang menantinya setelah kematian? Apakah ini adalah yang dialami oleh orang- orang yang telah mati sebelumnya? Jawaban itu rasanya hanya bisa diketahui ketika seseorang telah mengalami kematian dan ketika sekarat sudah mencapai batas, kematian yang menerimanya ini, kegelapan yang menyelimutinya ini membuatnya berpikir bahwa ini tidaklah apa-apa.
Dia menerima ini dan dalam pandangan dirinya yang semuanya hitam, sebuah cahaya terlihat di seberang sana.
Cahaya putih kecil namun kian membesar seiring rasanya cahaya itu mendekatinya dan kemudian cahaya putih itu menyelimuti dirinya lalu kegelapan kembali padanya.
