Glekk
Sasuke benar benar berubah
Aku sudah ingat sepenuhnya tentang dia, padahal dulu Sasuke Cuma anak laki laki biasa yang selalu di jahili anak anak yang lain
Dan aku terus melindunginya dengan caraku sendiri, tapi sekarang...
"Sakura-chan~~~ pulang bareng yukk!"
...dunia terasa kacau, aneh sekaliiii!
.
.
.
.
.
Disclaimer : bukan punya uzu ._.V
Genre : apa ajalah seterah readers XD
Pair : SasuSaku
Slight
SasuHina
SasuNaru (love X hate)
Warning : OOC (khususnya Sasuke yang akan berubah 180 derajat dari aslinya) typo gaje abal bikin gregetan dll yang pastinya ada didalam author pada umumnya XD
A/N : readers yang tercinta XD apakah readers tau manga yang judulnya "Go! Go! Ichigo" nama pengaranganya uzu lupa hehehe...
Ide fic ini terinspirasi dari cerita manga tersebut
Dan Sasuke yang jadi pemeran Ichigonya disini, wkwkwk uzu pingin tau reaksi readers saat baca fic aneh bin abal ini
Moga moga readers suka ya ^^
Dan jangan lupa review
.
.
.
.
.
Chapter 2 : Subette no Suu
.
.
.
.
Sakura POV
Dengan sangat terpaksa aku pulang bersama Sasuke kali ini
Berkali-kali menghela nafas tidak akan menghentikan ocehan cowok-berpenampilan-cewek disebelahku ini, yahh...entah apa yang sedang ia bicarakan
Kuakui Sasuke memang lebih manis daripada anak anak perempuan asli a.k.a cewek tulen, bahkan aku saja iri dengannya yang terus dikelilingi cowok cowok baka yang tidak tau kalau Sasuke juga cowok
'Menyebalkan!' mungkin itulah kata yang pas saat melihat teman laki-lakimu menjadi cewek jadi-jadian begini!
"Ne, Sakura-chan?"
"Eh?! Apa?"
"Mou! Sakura dari tadi kau membiarkanku bicara sendiri seperti orang bodoh?!"
Sweatdrop
Ya! Sweatdrop adalah ekpresi yang cocok ketika melihat Sasuke merajuk dengan 'puppy eyes' andalannya, dan aku sudah melihatnya sejak dia menjadi teman sebangkuku tadi di sekolah
Apalagi sekarang dengan gaya sok imut-imut yang bikin ilfeel!
Tak perlu pikir panjang, aku berniat meninggalkannya sendiri diperempatan jalan ini
Tapi...
"Waaa! Sakura-chan!"
Sasuke berhasil mengejarku dan sialnya dia buru-bur menggandeng tanganku!
Gahh!
Ingin sekali kulempar dia sungai atau sekalian saja ke laut biar dimakan hiu atau paus
Atau kukirim via pos kepedalaman hutan amazon, atau kucincang tubuhnya lalu kujual eceran di pasar terdekat!
Sasuke kembali mengoceh, membicarakan tentang-entah-apa aku tidak tau dan tidak mau tau
Aku tidak tau harus berbuat apa karna Sasuke sudah mengunci tanganku dalam genggamannya yang sesekali meremas tanganku karna saking bersemangat dengan ceritanya, yang bisa kulakukan sekarang hanya mengalihkan pandangan
Dan tanpa sengaja aku menangkap sosok yang sangat kukenali, berrambut kuning terang, jaket orange dan tangan yang bersarang didalam saku celana, tanpa melihat wajahnya pun aku sudah tau kalau dia adalah Naruto-nii
"Nii-chan?!", ucapku dengan heran, karna yang kutau nii-chan selalu pulang usai makan malam dan sangat jaraang atau bisa dibilang tidak pernah pulang siang hari begini
"Nii-chan? Dia kakakmu?", ups! Aku lupa dengan mahkluk gaje bin aneh disebelahku sepertinya dia juga mengikuti arah yang kulihat
"Ayo kesana! Aku ingin bertemu dengan nii-chanmu!", tanpa persetujuan dariku Sasuke langsung menarikku sambil berlari kearah Naruto-nii
BRAAAKK
Dan hasilnya kami menabrak nii-chan, kami bertiga jatuh bersamaan mungkin yang lebih parah adalah nii-chan karna aku dan Sasuke berada tepat diatasnya, bisa dibilang menindihnya
"Go-gomenasai! Aku tidak sengaja", buru-buru aku langsung berdiri dan menarik Sasuke supaya ikut berdiri
"Ugh...lain kali kau harus lebih hati hati Sakura!", kata Naruto-nii dengan nada dingin khas miliknya
Bahkan dengan adiknya sendiri dia bersifat dingin begitu, dan hal itu yang membuatku tidak begitu akrab dengan nii-chan padahal aku selalu berusaha mencari perhatian darinya tapi yang kudapat malah bentakkan dan gertakkan kasar dari Naruto-nii
Kulirik orang disisi kananku, Sasuke
'WTF?! Apa-apaan mata berbinar penuh nafsu itu?!'
Naruto-nii menaikkan sebelah alisnya, "Dia temanmu ya, Sakura?"
"Iy—"
"Iya benar! Nii-chan keren sekali! Kencan yuk!"
Hehh?! Hehh?! HEEEEHH?!
A-a-a-apa dia serius? Kencan dengan nii-chan?!
"Tapi? Tapi? Tapi? Tapi? Tapi?", dengan kompak aku dan nii-chan mengucapkan kata yang sama
HUGH
Tanpa aba-aba Sasuke langsung memeluk Naruto-nii dengan erat, membuat nii-chan sedikit sulit untuk bernafas
"Kyaaaaa! Kesempatan emas memeluk cowok keren seperti nii-chan!", WHAT THE HELL?! Kau kan juga cowok bakaa?!
"Jangan mau tertipu nii-chan! Sebernarnya Sasuke itu cow-", aku langsung menutup mulutku begitu malihat foto ancaman yang dipegang oleh Sasuke dibalik punggung nii-chan
Lalu dia memutar foto ancaman itu, ternyata di belakang foto itu ada sebuah tulisan 'kau bongkar rahasiaku, kubongkar rahasiamu' dengan spidol merah. Mau bagaimana lagi, akhirnya aku hanya bisa diam
Akhirnya kami pulang bertiga dengan Sasuke yang terus menempel pada Naruto-nii, Naru-nii sepertinya sangat risih dengan Sasuke yang memeluk lengan kirinya
"Haahh...", sekali lagi aku kompak dengan nii-chan untuk kedua kalinya, sama sama menghela nafas
.
.
.
.
.
.
.
"Tadaima...", ucapku dengan malas, kenapa?
Tanyakan saja mahluk gaje yang daritadi menempel pada nii-chan, bahkan sampai ngotot mau main kerumahku
"Okaerinasai, ah...ada Sasu-chan juga"
"Konnichiwa baa-san"
Kaa-san mengganguk kemudian kembali menuju dapur
"Aku...mau ganti baju dulu", Naru-nii kembali berusaha melepaskan cengkraman maut Sasuke, sejak dijalan tadi nii-chan terus berusaha melepasnya tapi terus saja gagal
"Sasu ikkut dengan ku saja", aku menarik lengan Sasuke agar lepas dari nii-chan
"Yahh...baiklah,main kekamar yukk", segera Sasuke menarikku ke lantai dua, tapi kali ini aku tidak menolaknya
BRAAK
"Huwaa! Kamar Sakura-chan luas! Aku boleh main kesini tiap hari ya?!"
"Umm...terserah kau saja"
Aku Cuma bisa angkat bahu, tingkah Sasuke benar benar tidak ada bedanya dengan anak cewek pada umumnya
"Um...Sasu? bisakah kau keluar sebentar? Aku mau ganti baju..."
"Eh?! Kenapa harus keluar?"
"Kau kan COWOK BAKAA!", sebal sekali kalau berhadapan dengan orang macam Sasuke sok polos dan sok innocent
"Ta-tapi hatiku kan cewek...", ini dia senjata pamungkas ala Uchiha Sasuke, dengan puppy eyes dan nada memelas yang menurutku seperti di buat buat. Aku mendeath-glarenya dengan death glare yang aku yakin cukup untuk mambuat anak kecil menangis, tapi percuma yang ada malah Sasuke makin mendekatkan wajahnya yang 'memelas' kearahku
"Hahh...baik baik, kau boleh tetap disini, tapi hadap tembok sana!"
"Yeeeyy...aku paling suka sama Sakura-chan!", ukh... keseimbanganku agak goyah saat Sasuke melompat lalu memberikan death-hug padaku
BLUUSHHH
Wajahku langsung memerah, bukan karna suka atau malu. Tapi karna marah dan sangat kesal!
Aku belum pernah dipeluk sebenarnya, apalagi oleh cewek jadi-jadian seperti Sasuke
'Gyaaaaaa! Menjijikkan!'
Tapi entah mengapa saat Sasuke perlahan melepas pelukannya aku jadi merasa agak sedih dan kecewa. Apa mungkin karna aku tidak pernah dipeluk begitu?
Kulihat Sasuke tersenyum lebar membuatku tak tahan ingin tersenyum juga. Ternyata diwajahnya masih terlihat sisi laki-lakinya, um...kalau dilihat lebih teliti, ma-maksudnya dilihat dengan sangat sangat sangat teliti tanpa ada satu yang terlewat!
"Nanti mandi sama sama ya?!"
"WHAT THE-?! KAU ITU COWOK! DASAR BAKAA!"
"Hweeee! Kan sudah kubilang hatiku ini cewek!"
Aku tarik ucapanku yang tadi! Dilihat dari manapun dia tetap cewek jadi-jadian! Gender yang tak histeris)
"Ayolaahhh Saku-chan~~ dulukan kita sering mandi bersama, aku gosok punggungmu lalu kau menyiramku karna terlalu kasar, hahahaa...kalau diingat ingat lucu juga ya?"
"APA KAU TIDAK BISA MENGERTI?! KAU ITU COWOK! SHANNAROOOOO!"
PRAAANG
Lagi lagi vas bunga kesayanganku menjadi korban, pasti nanti kaa-san akan mengomeliku lagi!
"Sa-Sakura masih hebat seperti waktu TK dulu...hehehee"
TWICTH
"Bahkan dulu sering berkelahi dengan anak anak SD."
TWICTH TWICTH
Aku yakin pasti sekarang aura aura mengerikan keluar dari tubuhku, terlihat dari wajah Sasuke yang sedikit takut. Aku benar benar tidak suka dengan Sasuke yang sekarang
"Sasuke...bisakah kau keluar?", ucapku dengan menahan emosi. Sasuke dengan cepat mengangguk lalu berjalan keluar kamar
.
.
.
.
.
.
.
Aku sudah selesai berganti pakaian
Sekarang mencari Sasuke yang entah hilang kemana
'Mungkin dikamar nii-chan!'
Benar juga! Saat pertama bertemukan langsung suka, pasti sekaranng nempel lagi sama nii-chan
'Memanfaatkan kemarahanku ya? Awas saja jika sampai nii-chan kenapa-kenapa, akan kupatahkan lehermu! SASUKE!'
"Ahhh...nii-chan! Jangan begitu! Sakit~~!"
Ehh?! Suaranya Sasuke!
Ternyata benar di kamarnya Naruto-nii, tapi apa yang mereka lakukan? Kenapa begitu?
"Kalau seperti inikan tidak bisa! Menurut sajalah!"
"Tapi kalau begitu aku yang sakit! Nii-chan pelan pelan dong! Aww...jangan ditarik keras keras!"
"Cerewet! Diam saja kau, Sebentar lagi selesai kok."
Jangan jangan mereka...
HWAAAAAAA! APA YANG KAU LAKUKAN PADA NARUTO-NII!
BAKA SASUKE!
TBC
A/N: Wehehehehee...
Kaget ternyata ada yang review fic ini
Walaupun Cuma dua orang tapi Uzu senang dan mood Uzu buat ngelanjutin nih fic jadi tambah thank buat reviewer sama readers yang udah baca/review this junk fic XD
Balasan review :::
Mr. Xavier:"endingnya SasuSaku & NaruHina, kan..?"
Uzu: etto...gomen ne tapi tidak ada NauHina, SasuSaku sudah pasti XD
Thank udah mau review Uzu jadi semangat lagi X3
Ayam Berbulu Pink:"Sasu-chan bences? WHAT THE HELL?"
Uzu: bukan bences sebenarnya Cuma terobsesi jadi cewek
Sasu: lah itu namanya kan bences?!
Uzu: ssssttt...Sasu jangan berisik Uzu lagi konsen buat next chapnya
All Char: *pokerface*
Uzu: okeeh! Makasih buat reviewnya Uzu bakal ngelanjutin nih fic lagi!
Karna biar dapat review yang bagus bagus dari senpai senpai yang lain, kalaupun flame Uzu bakal terima dengan senang hati, Uzu anggap itu sebagai tanda perhatian senpai sekalian terhadap hasil karya Uzu XD
Wookeeeehhh...thank bagi yang udah ngeluangkan waktunya buat baca fic ini
Jaa matta!
See you next chap~! X3
