Sehuni's Story
by hanzabilah
WARNING! TYPO everywhere!
.
.
.
.
Jongin dan Sehun sudah berumur 7 tahun ditahun ini!
Suho dan Kyungsoo mulai berpikir untuk memasukkan mereka ke sekolah. Sekolah yang mereka pilih adalah sekolah BaekYeol sekarang.
"Thireo! Thehun ga mau thekolah, eomma!", teriak Sehun.
Sehun mengunci dirinya di kamar ketika mendengar dirinya akan dimasukkan ke sekolah.
Katanya, ia tetap ingin sekolah di taman kanak-kanak.
Kyungsoo dan Suho mencoba membujuknya beberapa kali. Tetapi Sehun tetap kukuh dengan keinginannya.
Jongin hanya berdiri di tangga melihat kedua orang tuanya berulang kali mengetuk pintu dan mengatakan kata-kata manis kepada Sehun di depan pintu kamar
Jongin menghela nafas berat.
Chanyeol melihat adiknya berdiri saja di tangga, dia heran apa yang terjadi dengan Jongin.
"Jonginie waeyo?", tanya Chanyeol
"Aku ingin segera tidur, tapi pintunya dikunci Sehunie, hyung", kata Jongin
"Kalau begitu tidurlah bersama aku dan Baekhyun", kata Chanyeol
"Ne, aku tidur saja dengan Sehunie. Kau tidurlah dengan Chanyeol, Jonginie", kata Baekhyun tiba-tiba
Jongin mengangguk. Lalu dia berjalan ke kamar BaekYeol, diikuti Chanyeol dibelakangnya.
Baekhyun tersenyum. Dia melihat ke arah kedua orang tuanya.
Baekhyun seketika teringat sesuatu. Dia ingat kamar Jongin dan Sehun sebenarnya memiliki kunci cadangan
Baekhyun turun mengambilnya dan naik lagi menuju kamar JonginSehun
"Appa appa. Coba buka pintu itu dengan kunci cadangan ini", katanya
Suho langsung mengambil kunci dari tangan Baekhyun dan membuka pintu kamar.
Terlihat Sehun tidur di kasurnya sambil memeluk boneka teddy miliknya.
"Sehunie, sayang", panggil Kyungsoo
" ... "
Tak ada jawaban dari Sehun.
Kyungsoo mengelus kepala anaknya dengan lembut.
Sehun tiba-tiba bangun dan memeluk Kyungsoo.
"Hiks. Eomma.. Thehun ga mau thekolah", tangis Sehun
Kyungsoo mencoba menenangkan Sehun. Baekhyun juga ikut menenangkan Sehun. Sementara Suho hanya berdiri didepan mereka.
"Sekolah itu menyenangkan Sehunie! Kan ada hyung, Chanyeolie, dan Jonginie. Kau tidak akan kesepian!", hibur Baekhyun
Isakan Sehun perlahan berhenti. Sehun menatap Baekhyun. Baekhyun mengeluarkan senyum kotaknya, menunjukkan deretan giginya yang rapi.
Melihat senyum Baekhyun, Sehun jadi ikut tersenyum
"Benarkah hyung?", tanya Sehun
"Ne! Ayo kita tidur, nanti hyung akan menceritakan tentang sekolah kepadamu!", kata Baekhyun
Sehun mengangguk. Dia melepas pelukannya dengan Kyungsoo dan menarik selimutnya bersiap untuk tidur. Baekhyun naik ke atas kasur Sehun.
Kyungsoo senang melihat anak-anaknya saling menyayangi satu sama lain.
Kyungsoo mengecup kening kedua anaknya itu. Tak lupa dia mengucapkan selamat malam kepada mereka dan mematikan lampu kamar
.
2 hari kemudian.
Tahun ajaran baru dimulai hari ini. Keluarga Suho bersemangat menuju sekolah, kecuali Sehun.
Sehun takut dia tak bisa berteman dengan teman barunya di kelas
Untungnya, Jongin dan Sehun sekelas. Sehun menjadi agak tenang karena masih ada Jongin.
Tapi, walau ada Jongin, Sehun merasa tetap tidak semangat bersekolah. Rasanya dia ingin sekali menangis dan berlari pulang ke pelukan eomma nya.
Waktunya istirahat
Jongin mengajak Sehun pergi ke kelas hyungdeul mereka.
Sehun mengangguk.
Mereka berjalan menuju kelas BaekYeol sambil bergandengan tangan. Bergandengan tangan? Ya, Jongin tak ingin kembarannya tiba-tiba hilang saat ia tak melihatnya
Sekitar beberapa menit berjalan, mereka melewati kelas dari anak kelas 3 SD.
Tak sengaja, ada seorang anak yang menyenggol Sehun. Alhasil Sehun ditambah Jongin terjatuh. Sehun merintih kesakitan. Lalu sebuah tangan putih terulur di depannya.
"Maaf ya.. Aku tidak sengaja"
Sehun mendongak ke atas. Mata Sehun berubah dari ingin menangis menjadi berbinar-binar.
Dia melihat sosok namja kecil manis yang sedang memasang wajah khawatir menatap ke arahnya.
Sehun membatu. Dia tak bisa berkata apa-apa. Seperti, dia ingin menatap namja itu lama-lama
"Sehunie ireona!", kata Jongin.
Sehun lalu bangun menuruti Jongin. Kemudian melihat lagi ke arah namja manis itu.
"Gwenchanayo",kata Sehun
"Aku tadi menabrak kalian. Aigoo, maaf ya apa kalian terluka?", kata namja itu
"Kami baik-baik saja. Gwenchanayo, sunbaenim", kata Jongin
"Namaku Luhan. Kalo kalian?"
Namja itu memperkenalkan dirinya. Jongin hendak mengatakan namanya, tetapi Sehun lebih cepat mengatakan namanya duluan.
"Namaku Thehun! Thalam kenal ne,thunbaenim!", katanya
Luhan -sunbae itu-,terkekeh mendengar Sehun. "Sehunie cadel ne? Lucu sekali!", kata Luhan.
Sehun tersenyum mendengarnya. Semburat rona merah muncul di kedua pipinya.
Jongin mempoutkan bibirnya melihat Sehun yang berubah aneh. "Sunbaenim, mianhae kami harus pergi",kata Jongin.
Jongin menarik tangan Sehun dan melanjutkan perjalanan mereka ke kelas BaekYeol.
Luhan melambai ke arah mereka pergi. Dan Sehun tak henti-hentinya menoleh ke belakang untuk melihat Luhan.
.
Sesampainya di kelas Baekyeol, Sehun terus-terusan mempoutkan bibirnya.
"Ada apa Sehunie?", tanya Chanyeol
"Aku marah kepada Jonginie!", katanya
BaekYeol menatap Jongin. Jongin hanya mengerjapkan matanya dengan lucu.
"Jongin mengapakanmu, heoh?", tanya Baekhyun
"Jongin hyung menarikku pergi ketika aku bertemu Luhan thunbaenim!", katanya
BaekYeol dan Jongin tak mengerti maksud Sehun. Baekhyun hanya tersenyum, dan Chanyeol Jongin memasang muka datar
"Tadi kami bertemu dengan seorang sunbaenim. Tapi aku lupa namanya hyungie", kata Jongin
"Namanya Luhan, Jonginie!", kata Sehun
"Oh ya, ngomong-ngomong. Sehun, apa kau masih tak ingin bersekolah?", Baekhyun mengalihkan pembicaraan.
"Aniya! Aku ingin thekolah! Biar ketemu Luhan thunbae lagi!", kata Sehun bersemangat
Chanyeol menggeleng. "Keliatannya Sehun mulai gila deh", kata Chanyeol
"Luhan lagi Luhan lagi", gerutu Jongin
.
Sepulang dari sekolah. Sehun bercerita jika di sekolah dia bertemu dengan Luhan kepada eomma dan appa nya.
Sehun bilang, dia mau bersekolah tiap hari agar bisa bertemu dengan Luhan lagi
Kyungsoo tersenyum mendengar anaknya yang mulai bersemangat bersekolah. Tetapi, Suho memasang wajah khawatir.
Kenapa? Suho khawatir, khawatir jika anaknya terkena jatuh cinta pada pandangan pertama saat SD
Ya, begitulah cerita Sehun tentang hari pertamanya di sekolah!
Mengesankan, karena di sekolah Sehun menemukan kebahagiaan barunya (?)
.
.
.
Terima kasih bagi readers yang sudah membaca ff gaje ini ^~^
Terima kasih juga bagi readers yang sudah ngasih review
Maaf Han ga bales satu-satu, gatau cara reply nya gmn #plakk
Maaf juga kalo ff nya makin absurd gini (?)
Salam dari adeknya Min aguS
