Cast : Shim ChangMin dan Cho KyuHyun

Genre : Romance, Angst, Drama

Rating : M

Warning : TYPO(S), ngebosenin, YAOI, OOC, NOT CHILDREN!

.

Hai…berjumpa lagi dengan saya…^^

Sebelumnya saya mengucapkan maaf atas lambatnya update FF ini. Maaf saya cuma bisa minta maaf terus #bow

Peringatan yang di bawah umur jangan bandel dengan warningnya ya…

Selamat membaca!

.

.

.

Chapter 2

ChangKyu

.

.

Malam makin larut dan dance floor makin panas. Setiap orang seolah ingin menunjukkan kebolehannya dan mungkin secara terang-terangan ingin memamerkan pesonanya. Tak terkecuali dua namja yang saling berhadapan dan saling membelai.

"Hah, aku ingin minum dulu Hae-ya, ne?" kata Eunhyuk di sela-sela kegiatannya di dance floor.

"Okay, tapi jangan lama-lama," jawab namja yang bernama Lee Donghae itu sambil tersenyum.

Eunhyuk pun beranjak dari dance floor menuju meja yang telah dipesannya bersama Kyuhyun. Dia mengernyit heran begitu mendapati Kyuhyun tak ada di meja mereka. Bahkan smartphone Kyuhyun juga masih di meja.

"Aigoo…anak itu ceroboh sekali. Bagaimana jika barang-barangnya hilang? Tapi, Kyuhyun ke mana, ya?"

Eunhyuk melongokkan kepalanya ke segala penjuru club. Tapi dia tak dapat menemukan sahabatnya.

"Aish! Jangan bilang dia pulang! Tapi barang-barangnya masih di sini…"

Eunhyuk mencoba memikirkan kemungkinan Kyuhyun sekarang berada. Hingga seseorang memeluknya dari belakang.

"Lama sekali, hmm?" bisik seseorang dari belakang Eunhyuk.

"Ah, Hae-ya… Mian, aku sedang mencari temanku. Seharusnya dia di sini. Tapi entahlah sekarang di mana. Padahal barang-barangnya masih di sini,"

Donghae tampak ikut berpikir dengan cerita Eunhyuk. "Mungkin di toilet. Dia tak perlu bilang padamu, jika dia ingin ke toilet, kan?"

Eunhyuk mencoba memikirkan kemungkinan tersebut. Dia tampak menganggukkan kepalanya setuju dengan apa yang dikatakan Donghae.

"Aku rasa mungkin saja,"

"Sudah beres, kan? Bisa kita kembali ke dance floor?"

Eunhyuk memalingkan wajahnya ke wajah Donghae, kemudian tersenyum, "Tentu saja,"

.

.

ChangKyu

.

.

Sebuah kamar khusus di dalam gedung yang sama, tampak dua namja yang saling berciuman panas dan penuh gelora di atas sebuah king-bed. Tampak namja dengan wajah manis terlihat mulai kehabisan nafas. Dia menepuk-nepuk dada bidang namja tampan di depannya untuk melepaskan ciumannya. Namja tampan tersebut segera melepaskan ciuman mereka yang tampak berantakan. Terlihat seutas saliva menghubungkan kedua bibir mereka, ketika bibir mereka tak lagi bertautan.

"Neoumu kyeopta…" bisik namja tampan tersebut sambil mengusap pipi namja manis di depannya. Sungguh namja manis di depannya sangat menggodanya.

Tanpa membuang waktu lagi, namja tampan tersebut kembali menyurukkan wajahnya ke ceruk leher namja manis yang masih mencoba mengatur nafasnya. Kembali memberikan kissmark di leher dan bahu putih yang sekarang tak tampak putih lagi karena banyaknya kissmark di bahu itu.

Namja tersebut menjilati leher tersebut, mengecupnya, hingga akhirnya menyesapnya kuat-kuat.

"Akh! Ngghh…"

Namja manis tersebut terus mendesah penuh kenikmatan. Tangannya mencengkeram seprai merah di bawahnya.

"Sebut namaku, Kyuhyunnie… Aku akan memberikanmu yang lebih luar biasa dari ini," bisik namja tampan tersebut memprovokasi.

"Akh-Changmin!"

Kyuhyun memekik keras ketika Changmin secara tiba-tiba meremas pelan juniornya yang telah menegang karena rangsangan yang tiada habis diberikan Changmin padanya.

"Hmm…aku tak menyangka, secepat ini kau terrangsang, eoh?" goda Changmin sambil tangannya masih mengelus pelan junior Kyuhyun.

"Nggh…ahhh…ahh…." desah Kyuhyun yang hanya bisa menggeliat resah dengan tangannya semakin erat meremas seprai di bawahnya.

Changmin menyeringai melihat pemandangan di bawahnya. Dia tak bisa menunggu lagi. Segera dia buka kaos Kyuhyun yang telah tersingkap dan tampak berantakan. Mata onyx Changmin melebar penuh pesona melihat tubuh putih mulus milik Kyuhyun.

"Kau memang benar-benar sexy, Baby…"

Changmin merendahkan wajahnya ke tubuh Kyuhyun dan menjilati dada Kyuhyun.

"Angghh…ahhhh…." desah Kyuhyun ketika Changmin mulai mengemut nipple kanannya. Tangan Changmin bergerak meremas dada Kyuhyun sambil sesekali mencubit dan memilin nipple Kyuhyun.

"Mmmmhh…" Kyuhyun menggigit bibir bawahnya merasakan tubuhnya yang makin resah dengan rangsangan Changmin. Tangannya berganti meremas rambut Changmin untuk melampiaskan rasa nikmatnya.

Mendengar desahan Kyuhyun membuat Changmin semakin bersemangat menghisap kedua nipple Kyuhyun yang sekarang telah memerah dan mencuat. Kedua tangannya mulai melepas kemejanya lalu membuangnya asal-asalan.

Changmin melepaskan bibirnya dari nipple Kyuhyun, "Bersiaplah, Baby. Setelah ini kau tak akan lepas dariku,"

.

.

ChangKyu

.

.

Changmin dan Kyuhyun kini telah naked. Benar-benar tidak ada yang menutupi tubuh mereka sekarang. Changmin kini tengah mengulumi junior Kyuhyun. Sesekali jari-jarinya menggoda hole Kyuhyun dengan hanya membelainya.

"Ungghh...! Angghhh!" erang Kyuhyun nikmat ketika Changmin menghisap juniornya kuat.

Tangan Kyuhyun mendorong kepala Changmin agar Changmin semakin dalam memanjakan juniornya. Kyuhyun merasa perutnya mulai menegang dan juniornya berkedut tak nyaman. Dia ingin segera melepaskan klimaksnya.

Changmin menyeringai, lalu melepaskan mulutnya dari junior Kyuhyun. Tampak Kyuhyun mendesah kecewa, merasa nikmatnya direnggut tiba-tiba.

"Tidak secepat itu, Baby," bisik Changmin kemudian merangkak naik, menyejajarkan tubuhnya dengan Kyuhyun.

"Aku akan mulai mempersiapkanmu,"

Kyuhyun hanya memandang Changmin bingung. Sungguh dia tak tahu apa yang harus dia lakukan. Bahkan apa yang akan Changmin lakukan selanjunya pun dia tak tahu.

Changmin meraih lube yang ada di nakas. Mengeluarkan isinya kemudian mengarahkan kedua jarinya sekaligus ke hole Kyuhyun.

"Apa yang akan kau-Akh!"

Pertanyaan Kyuhyun terputus, saat tiba-tiba Changmin memasukkan jarinya ke dalam hole Kyuhyun.

"Akh-ah- appo,…" desis Kyuhyun kesakitan. Ini adalah pertama kalinya ada yang memasuki holenya yang masih virgin. Kyuhyun refleks memeluk leher Changmin erat.

"Ssshh… tenang, Baby… Ini hanya sementara, setelah ini kau pasti tak akan menyesal dengan kesakitan di awal ini," bisik Changmin di telinga Kyuhyun untuk menenangkan namja manis di pelukannya.

Changmin segera menggerakkan jari-jari panjangnya. Dia berusaha melebarkan hole Kyuhyun yang terasa sempit. Padahal baru dua jarinya yang masuk. Sesekali dia menggerakkan jari-jarinya secara zig zag atau gerakan menggunting. Kyuhyun hanya bisa memejamkan matanya menahan kesakitan pada holenya. Rasanya sangat sakit, perih, geli, dan panas secara bersamaan.

Melihat Kyuhyun yang masih kesakitan, Changmin pun merapatkan tubuh mereka. Membuat kedua junior mereka saling bergesekkan.

"Ah-ah-ahhh….!" Kyuhyun makin mengerang nikmat melupakan kesakitannya, ketika Changmin mengulumi lembut telinganya yang sangat sensitif terhadap sentuhan.

"AKH! Di sana! Lagi-ah!"

Kyuhyun berteriak dan melengkungkan tubuhnya spontan, ketika merasakan jari-jari Changmin menyentuh titik sensitif dalam holenya. Changmin menyeringai senang dengan apa yang di dapatkannya. Dia segera menambah satu jarinya lagi. Kemudian menumbuk sweet spot Kyuhyun yang telah di dapatkannya secara berulang.

"Ah-ah-ah-ah…" desahan Kyuhyun makin tak terkendali. Apalagi Changmin belum berhenti menggesekkan junior mereka dan mengulumi telinganya.

"Aaaaaahh….Changmin!" teriak Kyuhyun ketika dia telah mencapai klimaksnya. Nafasnya memburu. Dia segera berusaha menghirup nafas dalam-dalam.

Changmin kemudian mengecup kelopak mata Kyuhyun yang terpejam. Kyuhyun pun membuka matanya perlahan melihat Changmin yang tersenyum atau lebih tepatnya menyeringai?

Changmin pun menarik jari-jarinya keluar. Kemudian memposisikan juniornya yang telah menegang sempurna di depan hole Kyuhyun. Tampak namja manis yang masih pasrah itu tertegun melihat ukuran junior Changmin. Tanpa sadar Kyuhyun makin erat mendekap leher Changmin. Dia ingin menolak, tapi tubuhnya masih terasa sangat lemas pasca klimaksnya dan belum tentu Changmin akan melepasnya begitu saja.

"Arghh! Appo, Minnie!" teriak Kyuhyun tanpa sadar, saat Changmin mulai memasukkan juniornya.

Changmin tertegun sesaat dengan panggilan yang diberikan Kyuhyun. Dia pun tersenyum senang kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Kyuhyun, "Kau memanggilku apa tadi, Baby Kyu?"

Menyadari panggilannya untuk Changmin secara tiba-tiba tadi, Kyuhyun terdiam sesaat. Wajahnya yang telah memerah karena aktivitas intimnya dengan Changmin, kini tiba-tiba makin memerah. Kyuhyun memalingkan wajahnya, "A-aku, aku tak memanggilmu!" elak Kyuhyun gugup.

"Benarkah?"

"Tentu saja benar!" Kyuhyun masih mengelak.

Changmin pun meraih dagu Kyuhyun kemudian kembali mencium bibir kissable Kyuhyun yang telah membengkak.

"Kalau begitu akan aku buat kau mengulanginya,"

Sebelum Kyuhyun sempat mengelak lagi, Changmin telah kembali membungkam bibirnya. Changmin mencium bibir merah itu secara berantakan. Menjilat, menghisap, kadang mengemut bibir Kyuhyun tanpa ampun. Bahkan sesekali memasukkan keseluruhan bibir Kyuhyun ke dalam mulutnya. Seolah ingin memakan bibir manis dan ranum Kyuhyun. Lidah Changmin pun menjelajahi rongga mulut Kyuhyun. Membelai apa saja yang bisa dijangkaunya. Lidah Kyuhyun seolah tak berkutik dengan pergerakan lidah Changmin.

"Argh-mmpp-uhmm!"

Kyuhyun hampir berteriak ketika dirasakan junior Changmin menerobos holenya tiba-tiba. Tapi teriakan Kyuhyun tertahan oleh ciuman Changmin. Meskipun rasa sakit di bawah tubuhnya coba dialihkan Changmin, tapi rasa sakitnya tetap sangat menyiksa. Kyuhyun memejamkan matanya erat. Kedua tangannya meremas kuat kedua bahu Changmin. Tampak air mata mengalir dari mata bulat caramelnya.

Changmin melepaskan ciumannya, mulai mencoba beradaptasi dengan hole Kyuhyun yang terasa sangat sempit dan mencengkeram juniornya.

"Hiks-hiks,"

Kyuhyun masih terisak karena rasa sakitnya. Changmin merasa tak tega melihat keadaan Kyuhyun. Tapi sisi hatinya yang lain menolaknya untuk mundur. Apapun yang terjadi, dia harus melakukannya.

"Gigit bahuku saat aku mulai menggerakkannya," bisik Changmin di telinga Kyuhyun. Sesekali dia mengecupi pipi chubby namja manis di pelukannya.

Kyuhyun hanya memandang mata Changmin masih dengan terisak dan wajah penuh air mata. Setelah meyakinkan diri, Kyuhyun mulai mengeratkan pelukannya pada leher Changmin. Dia mulai menggigit bahu Changmin. Bersiap dengan apa yang akan dilakukan namja tampan di atasnya.

"Mmppp!"

Kyuhyun memekik spontan saat junior Changmin mulai bergerak. Changmin merasakan bahunya sangat sakit. Tapi dia memilih mengabaikannya. Dia berpikir rasa sakit ini tak akan sebanding dengan rasa nikmatnya nanti.

"Akh! Changmin-di sana! Akh-akh!"

Kyuhyun berteriak saat Changmin dengan tepat menghujam sweet spotnya. Changmin pun memaju mundurkan pinggangnya semakin kuat ke titik yang sama. Hal ini tentu saja membuat Kyuhyun mendesah makin tak terkendali. Isakan kesakitannya telah berubah menjadi desahan penuh nikmat.

"Ah! Ah! Ah! Ah!"

Sodokan brutal junior Changmin pada holenya, membuat Kyuhyun menggelinjang tak karuan. Kyuhyun mulai membalas perlakuan Changmin. Kakinya kini telah melingkar erat pada pinggang Changmin. Dia menggerakkan pinggangnya berlainan arah dengan tusukan-tusukan Changmin agar junior Changmin semakin dalam terbenam dalam holenya.

Changmin memejamkan matanya dan mendesis nikmat karena perbuatan Kyuhyun. Dia pun meraih junior Kyuhyun yang terabaikan dan mulai memanjakannya.

"Anghh! Minnie! Ngghhh…"

Kyuhyun semakin melesakkan kepalanya pada bantal. Godaan Changmin pada juniornya, membuat kenikmatan yang didapatkannya berkali-kali lipat. Tanpa sadar mengulangi panggilannya untuk Changmin. Sedangkan Changmin tersenyum puas mendengarnya.

Sekarang Kyuhyun mulai menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan gelisah. Kyuhyun merasa perutnya kembali menegang.

"Ah! Ah! Ah! Ah! AAAAAAHH! Minnie!"

Kyuhyun mencapai klimaksnya dan tanpa sadar menyempitkan holenya. Hal ini membuat Changmin mendesis menahan nikmat, karena juniornya semakin terasa dijepit oleh oleh hole Kyuhyun.

"Hah…hah…hah…"

Kyuhyun mencoba mengatur nafasnya yang tersengal-sengal. Sungguh dia baru tahu having sex bisa sangat nikmat tapi sangat melelahkan juga sangat sakit untuknya.

Setelah yakin Kyuhyun siap untuk ronde selanjutnya, Changmin pun menarik tubuh Kyuhyun yang masih lemas untuk duduk di pangkuannya. Changmin pun kembali menciumi bahu Kyuhyun. Ciuman itu bergulir naik ke leher dan berhenti di telinga Kyuhyun. Changmin mengulumi daun telinga Kyuhyun dan menggodanya dengan menjilatinya. Tangannya bergerak membelai lembut punggung Kyuhyun.

"Ngghh…Changh-minnhh…" desah Kyuhyun yang kembali terangsang.

"Siap untuk ronde kedua, Baby?" bisik Changmin disela-sela kegiatannya menciumi telinga Kyuhyun.

"Mwo? A-aku, anggh…. Lelahh…." jawab Kyuhyun pelan. Dia berusaha menolak. Tapi dia tak dapat berontak jika posisinya seperti ini. Changmin memeluknya sungguh erat.

Changmin hanya mengeluarkan smirk-nya, "Sayangnya aku tak menerima penolakan,…"

"Tapi-tapi-aku-akh!"

Ucapan Kyuhyun terputus karena Changmin tiba-tiba menubrukkan juniornya tepat mengenai sweet spotnya.

"Akh-Minh..nghh…"

Kyuhyun mendesah gelisah, karena Changmin masih mendiamkan juniornya di titik sensitifnya. Rasanya terlalu luar biasa. Kyuhyun memejamkan matanya erat, tanpa sadar tangannya mencakar punggung Changmin hingga berdarah. Tapi Changmin bergeming.

"Aaah! Ah! Hahh…." desah Kyuhyun ketika Changmin mulai menggerakkan juniornya.

Kyuhyun hanya bisa mendekap erat leher Changmin yang sekarang dengan brutal masih menggenjot holenya. Sedangkan namja tampan yang sedang dipeluknya, mulai memanjakan hampir semua titik sensitifnya. Changmin tampak asyik mengemut nipplenya yang sudah sangat memerah, belum remasan-remasan tangan Changmin di dadanya yang tak disentuh bibir Changmin. Tangan Changmin yang satunya sibuk meremas-remas juniornya. Tubuhnya terasa gila merasakan rangsangan yang sekarang diterimanya.

"Aah! Minnie…. Faster! Ah! Ah! Ah!"

Changmin pun semakin liar menghujam hole Kyuhyun. Sekarang kedua tangannya mencengkeram pinggang Kyuhyun untuk membantu menaik turunkan tubuh Kyuhyun. Kyuhyun mendongak, berusaha menghirup oksigen di antara nafasnya yang tersengal-sengal. Changmin benar-benar menusuknya secara brutal di titik yang tepat. Apalagi gesekan-gesekan antara dinding holenya dengan junior Changmin seolah memberikan sengatan listrik yang merangsang tubuhnya secara sempurna.

"Aah! Ah! Ak-aku-akh! AAAAAHH!"

Kyuhyun berteriak saat mencapai klimaksnya yang kesekian kali. Changmin hanya menyeringai, dia bahkan tak mengurangi tempo gerakannya. Changmin semakin menggerakkan juniornya tak tentu arah dan liar dalam hole Kyuhyun. Hal itu membuat Kyuhyun terlonjak-lonjak. Dia bahkan belum sampai menikmati klimaksnya tadi. Sedangkan ranjang tempat pergumulan mereka berdecit menandakan betapa panasnya gerakan yang dilakukan.

Pergerakan Changmin dalam holenya membuat Kyuhyun makin mendesah dan kembali terangsang. Kyuhyun pun ikut menaik turunkan tubuhnya agar hujaman junior Changmin makin dalam di sweet spotnya. Mereka seolah berlomba-lomba mengejar kepuasan.

"AAAAAAAHH!"

Changmin dan Kyuhyun memekik bersamaan ketika mereka mencapai klimaksnya. Changmin membenamkan dalam-dalam juniornya dalam hole Kyuhyun. Dia membiarkan cairannya keluar di dalam hole Kyuhyun.

"Hah…hahh…hah…."

Kyuhyun menghirup nafas dalam-dalam. Dia menyandarkan kepalanya yang terasa berat pada bahu Changmin. Dia sungguh ingin tidur. Tubuhnya terasa sangat lelah dan remuk.

Changmin membaringkan tubuh Kyuhyun yang tampak tak berdaya. Dia menciumi pipi Kyuhyun, sesekali menjilatinya. Sedangkan tangannya bergerak menelusuri tubuh putih pucat tersebut dan menggodanya di bagian-bagian sensitif.

"Jangan menggodaku, Changminnie~ Cukup…. Aku lelah…" rengek Kyuhyun ketika bibir Changmin mulai menciumi nipplenya.

"Oh, ya? Tapi aku belum lelah,"

"Aku bilang cukup~ nghh…" desah Kyuhyun saat lidah Changmin mulai naik ke atas menyesap lehernya yang telah penuh kissmark.

Changmin mendekatkan wajahnya pada wajah Kyuhyun. Dia mengecup bibir Kyuhyun, lalu berbisik, "Nikmati saja, Kyuhyunnie. Kau tak akan bisa menolak karena mulai malam ini, kau adalah milikku,"

TBC

Segini dulu, ya… Tepar rasanya ngetik begitu-an… ^^v

Chap depan konflik akan mulai saya perlihatkan satu persatu. Hayoo… Chwang ma Kyu kira2 ada hubungan apa?

Huwahaha…saya sedang bahagia karena SMTOWN kemarin, setelah sekian lama menunggu akhirnya diadakan lagi.

Bertebar ChangKyu moment… apalagi waktu daddy Chwang en' Kyu mommy duet ICHIGO, nyahahaha….ajib! 0

Ya sudah…saya mengucapkan terima kasih untuk semua yang berkenan mampir, membaca, nge-fav, nge-follow, dan yang me-review.

#deepbow