'Dobe' Householder
Chapter 2 : Morning Disaster
Genre : Romance, Family
Rate : T - M
Status : 2 of ?
Desclaimer : Pengennya SasuNaru punya user tapi apa mau di kata yang namanya Naruto dan seperangkatnya cuma punya MK. Huhuhu T.T tapi ini Fict murni punya user kok nggk bohong.
Pair : Sasunaru,Itanaru, slight AllxNaru
Warning : BL, MPREG, GAJE, typos, Alur ngaco, Judul nggk sesuai cerita. Dsb. Ah di fanfic ini author nggak akan banyak buat wordnya karena fanfic ini sekedar selingan. User mau focus di blue dulu.
Balasan review:
CacuNalu : sudah
Guest1 : sudah dilanjut!
Guest2 : ceritany ribet bin knyl, ya naru sangat repot
Guest3 : sudah dilanjut ya
lupa akun : sudah dilanjut ne
hunkailovers : apanya?
Guest4 : sudah terupdate
guestny guest : em anaknya ada tiga, bayi, balita, dan anak kecil
.
.
.
Uchiha Itachi, 30 tahun
Uchiha Sasuke, 28 tahun
Uchiha/ Namikaze Naruto, 26 tahun
Uchiha ShiSuina, 6 tahun
Uchiha Menma, 4 tahun
Uchiha Bolt, 8 bulan.
.
.
.
~Selamat membaca~
.
.
.
" huh… apa mereka tidak bisa memberiku waktu untuk beristrahat sebentar? Mereka sudah menggempurku habis habisan semalam bahkan mereka tega melakukannya bersama." Pemuda pirang dengan apron membelit tubuhnya itu mencebirkan mulutnya berkali kali di sertai dengan keluhan dan beberapa umpatan yang sudah author sensor karena takut si balita mungil di belakang Naruto mendengar umpatan umpatan itu.
Apa aku menuliskan balita mungil? Ya Bukankah di awal cerita sudah di ceritakan bahwa dari pernikahannya bersama duo Uchiha ia telah di karuniai tiga orang satunya si mungil dengan surai kuning yang tengah duduk di atas kursi khusus untuknya. Bolt atau boruto, nama yang di berikan oleh kedua anaknya yang lain.
" Ma.. Ma…Ma…" kata si mungil dengan sendok penuh bubur yang ia hentak hentakan untuk mencari perhatian dari sang ibu. Dan sukses! Naruto dengan segera menolehkan kepalanya ke belakang, setelah mengecilkan apinya Naruto menghampiri bayi mungilnya.
" Ah Bolt ingin makan lagi hem?" Tanya Naruto pada bayinya. Respon yang di berikan oleh si kecil Bolt sungguh menggemaskan dengan mulut penuh buburnya ia tersenyum dengan bibir mungilnya.
Dengan sapuan halus Naruto mengelap sisa sisa bubur yang berceceran di bibir blot kemudian memberikan kembali suapan untunya. Dan etelahnya meneruskan acara membuat sarapan untuk sisa keluarganya yang maish sibuk dengan kegiatann mereka sebelum ia harusnya nanti ikut campur tangan.
" Na…na…na..maa…ma.." Naruto membiarkan Bolt mengoceh sembari menunggunya menyelesaikan hidangan yang di buatnya.
Beberapa menit berlalu dan semua hidangan di meja sudah tersaji dengan apik. Naruto meihatnya dengan senyum lebarnya. Melepas aprn dan menggantungkannya pada handle apron di dekat jendela. Ia berjalan mendekati Bolt untuk bersiap menyusuinya. Maklum masih balita yang membutuhkan ASI.
" KAAAAAA-SAN!" Dan teriakan si tengah a.k.a Uchiha Menma, yang saat ini tengah berlari dari arah tangga menmbuat Naruto yang melihatnya menjadi cemas. Mau tak mau ia mengabaikan dulu Bolt yang butuh Asinya. Dan dengan tergesa serta Bolt dalam gendngannya ia menghampiri Menma, takut takut dia nanti malah terjatuh Karena tersandung kakinya sendiri. Well Menma adalah anaknya yang dominan mewarisi watak dan fisik Sasuke tapi sayangnya Naruto mewarikan kecerobohan padanya.
HUP! Sebelum Naruto sempat meraih Menma, Sasuke sudah terlebih dahulu mengangkat Menma ke gendngannya. Tersenyum menggoda kepada Naruto lalu melewatinya begitu saja.
" Ngh.. Ah! APA? Dasar Teme!?" Ar ralat ternyata mata Sasuke yang jeli dan tangannya yang cekatan tidak melupakan hal menarik yang terpampang jelas dalam jangkauan mata dan tangannya. Puting Naruto yang ia gunakan untuk menyusui Bolt lupa ia tutupi karena tergesa menghampiri Menma tadi. Membuatnya gemas untuk tidak segera menghisap dan menghabisinya di dalam kamarnya seperti ssemalam.
" Ohayou-mo Kaa-chan!" belum sempat ia melanjutkan ceramahnya kepada suami Temenya. Naruto sudah di hadang oleh anak sulungnya dari Itachi, ShiSuina, seorang putrid cantik yang mewarisi sifat dan fisik dari Itachi kecuali iris matanya yang di turunkan dari Naruto.
" Ohayou-mo Hime!" jawab Naruto sembari memberikan ciuman di kedua pipi kanan dan kirinya.
CUP!? Sebuah ciuman di bibir mendarat singkat di bibir Naruto dari Itachi yang kemudian pergi meninggalkan Naruto sebelum ia harus melihat Naruto meledak.
" Apa? Apa? Astaga! Kami – sama !" gumaman kesal Naruto terdengar. Membuat si kecil Bolt yang merasa di lupakan sedari tadi menggigit telunjuk Naruto yang menagnngur di depan mulutnya.
"AGRH! Astaga Bolt!"
" KAAA-CHAN! Itachi-Tousan meminum Susu Menma! HUWEEEE"
" Kaa – chan! Sasuke Tou-chan menumpahkan jus tomatnya di seragam Suina!
Naruto yang mendengar teriakan serta tangisan segera bergegas menuju ruang makan. Mendapati dua saudaranya tenagh menangis dan menahan tangis si kecil Bolt pun ikutan menangis.
" Hiks.. hiks… HUWEEEE!"
Dan tatapan tajamupun di layangkan dengan sengit dari Naruto kepada duo Uchiha yang tenagh menjauhkan diri dari kekacauan yang mereka buat.
" KALIAN BERDUA!" dan teriakan Naruto pagi itu mengawali kehebohan singkat di pagi hari khas keluarga Uchiha.
.
.
.
USER31
.
.
.
" Auch… naru-chan kau masih ngambek ya?" Tanya Itachi dengan sing a song, karena merasakan ikatan dasinya terlalu kencang.
" Hn!" jawab Naruto acuh kemudian beralih mengenakan dasi yang lain ke leher suaminya yang satu lagi, Sasuke.
" Sudahlah dobe! Jangan kekanakan begini!" timpal Sasuke.
" Apa? Siapa yang kekanakan!? Jelas jelas… Mphn!?" Naruto membulatkan matanya. di tengah cemarah pagi harinya bibirnya lagi lagi di serang, kali ini oleh bibir mesum milik Sasuke. Bukan hanya sebuah kecupan tapi ciuman yang mulai panas. Tapi tidak semudah itu ada pria lain yang kemudian menarik paksa ciuman Sasuke kemudian membenturkan bibirnya yang tipis pada bibir tebal bekas Sasuke. Ya Itachi mengambil alih bibir Naruto! Merasa tidak terima dengan perlakuan kakaknya Sasuke kembali berusaha menganbil lih ciuman tapi…
" Suina sudah siap berangkat kaa-chan! Tou-san!" perkataan anak sulung mereka membuat mereka sadar dengan umpatan di ujung tentunya.
Naruto dengan pipi yang sudah memerah, duduk berjongkok setelah menghapus liur bekas ciumannya. Memberikan ciuman kening untuk Suina dan tidak lupa memberikannya kotak bekal.
" Kami berangkat dulu ne kaa-chan!" pamit Shuina di temani dua gandengan di tangan kiri dan kanannya.
" Kami juga berangkat Naru-chan/ Dobe!"
Kemudian mereka memberikan ciuman perpisahan. Suina di kening Naruto, Sasuke di pipi kiri dan Itachi di pipi kanan. Dan barulah mereka berangkat meninggalkan Naruto yang masih memerah karena perlakuan ketiganya.
" Hiks… hiks… Huwe!"
" Kaa-chan Bolt ngompol!" teriakan Menma terdengar dari ruang tamu beserta tangisan Bolt, membuat Naruto menghela nafas berat. Ya dia masih harus mengurusi dua anaknya. Dalam hati dia membuat alarm peringatan. ' Aku tidak mau hamil lagi, dattebayou.'
.
.
.
TBC!
Semoga kalian terhibur dengan fanfc ini … juga terimakasih bagi yang sudah memfavorit dan memfllow fanfic gaje author ini… juga yang udah review di tunggu lagi rivewnya. Yang pada ngefollow dan ngefavo boleh ngereview juga lh. Pokoknya di tunggu review selanjutnya! Ah buat yang udh baca blue chaper 4 sebaiknya di baca lagi karena saya republish dan saya ganti ceritanya.
BIG THANKS TO:
celindazifan, chennie21, choikim1310, dianarositadewi4, fadlymaghfiroh24, himhim, asha name ,Aiko Vallery, AkarisaRuru, Dianfusiotsnakoh, Do Namikaze, Eni435, Hiori Fuyumi, Jasmine DaisynoYuki , Kim Victoria ,Kutoka Mekuto, Lhiae932, Namikaze Otorie , Qyunjaakkamjjong, Rin SNL, Sasunaru1106, Shafira anggraini120398, Taqieyya746, Vilan616, .3, aozora-bluesky, blackjackcrong, celindazifa, chennie21, 21, kitekasan, lolipopkwon88, loverz version, namikazesaphirepl, Narudobetetsuyapolepel, Redbabyblue, , seraoff, shiraishi connan, simijewels, sivanya anggarada, uchihasenjuuzumakinarutoulum kennedy, yukiko senju, zadita uchiha,zia huang Vilan616, .3, aozora-bluesky, , 21, kitekasan, 2, 12, manyulz, meriana, ,ringohanazono6, shinobu millieur, uchihasenjuuzumakinaruto, yukiko senju,
Yang belum di sebut bisa bilang ke user.
