Last chapter:

"nan gwenchana, jonginnie. Aku hanya terharu karena sudah lama tidak berpelukan denganmu" ujarku bohong. Yang sebenarnya adalah aku takut jika aku harus meninggalkannya.

ya tuhan, bisakah aku..

lebih lama lagi di dunia ini?

Aku belum bisa meninggalkannya…

Meninggalkan semuanya..

Eomma, Appa, Suho oppa, Yixing jiejie..

Apalagi Jongin yang tak lain adalah suami yang sangat kucintai..

Merasakan cinta tulus darinya..

Merasakan dekapan hangatnya..

Semuanya..

Missing you chapter 5

Seorang namja berkulit tan itu mengacak rambutnya frustasi. Ia tak bisa berkonsentrasi bekerja di kantor. Berkas-berkasnya berhamburan di ruang kerjanya. Pikirannya hanya mengarah pada satu orang. Ah, lebih tepatnya seorang yeoja yang sangat ia cintai, Kyungsoo. sudah hamper 4 bulan yeoja itu tak keluar dari rumah sakit. tentu saja karena setiap 3 minggu sekali ia harus melakukan kemotheraphynya. Saking stressnya, ia lupa jika ia mempunyai janji pada istrinya itu: mengajak suho, yixing, serta teman-temannya untuk berkunjung ke rumah sakit.

"aishh, jinjja! Kenapa aku bisa melupakan hal itu?" teriak jongin frustasi. Dengan sigap ia mengambil cellphonenya yang tergeletak di atas meja kerjanya. Lalu mulai mengetikkan pesan untuk suho dan sehun.

To: suho hyung

Hyung, mian aku memberitahukan hal ini lewat email saja. Tapi kyungsoo sering merengek agar kau dan yixing noona datang ke rumah sakit menjenguknya. Sepertinya ia sangat rindu padamu dan yixing noona. Kuharap kau dan yixing noona bisa datang.

To: sehun

Hun-ah, mian aku memberutahukan hal ini melalui email karena aku sangat sibuk. Tapi sepertinya kyungsoo rindu dengan teman temannya. Apalagi pada luhan noona. Jika kau bisa, hai ini datanglah ke rumah sakit tempat kyungsoo di rawat. Ia membutuhan teman temannya. Jika kau ingin mengajak yang lain, it's okay. Ku harap kau bisa datang hun-ah.

Kurang lebih seperti itulah email yang kai kirimkan untuk temannya dan iparnya itu. Dan sekarang ia sedang membereskan berkas berkas yang berhamburan di meja kerjanya. Tiba-tiba cellphonenya itu bergetar, menandakan ada e-mail yang masuk.

from : suho hyung

baiklah, aku dan yixing akan kesana jam 5 sore nanti, eotte? Tetapi kau harus menjemput kami di lobby. Karena kami tak tahu dimana kamar kyungsoo.

from: sehun

waah, kebetulan sekali! Rencananya memang hari ini kami akan kesana untuk menjenguk kyungsoo noona. Munkin nanti aku dan luhan noona akan bersama kris, tao, baekhyun dan juga chanyeol. Sebenarnya chen hyung dan xiumin noona ingin ikut. Sayangnya, mereka ada urusan penting. Tunggu saja. Kami kesana jam 5 sore nanti. Oke?

Kai yang membaca e-mail itu langsung bernafas lega. Setidaknya ia bersungguh sungguh dengan apa yang ia ucapkan pada kyungsoo-nya. Ia menyimpan cellphonenya itu di saku celananya lalu melanjutkan bersih-bersihnya.

.

..

Kai berjalan menuju ke ruang rawat kyungsoo. ia sudah tidak sabar untuk melihat keadaan istrinya itu.

"jongin!" merasa namanya dipanggil, ia menoleh.

"ya, suho hyung! Kau membuatku kaget tahu! Noona, bisakah kau beritahu suamimu itu agar tidak sering mengagetkan orang" ucap kai seraya mengelus dada. Mendengar itu, yixing hanya bisa menahan tertawa melihat tingkah sepupunya itu.

"hahaha, mianhae jongin-ah. Ayo kita ke ruangan kyungsoo" ujar suho sambil tertawa

Kai, yixing dan suho melangkahkan kakinya ke dalam ruangan itu, lagi-lagi kai melihat kyungsoo sedang duduk di atas kursi roda menatap kearah jendela yang berada tidak jauh dengan katil kyungsoo. kai tersenyum tipis lalu menghampiri yeojanya tersebut.

"kau melamun lagi eoh?" Tanya kai seraya mendekap kyungsoo dari belakang. sedangkan kyungsoo? tentu saja ia kaget tiba iba suaminya datang tampa permisi sama sekali.

"a-ah, jongin kau mengagetkanku. Kau ingin jantungku copot eoh?" bukannya menjawab, kyungsoo malah bertanya kembali pada suaminya sambil mempoutkan bibirnya. Melihat itu, jongin hanya terkekeh melihat tingkah istri yang sangat ia cintai itu.

"lalu, kenapa kau berada di kursi roda sekarang? Bukankah ini jam istirahatmu?"Tanya jongin lagi sambil mengelus rambut istri tercintanya itu.

"aku bosan berbaring terus, jonginnie~" jawab kyungsoo manja.

"tapi kau tetap harus istirahat, kyungsoo-ku sayang~" kini jongin membalas kyungsoo dengan nada yang manja juga. Berharap yeojanya itu akan menurut kali ini.

"ah, baiklah. Tapi gendong~" pinta kyungsoo manja. Jongin yang melihat istrinya itu tersenyum lalu langsung menggendong kyungsoo ala bridal dan memposisikan kyungsoo dengan benar agar istrinya itu merasa nyaman.

"sudah merasa nyaman?" Tanya jongin pada istrinya itu. Dan kyungsoo hanya menjawab dengan anggukan lucu. Dan hal itu membuat jongin gemas dan mengecup bibirnya sekilas. Sedangkan kyungsoo yang menerima perlakuan itu hanya blushing ria

Tetapi, sepertinya kyungsoo belum menyadari kehadiran dua orang lagi selain jongin. Ia tak menyadari keberadaan yixing dan suho. Mungkin karena ia terlalu sibuk dengan dunianya sendiri.

"kyungsoo, lihatlah siapa yang datang" ujar jongin lagi sambil tersenyum pada kyungsoo. mendengar itu, kyungsoo menatap jongin dengan pandangan bertanya-tanya.

"memangnya si- eh, yixing jiejie!" saat kyungsoo belum menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba ia melihat jiejie yang sangat ia rindukan. Yixing tersenyum kearah kyungsoo lalu menghampiri kyungsoo yang berada di katilnya. Tanpa pikir panjang, kyungsoo langsung memeluk jiejienya dengan manja. Melihat itu, kai langsung tersenyum cerah. 'sepertinya kyungsoo memang membutuhkan teman disini' batin kai

"jiejie bogoshippoyo" ucap kyungsoo manja

"nado, kyungie. Jiejie rindu sekali padamu" ucap yixing pada kyungsoo.

"jadi kyungsoo tidak merindukan oppamu ini?" tiba-tiba suho datang dan itu membuat kyungsoo reflek melepas pelukannya dari yixing

"oppa! Kau datang juga?" Tanya kyungsoo tak percaya

"tentu saja! Tak mungkin yixing datang kesini sendirian. Lagipula oppa merindukan dongsaeng oppa yang bawel ini" ucap suho sambil tersenyum

"YA! Kau ini kesini mau menjengukku atau meledekku sih?" Tanya kyungsoo kesal

"hahaha. just kidding, Kyungsoo. tentu saja menjengukmu, kyungsoo. kau tahu? Rumah sepi sekali karena tidak ada kau di rumah"

"kok sepi? Bukankah ada eomma dan appa? Ada yixing jiejie juga kan di rumah?" Tanya kyungsoo dengan polos

"tentu saja karena taka da yang bawel dirumah. Maka dari itu cepatlah sembuh lalu pulang ke rumah" jawab suho enteng

"YA! Jiejie, kenapa kau memiliki suami yang sangat menyebalkan eoh?" Tanya kyungsoo pada yixing yang sedari tadi hanya tertawa dalam diam karena melihat perkelahian kakak beradik di hadapannya

"sudahlah, kalian ini. Sudah lama tidak bertemu bukannya akur, malah adu mulut disini" ucap kai menegahi

"tapi suho oppa yang mulai duluan, jonginnie" ucap kyungsoo lagi sambil mempoutkan bibirnya

"yasudah oppa minta maaf ya, kyungsoo" ucap suho menyesal. Melihat hal ini kai dan yixing langsung tertawa 'aigoo, seperti anak kecil saja' batin kai dan yixing bersamaan

Disaat mereka berempat sedang bercanda ria, tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruang rawat itu. Lalu membuka pintu perlahan. Dan terlihatlah seorang yeoja berdarah china bersurai madu dan seorang yeoja bereyeliner memasuki ruangan rawat kyungsoo.

"kyungsoo! kami dataang" ujar keduanya dengan setengah berteriak

"siap- eh? Luhan eonni, baekyun eonni?!" saat mengetahui siapa yang datang, ia langsung mempersilahkan mereka masuk, Lalu memeluk dua yeoja tadi.

"bogoshippoyo~" ucap kyungsoo manja. Sebenarnya jongin sedikit heran pada kyungsoo hari ini. 'mengapa ia sangat manja hari ini' batin jongin.

"mana sehun, dan lainnya?" Tanya kyungsoo antusias. Ia sangat ingin pertemu teman-temannya yang lain. Tentu saja arena kyungsoo sangat merindukan mereka semua. Bayangkan saja, kyungsoo di rawat di rumah sakit sudah hampir genap 4 bulan. Tentu saja karena ia terus menjalani kemotheraphynya.

"sehun dan yang lainnya akan segera menyusul, kyungie. Tenang saja, mereka akan segera datang kok! Ohiya, kami hari ini juga akan menemanimu saat kemotheraphy nanti" ucap luhan dengan antusias. Dan di setujui oleh baekhyun dengan sebuah anggukan. Mendengar itu, mata kyungsoo berbinar. Kyungsoo benar-benar merasa senang karena semua temannya datang menjenguknya dan mau menemaninya saat menjalani kemotheraphy hari ini. Walaupun ia sedikit takut, takut karena akan merasakan cairan obat obatan keras itu masuk ke pembuluh darahnya, merasakan dinginnya obat obatan itu saat bercampur dengan darahnya yang membuatnya menggigil.

-skip time-

Kini mereka semua telah berkumpul lengkap. Bahkan xiumin dan chen pun ikut berkumpul ketika mendengar hari ini kyungsoo menjalani kemotheraphy ke tiganya. Kyungsoo memasang wajah senang karena melihat semuanya temannya berkumpul. Tanpa ia sadari, jongin mendekatinya.

"kau senang, chagi?" Tanya jongin pada kyungsoo

"siapa yang tidak senang jika semua temanku kesini semua" mendengar jawaban istrinya itu ia tersenyum penuh arti

"apalagi mendengar mereka mau menemaniku saat kemotheraphy nanti" lanjut kyungsoo dengan senyuman manisnya. Dan hal itu membuat jongin tersenyum ke arah istrinya seraya mengelus punggung istrinya dengan lembut.

Tiba tiba seorang dokter datang ke ruang rawat itu diikti oleh suster yang berada di belakangnya yang membawa beberapa peralatan medis ke sana. Melihat itu, raut wajah kyungsoo seketika berubah tegang. Menyadari perubahan raut sang istri, ia langsung mendekap istrinya itu.

"janganlah takut, aku dan yang lainnya ada disini. Kami semua mendukungmu untuk sembuh, chagi. Berjuanglah. Bertahanlah untukku" bisik jongin seraya mengecup kening istrinya. Kyungsoo mengangguk pelan. 'benar, aku harus bertahan. Demi mereka semua'kyungsoo membatin

"kyungsoo-ah, kau sudah siap?" Tanya sang dokter pada kyungsoo. kyungsoo hanya membalasnya dengan senyum tipis dan sebuah anggukan kecil.

KYUNGSOO POV

"kyungsoo-ah, bertahanlah. Kami menunggumu" ucap yixing jiejie padaku. Aku membalasnya dengan senyuman kecil. Aku menatap semua teman teman dekatku. Mulai dari suho oppa, sampai xiumin eonni. mereka semua tersenyum padaku, mendukungku agar aku sembuh. Setidaknya untuk bertahan. Jujur aku masih merasakan rasa takut dalam hati. Kini pandanganku teralih ke arah suamiku, jongin. Ia tengah tersenyum padaku. Sekali lagi, ia melangkahkan kakinya kearahku. Membisikkan sesuatu yang membuatku sedikit tenang

"tenanglah chagi, aku selalu ada di sampingmu" bisiknya. Aku tersenyum kearahnya.

Ya tuhan, aku mohon kuatkanlah aku.

aku masih ingi merasakan cinta tulus dan kasih sayangnya padaku

aku mohon.

Aku benar benar ingin sembuh. Aku benar benar ingin menjalankan hariku seperti dulu. Mengurus rumah tanggaku bersama jongin. aku tak sanggup melihat jongi seperti ini. Setiap pulang kantor ia langsung menuju rumah sakit hanya untuk menemaniku.

Aku lelah, lelah dengan semua ini.

Kini aku beralih menatap dokter. Ia mulai menyuntikkan jarum infuse itu ke pergelangan tanganku. Dan perlahan aku mlai merasakan cairan obat itu masuk ke nadiku. Membuatku resah, karena aku kembali merasakan dinginnya cairan obat keras itu bercampur dengan darahku. Yang mengalir ke seluruh tubuhku.

Aku menatap jongin. mencoba memanggilnya. Tapi bibirku susah sekali untuk di gerakkkan, tenggorokanku terlalu kering walaupun hanya untuk mengeluarkan sepatah kata saja.

Lagi lagi, rasa dingin itu menusukku. Tanda obat itu telah bereaksi. Seperti melihat geliat anehku, jongin melangkahkan kakinya kearahku. Mendudukan dirinya pada kursi yang tersedia di sampingku. Menggenggam tanganku. Mengelus rambutku yang mulai menipis.

" bertahanlah, aku ada disampingmu. Mereka semua mendukungmu.." bisik jongin menguatkanku. Membuat hatiku merasa sedikit tenang. Tiba tiba seluruh tubuhku merasakan dingin yang menusuk. Yah, obatnya telah menyebar ke seluruh tubuhku

"j-jonginnie, dingin"

Saat aku mengucapkan kata itu, semua temanku menatapku bingung. Dapat kulihat Suho oppa yang melihat kearah penghangat ruangan. Sudah kuduga mereka akan bingung karena suhunya -bisa dibilang- cukup hangat untuk menghangatkan suhu orang yang kedinginan. Dan sepertinya suho oppa ingin menaikkan suhunya lagi, agar lebih hangat.

" hyung, tak usah di naikkan suhunya, nanti kalian akan kepanasan" ucap jongin, mencegah suho oppa

"tapi istrimu kedinginan, jongin-ah" ucap suho dengan nada kesal. Sepertinya ia tak tahu.

"tidak akan berpengaruh, inilah efek dari obat itu" jawab jongin singkat. Membuat suho oppa sedikit, kaget mungkin? Entahlah.

Aku hanya bisa menatap mereka semua. Tiba tiba kepalaku terasa sangat sakit, pandanganku berkunang kunang. Tanpa kusadari, aku meringis. Dapat kudengar jongin bertanya padaku. Tapi aku tak dapat menjawabnya. Dan akhirnya semua menjadi gelap.

END KYUNGSOO POV

JONGIN POV

aku menatap kyungsoo yang tengah menahan sakit, ketika obat obatan itu masuk kedalam tubuhnya yang lemah itu. aku menghampirinya. menggenngam erat tangannya, membisikkan kata kata yang mungkin bisa membuatnya bertahan. rasanya ingin sekali memeluk tubuh rapuhnya.

ya tuhan..

aku mohon padamu, kuatkanlah istriku ini.

"arghh"

aku menoleh kearahnya, ketika ia mengerang kesakitan, aku langsung panik. tangannya yang kugenggam tadi memegang kepalanya. terlihat dari raut wajahnya kalau ia tengah menahan sakit yang luar biasa.

"kyungsoo! gwenchanayo?" tanyaku dengan nada khawatir.

mungkin karena mendengarku, yixing noona dan suho hyung menghampiriku dengan raut khawatir. sedangkan kyungsoo tak mengindahkan pertanyaanku, ia tetap memegang kepalanya.

"hyung, tolong panggilkan dokter" ucapku pada suho hyung, ia mengangguk tanda menyetujui, lalu keluar dari ruangan ini.

aku menyentuh kepalanya, memijit kepalanya dengan lembut. tak lama, ia mulai melemah, aku tersenyum miris menatapnya. merasa kasihan pada istri yang sangat kucintai ini. dan tak lama, suho hyung dan dokter datang. dengan sigap ia langsung memeriksa keadaan kyungsoo.

ya tuhan,

aku mohon padamu, sembuhkanlah istriku ini

aku benar benar tak kuat melihatnya menderita seperti ini.

biarkanlah ia hidup dengan ketentraman, tanpa penyakit yang menyiksanya

sungguh aku tak kuat melihatnya seperti ini.

biarkanlah ia merasakan cinta tulusku dan rasa sayang yang ku berikan padanya

aku mohon...

.

..

…

To be continued

Gimana ffnya? Makin gaje ya?

Mian sebelumnya. Karena lama gak update, abyeol bener bener lagi sibuk banget soalnya

Tapi giliran abyeol gak sibuk, pasti kehabisan ide.

Sekali lagi mianhae *deepbow

BIG THANKS TO:

5-amazing kaisoo-riyoung kim-kang hyun yoo-shim yeon hae-brigitta bukan brigittiw-kyungieee-dianasangadji-SIDer tobat

Gomawo atas review review kalian *deepbow

Jangan lupa tinggalkan jejak ne?

khamsahamnida