Angel Heart
Pairing:
WonKyu
.
.
.
Chapter 4
.
.
.
Kyuhyun sangat ceria pagi ini sepertinya tidurnya sangat nyenyak semalam. Ia menggunakan sandal sesuai saran Siwon untuk bekerja hari ini agar bengkak dikakinya cepat sembuh.
"Eomma aku berangkat dulu ne." Pamit Kyuhyun.
"Ne, hati-hati sayang."
Kyuhyun keluar dari gerbang rumahnya dan melihat seseorang tengah berdiri disana. Wajahnya begitu terkejut melihat namja dihadapannya.
"Yun—ho."
"Kita harus bicara." Ujar Yunho.
"Ani, tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi." Kyuhyun berjalan melewati Yunho tapi dengan cepat Yunho memegang tangan Kyuhyun untuk menahannya.
"Lepaskan aku." Yunho tidak melepaskan Kyuhyun malah menariknya masuk ke dalam mobil, Kyuhyun jelas ingin memberontak tapi karena kakinya masih sakit ia lebih baik menuruti Yunho untuk masuk ke dalam mobil.
"Aku melihat disalah satu blog, apa benar kau keguguran?" Tanya Yunho penasaran.
"Untuk apa kau ingin tahu, perlu kau ingat kita sudah tidak punya hubungan apa-apa Yunho-ssi." Ketus Kyuhyun.
"Aku serius Kyu, lagi pula itu anakku, aku harus tahu apa yang terjadi sebenarnya." Kyuhyun tersenyum meremehkan Yunho.
"Lucu sekali kau Yunho-ssi, dulu kau menuduhku tidur dengan Changmin dan sekarang kau pura-pura peduli. Dengar baik-baik Yunho-ssi, apa yang terjadi padaku dan anakku tidak ada yang perlu kau ketahui dan jangan temui aku lagi." Jelas Kyuhyun kemudian turun dari mobil. Yunho mengejar Kyuhyun mencoba untuk menghentikannya.
"Kyu kumohon dengarkan aku dulu." Yunho menahan tangan Kyuhyun dan Kyuhyun mencoba untuk melepaskannya.
"Taksi." Kyuhyun mengibaskan tangannya yang digenggam Yunho kemudian masuk ke dalam taksi.
"Sial" Umpat Yunho.
.
.
.
Yunho kembali ke gedung agensinya karena mendapat telepon dari sang manager. Yunho berjalan masuk ke dalam, beberapa hobaenya membungkuk memberi salam padanya. Ia melewati Siwon yang sedang duduk di salah satu kursi dan tidak menyapanya. Yunho berhenti tepat di depan Siwon dan melihat gelas yang sedang diamati oleh Siwon.
"Gelang itu." Siwon menoleh ke sumber suara dan mendapati Yunho dihadapannya.
"Oh Yunho-hyung, mian aku tidak melihatmu." Yunho hanya memaksakan senyumnya kepada Siwon.
"Siwon ayo kita berangkat sekarang." Perintah manager Siwon.
"Yunho-hyung aku pergi dulu ne." Pamit Siwon.
"Jadi karena dia kau tidak mau berbicara denganku lagi." Yunho tersenyum meremehkan apa yang terjadi padanya. Gelang yang dipegang oleh Siwon tentu saja Yunho sangat tahu persis karena itu adalah gelang yang ia desain secara khusus untuk Kyuhyun.
.
.
.
Kyuhyun berjalan masuk ke kantornya, moodnya sungguh sedang buruk karena bertemu dengan Yunho tadi.
"Taraaa Kyukyu." Kejut Changmin yang tiba-tiba mucul dihadapan Kyuhyun dengan cengirannya tapi sayangnya kyuhyun tidak terkejut sama sekali.
"Jangan bertingkah konyol Chwang." Kyuhyun menggeser tubuh Changmin. Changmin terheran-heran dengan sikap Kyuhyun, biasanya Kyuhyun pasti akan memukuliny tapi tidak untuk kali ini.
"Kyukyu ada apa denganmu eoh?" Tanya Changmin seraya menoel-noel pundak Kyuhyun. Kyuhyn menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Changmin.
"Aku bertemu dengan Yunho." Jelas Kyuhyun singkat yang berhasil membuat Changmin menatap horor kepadanya.
"Bagaimana bisa?"
"Dia menunggu di depan rumahku."
"Bagaimana dia bisa tahu rumahmu." Kyuhyun hanya mengangkat bahunya sebagai peryataan tidak tahu kemudia melanjutkan jalannya.
Tiba-tiba Kyuhyun ingat akan sesuatu, ia berhenti dan berbalik menghampiri Changmin. Changmin yang heran hanya bisa bertanya apa maksud Kyuhyun mengadahkan tangannya.
"Wae?"
"Janjimu kemarin." Todong Kyuhyun.
"Ck..bagaimana bisa kau masih mengingatnya pada keadaan seperti ini. Oh My God." Changmin menyerahkan bungkusan berisi kaset game limited edition yang telah ia janjikan.
.
.
.
Hari ini Kyuhyun mengadakan rapat bersama teamnya untuk memilih artis yang akan terlibat di proyek mereka selanjutnya. Di ruang rapat semua orang saling berbisik satu sama lain membahas artikel yang baru saja terbit pagi tadi.
"Apa kau lihat pakaian yang dipakai manager-nim tadi sama dengan yeoja di artikel ini."
"Apa mungkin yeoja yang di artikel ini benar-benar manager-nim."
"Ku rasa itu memang manager-nim, bukankah dulu juga ada berita tentang manager-nim dengan Jung Yunho."
"Wah, apa kau yakin berita yang dulu adalah manager-nim?"
"Tentu saja, foto-fotonya tersebar. Lihatlah."
"Wah benar, ini mirip sekali dengan manager-nim."
Kyuhyun memasuki ruang rapat bersama asistennya, Hyukjae dan seketika itu semuanya menjadi diam.
"Baiklah, kita mulai saja rapat hari ini untuk memilih artis yang akan terlibat pada proyek bulan depan. Apa ada yang memiliki ide?" Ujar Kyuhyun memulai acara rapat.
Salah satu karyawan menunjuk tangannya dan menyampaikan ide nya "Bagaimana kalau Jung Yunho. Dia sangat terkenal dan banyak memiliki penggermar, kurasa dia akan sangat cocok kita gunakan untuk menaikkan penjualan."
"Jung Yunho?" Kyuhyun berharap ia salah mendengarnya tapi ternyata tidak. Mengapa harus Jung Yunho mengapa tidak yang lain saja, apa Korea selatan tidak memiliki artis selain Jung Yunho.
"Aku setuju manager-nim. Bukankah Anda dan Jung Yunho memiliki hubungan khusus jadi pasti akan mudah untuk membujuk Jung Yunho terlibat dalam proyek kita." Ujar salah satu karyawan yang disetujui oleh karyawan lainnya.
Kyuhyun tidak ingin melanjutkan rapat ini, ia tidak bisa terlibat dengan Yunho dalam proyek ini. Ia tidak ingin mengingat rasa sakitnya lagi. "Kurasa kita harus menunda rapat kali ini. Buat resume tentang kandidat yang kalian pilih dan bawa pada rapat berikutnya." Setelahnya Kyuhyun keluar meninggalkan ruang rapat.
.
.
.
Kyuhyun berjalan menuju ruangan Bossnya karena mendapat panggilan bahwa sang Boss ingin menemuinya.
TOK TOK
CEKLEK
Kyuhyun mengetuk dan membuka pintunya "Silakan masuk Kyuhyun-ssi." Kyuhyun masuk kemudian duduk di kursi tamu yang telah disediakan.
"Apakah kau sudah menentukan artisnya?" Tanya sang Boss.
"Maaf sajangnim kami belum menemukan artis yang tepat." Bohong Kyuhyun.
"Baiklahh, kau harus serahkan kepadaku dalam minggu ini." Titah sang Boss.
"Ne, sajangmin." Kyuhyun undur diri.
Saat keluar, Kyuhyun mendapati Siwon sudah berdiri disana.
"Hai." Sapa Siwon dengan cengiran khasnya.
"Apa kau akan menemui sajangnim?" tanya Kyuhyun.
"Ani, aku ingin menemuimu."
"Naega, wae?" Tunjuka Kyuhyun pada dirinya sendiri. Siwon menunjukkan paper bag ditangannya.
"Ayo makan bersama." Ajak Siwon.
"Uwaa, kau yang memasak?"
"Ani, aku membelinya. Kajja kita makan di atap."
.
.
.
Siwon mengeluarkan semua makanan yang telah dibeli oleh managernya, meletakkannya di meja. Kyuhyun memerhatikan Siwon yang menyiapkan semuanya kemudian memerhatikan wajah Siwon.
"Siwon kau menggunakan make up lagi hahaha?" Kyuhyun baru menyadarinya.
Siwon lupa menghapus make upnya setelah syuting tadi. "Ya Kyuhyun berhenti menertawakanku."
Kyuhyun tidak berhenti tertawa, sejenak ia melupakan masalahnya. Kyuhyun mengambil handphonenya dan membuka aplikasi kamera kemudian memotret wajah Siwon yang menggunakan make up.
CEKREK
CEKREK
CEKREK
Entah berapa banyak Kyuhyun memotret Siwon, yang jelas berkali-kali.
"Berhenti memotretku Kyuhyun." Siwon mencoba menutupi wajahnya.
"Aku ingin mengabadikan wajahmu yang menggunakaan make up Siwon." Ujar Kyuhyun tetap memotret Siwon. Siwon tidak mau kalah, ia mengambil handphonenya juga dan membuka aplikasi kamera. Ia berpindah tempat duduk dan duduk di sebelah Kyuhyun, sebelumnya ia duduk berhadapan dengan Kyuhyun.
"Akan lebih baik kalau kita foto bersama, kau juga menggunakan make up." Modus Siwon.
"Aku wanita wajar menggunakan make up sedangkan kau hahahaha."
CEKREK
CEKREK
CEKREK
"Aigo..kau membuat pipiku sakit Siwon." Keluh Kyuhyun.
"Salahmu sendiri yang tidak berhenti tertawa." Siwon memasukkan kimbab ke mulut Kyuhyun, daripada Kyuhyun terus tertawa lebih baik ia sumpal saja dengan makanan.
"Wah ini sangat enak Siwon, kau juga harus memakannya." Kyuhyun balik menyuapi kimbab kepada Siwon.
Merekapun makan berbagai makanan yang lainnya dengan canda tawa.
"KYUHYUN KAU..." Suara jeritan yang jelas Kyuhyn tahu siapa sumbernya membuat Kyuhyun dan Siwon menghentikan makannya dan melihat ke sumber suara "...oh kau sedang makan."
"Kemarilah Chwang, kita makan bersama." Changmin menghampiri Kyuhyun dan Siwon. Siwon sangat gugup saat ini, apakah Changmin akan mengenalinya.
"Chwang kenalkan ini Siwon, Siwon ini Changmin sahabatku." Keduanyapun saling berkenalan. Kemudian menyamtap semua makanan yang ada.
.
.
.
Kyuhyun kembali memasuki ruangannya, beberapa pegawai yang dilewatinya terlihat berbisik-bisik dan melihat ke arahnya. Kyuhyun tidak mengerti ada apa sebenarnya.
"Hyukjae-ssi, apa terjadi sesuatu disini?" Tanya Kyuhyun penasaran.
"Animida manager-nim."
"Mengapa mereka bertingkah aneh kalau tidak terjadi sesuatu." Heran Kyuhyun kemudian duduk di kursinya. Hyukjae menghampiri Kyuhyun.
"Manager-nim, sebenarnya..." Hyukjae terlihat sangat ragu untuk mengatakan.
"Ada apa? Katakanlah."
"Igo, apa benar ini manager-nim?" Hyukjae memberikan tabletnya yang menunjukkan berita yang menghebohkan hari ini. Kyuhyun mengamatinya dan membaca berita tersebut.
"Semua karyawan membicarakan tentang berita ini, mereka semua mengira ini manager-nim karena baju yang digunakan sama." Jelas Hyukjae.
Kyuhyun memberikan kembali tablet tersebut kepada Hyukjae kemudian pergi tanpa menjelaskan apapun. Kyuhyun pergi ke toilet, berdiam diri disalah satu bilik. Ia tidak menyangka hal seperti ini terjadi lagi pada dirinya, bedanya hanya namanya tidak disebut kali ini.
Beberapa orang memasuki toilet seraya bergosip, sementara Kyuhyun hanya dapat diam dan mendengarnya orang-orang bergosip tentangnya. Bukankah toilet tempat terampuh untuk mendengar pendapat orang tentang dirimu.
'Kau sudah lihat kan berita pagi ini, aku yakin sekali itu Kyuhyun manager, pakaian yang ia kenakan sama dengan yeoja di berita ini.'
'Benar sekali, bukankah dulu juga Kyuhyun manager pernah terlibat skandal dengna Jung Yunho.'
'Ah benar, aku ingat. Miss Cho yang diberitakan waktu itu adalah Kyuhyun manager, aku melihat fotonya saat itu dan sangat mirip dengan manager-nim.'
'Itu atinya manager-nim mempunyai anak di luar nikah. OMO, jadi selama ini manager menyembunyikan anaknya.'
'Aku yakin anak yang dikandungnya itu anak Jung Yunho, mungkin saja mereka menyembunyikan pernikahan mereka karena takut karis Jung Yunho hancur.'
Kyuhyun bisa mendengar semua perkacap itu, kedua kakinya terasa lemas, ia paksakan untuk berdiri dan berjalan. Ia berjalan gontai, mengapa semua orang hanya bisa melihat keburukan orang lain dan menghujatnya. Satu keburukan bisa menghilangkan seribu kebaikan, begitulah kira-kira.
"Chwang." Panggil kyuhyun lemah memasuki ruangan Changmin. Changmin terkejutmelihat keadaan Kyuhyun yang jauh dari kata baik-baik saja. Changmin membantu Kyuhyun untuk duduk.
"Gwenchana?" Tanya Changmin khawatir.
"Kau pasti sudah membacanyakan Chwang makanya tadi kau datang menemuiku di atap."
"Dengar Kyu, tidak ada yang tahu kalau yang diberita itu adalah kau. Kau tidak perlu khawatir."
"Mereka semua sudah tahu Chwang, bahkan seisi kantor membicarakanku dan mengungkit masa laluku."
"Apa kau sudah menghubungi Yunho?"
"Untuk apa aku menghubunginya."
"Aishh sial mengapa jadi seperti ini. Aku akan menemuinya dan menghajarnya."
"Jangan Chwang, jangan memperkeruh masalah." Cegah Kyuhyun.
Apa lagi yag bisa dilakukan Changmin jika Kyuhyun sudah berbicara demikian.
.
.
.
Sementara di sisi lain, terlihat Siwon sedang mengotak-atikan smartphonenya. Membaca-baca komentar dari fansnya dan membalas sebagiannya. Siwon terlihat sangat bosan, ia melirik sang appa.
"Appa, tidak bisakah kau buat karyawan agar pulang cepat." Pinta Siwon.
"Aku membayar mereka untuk bekerja bukan pulang cepat." Bantah appa Choi seraya berkutat dengan berkas-berkas.
"Sekali-kali kan tidak apa-apa appa." Rayu Siwon tapi tidak mempan membujuk appanya.
"Tunggulah satu jam lagi Siwon atau kau pulang saja duluan."
"Shireo, aku sengaja menyelesaikan syutingku terlebih dahulu dan menunggu disini, bagaimana mungkin aku pulang duluan."
"Ayolah appa, aku akan menuruti apapun perintah appa, jebal." Mohon Siwon
"Termasuk setuju untuk perjodohan?" Goda sang appa.
"YA bagaimana mungkin appa tega menjodohkanku padahal appa tahu aku sedang dekat dengan Kyuhyun..uppss." Siwon mentup mulutnya karena keceplosan.
Appa Choi mengambil gagang telepon kemudia menghubungi sekretarisnya "Katakan pada seluruh karyawan bahwa mereka bisa pulang sekarang juga."
"Sudah sana pergi, kejar Kyuhyunmu." Siwon senang bukan kepalang.
"Appa gomawo." Siwon langsung melesat keluar.
.
.
.
Siwon menunggu Kyuhyun keluar dari ruangannya, tentunya dengan persembunyian ekstra karena banyak karyawan yang berlalu lalang untuk segera pulang. Semua karyawan sudah pulang tapi Siwon belum melihat Kyuhyun sama sekali, Siwon menunggu dengan cemas. Butuh waktu lama hingga akhirnya Kyuhyun keluar dari ruangannya, Siwon menghampiri kyuhyun.
"Hai Kyu." Sapa Siwon
"Oh.. Siwon."
"Kau kenapa? Apa ada masalah?" Tanya Siwon yang melihat Kyuhyuh tidak seceria biasanya.
"Aniya, gwenchana.. emh Siwon mau kah kau menemaniku minum?" Ajak kyuhyun.
"Bagaimana kalau minum sambil berkaraoke?" Usul Siwon, setidaknya kalau di tempat karaoke ruangannya tertutup dan tidak akan ada yang mengganggu mereka ataupun mengenali Siwon, begitulah pikirnya.
"Kajja."
.
.
.
Kyuhyun sudah menghabiskan dua botol soju, sebenarnya ia tidak terlalu kuat dalam hal minum, sedangkan Siwon hanya meminum beberapa teguk saja karena ia harus mengendarai mobilnya, ia tidak boleh mabuk. Bisa saja ia menggunakan jasa supir pengganti tetapi ia tidak mau kalau nanti supir penggantinya akan mengenali diriya.
"Siwon, kau harus tahu kalau aku mempunyai suara yang sangat bagus. Kau harus mendengarkanku bernyanyi." Ujar Kyuhyun dalam keadaan mabuk, ia mengambil microfon setelah sebelumnya memilih sebuah lagu.
(Eternal Sunshine)
Banyak yang aku fikirkan
Setelah kau pergi, setiap kesempatan yang datang
Semua pasti tentang dirimu
Aku ingin menghapusmu tapi juga masih ingin mengenangmu
Perasaan hati berkecambuk didadaku
Hari ini, sama seperti kemarin dan besok
Aku hanyut bagaikan butiran debu
Aku mencoba membencimu
Kembali mengingat bahwa kita sudah saling berpisah
Kemudian hatiku hancur
Ketika mendapati aku sama sekali tidak bisa melupakanmu
Hari-hari berlalu seperti ini
Jika aku memiliki kesempatan untuk menghapus kenangan ini
Apa yang harus aku lakukan?
Ketika aku membuka mata dipagi hari
Dan aku sudah melupakan semua tentangmu
Apakah aku bisa hidup dengan nyaman?
Siwon baru menyadari bahwa Kyuhyun memiliki suara yang sangat merdu. Siwon tahu apa makna lagu yang Kyuhyun nyanyikan tapi Siwon tidak mau memikirkannya. Bukankah kau bebas memilih lagu apapun yang ingin kau nyanyikan.
Setelah selesai menyanyi, Kyuhyun menghampiri Siwon.
"Bagaimana suaraku?"
"Sangat bagus, aku suka mendengarmu bernyanyi."
"Siwon mengapa kau baik sekali padaku?" Siwon tidak dapat menjawab pertanyaan kyuhyun, ia juga tidak tahu mengapa ia bersikap seperti itu, mungkin karena ia tertarik dengan Kyuhyun.
"Bisakah kita tetap seperti ini." Ucap Kyuhyun sebelum akhirnya tak sadarkan diri dipelukan Siwon.
Siwon mengantarkan Kyuhyun pulang ke rumahnya, ia yang menggendong Kyuhyun dan meletakkannya di ranjang. Setelahnya ia mohon pamit kepada eomma Kyuhyun.
"Apa Kyuhyun tahu siapa kau sebenarnya?" Tanya eomma Cho
"Maksud ahjumma?" Tanya Siwon tidak mengerti maksud pertanyaan eomma Kyuhyun.
"Profesimu sebagai artis."
"Ah.. aniya."
"Kumohon kau jangan menyakiti hati putriku." Pinta eomma Cho
"Ne, ahjumma. Saya permisi dulu."
.
.
.
Siwon berbaring diranjangnya, ia melihat-lihat fotonya dengan Kyuhyun saat makan siang tadi. Dipilihnya salah satu foto kemudian menjadikannya wallpaper di handphonenya.
"Kau begitu manis Kyu." Disentuhnya foto Kyuhyun.
Kemudian Siwon menjelajah melihat artikel terkini.
Jung Yunho ketahuan sedang berkencan
Berita tersebut disertai gambar dimana Jung Yunho sedang memegang tangan seorang yeoja yang wajahnya tidak terlihat begitu jelas
"Wow Yunho hyung terlibat skandal." Ujar Siwon tanpa memerhatikan dengan jelas foto yang terlampir dan tidak membaca isi berita. Ia hanya membaca judulnya saja. Padahal jika ia perhatikan dengan jelas ia akan menemukan sebuah fakta yang mengejutkan
.
.
.
TBC
.
.
.
Okay cukup sekian ya Chap4. Kyuhyun belum tahu siapa itu Siwon dan Siwon juga belum tahu masa lalu Kyuhyun, kalau keduanya tahu kira-kira gimana ya?
Ini memang sengaja aku buat gak terlalu serius ada sedikit humornya biar gak bosen.
Typo bertebaran karena gak aku edit lagi. Untuk FF lama yang bakal aku lanjutin cuma Mianhae Nae Aegya aja ya soalnya di ffn udah gak ada lagi ff lainnya dan di WP juga ternyata gak ada.
Silakan komen, kritik dan saran biar aku semangat buat ngetik lanjutannya dan update asap.
thanKYU
